
Keesokan paginya kami melanjutkan lagi pekerjaan yang belum terselesaikan kemarin. Karena komponen paling penting yaitu semen yang lebih tahan panas sudah jadi, sekarang kami tinggal mendirikan bangunannya.
Dengan perencanaan dan lahan yang sudah disiapkan kemarin, saat ini kami akan membuat pondasi bangunannya. Aku berencana membuat sekaligus keenam bangunan secara bersamaan dengan bantuan golem. Jadi aku membagi para golem menjadi enam kelompok agar bisa sama-sama mendirikan bangunannya.
Pondasi merupakan elemen penting dalam konstruksi struktur bangunan yang memberikan stabilitas dan kekuatan. Jadi kami harus membuatnya dengan baik. Kami mulai dengan menggali lubang untuk pondasi sesuai desain yang kemarin aku buat, kemudian setelah lubang digali kami membentuk bekisting dari kayu yang dipasang untuk membentuk batu pondasi.
Selanjutnya, kami menuangkan campuran beton yang terdiri dari semen tahan panas sebagai perekatnya, batu kerikil sebagai agregat kasar untuk memberikan kekuatan struktural pada beton, dan pasir sebagai agregat halus untuk mengisi ruang di antara partikel agregat kasar dan membantu meningkatkan kekuatan dan kerja beton. Ketiga bahan tersebut dicampur dengan air untuk mengaktifkan proses pengerasan semen.
Dengan begitu, selesai sudah pekerjaan kami hari ini untuk membuat bangunan. Kami harus menunggu keenam pondasi bangunan itu kering dengan sempurna sehingga dapat mendukung beban struktural di atasnya. Tapi agar pondasinya lebih cepat mengering, aku menyesuaikan cuaca di area ini agar bisa mendukung pengeringannya.
Sekarang, fokusku berganti ke kebun kami. Ada berbagai macam bibit dan biji tanaman yang aku beli saat di Pangara. Jadi aku ingin segera menanamnya agar kami memiliki sumber makanan sendiri dan tidak perlu terlalu bergantung dari luar.
Tapi pertama-tama aku harus mencoba tanaman yang paling penting dan berharga dulu sebelum mulai menanam tanaman yang lainnya.
Setelah kami tiba di area kebun yang letaknya sekitar 200 meter sebelah barat laut dari rumah bata, aku mencoba menanam dengan lemah lembut biji yang berharga itu kemudian menggunakan salah satu fitur dari skill Transformasi Pulau dengan akses panel kendali jarak jauh Pulau Bulan.
[Apakah ingin menggunakan 1000 Mana?]
Ya!
[Mengkonversi biji Buah Myristica fragrans kering]
[Biji buah Myristica fragrans kering kehilangan kondisi spesial.]
__ADS_1
[Sisa Mana : 3.345.132]
Ohoho… dengan fitur ini, efek spesial biji pala yang hanya bisa tumbuh di Pulau Puju sudah hilang. Semoga langkah berikutnya bisa dijalankan.
Aku kembali lagi mengaktifkan skill Transformasi Pulau tapi kali ini fiturnya berbeda. Fitur yang ingin aku gunakan sekarang ingin mempercepat pertumbuhan tanamannya. Karena biji pala yang tersedia di Pangara hanya biji pala kering jadi kemungkinan biji pala untuk bisa bertumbuh itu kecil. Tapi semoga saja biji pala kering ini bisa bertumbuh.
Dengan penuh kelembutan aku mencoba mengaktifkan fitur mempercepat tumbuhan untuk biji pala ini.
[Apakah ingin menggunakan 613.200 Mana?]
Ohoho… Ya!
[Sisa Mana : 2.731.932]
Ohoho…
Item
Nama : Buah Myristica fragrans
Keterangan : Buah Myristica fragrans yang sudah di keringkan. Bagian-bagian buahnya dapat digunakan sebagai rempah, pengawet, dan obat untuk menyembuhkan MP.
Untungnya berhasil. Jadi sekarang kami sudah mempunyai item untuk restorasi MP. Aku jadi bisa menciptakan golem yang jumlahnya melebihi batas biasanya tanpa perlu takut kehabisan MP.
__ADS_1
Kalau begitu, sekarang waktunya menanam berbagai bibit dan biji yang kami beli di Pangara. Tapi pertama-tama aku harus menyiapkan lahan terlebih dahulu. Lahan yang aku sediakan untuk kebun sebelumnya sepertinya tidak akan cukup menanam semua ini.
Jadi aku perluas lagi sampai 5 hektar area perkebunan kami dengan skill Transformasi Pulau. Aku juga menciptakan sumber mata air baru di area ini dengan skill Transformasi Pulau. Kenapa mata air, karena aku harus menumbuhkan tanaman yang katanya belum kenyang kalau belum makan dengan tanaman tersebut.
Sebagai sumber karbohidrat utama, kami membuat sawah untuk ditanami padi. Karena aku sudah terbiasa makan nasi sejak memiliki kesadaran, tidak mungkin aku tidak memprioritaskan menanam tanaman ini di sini. Tapi sumber karbohidrat tidak hanya padi yang kami tanam. Ada beberapa tanaman lainnya juga seperti gandum dan talas.
Selain itu aku juga menanam berbagai sayuran seperti kangkung, terong, kubis, buncis, dan wortel. Aku juga menanam berbagai buah tambahan yang dibeli di kota seperti pisang, nangka, jambu air, belimbing, dsb. Intinya ada banyak ragam buah dan sayuran yang kami tanam.
Sampai-sampai lahan 5 hektar yang kupikir akan cukup ternyata tidak. Jadi aku perluas lagi kebun kami hingga 10 hektar.
Kami juga menanam berbagai kacang-kacangan dan rempah-rempah yang bisa ditemukan di Pangara.
Aku membagi area perkebunan kami menjadi 5 area. Area yang pertama yang letaknya di barat laut lahan perkebunan merupakan area untuk tumbuhan karbohidrat. Di situ ada persawahan dan di dekatnya ditanam berbagai tanaman sumber karbohidrat seperti sagu dan gandum.
Kemudian area yang kedua letaknya di timur laut lahan perkebunan merupakan area untuk sayur-sayuran. Sedangkan di barat daya lahan perkebunan kami buat menjadi area untuk buah-buahan. Dan di sebelah tenggara lahan perkebunan kujadikan tempat menanam kacang-kacangan dan tanaman serat seperti kapas.
Area yang terakhir berada di tengah perkebunan aku tanami rempah-rempah dan aku juga berencana akan menanam tanaman yang eksotis dan mahal di area tengah ini. Untuk sekarang tanaman yang mahal yang berada di tengah area ini baru pala dan cengkih saja.
Selain itu aku juga membuat saluran irigasi dari mata air yang baru di buat dengan menggunakan skill Transformasi Pulau. Karena setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan nutrisi dan air yang berbeda, dengan memisahkan area perkebunan ini kupikir kami akan lebih mudah untuk memberikan irigasi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.
Selain itu dengan membagi area perkebunan aku pikir hama dan penyakit yang bisa merusak tumbuhan dapat lebih efektif untuk dikendalikan. Karena beberapa tanaman mungkin lebih rentan terhadap serangan hama atau penyakit tertentu dan jika kita bagi seperti ini, pengendaliannya nanti akan lebih terarah dan bisa dicegah sebelum menyebar luas keseluruh perkebunan.
Aku juga membagi lagi setiap area perkebunan. Aku membagi lagi area tersebut sesuai dengan iklim atau musim tanaman itu bisa tumbuh. Karena ada beberapa tanaman yang hanya akan bertumbuh pada musim tertentu dan berkat skill Transformasi Pulau aku bisa menyesuaikan suatu bagian tersebut sesuai dengan iklim atau musim yang sesuai dengan tumbuhan itu. Jadi contohnya di area kebun buah-buahan akan terdiri dari area bagian buah yang bisa tumbuh di iklim tropis dan area bagian buah yang hanya tumbuh di iklim sedang.
__ADS_1