Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Kebahagiaan Sanny 2


__ADS_3

"Daerah ranch memang nyaman San....pemandangan danaunya juga bagus.Ada juga laut ,mas sangat suka dan gak menyesal membeli daerah itu.Suasananya bagus,alamnya asri."


"Yakin apa mau kesana San?tanya Marcho".


"Mau mas.Ujar Sanny terlihat sangat senang".


"San...disana malam sangat dingin,nanti bawa jaket tebal yah,ujar Marcho".


"Hmmm...ujar Sanny".


"San.....apa masih ada kepikiran tentang Sky?tanya Marcho perlahan".


"Sanny baru menyadari mas,kehilangan Sky sungguh membuat sesuatu yang beda dalam diri Sanny.Sanny perlahan sudah bisa mengiklaskannya mas.Mengiklaskan sahabat Sanny.Mengiklaskan seseorang yang Sanny anggap seperti saudara.Sanny baru menyadari,sisi dimana Sanny bingung mengartikan kehadiran Sky,ternyata hanya bagian sisi yang sangat sedikit,mas mengisi semua ruang itu dengan ketulusan mas.


Mas......memenangkan hati Sanny.Sanny sudah menyelesaikan nya mas.Mau kan memaafkan Sanny???ujar Sanny menunduk."


Marcho memeluk Sanny,mendekap Sanny dengan erat.Memandang wajah Sanny.


"Yakin.....semua ruang buat mas San??tanya Marcho".


"Yakin Mas....yakin papa anak-anak ku,ujar Sanny.Mas telah mengisi semua relung hati Sanny.Cinta yang kadarnya 5 persenan yang tersesat sudah kembali ke tuannya,ujar Sanny tersenyum".


"Makasih Tuhan.....Makasih Sayang......ujar Marcho".


"Mas.....kita keliling yuk.....Sanny pengen kita jalan aja,ujar Sanny,gak pengen singgah mas."


"Kamu pingin makan apa sayang?tanya Marcho".


"Gak pengen apa-apa mas."


Marcho mengambil sweter Sanny.


"Yuk yangggg....kita pamit dulu sama bi Tami ya,ujar Marcho".


"Bi....bi...ujar Sanny".


Sanny perlahan berjalan menuju kamar bi Tami.Terlihat bi Tami sedang berdoa.Dan gam lamanya sudah selesai.


"Bi...apa mau ikut,hanya jalan-jalan sepukul,ujar Sanny".


"Bibi di rumah aja yah San.Bibi agak ngantuk,ujar bibi."


"Mau dibelikan apa Bi?tanya Tami."


"Bibi gak pengen apa-apa San.Hati-hati ya nak,twins mu di jaga,jangan jatuh.Jalan perlahan."


Sanny mengangguk.


"Mar......jagain Sanny ya nak."


"Iya bi,ujar Marcho".


"Jangan terlalu larut,bibi cemas,ujar bibi".


"Iya bi.Kami akan di jaga bodyguard juga.Dua mobil di belakang,ujar Marcho".


Sanny mendapat kiriman video dari Hans.Terlihat pembicaraan pertunangan antara dirinya dan Vebby.


"Mas.....lusa Hans akan tunangan.Kita hadir ya mas,ujar Sanny".


"Acaranya dimana San?tanya Marcho".


"Di hotel milik papinya mas,dekat dengan hotel mas.Ujar Sanny".


"Baiklah San....jangan terlalu lelah.Kita bentar aja yah,ujar Marcho".


"hmmmmm....

__ADS_1


Sanny senang mas.Mudah-mudahan Hans bahagia dan bisa membuka lembaran baru hatinya dengan dokter Vebby,ujar sanny".


"Amin....Mas juga lega...berkurang satu saingan mas,jjar Marcho".


"Dasar....ujar Sanny."


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Hari pertunangan Hans dan Vebbynpun tiba.


Disana banyak terlihat tamu.Ada Alice,Kate dengan suamjbya,ada Bram dengan papa dan mamanya.Ada Nadya dengan Gilberth.Terlihat Ana menggandeng seseorang.


Semua menatap Ana dengan seorang pria yang berwajah seperti orang Jepang.Bermata sipit dan berkulit putih.


"Kenalkan San....Nad...ini pacarku,ujar Ana".


"Waw.......sejak kapan An???tanya Sanny".


"Kami sudah lama kenal.Yapi berkomitmen baru beberapa bulan.Kami akan melangsungkan pernikahan 2 bulannlagi,ujar Ana tersipu malu".


"Aku sangat bahagia,ujar Sanny".


"Aku juga...ujar Nadya".


Mereka kembali berpelukan.Nadya dan Sanny yang sama-sama hamil pun tertawa.


"Langgeng selalu ya An...doa ku selalu buat kebahagiaanmu,ujar Sanny".


"Makasih San...ujar Ana".


Sanny pun pamit gak bisa lama-lama.Mudah lelah,ujar Sanny.


Sanny dan Marcho permisi pulang.


Marcho masih jelas melihat,Hans tetap menatap Sanny walau dari jauh.Memandang Sanny dengan sendu.


Marcho sangat takut kehilangan Sanny".


Marcho menggandeng Sanny,setelah.pamit pada teman-teman Sanny.


Terligmhat Sanny tertidur di perjalanan.Marcho membaringkan Sanny di atas pahanya.Membelai Sanny dengan lembut.


Ketika sampai di rumah,Sanny masih terridur.Perlahan Marcho menggendong Sanny menuju kamar.Walau Sanny hamil,berat Sanny tidak begitu membuat Marcho kesusahan.Marcho mampu menggendong Sanny.


Pagipun datang,Sanny terlihat duduk menikmati susu buatan suaminya.Bi Tami sudah mempaking beberapa olahan masakan,guna menambah untuk acara BBQ di Villa keluarga.


Terlihat Sanny makan sepotong semangka ,Marcho mencomit dari tangan Sanny".


"Mas....punya Sanny...ujqr Sanny manja."


Sanny gak bisa mengejar Marcho.Perut Sanny sudah sangat besar,sedangkan badannya kurus.


"Kamu mirip kura-kura dech...ujar bi Tami."


"Bibi.....jangan gitu dong.....ujar Sanng cemberut".


"Duduk aja San....kamu menggemaskan.Ujar bi Tami".


"Kita foto dulu yuk...ujar Marcho."


Mereka pun berfoto."


Sanny memakai baju bahan katun.Karena Sanny gampang berkeringat.Marcho sengaja berangkat pagi,gara sampai ke villa lebih cepat.


Di perjalanan,Bi Tami di depan duduknya.Sanny dan Marcho di bagian tengah.Mereka memakai mobil Alphard hitamnya.


Di Ranch juga terdapat landasan helikopter.Marcho sering menggunakan helikopter,jika ada keperluan menemui papa nya yang sedang ngjnap dengan mamanya di ranch.

__ADS_1


Hampir 2 jam mereka pun sampai ke ranch.


Terlihat mama Rita dan papa Lucas menghampiri Sanny.


"Duh San.....kamu menggemaskan nak,ujar Mama Rita".


Mama Rita mengekus perut Sanny.


Bella berlari mengejar Sanny.Marcho membentengi Sanny,agar Bella gak langsung menuju Sanny.Marcho takut Sanny kenapa-kenapa.


"Pelan sayang.....ujar Sanny."


"Perlahan sayangggg...ujar Sanny pada Bella".


Terlihat Bella pun berjalan sangat hati-hati.


Perlahan memeluk Sanny.


"Anak pintar,ujar Sanny".


"Untie.....twins apa kabar?tanya Bella".


"Dia sangat aktif ,mirip Bella,ujar Sanny".


Bella memegang tangan Sanny.


"Pelan-pelan yah untie...ujar Bella".


"Semua tertawa mendengar ucapan Bella".


Sanny pun duduk di ruang keluarga.Janet mengusap perut Sanny.Terlihat gerakan twins sangat aktif.


"Mereka sangat lincah,ujar Janet".


"HPL kapan San?tanya Janet".


"2minggu lebih lagi mbak,ujar Sanny."


"Sanny udah kepayahan tidur,sering merasa sesak,dan berbaring serba salah,ujar Marcho".


"Kamu hamil twins San.....tentu beban nya lebih berat,ujar mbak Janet".


"Apa Marcho perhatian San?tanya Janet".


"Marcho sangat perhatian mbak.Pijetin kaki Sanny.Ngusap-ngusap punggung Sanny.Buatin susu,Sanny mau makan apa,Marcho beliin.Temani Sanny kalau gak bisa tidur,ujar Sanny".


"Temaninapanya yanggggg.....mas sering ketiduran ,ujar Marcho".


"Sanny ngerti mas,mas kan lelah bekerja,ujar Sanny"


Marcho mengusap rambut Sanny.


Semua terlihat sangat menyayangi Sanny.


"Mar....nanti bawa Sanny ke kebun.Bareng pasukan lainnya.Lagj panen anggur,strawberry,biasanya emak-emak suka ,ujar papa Lucas."


Marcho berbisik pada Sanny.


"Mau ikut yanggg?tanyanya Marcho".


Dengan wajah lucunya,Sanny mengangguk.


Semua pun tertawa.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


jangan lupa like,vote dan koment

__ADS_1


happy reading


__ADS_2