
“Saya harus pergi ke kekaisaran utara dalam waktu dekat. Saya harus memberikan informasi-informasi ke pihak Zhong Ji. Selain itu Serikat Pedagang Pangara juga akan membeli berbagai barang dari sana untuk di bawah kemari.”
Masih menunduk, sekretaris memberi alasan kenapa dia tidak bisa mengawasi golem dalam waktu dekat. Apakah sebanyak itu informasi yang akan di berikan sampai harus pergi langsung kesana? Biasanya kalau mata-mata begini kan pakai burung merpati di mana isi pesannya dikodekan biar tidak ketahuan. Atau mungkin burung merpati tidak ada yang mampu sampai kesana? Selagi masih berpikir tentang mata-mata, sekretaris menambah penjelasannya.
“Dan lagi-lagi saya juga ingin memohon maaf tuan. Saat nanti ke kekaisaran utara, saya akan memberikan bukti dan informasi tentang sabun yang tuan jual kepada kami. Saya harus memberitahu mereka karena beberapa sabun tersebut sudah dibeli di hari yang sama saat tuan menjualnya oleh para pedagang dan masyarakat.”
Ada benarnya juga kata sekretaris, sabun dengan aroma baru itu sudah tersebar, hanya menunggu waktu saja sampai itu terdengar di kekaisaran utara. Lebih baik sekretaris yang berikan terlebih dahulu informasi tentang sabun tersebut dan jangan di tahan informasinya sebelum kerajaan Zhong Ji yang mengetahuinya sendiri. Kalau informasinya di tahan posisi sekretaris sebagai mata-mata mereka bisa dianggap tidak berguna.
“Tidak apa nona sekretaris, asalkan jangan dikaitkan langsung dengan saya sebagai sumbernya.”
“Terima kasih banyak tuan. Saya juga berencana demikian.”
Meski sekretaris sedang menunduk, aku bisa melihat anggukan-anggukan dan perasaan lega sekretaris saat membalas ucapanku. Hmmm… ngomong-ngomong soal pergi ke utara, aku punya ide yang bagus.
“Nona sekretaris, dalam perjalanan anda ke utara bisakah saya mengutus familiar saya untuk pergi bersama dengan anda? Dengan familiar tersebut kita bisa berkomunikasi tentang informasi-informasi yang akan saya perintahkan untuk anda berikan atau anda tanyakan nanti ke Kerajaan Zhong Ji.”
Tujuanku mengirim golem pergi ke utara bersama sekretaris karena ingin mencari informasi lebih lanjut tentang kekaisaran utara dan mengetahui rute untuk pergi ke sana. Aku juga tertarik melihat bagaimana kemajuan peradaban yang ada di utara. Begitu juga ras apa saja yang tinggal di sana. Siapa tahu ternyata ada ras lain selain elf dan manusia yang hidup di sana. Tapi yang paling terpenting ialah aku ingin memastikan seberapa jauh aku bisa tetap terhubung dengan golem.
Sebelumnya aku juga bertanya ke Fina apakah dia tahu arah ke kekaisaran utara, tapi dia tidak mengetahuinya. Yang dia tahu hanya area di sekitar kepulauan saja.
“Familiar … bisa berkomunikasi dengan tuan …”
Masih menunduk, sepertinya sekretaris terlihat sedang berpikir.
__ADS_1
Mungkin sekretaris takut privasinya terganggu yah. Karena aku katakan bisa berkomunikasi denganku pasti sekretaris pikir bisa mendengar atau melihat apa yang familiar lihat.
“Tenang saja nona sekretaris, saya akan menjamin privasi anda. Tujuan saya mengirim familiar untuk mencari tahu tentang kekaisaran di utara.”
“Tidak apa-apa tuan, saya akan menjalankan semua perintah anda. Apa pun itu.”
Aku yang jadi nggak enakkan kalau dia manggut-manggut aja semua yang kuperintah. Tapi tenang saja nona, golemnya mungkin lebih sering aku suruh nongkrong di geladak kapal buat hafal arah. Ah, bicara soal kapal aku jadi ingat tentang kapal bajak laut yang ada di inventori.
“Nona sekretaris, saya juga baru mendapat kabar kalau kenalan saya mendapatkan kapal yang ditinggalkan, menurut dia kemungkinan kapal tersebut merupakan kapal bajak laut dan sekarang dia sedang menaiki kapal tersebut menuju kemari. Menurut nona apakah tidak apa-apa jika dia membawanya kemari?”
“Jika kapal itu dikenali kapal bajak laut besar kemungkinan akan diserang prajurit. Tapi jika tuan berkehendak, saya bisa mengirim pengawal untuk mengawal kapal tersebut dan memberi mereka alasan untuk tidak menyerang.”
“Kalau kapal tersebut di jual apa ada yang tertarik membelinya?”
Kondisi kapal yang ada di inventori masih terbilang cukup bagus sih, kalau biaya renovasinya murah dan cepat mungkin sebaiknya akan aku gunakan.
“Kalau begitu saya akan mengirimkan pesan melalui merpati ke teman saya agar menunggu di sebelah barat 20 mil laut dari Kota Panga besok pagi.”
Berarti habis dari pelelangan ini aku harus cepat-cepat cari pantai yang sepi untuk mengeluarkan kapal bekas bajak laut itu terus suruh golem bawah kesana.
“SELAMAT DATANG DI PELELANGAN SERIKAT PEDAGANG PANGARA.”
Terdengar suara yang nyaring dari panggung aula. Sepertinya pelelangan akan segera di mulai. Kami pun memindahkan kursi agar bisa melihat langsung pelelangan.
__ADS_1
“PARA HADIRIN SEKALIAN …”
Aku mendengar kata-kata sambutan yang panjang dari juru lelang pria yang sedang berdiri di atas panggung.
“… SEPERTI YANG SUDAH KAMI SEBARKAN SEBELUMNYA. LELANG KALI INI SANGAT SPESIAL! BANYAK BARANG LANGKAH, EKSOTIS, BERHARGA, DAN BARU YANG AKAN KAMI LELANG!! KALIAN AKAN SANGAT BERSYUKUR KARENA TELAH DATANG DI HARI INI. KARENA KALIAN AKAN MENJADI SALAH SATU SAKSI SEJARAH!”
Gile, mungkin majas hiperbolanya harus di rem sedikit. Ekspektasi peserta lelang bakal jadi tinggi kalau sampai dikatakan menjadi saksi sejarah, memang barang macam apa yang akan muncul sampai bisa di klaim segitunya.
Sambil mendengar sambutan juru lelang aku menoleh kesamping karena ada hal yang ganjil~~~~, terlihat sekretaris masih berdiri menunduk diam di tempat meski lelang sudah di mulai. Jadi aku coba tanyakan barang yang dimaksud juru lelang itu.
“Nona sekretaris, memangnya barang seperti apa yang akan muncul sampai yang hadir akan menjadi saksi sejarah?”
Mendengar pertanyaanku sekretaris mengangkat kepalanya sambil menatapku heran. Waduh, besar kemungkinan ini sama seperti yang kemarin di mana dia tertawa karena mengganggapku sedang bercanda. Tapi dengan tatapan herannya ini, bisa kusimpulkan kalau ada barang langkah diantara barang-barang yang kuberikan.
“Tuan sangat suka mengerjai saya, tentu saja itu barang yang tuan berikan kemarin.”
Sambil tersenyum, sekretaris menjawab pertanyaanku. Ah, seperti dugaan. Kalau begitu semoga saja barang itu bisa terjual mahal.
“KALAU BEGITU MARI KITA MULAI! SEBAGAI PEMANASAN, BARANG AWAL YANG AKAN KAMI LELANG…”
Aku memperhatikan bagaimana suasana pelelangan yang sudah panas meski lelang baru di mulai. Barang-barang di awal lelang berupa barang yang memiliki nilai estetik tinggi untuk dikoleksi seperti keramik dan lukisan.
“4 KOIN EMAS UNTUK NOMOR 162\, LANGSUNG 20 KOIN EMAS UNTUK NOMOR 5\, … SATU KALI UNTUK 20 KOIN EMAS\, … DUA KALI UNTUK 20 KOIN\, JIKA TIDAK ADA LAGI YANG MENAWAR\, BANGKU KERAMIK BUNGA TERATAI AKAN JATUH KE NOMOR 5\, TIGA KALI UNTUK 20 KOIN EMAS! *TOK* SELAMAT UNTUK NOMOR 5 BERHASIL MENDAPATKAN BANGKU KERAMIK BUNGA TERATAI.”
__ADS_1
Selagi menonton panasnya lelang, aku juga menggunakan skill yang baru saja di dapatkan tadi malam. Saat menggunakan skill Pendengaran dengan mengaktifkan semua fiturnya, aku bisa mendengar semua suara yang ada di gedung ini, bahkan sampai di luar gedung. Mungkin karena atribut milikku yang tinggi dan fitur level 3 skill pendengaran, Semua yang para peserta diskusikan bisa aku dengar dan proses tanpa terkecuali secara bersamaan.