
“BARANG YANG SELANJUTNYA! BOLA SKILL SIHIR API[BOLA API(LVL.1)]”
Ah sepertinya sudah giliranku untuk menawar.
“!? Mohon maaf lagi tuan! Saya terlalu banyak berbicara hingga menghabiskan waktu tuan untuk melakukan penawaran lelang.”
Kembali menunduk, sekretaris meminta maaf karena dia merasa telah menghabiskan waktuku untuk melakukan penawaran.
“Dari tadi tidak ada barang yang saya minati. Jadi nona sekretaris malah membantu saya mengisi waktu senggang.”
“HARGA AWAL BOLA SKILL SIHIR API[BOLA API(LVL.1)] ADALAH 20 KOIN EMAS. DENGAN KELIPATAN PENAWARAN MINIMAL 1 KOIN EMAS!”
Harga awalnya tinggi juga.
“Nona sekretaris, biasanya skill ini dimenangi di harga berapa?”
“Biasanya di sekitaran 35 koin emas tuan. Tapi karena kali ini banyak yang datang kemungkinan harganya akan naik lebih tinggi.”
“Terima kasih atas informasinya.”
“NOMOR 5! RUANGAN PRIBADI! 22 KOIN EMAS! NOMOR 74, 23 KOIN EMAS!”
Coba aku tawar 25 koin deh.
“NOMOR 9! RUANGAN PRIBADI! 25 KOIN EMAS! NOMOR 5, 30 KOIN EMAS!”
Sepertinya aku bakalan bersaing dengan nomor 5. Apa aku suruh golem curi saja yah uang mereka?
“NOMOR 9, 35 KOIN EMAS!”
“Nona sekretaris, sepertinya petinggi Kerajaan Pangara ingin membeli bola skill tersebut. Apa anda tau alasannya?”
“Kemungkinan akan digunakan sebagai salah satu hadiah. Calon putra mahkota Kerajaan Pangara sebentar lagi akan menyelesaikan tugas keluarga kerajaan.”
“Oh… begitu.”
Dari informasi yang kudapat, tugas keluarga kerajaan merupakan tradisi keenam kerajaan kepulauan. Tradisi ini mengharuskan semua keluarga kerajaan untuk mempunyai level minimal level 20 atau setara dengan petualang emas sebelum berumur 35 tahun agar bisa terus memegang status keluarga kerajaan.
Katanya, seorang pemimpin selain harus pintar dan bijaksana, juga harus memiliki kekuatan untuk melindungi warganegaranya.
Untuk zaman yang berbahaya seperti ini, sepertinya tujuannya masuk akal. Tapi apa tradisi ini tidak akan dimanfaatkan oleh orang yang berniat jahat?
Hmm… tapi karena tradisi ini sudah berlangsung lama, mungkin mereka sudah memikirkan berbagai pencegahannya.
“NOMOR 5, 45 KOIN EMAS!”
Wah, tawarannya sudah melewati harga yang sekretaris katakan tadi.
“Nona sekretaris, kapan bola skill ini terjual sebelumnya?”
“Sekitar 6 bulan lalu tuan.”
Waduh, lama banget. Aku harus tawar sampai dapat kalau begitu.
“… SATU KALI UNTUK 45 KOIN EMAS! … DU- NOMOR 9, 46 KOIN EMAS! LANGSUNG MEMBALAS! NOMOR 5, 50 KOIN EMAS.”
__ADS_1
Dasar kalangan atas, tidak memikirkan bagaimana perasaan kalangan bawah.
“NOMOR 9, 51 KOIN EMAS! NOMOR 5, 60 KOIN EMAS!”
Hmm… naiknya tinggi sekali. Seingin itukah mereka dengan skill bola api?
“Nona sekretaris, apakah calon putra mahkota merupakan penyihir?”
“Putra mahkota terkenal terampil menggunakan sihir dan berpedang.”
“SATU KALI UNTUK 60 KOIN EMAS!”
Ah, aku terlalu banyak bertanya tentang keluarga kerajaan kepada sekretaris. Padahal dia tidak menyukai sang raja.
“Terima kasih atas informasinya nona sekretaris, mungkin anda merasa tidak nyaman karena saya terlalu banyak menanyakan tentang keluarga kerajaan.”
“Tidak apa-apa tuan, apa pun yang tuan minta, saya akan melaksanakannya!”
“DUA KALI UNTUK 60 KOIN EMAS!”
Aku malah yang apa-apa kalau lihat kamu yang sepatuh ini.
“T- NOMOR 9, 61 KOIN EMAS!”
Uangku yang ada di tangan sekarang tidak cukup untuk membayar 61 koin emas.
“NOMOR 5, 65 KOIN EMAS!”
Tapi untungnya ada orang dalam.
“Nona sekretaris, penawaran barang lelang ini aku hutang dulu yah.”
“Tuan tidak perlu repot-repot, bahkan jika tuan tidak membayar juga tidak masalah. Saya bisa mengaturnya.
“SATU KALI UNTUK 68 KOIN EMAS!”
… maksud dia apa? Apa dia sedang bercanda?
“DUA KALI UNTUK 68 KOIN EMAS!”
“Tidak perlu sampai sejauh itu nona sekretaris, nanti di potong saja dari hasil penjualan barang kami.”
“NOMOR 9, 69 KOIN EMAS!!”
“…”
“SATU KALI UNTUK 69 KOIN EMAS!”
“…”
“DUA KALI UNTUK 69 KOIN EMAS!”
“…”
“NOMOR 5? APA TIDAK INGIN MEMBERI TAWARAN LAGI? … TIGA KALI UNTUK 69 KOIN EMAS! *TOK* SELAMAT UNTUK NOMOR 9 BERHASIL MENDAPATKAN BOLA SKILL SIHIR API[BOLA API(LVL.1)]”
__ADS_1
Harganya naik jauh dari biasanya, tapi dengan ini semoga saja barangku yang di lelang juga naik jauh dari biasanya.
??
Hadeh… yah biarkan saja dulu, kalau tidak sampai mengkonfrontasi masih bisa dibiarkan.
“BARANG YANG SELANJUTNYA! BOLA SKILL SIHIR KONTRAK(LVL.1)! HARGA AWAL BOLA SKILL SIHIR KONTRAK(LVL.1) ADALAH 20 KOIN EMAS. DENGAN KELIPATAN PENAWARAN MINIMAL 1 KOIN EMAS.”
Semoga bola ini bisa nutupin biaya bola skill tadi.
“NOMOR 16! RUANGAN PRIBADI! 24 KOIN EMAS! …”
“Nona sekretaris, apakah banyak pedagang kekaisaran atau pedagang kerajaan kepulauan yang datang di pelelangan kali ini?”
“Iya tuan, sekitar 60% peserta lelang merupakan pedagang.”
“… NOMOR 104, 31 KOIN EMAS! …”
Apa sebaiknya aku tambah saja stok bola sihir kontrak yang akan dijual?
“Menurut nona sekretaris, kira-kira akan laku berapa bola skill ini?”
“Menurut saya bisa lebih mahal dari bola skill yang tuan beli sebelumnya.”
Kalau begitu tidak jadi jual deh.
“… NOMOR 64\, 54 KOIN EMAS! … NOMOR 14\, 78 KOIN EMAS … NOMOR 15\, 88 KOIN EMAS … *TOK* SELAMAT UNTUK NOMOR 15 BERHASIL MENDAPATKAN BOLA SKILL SIHIR KONTRAK(LVL.1)]”
Oho… bagus juga harga jualnya. Sekretaris memang dapat diandalkan.
“Prediksi anda benar nona sekretaris.”
“Terima kasih atas pengakuannya tuan.”
“BARANG YANG SELANJUTNYA! SET CANGKANG KEPITING KUNING PANTAI BEROTOT BERUKURAN 3 METER. CANGKANG INI BIASA DIGUNAKAN SEBAGAI PERISAI! HARGA AWAL SATU SET YANG BERISI 10 CANGKANG KEPITING BERUKURAN TIGA METER ADALAH 25 KOIN PERAK … BARANG YANG SELANJUTNYA! …”
Sudah tidak ada barang yang menarik untuk aku beli atau tonton. Mungkin sebaiknya aku sudahi saja menonton lelang ini dan segera pulang. Setidaknya aku sudah mengetahui bagaimana rasanya ikut pelelangan.
“BARANG YANG SELANJUTNYA MERUPAKAN BARANG YANG AKAN MENAMBAH PRESTISE BAGI SETIAP ORANG YANG MEMILIKINYA! BATU SIHIR DARI MONSTER BERLEVEL 30!...”
Selagi ingin memutuskan kapan saat yang tepat untuk pergi dari sini, lebih baik aku coba tanya ke Fina bagaimana perasaannya sekarang.
“Fina, apa kamu merasa bosan?”
“Tidak.”
Fina yang dari tadi berada di pangkuan dan memelukku sambil mengaktifkan skill Tembus Pandang membalas pertanyaanku sambil menggelengkan kepala.
“BARANG YANG SELANJUTNYA! AKAN MEMBUAT MATA PENGRAJIN PERISAI MEMBARA! SET TEMPURUNG PENYUKURA…
Dari golem pengintai yang melihat belakang panggung, tinggal barang yang aku jual saja yang masih belum di lelang. Artinya sudah tidak ada barang yang menarik untukku sekarang. Mungkin aku harus segera pergi dari sini untuk mengeluarkan kapal bekas bajak laut kemudian pergi melihat-lihat pemandangan.
Jika aku segera keluar dari tempat ini, mereka tidak akan bisa menargeti kami.
Akan tetapi, pikiranku yang ingin segera pergi dari sini tertahan karena penjelasan dari juru lelang.
__ADS_1
“BARANG KALI INI MERUPAKAN BARANG YANG SANGAT LANGKAH! BAHKAN DARI SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN KEPULAUAN BARANG INI BARU DI JUAL DUA KALI SAJA! INI ADALAH MAYAT MONSTER YANG MASIH MENYIMPAN BANYAK MISTERI! PARA PESERTA LELANG SANGAT BERUNTUNG BISA MENYAKSIKAN LANGSUNG MAYAT MISTERIUS INI.”