Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Marcho


__ADS_3

Mereka pun sampai di apartemen.Marcho sengaja ikut ,mau melihat apartemen tempat tinggal Sanny.


Marcho memesan berbagai macam makanan,Marcho sangat lapar.Marcho tidak sengaja bertemu dengan Nadya dan Ana di sebuah restoran tadi pagi.Ana menceritakan semua ,kenapa Marcho,kenapa Sanny bisa tiba-tiba hilang beberapa hari.


Nadya bilang, buru-buru mau jemput Sanny di bandara,Marcho pun berujar,ikut menjemput Sanny juga.


Sebelumnya Ana dan Nadya bertemu dengan orang tua Marcho di sebuah Mall.kedua orang tua Marcho menjagak mereka ke rumah,menanyakan tentang Sanny. mereka menjelaskan semua persoalan tentang apa yang mereka ketahui tentang Sanny.


Semua pun menjadi semakin jelas,segala kesalahpahaman selama ini.


Sanny makan sangat sedikit.Marcho pun menyuapi Sanny ,Sanny hanya diam.Sanny sangat kurus .Sanny Tidak berani menatap Marcho ataupun memandang Nadya dan Ana.


Nadya dan Sanny mendatangi Sanny.


"Selesaikan masalah kalian baik-baik.Pikirkan yang terbaik,jangan buru-buru memutuskan sesuatu,ujar Nadya."


Nadya dan Ana bergantian memeluk Sanny dan mengusap pundak Sanny.


Sanny hanya mengangguk.


Ana dan Nadya permisi keluar, mereka menempati apartemen Bram,mengambil kunci apartemen Bram.Bram jarang pulang,karena aktifitas koasnya.


Sanny berjalan mengambil alat P3K nya di kamar.Marcho mengikutinya.


Marcho memeluk Sanny,menatap Sanny.


Sanny hanya diam.


"Duduk mas,ujar Sanny.Perbannya kenapa bisa kotor?tanya Sanny.Apa belum di ganti hari ini?tanya Sanny".


"Belum di ganti,ujar Marcho".


Sanny pun mencuci tangannya.


Sanny membuka perban tangan Marcho,memeriksa luka Marcho.Luka marcho sudah kering.


"Masih rutin makan obat kan Mas ?tanya Sanny".


"Mas selalu makan obat.Tadi gak sempat tukar perban karena menjamu klien di salah satu restoran,ujar Marcho".


Sanny mengobati tangan Marcho,kemudian membalutnya dengan perban baru.


Marcho memeluk Sanny dengan erat.Mencium Sanny,dengan sedikit kasar dan terburu-buru.


Sanny larut dan mereka saling membalas. ciuman.Marcho memandang Sanny,memeluk Sanny.


"San.....apa tidak ada sedikit pun rasa dalam dirimu terhadap mas?tanya Marcho."


"Sanny sudah salah banyak mas......Sanny terima apapun keputusan mas.ujar Sanny hanya mampu mentap memandang ke bawah."

__ADS_1


"Mas sangat merindukanmu,jangannpergi lagi San....ujar Marcho mengusap wajah Sanny,Sanny pun mengangguk".


Marcho mengambil koper Sanny yang besar.memasukkan baju-baju Sanny.


"San....kapan libur natal?kamu libur kan?,ujar Marcho."


Iya mas,3hari lagi mas libur nya,ujar Sanny.Dua mingguan libur mas.Sanny lumayan sibuk setelahnya.Akan menjadi asisten pembimbing dalam operasi.


Bawa buku-buku yang kamu perlukan,Ujar Marcho.


Sanny pun membawa lumayan banyak buku,Sanny memasukkannya dalam koper kecilnya.


Marcho mengambil kunci mobil Sanny di meja.


Kamu ikut mas,ujar Marcho.


Sanny hanya diam,mengikuti Marcho.


Sanny duduk di samping Marcho.


Sebelum menjalankan mobil,Marcho menatap Sanny dengan wajah serius.


Marcho kembali mencium Sanny dengan lembut.Sanny pun membalas nya.Lama mereka terbuai,Sanny sampai terngah -engah kekurangan oksigen.Marcjo dan Sanny saling tersenyum.


Marcho menjalankan mobil,sambil menggenggam tangan Sanny.


San.....apa kamu mau hidup bersama mas?tanya Marcho.Mas...... gak mau memaksa kamu,kalau kamu masih mau kita bersama ,menikalah dengan mas,kita akan menikah di hadapan Tuhan,ujar Marcho.


"Tidak ada masalah,ujar Marcho."


"Kita menikah di malam Natal,bagaimana menurutmu San?tanya Marcho."


"Sanny memeluk Marcho,menangis dalam pelukan Marcho.Sanny sangat merindukan sosok laki-laki ini,Sanny menahan perasaannya.Sanny bahagia,Marcho ternyatanmencintainya dan selalu mempertahankan pernikahan mereka.


"Sanny takut kejadian mami mas,ujar Sanny".


"Mas gak akan menduakan mu sayang,bahkan mas tidak pernah meniduri wanita manapun.Mas hanya mencintai dan menyayangimu,ujar Marcho."


Kembali Marcho memeluk Sanny.


Marcho pun melajukan mobil nya.


membawa Sanny ke kediaman orang tuanya.


"Ini rumah siapa mas?tanya Sanny".


"Rumah mama San......ujar Marcho".


"Sanny menahan tangan Marcho,Sanny ragu memasuki rumah itu".

__ADS_1


"Mama sangat merindukan mantunya.Jangan mikir macam-macam ujar Marcho".


Mereka pun melangkah memasuki rumah.Masih jam 8 malam,suasana ruang keluarga masih ramai.Ketika mereka masuk,Semua mata menatap ke arah Sanny.


Sanny hanya menunduk.


Mama Marcho bergegas mendatangi Sanny.Sanny sangat takut,apapun yang mereka katakan,Sanny menerima semua nya dengan iklas.


"Mama sangat merindukanmu nak,ujar nya.Menantuku akhirnya pulang,tangis mama Marcho pun pecah.Doaku di kabulkan Tuhan,ujar mama Marcho ,kembali memeluk Sanny".


"Maaf ma.....ujar Sanny.Hanya itu yang Sanny sanggup katakan".


Sebelum kedatangan Sanny ke rumah ini,Nadya dan Ana sudah menjelaskan semua persoalan yang mereka tau kepada keluarga ini.


Mereka juga bilang,Sanny menolak semua pria yang mendekatinya.Katanya dia kena kutukan cinta Marcho.Selalu itu yang dia katakan.Alasannya mengutus pengacara,Sanny gak mau Marcho terpaksa menjalani pernikahan bersamanya.


Duduk lah nak,ujar papa Marcho.Suami janet Demian dan suami Jane ...Juan,membawa anak-anak mereka ke lantai atas.


Bella berjalan mendekati Sanny.Memeluk Sanny dengan erat.


Semua tersenyum.Hanya Sanny yang sangat istimewa ,di hati Bella.


Disana hanya ada mama dan papa Marcho,ada jane dan janet.


"Apa rencana kalian nak,ujar mama Marcho memegang kedua tangan Sanny".


"Ma.....tolong urus pemberkatan pernikahan kami, di malam natal ini,kebetulan semua keluarga kita akan berkumpul di Inggris ,besok mereka semua sampai,Marcho dan Sanny mau menikah di hadapan Tuhan.Tidak usah undang terlalu banyak tamu ma,hanya teman dekat mama dan papa saja ,ujar Marcho."


"Marcho juga hanya mengundang beberapa teman ujar Marcho."


"Baiklah Sayang,ujar mama.Mama sangat bahagia."


"Aku akan mengurus semua dek.Semua dekor gereja,pakaian keluarga,semua serahkan pada mbak,ujar Janet" .


"Kami hanya ingin sah dimata Tuhan mbak,ujar Marcho".


Mas....bagaimana kalau mas ,mama dan papa minta ijin juga dengan grandma dan grandpa,serta mengabari papa,ujar Sanny.


Tentu wayang,mas akan menemui mereka besok.Kamu tugas malam atau pagi San?


Tugas malam mas,ujar Sanny.


Baiklah,kita akan datang besok jam 10an yah San,ujar Marcho.


"Baiklah,istirahatlah.Mbak akan mengurusnya,mama dan papa juga,ujar Janet".


"Mabak Jane juga akan membantu kalian,mbak sangat bahagia.Kalian wajib bahagia,ujar Jane bahagia memeluk Sanny".


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


jangan lupa like,vote dan koment


happy reading guyssss.


__ADS_2