Si Buruk Rupa Mengejar Cinta

Si Buruk Rupa Mengejar Cinta
Paris


__ADS_3

Haari ini Tiara dan Akmal pergi ke Paris dengan diantar sopir menuju bandara.  Papa Roy dan mama Dewi juga ikut mengantarkan mereka.  Mama Dewi membisikan sesuatu ke telinganya Tiara.


“Sayang,  pokoknya pulang kamu harus positif.  Mama benar-benar ingin segera menimang cucu,”  bisik Mama Dewi kepada putrinya sambil mengingatkan ramuan yang dibuat Mama Dewi agar jangan dilupakan.


“Iya,  mama selalu membuat Tiara malu di depan Kak Akmal,” ucap Tiara kepada mamanya karena mamanya benar-benar tidak bisa menyimpan Rahasianya dengan namanya.


“ Kenapa mesti malu? Toh nantinya kalian berdua yang akan merasakan khasiatnya! Mama jamin kalian pasti akan puas!” ucap mama Dewi semakin blak-blakan dihadapan putri dan menantunya.


“Mama semakin mengesalkan! Udah ah aku mau berangkat,” ucap Tiara sambil mencium pipi mamanya. Begitulah mereka memang saling menyanyangi satu sama lainnya. Sementara itu Akmal melihat kedekatan mereka sangaat senang dan Akmal menginginkan kelak rumah tangganya juga seperti itu dan segera dihadirkan anak diantara mereka. Akmal juga ikutan pamitan dengan kedua mertuanya.


Setelah melakukan perjalanan menuju Paris Akmal dan Tiara akhirnya sampai juga. Akmal di sana langsung menuju rumah milik keluarganya. Akmal sesampainya di Paris membuat kejutan untuk Tiara. Akmal langsung membawa Tiara ke Bustronome untuk wisata kuliner dengan naaik bus melewati tempat-tempat wisata paling populer di City of Light. Tiara sangat menikmatinya, baginya itu merupakan hadiah tterindah dari suaminya. Tiara bergelayut manja dengan suaminyaa kemudian mencium pipi suaminya. Mereka berdua terlihat sangt mesra hingga membuat orang lain iri.


“Sayang, ini indah sekali! Terimakasih ya sayang?” ucap Tiara tanpa malu menyanjung suaminya. Akmal sangt senang diperlakukan seperti itu oleh Tiara. Baginya Tiara smerupakan anugrah terindah yang hadir dalaam hidupnya. Sudah jadi janji bagi Akmal untuk membahagiakan Tiara.


“Sayang, ini belumm seberapa. Aku pasti akan membawamu berkunjung ke tempaat-tempat yang lebih romantis. Percayalah kamu akan senang dan dijamin kamu pasti akan puuas dengan bulan madu kita. Tapi…?” ucap Akmal menghentikan pembicaraannya.


“Tapi apa sayang?”ucap Tiara yang selalu memanggil Akmal dengan ucapan sayang hingga membuata Akmal semakin terbang melambung tinggi dengan angan-angannya.

__ADS_1


“Tapi kamu nanti sepanjang di Paris juga harus memuaskan aku sayang?” ucap Akmal mesum sambil memandangi istrinya dengan genit.


“Ih…, kakak! Mesum aja awaannya! Tuh didengar orang!” ucap Tiara merajuk sambil dirinya masih bergelayutan memegang tangan Akmal.


“Tenang sayang? Mereka tidak bisa menngrti maksud pembicaraan mereka!” ucap Akmal menangkan istrinya. Namun siapa sangka ternya orang yang duduk berseberangan dengan mereka tiba-tiba juga ngobrol dengan pasangannya menggunakan bahasa Indonesia. Tiara wajahnya semakin pias arena menahan malu kemudian mencolek lengan suaminya.


“Tuh kan? Ternyat mereka juga menggunakan bahasa kita!” ucap Tiara semakin malu kemudian meneggelamkan wajahnya dkibalik lengan Agam yang kekar. Agam dengan sangat antusias justru memanfaaatkan moment itu Agam langsung mencium kening istrinya kemudian membelai rambut istrinya dengan kasih sayang. Begitulah Mereka sangat menikmati perjalanan kuliner mereka.  Bahkan Agaam  juga memberi kejutan kepada Tiara.  Di salah satu menu makanannya Agam menyelipkan sebuah cincin berlian dihadiahkan untuk Tiara.


“A…, apa ini kok keras sekali?” tanya Tiara waktu mengunyah salah satu makan peutupnya. Tiara berinisiatif mengambilnyaa dan ternyata sebuah cicin berlian untuknyaa.Agam hanya senyum-senyum melihat Taira. Tiara langsung mengerti kalau suaminya yng membuat kejutan untuk dirinya. Tiara langsung mendaratkan sebuah ciuman bibir untuk suaminya. Tiaara yang awalnya malu-malu kini justru memancing kelakian Agam. Agam pun dengan naluri kelakiannya langsung membalsnya dengan sentuhan-sentuhan panas higgaa akhirnya Tiara menyadarinya dan langsung berniat mengakirinya dengan mndorong tubuh Agam.


“Iya, aku tahu! Tapi kenapa kamu pancing-pancing aku Tiara?” bisik suaminya lembut dan melepaskan ciumannya.


“Maaf, aku kelepasan sayang?” ucap Tiara membela dirinya.


“Ok, kamu kelepasan dan aku juga lepas kontrol! Nanti kita berlanjut di rumah ya? Pokoknya entaar kamu akan ku makan sampai titik penghabisan hingga menuju puncak!” ucap Agam dengan penuh semangat. Sedangkan Tiara ergidik ngeri, karena kalau sudah seperti itu dijamin dirinya kan berada di atas ranjang melulu. Dan Tiara yakin pasti suaminya kan selalu mengulang-ulang kegiatannya diatas ranjang hingga sampai puas.


“Kenapa? Mau menyerah sekarang?” goda Amal kepada istrinya. Tiara semakin tidak bisa berkutik menghadapi sikap Akmal. Tiara hanya bisa pasrah dengan suaminya. Agam semakin gemas dengan istrinya kemudian memencet hidung istrinya.

__ADS_1


“Sakit kak?” ucap Tiar merajuk justru membuat Akmal semakin tidak bisa mengontrol dirinya.


Akmal yang nakal membisikan kata-kata romantis yang bisa membuat Tiara juga terusik karena semain naik gairahnya. Tiara pun akhirnya minta pulang setelah selesai wisata kuliner. Mereka tidak berlanjut untuk nonton film di bioskop sesuai rencananya.


“Sayang, kamu yakin tidak jadai nonton?” tanya Akmal kepada Tiara. Tiara hanya bisa menggelengkan kepalanya untuk menghemat energinya. Akmal semakin gemas dengan sikap Tiara.


Setelah melakukan perjalanan pulang dari tempat kuliner, baru sampai depan pintu rumah, Akmal langsung menggendong istrinya an merebahkannya di ranjang dengan pelan. Akmal langsung bergerilnya menuntaskan keingiannnya yang tertunda. Akmal sangat seang dengan sikap Tiara yang sudah pro aktif mengimbangi permainannya. Mereka melakukannya berulang-ulang hingga menjelang pagi hari.


Akmal yang sangat sayang dengan istrinya pagi ini berusaha menyenangkan istrinya dengan memberinya pelayanan yang terbaik. Akmal melarang istrinya ke dapur. Akmal memasak masakan istimewa untuk istrinya ditambah lagi tip istimewa yang diberikan mama Dewi. Akmal tersenyum geli dengan dirinya. Akmal terasa gairahnya sangat tinggi dengan istrinya bahkan setelah melakukan ibadah pagi maunya dirinya ingin menyerang kembali istrinya namun karena istrinya terlihat capek Akmal mengurungkan niatanya dan langsung membuat sarapan untuk istrinya plus jamu kusus dari mama Dewi.


Setelah selesai masak Akmal menyajikan makananan tersebut di dekat istrinya kemudian dengan sangat sayangnya Akmal menyuapi istrinya. Semula Tiara menolaknya tapi akirnya sangat menikmatinya. Tiara benar - benar bersyukur karena suaminya terlihat sayang pada dirinya. Tiara juga menyadari kalau Akmal merupakan sosok suami yang baik untuk dirinya. Tiara yang bucin langsung mencium pipi suaminya tanpa ada rasa malu lagi.


 Tiara dan Akmal hari ini sengaja tidak keluar rumah baru nanti sore berencana jalan-jalan ke kota. Entahlah mereka benar-benar ingin mendekam di kamar bahkan mereka sudah menyiapakan makan siangnya dengan gofood.


“Sayang, pesan makanan yang kamu suka! Aku akan memesankan untuk kamu! Pokoknya apapun! Biar kuat dan bertenaga, kita bisa lanjut lagi melanjutkan permainan kita!” bisik Akmal di telinga istrinya. Tiara yang gemas dengan suaminya hanya bisa mencubit pinggang suaminya hingga Akmal menggeliaat geli. Mereka berdua pun bercanda dan bergurau dengan lepas hingga menjelang sore hari.


Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya. Kita terus mengikuti kisahnya ya?

__ADS_1


__ADS_2