
Saat sudah sampai dimansion Sena dkk langsung masuk kedalam dan menemui Momy Unna dan Bibi Rosa yang sudah menunggu mereka kembali.
"Kalian sudah pulang." Sapa Momy Unna.
"Sudah Momy." Jawab Serena.
Sedangkan Kelvin dan Karin masih saja tetap datar dengan tatapan yang kosong.
"Kalian berdua kenapa?" tanya Bibi Rosa pada Kelvin dan Karin.
"Tidak." Jawab Kelvin.
"Kita kekamar dulu, Mom, Ma." Pamit Karin. Kelvin dan Karin langsung naik kelantai dua menuju kamar mereka masing masing.
Momy Unna, Bibi Rosa, Sena dan Serena yang melihat sikap Kelvin dan Karin menjadi bingung, mereka berdikir apa yang sudah terjadi kepada mereka.
"Ada apa dengan Kelvin dan Karin, Sena, Serena?" tanya Momy Unna.
"Iya, bukannya tadi waktu berangkat, mereka baik baik saja, tidak terjadi apa apa, tapi kenapa sekarang mereka datar sekali?" tanya Bibi Rosa panjang lebar.
"Entahlah Ma, Mom, kita juga tidak mengerti apa yang terjadi dengan mereka, tadi diarena mereka baik baik saja." Ucap Sena menjawab pertanyaan Momy Unna dan Bibi Rosa.
"Tapi tadi kita menolong sepasang suami istri yang sedang ditodong oleh preman dijalan, setelah menolong mereka, Kellvin dan Karin sudah berubah dingin." Imbuh Serena menjelaskan.
"Sepasang suami istri? siapa?" tanya Momy Unna.
"Kami juga tidak mengenalnya." Jawab Serena.
"Apa kalian ingat ciri cirinya?" tanya Bibi Rosa.
"Iya kami memgungatnya dengan jelas." Jawan Sena.
"Bagus jika begitu, bisa kalian meminta tolong Kakak kalian untuk mencari tahu." Saran Bibi Rosa.
"Tapi sebelum itu, besok kalian tanyakan pada Kelvin dan Karin, ada apa dengan mereka, ok." Suruh Momy Unna.
"Iya Mom, kami mengerti."
"Kita kekamar dulu." Pamit Serena diangguki Momy Unna dan Bibi Rosa.
__ADS_1
"Aku curiga mereka datang." Ucap Momy Unna pada Bibi Rosa.
"Kemungkinan itu mereka, jika tidak Kelvin dan Karin tidak akan seperti ini." Ucap Bibi Rosa meng iya kan.
"Kalau memang benar mereka, kita harus segera memberitahu Sisil dan yang lain, agar segera melindungi mereka berdua." Ucap Momy Unna.
"Iya, akus setuju, ini sudah malam, lebih baik kita istirahat."
"Ayo."
^^^****************^^^
Pagi harinya dimeja makan.
"Kelvin, Karin?" ucap Momy Unna memanggil mereka ingin bertanya.
"Hmmm iya, Mom."
"Semalam kalian kenapa?" tanya Momy Unna
"Kami tidak apa apa." Jawab Kelvin.
"Emmm itu anu Mom, kita..." Belum Karin menyelesaikan ucapannya dipotong terlebih dahulu oleh Kelvin.
"Kita ceritanya nanti saja, setelah pulang sekolah, ini hampir telat." Ucap Kelvin.
"Yasudah, kalian berangkat, hati hati." Pesan Momy Unna.
^^^****************^^^
Saat sampai disekolah Sena dkk kembali menjadi sorotan, karna memakai mobil baru mereka.
__ADS_1
"Wah mobil mereka baru lagi."
"Cuman lecet dikit ganti mobil."
"Gw lecet langsung kena semprot mak, bapak."
"Apalah aku yang misqueen."
"Kasian gerbangnya kalo kata gw."
Ucap para siswa siswi kagum melihat keroyalan Sena dkk untuk koleksi mobil mereka.
"Wiuh tuh gerbang jadi lebih bagus." Puji Serena menunjuk gerbang sekolahnya yang baru.
"Iya, berkat kita gerbangnya baru, coba kalo kaga, pasti tuh gerbang masih karatan, jelek, bau besi karat." Ucap Sena menimpali.
"Udah buruan masuk kelelas." Ajak Kelvin.
"Iya iya."
Sena dkk langsung masuk kedalam kelas mereka yang kebetulan belum ada guru yang mengajar.
"Wah gila nih guru, minta dipecat, udah jam pelajaran masih belum masuk aja tuh." Ucap Sena.
"Iya, giliran kita yang telat dimarahin, gw kerjain juga tuh guru." Ucap Serena terlintas ide untuk menjahili gurunya.
πππππππππππππππ
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ