Sistem Pulau Pribadi Di Dunia Lain

Sistem Pulau Pribadi Di Dunia Lain
Cek Pulau Sebelah


__ADS_3

Status


Nama : Fina


Ras : Manusiaa


Umur : █████


Level : 3


Exp : 6%


HP : 300/300


MP : 300/300


STR: 6 INT: 6 DEX: 6 VIT: 6 WIS: 6


Skill : Tembus Pandang(lvl.2), Poliglot


Gelar : Yang Ditinggalkan


Hm…Hm aku melihat status Fina sambil mengangguk, hanya dengan membunuh tiga ikan saja bisa langsung level 3. Sudah selevel dengan Jaya yang dulu saat baru mulai menjadi petualang.


Setelah perjumpaan dengan ikan-ikan tersebut selesai, kuputuskan untuk segera pergi dari tempat ini. Bisa jadi darah ikan yang berceceran akan menarik monster yang merepotkan.


Kugulung layar perahu lalu mengeluarkan dayung sambil duduk.


“Pegangan yang erat Fina”


Dia pun langsung mengikuti instruksiku dengan berpegangan di kedua sisi perahu.


*Splashh*


*Splashh*


Ku kayuh dengan cukup kuat. Tak lama kemudian muncul beberapa puncak pulau yang berwarna hijau. Tujuan kita sudah terlihat. Semoga ada dungeon diantara pulau-pulau ini.


Saat sudah dekat aku bisa melihat tiga pulau yang ukurannya tidak terlalu besar, kira-kira sekitar 20-30km² ukuran pulau-pulau itu. Akupun terkesima, Waw detail juga peta ini, pulau sekecil ini saja bisa masuk di dalamnya.


Sayangnya dari kejauhan skill Mata Bulan tidak mendeteksi kalau ada dungeon di pulau-pulau itu. Yang kulihat hanya pepohonan dan bukit. Mungkin karena terhalangi oleh itu sehingga skill ini tidak bisa mendeteksi adanya dungeon. Yah kuyakinkan saja diriku dengan berpikir seperti itu karena informasi-informasi yang muncul dari skill Mata Bulan hanya pepohonan saja.


Dari arahku, ketiga pulau itu berjajar menyerong ke kanan. Jadi pulau yang paling depan yang pertama kali ku sandari perahu. Saat pertama kali menginjak pantai, tampilan pulau ini mirip dengan pulau tropis pada umumnya, dimana ada banyak pohon kelapa dipinggiran pantai dan bagian dalamnya terdapat banyak pepohonan yang lebat.


Setelah aku dan Fina turun, kusimpan perahu tersebut di inventori kemudian mengeluarkan batu-batu. Aku menciptakan empat golem dari batu yang berukuran dua meter sebagai pengawal kita disini. Kemudian aku menciptakan 30 golem dari tanah untuk menjelajah pulau ini. Untuk mempertahankan setiap golem yang aku ciptakan dibutuhkan satu mana per menit. Dengan MP milikku yang berjumlah 3400 dan Pemulihan MP sebanyak satu persen per menit, menciptakan sampai 34 Golem tidak akan pernah menghabisi manaku.


Kuperintahkan 30 golem tanah untuk menjelajahi pulau. Sedangkan aku dan Fina hanya duduk-duduk saja di bawah pohon yang rindang sambil dijaga oleh ke empat golem batu.


Baru sejenak duduk, beberapa golem yang masuk ke hutan menemukan sekumpulan monster burung yang sama persis dengan kasuari. Dengan kepala berwarna biru dan badannya yang berbulu hitam. Namun, bagian cakarnya sedikit berbeda, warnanya sedikit mengkilap. Kugunakan skill Mata Bulan melalui penglihatan golem dan ternyata cakarnya terbuat dari besi.


Kasuari Besi

__ADS_1


Level: 10


HP:160/160


MP:30/30


STR: 14


DEX: 6


INT: 3


VIT: 8


WIS: 4


Terdapat empat kasuari besi dimana level mereka antara 9 dan 10. Keempat kasuari itu terbagi menjadi dua kelompok masing-masing dua kasuari. Kemudian setiap kasuari di dalam satu kelompok saling bertatapan lalu mereka berjalan melingkar sehingga terciptalah dua lingkaran kasuari.


Apa mereka sedang berdansa? Pikirku. Tak lama setelah mereka saling berjalan melingkar, salah satu kasuari dari masing-masing kelompok berhenti dan duduk. Hmm…


Ah sialan, aku jadi ingat kalau perilaku duduk seperti ini mirip ayam. Ayam pas sudah duduk begini besar kemungkinan sudah mau bercocok tanam.


“Tak akan kubiarkan double date kalian berjalan lancar.”


Kukatakan dengan pelan. Tidak bijak siang bolong begini sudah mau ‘enak-enak’, kan kasihan para kasuari yang jomblo.


Aku kumpulkan sepuluh golem mengelilingi mereka sambil bersembunyi dibalik semak. Para kasuari sepertinya masih fokus dengan ritual mereka sehingga tidak terlalu memperhatikan sekitarannya.


Lalu ku perintahkan golem untuk menyergap mereka tiba-tiba. Empat golem tanah langsung melompat keluar semak dan menahan keempat kasuari tersebut. Para kasuari sepertinya kaget baru menyadari kalau ada makhluk lain disekitar mereka. Mereka berempat mencoba mencakar dan mematuk para golem tanah yang sedang menahan tubuh mereka.


Sepertinya cukup efektif, ada golem tanah yang memiliki goresan yang cukup dalam dari cakar besi kasuari tersebut.


Kuperintahkan enam golem sisanya untuk membantu keempat golem yang sedang menahan kasuari. Pada akhirnya tiap golem menahan tiap satu cakar kasuari menggunakan kedua tangan mereka dan dua golem sisanya menahan empat kepala kasuari masing-masing ditangan kiri dan tangan kanannya.


Sehabis menangkap ke empat kasuari, kuperintahkan ke 10 golem tersebut untuk kembali ke tempatku dan Fina. Selang beberapa saat kemudian mereka keluar dari hutan sambil membopong empat kasuari. Para golem berhenti didepanku dan Fina.


“Fina, demi menaikan levelmu kamu harus membunuh monster-monster yang ada disekitar pulau ini.”


“Baiklah.”


Balasnya dengan tenang. Fina kemudian berdiri dan menarik belati menggunakan tangan kanan dari sarungnya dan menggorok ke empat leher kasuari tersebut. Aku terus melakukan langkah yang sama selama beberapa kali. Setiap melihat kasuari, aku tangkap kemudian menyuruh Fina untuk membunuhnya. Sampai selesai menjelajahi keseluruhan pulau, ada 37 kasuari yang telah dikalahkan. Level Fina juga naik sampai level 10.


Status


Nama : Fina


Ras : Manusiaa


Umur : █████


Level : 10

__ADS_1


Exp : 1%


HP : 1000/1000


MP : 1000/1000


STR: 20 INT: 20 DEX: 20 VIT: 20 WIS: 20


Skill : Tembus Pandang(lvl.3), Poliglot


Gelar : Yang Ditinggalkan, Yang Disuap


Tembus Pandang:


    Lvl 1: Menjadi tembus pandang


    Lvl 2: Objek yang disentuh terpengaruh efek tembus pandang


    Lvl 3: Efek tembus pandang memungkinkan untuk tidak mengeluarkan suara


Poliglot:


    Langsung memahami semua bahasa yang didengar.


    Daftar Bahasa:


        Bahasa Naga


        Bahasa Ogre


        ~~~~Bahasa Kepulauan


        Bahasa Indonesia


Yang Ditinggalkan keterangan: Entitas yang ditinggalkan.


Yang Disuap keterangan: Hanya menerima 80% Exp saat disuap, sisanya ke penyuap.


Fina sudah mencapai level 10. Banyak yang bilang kalau dari level sepuluh keatas sudah sangat sulit untuk naik level. Makanya meski dari tadi dia telah banyak membunuh kasuari namun levelnya masih tetap di 10. Ditambah lagi dengan efek gelar Yang Disuap membuatnya lebih sedikit  mendapatkan exp selama aku suapi terus.


Dari hasil penjelajahan permukaan pulau yang dilakukan oleh golem, aku mendapatkan 37 kasuari besi, 1 pintu masuk dungeon, dan berbagai macam bijih besi. Bijih besi yang kudapat mungkin beratnya sudah sekitar 30 ton. Hehe sepertinya pulau ini kaya akan bijih besi. Itu baru di permukaan pulau saja, bagaimana kalau kukeruk permukaannya.


Tapi aku tidak perlu seserakah itu. Lagipula ada gua yang merupakan sebuah dungeon di pulau ini. besar kemungkinan ada bijih besi di dalam sana.


Sejak tiba di pulau ini kita berdua hanya duduk-duduk saja menikmati pemandangan ditambah bermain yang sesekali diganggu oleh golem membawa kasuari. Hingga tanpa disadari hari ini sudah sore, jadi aku memutuskan untuk melanjutkan penjelajahan ke dungeon yang baru kita temukan pada esok hari.


“Sekarang sudah sore, lebih baik kita istirahat saja dulu dan melanjutkan penjelajahan besok.”


“Iya.”


“Bagaimana rasanya sudah mencapai level 10?”

__ADS_1


“Aku merasa memiliki lebih banyak kekuatan.”


Yah meskipun wajah Fina datar saat berbicara tapi aku bisa merasakan rasa senang dari suaranya. Semoga itu bukan imajinasiku saja.


__ADS_2