
Para pelayan sibuk menyiapkan olahan BBQ.Marcho,Steve,Anto,Andre juga ikut membantu.Beberapa tetangga papa Lucas dan mama Rita juga datang turut merayakan.
Udara semakin dingin.
"San....pakai jaketnya yah,ujar Marcho".
Marcho membantu Sanny memakai jaket nya.Juga memberikan Sanny vitamin dan segelas susu hangat.Sanny perlahan meminumnya.Istri Anto ,Steve dan Andre sangat takjub dengan kasih sayang dari Marcho pada Sanny.
"San....kamu sangat Cantik,ujar istri Andre bernama Sinta."
"Istri Steve bernama Margaret mengelus perut Sanny.Mar.....kamu sangat beruntung memiliki Sanny.Badannya kurus,perut aja yang besar.Istrimu sexy banget Mar....kalau udah melahirkan kembali seperti gadis,kamu akan kerepotan,ujar Margaret."
"Mar.....kalau ada berjodoh,anak kita kelak yah,kita bisa besanan.Rasanya salah satu dari teman berjodoh enak juga.Saling kenal dan dekat,ujar istri Anto bernama Sarah".
"Aku jadi pingin hamil lagi,ujar Sarah.".
"Suruh aja Anto beraksi,ujar Marcho."
"Sepertinya mau badai,masuk aja yukkkk....ujar Marcho."
Mereka pin masuk ke dalam ruangan.Anak anak mereka saling berteman.Para tetangga pun sudah pulang.
Sanny memakan beberapa mini cake,Marcho memeluk Sanny dari belakang.
"Kami akan pulang besok siang Mar,ujar Anto.Steve biar aja disini,untuk jaga-jaga.Kalian akan pulang lusa kan Mar?ujar Andre."
"Iya ndre,akan ada panen ubi kayu,panen jambu air,besok juga para nelayan biasanya pulang dari laut,membawa hasil laut.Kalian mau pesan apa,nanti aku bawain dech".
"Pesan udang yah Mar,ikan laut buat masak gulai,ikan dari sini manis dan ku sangat suka,ujar Margaret".
"Aku mau ubi kayu Mar...ujar Sinta.Kalau ada pisang kepok,nanti aku masakin kolak,ujar Sinta".
"Apa aja boleh ....selagi gratis,ujar Sarah."
Semua tertawa.
Hujan sangat deras,Sanny dan Marcho sudah memasuki kamar.Dengan sabar,Marcho emmbantu Sanny bersih-bersih.
Sanny kembali merasa perutnya sedikit sakit.
"Kenapa San....?tanya Marcho".
"Kontraksi mas.Mas.....besok bawa Sanny ke pantai yah...Sanny pengen lihat pantai."
"Baiklah sayang,Mas akan bawa.Tapi isi batre mas dulu yah...ujar Marcho".
"Mas....minta jatah dech...ujar Sanny.Nanti kalau Sanny melahirkan,mas akan puasa lumayan lama.40 harian mas.Mas apa sanggup?tanya Sanny".
"Sanggup sayang.Mas hanyaelakukannya denganmu,ujar Marcho".
__ADS_1
"Mas akan pelan sayang,ujar Marcho."
Marcho menyusuri leher Sanny yang jenjang,memberikan kiss mark di bagian dada Sanny.Hanya beberapa kiss mark.
Mereka pun melaluinya ,terlihat begitu besar kasih sayang Marcho pada Sanny.Sanny kelelahan dan tertidur,setelah Marcho melap dan mengganti baju Sanny.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Pagipun datang,terlihat semua sudah siap menuju ke pantai,jarak pantai ke runch hanya 15 menit.Sanny berjalan perlahan ,di pegangin mama Rita.
Terlihat Marcho membawa keperluan Sanny.
Jane memberikan satu tempat kecil buah strawberry pada Sanny.Sanny sangat bahagia.
Bella memberikan pada Sanny buah pisang.
"Aunty....ini dari grandpa.Aunty butuh zat besi,agar pertumbuhan tulang dan gigi twins sempurna,ujar Bella".
Sanny bahagia.Walaupun dia tidak memiliki mama,tapi semua menyayanginya.
Ketika mereka berjalan,bi tami melihat segerombol tanaman yang memang sengaja ditanam dan terawat.
"Bu Rita...ini kan tanaman buat penambah tenaga,ujar bi Tami."
"Benar...Tam....ini buat nambah tenaga jika melahirkan.Sangat jarang di indonesia.Bibitnya saya dapatkan dari Spanyol.Aslinya ini jenis tanaman Spanyol.Setelah lulus uji karantina,baru kami kembangkan disini.Ujar bu Mawar."
"Bi Tami...kenapa tau?ujar mama Mawar."
"Saya juga sangat susah melahirkan Marcho,ujar mama Rita.Ramian ini saya juga meminumnya.Untung aja saya minum bi,kalau gak,pada saat operasi saya dah giman,ujar mama Rita".
"Beberapa bulan lalu,tanaman ini papa tanam.Dia berupaya agar tanaman ini hidup,karena Sanny akan melahirkan.Juga mau di kembangkan,bisa nolong yang lain,ujar mama Rita".
"Ma....Sanny jadi takut,apa Sanny akan sesuah mami dan mama Rita melahirkan twins,ujar Sanny".
"Kita selalu berdoa ya nak,Tuhan ememudajkan segalanya,ujar bi Tami".
"Mama selalu mendoakan mu sayang.Bagi kami kamu sudah seperti anak kami sendiri.Marcho juga sangat menyayangimu sayang".
Mereka pun memasuki mobil.Bi Tami semobil dengan Sanny.Bi Tami tersenyum melihat Sanny mengunyah strawberry.
"San...apa gak asam dan kecut gitu strawberry nya nak?tanya bi Tami".
"Sanny suka bi.....segar banget,ujar Sanny".
"Makanla yaaangggg....semua buahan disini organik.Papa tadi ada nyabut ubi kayu dan juga bawa pisang kepok.Koki tadi sudah buat kolak.Papa juga berikan pada Sarah,Margaret dan Sinta.Hasil kebun banyak,ujar Marcho".
"Sanny mau mas.Sanny suka makan kolak,ujar Sanny".
"Kamu semangat nya rasanya besar San...ujar Marcho.Gitu makan,bisanya sedikit,ujar Marcho tersenyum".
__ADS_1
"Perut aja yang gedek...ujar bi Tami.Badan mu kurus.Untung aja hak terbalik seperti kura-kura ...kalau ditiup angin,ujar bi Tami."
"Kalau twins udah lahir,dibantu juga dengan susu formula yah San....kamu akan semakin kurus memberikan ASI pada twins.Kamu harus banyak makan makanan bergizi.Semua diserap anakmu.Ujar bi Tami".
Sanny pun senyum.
Mereka menghabiskan waktu di pantai.Disana sudah ada beberapa pondok,beberapa payung.Bella dan Sanny sangat bahagia duduk di pasir.Para pelayan menghidangkan aneka makanan.Sanny memakan kolak dengan semangat,Marcho gemas melihat Sanny.Marcho memeluk Sanny dan menciumi leher Sanny sari belakang.
Disana terlihat juga Juan ,Jane,Damian dan Janet sangat mesra mandi di laut.Anak-anak dalam pengawasan pengasuh mereka.
"Tuan akan ada badai besar nanti malam,ujar seorang nelayan yang mengantarkan hasil tangkapannya.Dan sudah di paking di beberapa fiber.
Jangan terlalu tidur ya tuan,ujar sang nelayan".
"Papa juga melihat perputaran angin aangat kencang Mar,biasanya para nelauannpaling jago soal alam,ujar papa Marcho."
"Jaga Sanny ya nak,papa sangat kawatir.Istrimu lagi hamil tua,ujar papa Lucas".
"Papa sudah menservice helikopter sebelum kita ke sini Mar....ujar papa Lucas."
"Awalnya Marcho kawatir pa,Sanny ngajak kemari.Tami Sanny sangat bahagia.Marcho gak bisa nolak.Sanny biasanya gak gitu."
"Kita sudah pulang besok pagi Mar,kita banyak doa aja nak,ujar pap Marcho menepuk bahu anakknya".
Mereka pulang lebih cepat ,karena angin lumayan kencang.
Sesampai di runch,semua pada berlomba mandi,Sanny kembali merasa perutnya keram dan gak nyaman.
Angin sangat kencang,badai semakin kuat.Mereka makan bersama.Tiba-tiba lampu mati.Marcho mengurus Genset bersama para pekerja ,lampu pun kembali menyala sesudah genset di hidupkan.
Marcho membersihkan diri dan kembali makan.Terlihat Sanny makan sangat sedikit.
"Kenapa sayang?tanya Marcho".
"Sanny merasa gak nyaman mas.....ujar Sanny."
"Mas suap yah yaaang,dengan perlahan Marcho menyuap Sanny".
Selesai makan,mereka di ruang menonton bersama.
Terlihat Sanny sudah mengantuk,Marcho menggendong Sanny ke dalam kamar.Membaringkan Sanny.
Marcho memandang hasil jepretan mbak Janet tadi di pantai,Saat Sanny di gendong Marcho.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like ,vote dan koment
makasihhhhhhhhh
__ADS_1
salam sehat