Si Buruk Rupa Mengejar Cinta

Si Buruk Rupa Mengejar Cinta
Kedatangan Akmal


__ADS_3

Mama Ratna setelah makan siang ingin menikmati acara televisi yang kebetulan ada lagu-lagu awas. Tiara mengantarnya di ruang santai kemudian mencarikan acara yang  ingin ditonton oleh tante Tiara. Sementara itu Akmal yang sudah selesai dengan pekerjaannya di perusahaan meminta sopir untuk menjemputnya hendak meluncur menuju apartemen  mama Ratna.


 Bayu yang kebetulan juga ingin makan siang bersama ingat berpapasan dengan Akmal yang hendak pergi menuju  apartemen Mama Ratna. Akmal yang sudah menganggap Bayu sebagai saudara sendiri mengajak mereka berdua pergi ke rumah mama Ratna.


“ Bay,  dan kau Inge ayo ikut aku.  Kita pergi ke apartemen Mama Ratna. hari ini Mama Ratna sudah pulang dari rumah sakit.  di sana juga ada Tiara yang sudah menyiapkan makan siang untuk kita!”  ajak kepada mereka berdua.


“Ngak ah.  Aku tidak mau mengganggu kalian berdua!”  ucap Bayu basa-basi yang sebenarnya mereka berdua ingin menghabiskan makan siang bersama. Ma


“Dasar, playboy kacangan! Bilang saja kamu ingin makan siang berduaan dengan Inge ya?” tebak Akmal langsung tranpa basa-basi.


“Hus…!  Buka rahasia orang aja!” bisik Bayu sengaja kepada Akmal namun juga terdengar oleh Inge.


“Ah kelamaan! Tembak saja langsung!” ucap Akmal tanpa tedeng aling-aling hingga membuat Inge memerah pipinya.


“Bus,  kalau ngomong jangan kelewatan! Itu  kasihan si Inge!” ucap Bayu berusaha menutupi rasa malu Inge namun justru membuat Inge semakin tersipu.


“Udah jangan banyak ngomong. Ayo kalian berdua ikut aku! Lagian kamu Inge apa tidak kangen sama Tiara?” tanya Akmal kepada Inge.


“Kangen lah pak! Kita kan sahabat sejati! Baiklah aku ikut pak Akmal saja!” ucap Inge sambil menoleh melihat Bayu meminta kepastian.


“Ok, aku juga ikut bos saja!” ucap Bayu yang memang tidak ingin melepas Inge sendirian bersama bos Akmal. Akmal  hanya geleng kepala melihat ulah si Bayu.


 Tidak lama kemudian mereka bertiga berangkat menuju apartemen Mama Ratna diantar oleh sopir kantor.


“Pak kita berhenti dulu di depan toko buah.  Aku akan membelikan Mama buah terlebih dahulu!” ucap Akmal memberi perintah kepada sopirnya. Setelah sampai di depan toko buah Akmal menyuruh Inge membelikan buah-buahan untuk mamanya dn untuk makan siang mereka.


Setelah selesai membeli buah mereka melanjutkan menuju apartemen mama Ratna. Sesampainya di apartemen mereka memencet bel dan dibukakan pintunya oleh Tiara. Tiara sangat menyukainya atas kehadiran sahabatnya.

__ADS_1


“Inge! Wah aku kangen banget dengan kamu! Bagaimana kabarnya? Sudah jadian kah?” bisik Tiara kepada sahabatnya.


“Kalian berdua benar-benar pasangan yang kompak! Sama-sama menjengkelkan!” ucap Inge menahan rasa malunya kaarena Bayu memang belum menembaknya apalagi jadian.


“Sudahlah ayo masuk!” ucap Tiara yang tidak tega melihat sahabatnya yang terlihat kecewa.


Mereka berempat pun masuk ke apartemen. Setelah menemui mama Ratna mereka berempat berlanjut makan siang. Mereka berempat tampak santai seperti kerabat kakak beradik.


Tiara mengambilkan beberapa menu makanan untuk Akmal. Dan tak jarang Akmal nampak menyuapi Tiara dengan tangannya sendiri tanpa rasa malu di hadapan Bayu dan Inge.


“Wah kalau seperti ini kita berdua sebaiknya kawin saja Nge!” ucap Bayu asal nyeplos.


“Ha…, kawin? Jadian saja belum minta kawin!” ucap Inge yang secara langsung meminta kepastian dari Bayu.


“O gitu ya? Ya sudah kita jadian! Mau kan jadi pacarku!” ucap Bayu semakin ngawur.


“Dasar benar-benar playboy kacangan! Nembak cewek kayak gitu model apaan? Dasar tidak Modal!” ucap Akmal nyemprot Bayu yang semakin tidak jelas.


“Itu kan bercanda bro? Tapi syukur-syukur Inge mau jadi diriku semakin senang seakan dapat durian runtuh!” ucap Bayu sambil melirik Inge yang semakin menundukan kepalanya menahan malu.


RAut wajah Inge tampak merah merona sambil menyuapkan makanan ke mulutnya. Inge yang tidak fokus tiba-tiba dirinya tersentak kepedasan karena yang dimasukan ke dalam mulutnya sesendok sambal. Inge pun nampak kepedasan.


Bayu yang berada didekatnya langsung memberinya minum untuk mengurangi rasa pedas yang ada di mulut Inge.


Akmal dan Tiara tersenyum melihat ulah mereka berdua.


“Udah kalian cocok kok! Jadian saja gak usah memendam rasa!” ucap Akmal menggoda mereka berdua.

__ADS_1


“Iya kak! Aku setuju sama kak Akmal. Pokoknya kalian itu cocok satu sama lainnya. Dan aku melihat kak Bayu pasti akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap hidup kamu!” ucap Tiara sambil terus makan disuapin Akmal.


“Iya…, terserah saja apa yang kalian omongkan. Tapi jangan begitu dong, perhatikanlah hati kita berdua yang jomblo. Mana kuat kita melihat pemandangan seperti itu! Ach…,  gimana ini, mana mulut kepedasan hati juga kepanasan! Benar-benar komplit penderitaan aku hari ini!” jawab Inge yang membuat semua jadi tertawa terpingkal-pingkal.


“Sudahlah Inge, aku pastikan habis ini kamu tidak akan jomblo lagi,” ucap Tiara sambil mengusap air matanya karena menertawakan mereka berdua.


“Iya. Aku sebagai atasan kamu menjamin hubungan kalian berdua akan berakhir di pelaminan!” ucap Akmal menggoda mereka berdua.


“Bro emang cinta kredit apa? Kenapa harus ada jaminannya?” ucap Bayu semakin ikut sableng dengan bosnya.


“Maksud aku, kita berani taruhan kalau kalian kelak akan berakhir di pelaminan mengikat perjanjian suci satu sama lainnya!” ucap Akmal menjelaskan maksud omongannya.


“Ah…, kita belum mikir! Bos sendiri saja belum nikah kok!” ucap Bayu yang memancing Inge agar dia tahu kalau Inge benar-benar mencintainya. Dan benar saja Bayu melihat Inge mulai gelisah.


“Inge. Tenang saja, pasti kalau jodoh tidak akan kemana. Aku yakin kok kalau kak Bayu juga akan segera melamar kamu! Aku yakin itu! Dia itu berkata seperti itu sebenarnya ingin mengetahui isi hati kamu,” ucap Tiara yang membuyarkan strategi Bayu.


“Iya tuh Bayu. Udah deh kalau cinta tembak aja, tidak usah basa-basi!” Akmal kembali memancing Bayu.


“Udah deh bos. Janganlah memikirkan aku. Aku pastikan kalau aku akan menikah tepat pada waktunya!” ucap Bayu yang masih sibuk mengipasi mulut Inge dengan tangannya.


“Iya. Semua terserah kamu sajalah, yang terpenting bulan depan aku menikah. Untuk semua keperluan pernikahan aku dan Tiara yang kamu urus bersama Inge, persiapannya sudah sampai mana?” tanya Akmal membuka pembicaraan tentang pernikahannya.


“Semuanya sudah siap! Bahkan kemarin kita juga sudah menghubungi pihak butik kalau minggu depan diadakan fitting baju untuk acara pernikahan!” jawab Bayu menjelaskan kepada Akmal dan Tiara.


“Ok, nanti sekalian kalian berdua ikut! Kalian kan nanti pendamping kita waktu menikah!” ucap Akmal sekaligus memerintah kepada mereka berdua.


“Siap. Kita berdua ngikut aja apa kata bos pasti enak dan nyaman! Iya kan Nge? Kita siang ini saja mau makan gak jadi keluar duit karena ada bos yang baik hati dan tidak sombong,” ucap Bayu sekenanya hingga mereka berempat tergelak tertawa kembali.

__ADS_1


Mama Ratna nampak senang melihat kedekatan mereka berempat. Mama Ratna juga berharap kalau suatu saat Vino bisa akrab dengan mereka.


Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar,  like, hadiah dan votenya. Ikuti keseruannya ya?


__ADS_2