
1 Minggu kemudian
1 Minggu juga Aida disekap oleh Sisil dimarkas BDG
Ale sudah mendirikan A'V COMPANY yang sekarang melesat dan berkembang pesat yang menduduki peringkat ke 4
Kini Sisil dkk semakin dekat dengan Alvaro dkk
Sore hari pada saat pulang sekolah Sisil berjalan dikoridor sekolah bersama yang lain
Tiba tiba
DOR
Ada seorang yang menembak Sisil dan tepat mengenai perut Sisil
"SISIL" Teriak Saudara dan teman teman Sisil
"Akh" Rintih Sisil memegangi perutnya terkena peluru dan mengeluarkan banyak darah
Pandangan Sisil mulai buram karna mengeluarkan banyak darah
Bruk
Sisil ambruk jatuh kelantai
Alvaro yang melihat Sisil terjatuh langsung menggendong Sisil dan membawanya kerumah sakit
"SUSTER DOKTER WOY TOLONG ADIK GW" Teriak Ale saat sampai dirumah sakit
"CEPET WOY LELET AMAT GW BAKAR JUGA NIH RUMAH SAKIT" Bentak Alvaro yang menggendong Sisil
Suster dan Dokter yang mendengar pun berlari tergopoh gopoh membawa brankar
"Maaf keluarga pasien harap tunngu diluar" Ucao Suster
Dinda yang melihat kakaknya dibawa masuk dan terbaring tak berdaya menagis tersendu sendu, Devano pun berusaha menenangkan Dinda
"Sudah sayang kita doakan saja Kak Sisil ya" Ucap Devano berusaha menengakan Dinda
"Hiks.. hiks kak Sisil" tangis Dinda
Sama halnya dengan Ninda, Disa dan Vera yang menangisi Sisil
Aldo, Zidan dan Alvian yang menenangkan mereka
Berbeda dengan Ale dan Alvaro yang menangis dalam diam
"Bodoh banget gw bodoh, kenapa nggak gw aja yang tertembak" Ucap Alvaro mengacak rambutnya frustasi
"Sudahlah Al tenang lah, disini tidak ada yang bersalah" Ucap Ale menenangkan Alvaro
__ADS_1
_____________________________________________
Bastian dkk yang mendengar Queenya tertembak pun mencari orang yang telah menembak Sisil dengan memeriksa rekaman CCTV yang ada disekolah dan CCTV seluruh kota
Bastian dkk menangkap sipenembak yang berjumlah 3 orang wanita
_____________________________________________
DIRUMAH SAKIT
"Maaf keluarga pasien" Ucap Dokter
"Saya kakaknya dok" Ucap Ale menghampiri doker
"Pasien sekarang harus dioprasi untuk mengambil peluru yang ada diperutnya, dan pasien juga membutuhkan donor darah" Ucap Dokter
"Lakukan yang terbaik untuk adik saya, ambil saja darah saya, darahnya cocok dengan saya" Ucap Ale
"Mari tuan ikut saya untuk mengambil darah" Ucap Suster, Ale mengikuti Suster
Oprasi telah selesai dilakukan Sisil dipindahkan keruang rawat dalam keadaan belum sadar
DIRUANG RAWAT SISIL
"Dek sadar dong" Ucap Ale memegangi tangan Sisil
"Kak Sisil bangun kak" Dinda menangis didepan brankar Sisil
Pintu ruang kamar rawat Sisil diketuk oleh seseorang, Vera membukakan pintu
Ternyata yang datang adalah Momy Unna, Bibi Rosa dan Sena dkk
"Kakak Sisil, Kak Sisil kenapa?" Tanya Serena menangis melihat Sisil dengan beberapa Selang ditubuhnya
"Kak Sisil" Ucap Sena, Kelvin dan Karin menangis
"Sisil, Ale kanapa Sisil bisa begini?" Tanya Momy Unna pada Ale
"Nggak tahu Mom, tadi tiba tiba Sisil tertembak, tapi Momy tenang saja, pelakunya sudah diurus" Jelas Ale
Tiba tiba Sisil membuka matanya
"A a air" Ucap Sisil
Alvaro yang mendengar pun mengambilkan air untuk Sisil
"Makasih" Ucap Sisil tersenyum
"Dek lu udah sadar" Ucap Ale
"Kak Sisil" Ucap Dinda, Sena dkk
__ADS_1
"Nak Sisil kamu udah sadar sayang" Ucap Momy Unna membelai rambut Sisil
"Udah, kalian ga usah khawatir aku gpp" Ucap Sisil
"Parah lo Sil, sampe buat kita nangis bombai" Ucap Vera
"Siapa yang suruh lo nangis juga" Ucap Sisil datar
"π€π€" Vera dn yang lain
"Mom, Bang Sisil mau pulang" Ucap Sisil memelas
"Nggak kamu nggak boleh pulang, kamu masih sakit, kamu harus durawat" Ucap Momy Unna
"Ish Momy, Plis ayolah" Ucap Sisil memelas
"Malam ini kamu harus dirawat, besok pagi pulang gpp" Ucap Momg Unna
Sisil hanya menghela nafasnya lega, karna hanya 1 malam dirumah sakit
"Yaudah, sono gih pada pulang" Ucap Sisil
"Yeeeee lu mah nggak ada waras warasnya, orang disini kita nungguin elo, malah lo usir" Gerutu Nindi
"Udah kalian pulang aja, Momy juga pulang gih Sena dan yang lain pasti sudah memgantuk" Ucap Ale
"Iya tante, tante pulang aja, biar saya sama bang Ale yang jaga Sisil" Ucap Alvaro
"Iya deh Momy pulang, Ale kamu jaga Sisil ya, dan kamu?" Momy Unna
"Saya Alvaro tan, kemrin kan udah main kerumah" Ucap Alvaro
"Ah iya tante lupa, jaga Sisil ya" Pesan Momy Unna
"Momy gitu ih, sama calon mantu lupa" Goda Ale yang membuat Alvaro malu
"Woy bang lo ngomong apaan dah" Marah Sisil, padahal di hatinya berbunga bungaπ
πππππππππππππππ
BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPAπ
SEE YOU NEXT EPISODE π
BYE~
__ADS_1
AUTHOR SAYANG KALIANππ