Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Marcho 2


__ADS_3

Setelah seminar,para peserta di larang keluar dari gedung rumah sakit,semua peserta wajib memasuki restoran rumah sakit.


Sanny dengan sangat kesal melangkah ke toilet.Moodnya untuk makan berubah sama sekali.


Sanny pun singgah ke kantin rumah sakit,melihat beberapa cemilan ayam spicy,Sanny pun memesan jus jeruknya.Ketika akan mengambil jus jeruknya,Sonia memanggil Sanny.


"San........apa kabarmu?ujar Sonia".


Sanny sangat terkejut.Sanny hanya diam.


Sanny pun buru-buru membayar apa yang Sanny beli,ketika Sanny akan berbalik,Sonia menghadang Sanny.


"Kita harus bicara San,ujar Sonia".


Sanny hanya diam.Sanny sangat tidak nyaman berada dekat Sonia.


"Apa maumu,jangan menyita waktu ku,ujar Sanny".


"Aku hanya minta waktumu sebentar.Kita bisa bicara bukan?"


"Baiklah,ujar Sanny."


Sonia membawa Sanny ke sebuah taman teduh.Tempat itu tidak begitu ramai.Ada kolam ikan disana .


"San.....bagaimana kabarmu?ujar Sonia."


"Baik ujar Sanny dengan wajah datarnya".


"Maaf...aku membuat hubunganmu dengan Marcho seperti ini,ujar Sonia".


""Tidak masalah ,aku tulus mendoakan kalian bahagia,ujar Sanny".


Sonia pun terdiam.


"Kalau tidak ada lagi yang mau kamu bicarakan,saya pamit,ujar Sanny".


"Mengenai perceraianmu San.....,ujar sonia".


"Jangan kawatir.Kamu perlu merayu papa anakmu saja.Segera bebaskan aku.Aku juga tidak mau hidup di tengah kalian ber dua,ujar Sanny.Aku sudah kembali mengurus perceraian kami.Kamu bersaksi saja di pengadilan,bahwa anakmu ingin mendapat status dari papanya.Kamu juga sangat membutuhkan Marcho.Sanny berusaha menahan sakit di dadanya."


"Maaf San.......ujar Sonia".


"Tidak masalah Sonia.Aku sudah melupakan ini semua.Aku menganggap diriku hanya jadi permainan mu dan Marcho.Tolong jangan ganggu hidup ku lagi,bahagialah bersamanya.Aku selalu mendoakan kalian bahagia,ujar Sanny."


Tiba-tiba Marcho muncul di sana.


"Kamu bilang apa sama Sanny?ujar Marcho sangat marah pada Sanny".


"Mar......semua rencana pernikahan kita,sudah kita lakukan.Kamu terus terang saja pada Sanny,kita saling mencinyai Mar...."


Sanny hanya menahan air matanya,agar tidak jatuh.Sudah terlalu sakit dan banyak air mata nya terkuras.Sanny hanya diam.Sanny pun meninggalkan tempat itu.Berjalan menuju restoran.Pandangan Sanny kosong,ternyata sesakit ini yang dia alami.Sanny mengelus perutnya.


Hans mengejar Sanny.


"San.......kamu kenapa?ujar Hans".


Sanny hanya memeluk Hans,memeluk Hans dengan erat .Hans memberi Sanny minum.


"Jangan stres San...twin mu membutuhkan mu San...".


Pertemuan makan siang itu berlalu begitu saja.Sanny tidak makan ataupun minum apa-apa.Sanny sudah makan roti dan jus di kantin.


Sanny kembali fokus kembali.


pertemuan itu pun selesai,pada pukul 6 sore.


Sanny sudah me Wa mama Rita dan papa Lucas.


Sanny sudah merekam semua perkataan Sonia tadi siang pada Sanny.


Sanny melajukan mobilnya ke salah satu restoran.


Sanny sangat pingin bernyanyi.Sanny pun mengambil gitar,kemudian duduk dengan Santai,pengunjung masih tidak begitu ramai.


Sanny pun menyanyikan sebuah lagu.


Petrus Mahendra berjudul Pura-Pura Lupa:


Pernah aku jatuh hati


Padamu sepenuh hati


Hidup pun akan kuberi

__ADS_1


Apapun akan kulalui


Tapi tak pernah ku bermimpi


Kau tinggalkan aku pergi


Tanpa tahu rasa ini


Ingin rasa ku membenci


Tiba-tiba kamu datang


Saat kau telah dengannya


Semakin hancur hatiku


Jangan datang lagi cinta


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaaannya


Kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa


Tiba-tiba kamu datang


Saat kau telah dengannya


Semakin hancur hatiku


Jangan datang lagi cinta


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaaannya


Kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa


Jangan datang lagi cinta


Bagaimana aku bisa lupa


Padahal kau tahu keadaaannya


Kau bukanlah untukku


Jangan lagi rindu cinta


Ku tak mau ada yang terluka


Aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa


Aku tak apa


Biar aku yang pura-pura lupa


Sanny telah menyanyikan lagu itu,dengan penuh penghayatan.


Beberapa orang merekam nya bernyanyi.Sanny hanya terdiam.


Terbawa perasaannya.Sanny tidak tau........bahwa dia begitu larut dengan perasaannya.


Mama dan papa Marcho ternyata sudah di tempat itu.


Mama Rita menangis mendengar saat Sanny bernyanyi.

__ADS_1


Mawar tidak menjawab pertanyaan Rita.Mawar bahkan marah dan melampiaskan kekesalan dan kekecewaannya.


Mawar sampai bilang,kamu tega Rit,buat hati anak aku hancur.Bilang sama anakmu,selesaikan secepatnya.Jangan buat anakku lebih menderita lagi,sudah cukup dia dibuat anakmu sakit.Jangan buat dia terlunta lunta.Menyesal aku merestui mereka.Jika mereka pun kembali bersama,dia harus bersujud di depanku mengemis buat anakku,ujar Mawar dan menutup telepon dari Rita.


Sanny meminta rekaman dari seorang pengunjung.Mengirimkannya pada Sanny.


Sanny meminum jus jeruknya,menelepon papa nya di Indonesia.


"Ma......pa....ujar Sanny".


"Baru datang ya ma...pa....?tanya Sanny."


"Hmmm....ujar papa Lucas."


"Kamu mau makan apa San?tanya Rita".


"Sanny pesan pizza sapi ma,ujar Sanny".


"Mama Rita juga memesan cake keju,dan steak buat mereka".


"Mama Rita memotong steak dan memberikannya pada Sanny".


Mama Rita menyuap ke mulut Sanny.


"Makasih ma...ujar Sanny tulus".


"Kamu mau ngomong apa San?tanya mama Rita."


Sanny memutar rekaman pembicaraan Sanny dengan Sonia ,kepada mama Rita.


Mama Rita terlihat sangat marah.


"Perempuan gila,gak tau diri,ujar mama.Rita".


"Ma.....pa......Sanny mau minta tolong.Bantu Sanny dalam perceraian dengan Marcho,ujar Sanny menundukkan wajahnya".


"San.....kamu sadar,apa yang kamu katakan?".


"Sadar ma...ujar Sanny".


"Sebelum Sanny pergi.Sanny melihat Marcho menggendong anak mereka,ujar Sanny sangat tenang".


"San.....kamu menahan sakitmu sendiri.Mama.tau kamu sedih sayang.Mama tau kamu kecewa."


"Sanny sudah iklas ma.Sanny mohon,ujar Sanny" .


"Sanny ingin sendiri ma,Sanny berhak juga bahagia.Ada beberapa pilihan buat Sanny ma...pa....mama boleh memilih yang mana saja,pilihan mama pasti yang terbaik,ujar Sanny".


Mama Rita pun menangis memeluk Sanny.


"Mama gak akan memilih mereka ujar mama Rita".


"San......ini,papa sudah test DNA ,anak Sonia bukan anak Marcho.Ini bisa papa pertanggung jawabkan pada Tuhan,ujar papa Sanny".


"Sanny membaca hasil test tersebut,bagi Sanny semua sama saja".


"Sanny kecewa,Marcho tidak menjelaskan apapun pada Sanny".


Marcho tiba -tiba hadir di meja tersebut.


Mama Rita heran.


"Tau dari mana kamu Mar?tanya mama Rita".


"Marcho tau,Sanny akan mengajak mama ketemuan".


Marcho memutar pembicaraan Marcho dengan Sonia.


"Sonia....kamu jangan keterlaluan.Kamu pikir kamu bisa menghancurkan rumah tangga ku?foto itu tidak menjelaskan apa-apa.Kamu sengaja menaruhnya di dalam buku ku.Keterlaluan,ujar Marcho."


"Kamu pikir,aku gak tau,anak kamu itu bukan anak ku,memegang tanganmu pun aku gak pernah.Kamu hanya mengedit foto kita berdua.Kamu sangat jago mengedit bukan keterlaluan".


"Kamu mau bermain-main sama ku?"


"Mar.....aku mencintaimu.....aku hanya menginginkanmu,please".


"Kamu wanita gila.Kamu pikir bisa memanfaatkan aku?tidak.Aku tau,suamimu dipenjara karena kasus perampokan".


"Aku menampungmu bekerja,agar bisa membesarkan anakmu.Tapi apa yang kamu balas,kau menyakiti hati istriku,kamu menghancurkan perkawinan ku."


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


jangan lupa like ,vote dan koment

__ADS_1


happy reading guysss.


__ADS_2