SHE IS QUEEN MAFIA

SHE IS QUEEN MAFIA
S2~ 14


__ADS_3

"Kalian Ibu hukum menjadi asisten pribadi Pak Botak selama 1 minggu." Ucap Guru BK memberikam hukuman.


"Wah bisa main nih." Batin Serena.


"Ini kalau dikerjain lagi tambah mantep." Batin Sena.


"Ini si Serena mah suka banget." Batin Kelvin melirik Serena yang tersenyum puas.


"Pak, Bu, saya keberatan." Ucap Pak Botak.


"Yahhhh kenapa sih Pak? bapak nggak mau punya asisten sekaligus 4? kan asik, Pak" Ucal Serena memasang muka sedih.


"Nggak saya nggak mau, kalian berempat kado aisten saya maka tubuh dan jiwa saya tidak akan menyatu." Tolak Pak Botak cepat.


"Ah elah Pak, nggak asik banget sih, padahal saya udah seseneng itu loh, ayolah Pak" Protes Serena memaksa.


"Nggak, sekali tidak tetap tidak." Tolaknya lagi mentah mentah.


"Sudah sudah jangan berdebat, Bapak akan menghukum kalian berempat dengan menscors kalian selama 2 hari." Ucap kepala sekolah memutuskan hukumannya.


Kali ini Sena dkk lebih senang dari pada hukuman yang diberikan pertama tadi, namun mereka tetap saja ingin bernegosiasi.


"Yah Pak, sekalian seminggu kenapa, nanggung amat cuman dua hari, ini dibuat liburan juga paling bisa kepantai atau kepulau pribadi doang, Pak." Protes Sena.


"Kalian ini dihukum bukannya sedih malah senang, malah ingin mengadakan liburan." Ucap Guru BK tak mengerti dengan pemikiran Sena.

__ADS_1


"Ya gimana ya Bu, kalau kita dirumah juga kaga ngapa ngapain, cuman main sama ciko (harimau putih peliharaan Sisil dulu) kalo ga kerumah Kakak, kan bosen." Ucap Karin.


"Nggak, tidak ada satu minggu, tetap dua hari." Ucap kepala sekolah.


"Tambah satu hari dah, Pak." Nego Kelvin.


"Nah bener tuh Pak, satu hari lagi biar gud." Imbuh Serena.


"Terserah kalian." Pasrah kepala sekolah yang sudah frustrasi menghadapi Sena dkk.


"Woke Pak, kita kekantin dulu, by." Pamit Serena senang, beranjak kekantin. "By Pak Botak, Sayang." Imbuh Serena melambaikan tangan pada Pak Botak.


"Saya permisi, Pak, Bu." Pamit Pak Botak yang sudah malu. Diangguki Guru Bk dan Kepala sekolah.


Sena dkk langsung kekantin, karna kebetulan juga jam istirahat sudah tiba. Seperti biasa mereka duduk dibangku pojok dengan 4 mangkuk dan 4 gelas es jeruk dihadapan mereka.


"Apa?" tanya mereka kompak.


"Gw tanya kalian jawab ya."


"Tanya apa?" tanya Karin.


"Kalian berdua kenapa semalem jadi dingin, padahal kita nggak ngelakuain apa apa sama kalian, dan nggak ada apa apa juga." Ucap Serena.


"Mereka tanya lagi, gw harus jawab apa." Takut Karin.

__ADS_1


Serena dan Sena yang melihat Karin dan Kelvin berpikir langsung membuyarkan pikiran mereka.


"Lu pada nggak usah takut, bilang aja, kita jug bakal bantu kalain kalo kalian ada masalah, kita kan udah sama sama dari kecil." Ucap Sena meyakinkan Kelvin dan Karin agar mau menjawab.


"Kalo kalian belum siap cerita juga nggak papa, kita bakal nungguin kalian buat siap, tapi jangan salahin kita kalo kakak kakak tahu lebih dahulu dari orang lain, dan bukan dari kalian." Imbuh Serena.


"Emmm, kita bakal cerita, tapi nggak disini, nanti dirumah kita bakal cerita kekalian semuanya." Ucap Karin yakin.


"Yaudah kita ambil tas, langsung balik aja, lagian ntar juga pelajaran Pak Botak lagi, palingan juga kaga masuk tuh guru, kita cabut aja." Ucap Kelvin memberikan ide.


"Boleh juga tuh, yok." Ucap Sena langsung merangkul Kelvin dan berjalan bersama kekelas diikuti Serena dan Karin dibelakang.


Mereka berempat langsung mengambil tas dan keluar kelas menuju parkiran untuk mengambil mobil dan menancap gasnya keluar menuju mansion.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPAπŸ‘†


SEE YOU NEXT EPISODE πŸ˜‰

__ADS_1


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIANπŸ’•πŸ’•


__ADS_2