Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Firasat 2


__ADS_3

Sky pun roboh ,Sanny menjerit histeris.


"Mas Sky.....bangun mas.....kenapa.....kenapa bisa gini.Sanny pun menangis.Marcho menggendong Sky,terlebih dahulu sky mengambil kain dan membalut luka Sky.


Tangan Sanny penuh darah,Sanny mencucinya dan mengikuti labgkah Marcho.Polisi duah membekuj musuh.Papa Marcho mengikuti mobil Marcho.Asisten Marcho melaju dengan sangat kencang.


Marcho menangis,saat melihat Sky berusaha tersenyum.Mar.....kamu jaga Sanny yah....kamu bahagiakan Sanny yah.....maaf aku gak bisa ,gak bisa tidak mencintai Sanny.Sky mengucapkannya terbata-bata.Mar.......makasih.....hari ini adalah hari yang sangat indah.Aku menikmati hari ini bersama Sanny.


Mar.......sebenarnya aku bermimpi ,aku memakai baju putih.Makanya aku mengambil cutiku,di pikiranku hanya ada Sanny."


"Kalian baiknya pindah saja ke Indonesia Mar.Jangan lagi di Inggris.Biarkan dikelola CEO pengganti.Kamu audit sesekali,ujar Marcho".


"Sanny sangat merindukan Nadya,merindukan Indonesia."


Marcho mengangguk.


"Yah ...Sky....ini ke 2 kali penyerangan.Aku tidak mau tinggal lagi di negara ini,ujar Marcho".


"Bertahanla Sky......bertahan demi kami".


"Sky hanya tersenyum.Tidak menjawab apa-apa lagi".


Merek sampai di rumah sakit,Skynpun di periksa.


"San......makasih.....kamu lah duniaku.Jangan lupa pesan-pesanku.Kamu bahagia ya San.....kalau kamu merindukanku,liatlah di langit.Sky mu ada,ujar Sky".


"Jangan bilang gitu mas.....ujar Sanny.Sanny tetap disuruh dokter untuk berkomunikasi pada Sky.Luka Sky sangat serius,agar Sky selalu dalam kondisj sadar".


Sky mengusap wajah Sanny.


Maafkan mas San.....belum menemukan gadis yang mas cintai.Mas tidak bisa memenuhi janji dan keinginanmu.


Mas hanya mencintai mu Sannnn.....maaf....ujar Sky.


Sky pun di dorong ke ruang operasi.Marcho sudah menandatangani persetujuan operasi.


Darah Sky sangat banyak di baju Marcho.


Asisten Marcho sudah membawa baju marcho dan baju Sanny.


Sanny ke ingat,bi Tami di mana.


"Mas....Sanny dengan tergesa-gesa menghampiri Marcho yang sedang menelepon.Sanny gaknpeduli".


"Mas.....bi Tami.....jerit Sanny.Tangis Sanny pun kembali histeris."

__ADS_1


"Bi Tami tadi ke rumah mama.Mama ada masak sesuatu buat kita.Bi Tami jemput."


"Tidak lamanya terlihat bi Tami ,Janet,Jane dan mama Marcho.....yaitu mama Rita mendekati mereka.Belum lagi mereka sampai,tangis mereka sudah pecah di jalan."


"Minumla nak,ujar bi Tami memberikan Sanny air minderal.Membawa Sabny duduk."


"Jangan sedih sayang.Bibi ada disini.Kami semua ada".


"Tapi Sky ku terluka bi.Dia melindungiku.Harusnya aku yang kenantembak bi,tangis Sanny punnpecah di bahu bi Tami."


Semua yang ada disana pun menangis.


Tiba-tiba perawat keluar dari dalam ruangan operasi.Berjalan terburu-buru dan mengambil beberapa stok kantong darah.


Sang perawat kembali tanpa ada bicara sedikitpun.


Sanny hanya mampu menangis.Mata Sanny sudah bengkak.


Sang dokter tiba-tiba keluar dari ruangan.


"Siapa yang bernama Sanny?tanya dokter."


"Saya dojter...ujar Sanny".


"Anda yakin bisa kuat?tanya sang dokter."


"Sebenarnya operasinya sudah selesai satu jam yang lalu.Kondisi pasien tidak stabil,ujar Sang dokter".


"Dia sudah sadar,tapi kita tidak bisa berharap banyak.Dia selalu memanggil nama Sanny.Dia mau di temani Sanny,ujar Sang dokter".


"Maafkan saya...temanilah dia.Ujar sang dokter".


"Sanny pun melangkah dan melihat Marcho di penuhi banyak alat yang Sanny mengerti setiap fungsinya apa saja.Sanny menanyakan apakah sang dokter sudah melakukan beberapa tindakan.Dan dokter tersebut menjawab secara dunia medis.Dia salut melihat kepintaran Sanny.Dan baru tau bahwa Sanny juga dokter bedah.


Sanny tau,dokter tersebut ,dokter terbaik yang Marcho pilih buat menangani Sky.


Sanny pun tak kuasa menangis.


"San......ujar Marcho..."


"San.....jangan menangis.Matamu sudah sangat bengkak mirip kodok,ujar Sky".


Sky berusaha menghibur Sanny.


"Setiap manusia akan mati San....Mas sudah tau...mas akan pergi darimu.Firasat mas susah sebulan ini sangat merindukanmu.Mas bahagia bisa bersamamu di saat terakhir mas."

__ADS_1


"Jangan ngomong gitu mas....ujar Sanny".


"Asuransi mas,semua atas namamu."


"Kamu buka amplop coklat,itu semua ada disana Surat mas dan sepeninggal mas,akan di urus notaris."


"San......mas minta....mas di kremasi.Begitu sampai di Indonesia,taburkanla mas di danau tempat yang sering kita kunjungi".


"Itu permintaan Mas San......ujar Sky.Sky sangat pucat tapi masih bisa tersenyum".


"Mas boleh mencium mu San.....ujar Sky".


Sanny langsung mencium kening Sky.


"Mas...jangan ngomong yang enggak- enggak.Mas harus liat cloudy nya,ASatu lagi akan Sanny memaikan ada sepenggal "Sun" buat baby cowoknya.Memiliki uncle ganteng,baik hati,yang sayang sama maminya,mereka pasti sangat bahagia mas".


Sanny kembali menangis.Sanny duduk di sebuah kursi di samping tempat bangkar Sky.


Denyut nadi Sky semakin lemah.Marcho mengecup dahi Sanny.


"Mas akan selalu menjagamu dari surga sayang....Mas akan selalu menyayangimu.


Mas selalu melihatmu,ujar Sky terbata-bata.Sky mengambil gelangnga,memakaikan pada Sanny.


Disana terukir nama Sky dan Sanny.


Sanny sangat sedih.


Sky tersenyum.


"Mas ...tidak pernah menyesal.....mengenalmu San.......Mas sangat bahagia mengenalimu.Traveling bersamamu.Kelak jika ada kehidupan lagi,mas minta kita di takdirkan bersama saling mencintai,ujar Sky.Sky menggenggam tangan Sanny.Tangan Sky sangat dingin.Wajah Sky juga sangat pucat.Perlahan tangan Sky terkulai."


"Mas Sky...........jerit Sanny sangat kuat".


Marcho langsung membuka ruangan itu,masuk dan memeluk Sanny dalam pelukannya.


Sanny tampak menangis terisak-isak.


Para dokter pun melakukan pertolongan terakhir,tapi Sky sudah tiada.


Sanny masih menggenggam tangan Sky.Sanny kembali mengecup kening Sky.


"Mas...kamu sangat baik.Maaf kan Sanny...ujar Sanny......Bahagialah di surga mas.....kelak kita akan bertemu.Titip salam sama mami ya mas,tangis Sanny kembali pecah".


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


happy reading


jgn lupa like ,vote dan koment


__ADS_2