
Steve sepupu Sanny ,menyuruh Sanny ke kantor.Karena ada beberapa pertemuan bisnis yang tidak bisa dia hindari.Dan untuk masalah beberapa pertemuan kantor,Steve melibatkan Sanny menanganinya.
Seperti biasa,Sanny meminta ijin 1-2jam kepada dokter Bernard,dan karena Sanny memang selalu disiplin kerja dan tidak perhitungan,absensi dan keterlambatan sangat baik,Sanny tidak mendapat masalah ketika ijin satu atau dua jam.Selain itu memang dokter Bernard sudah lama memendam perasaannya pada Sanny ,anak bimbingannya koas.
Sanny pun bergegas menggunakan blazer putihnya,dengan dalaman kemeja hitam.Bertukar pakaian di ruangannya.
Berkas-berkas perusahaan sudah di atas mejanya.Sudah dipelajarinya.
Dia pun bergegas menuju mobil yang di perintakan Steven untuk menjemput Sanny.
Sanny bergegas memasuki area restoran tersebut. Sebuah ruangan privasi sudah di pesan Steve.
Sanny pun memasuki ruangan.Sanny sangat terkejut,ternyata Jimmy sudah di ruangan itu.Steve tidak memberitahu siapa mitra bisnis mereka.
Sanny berusaha bersikap netral dan berusaha menenangkan pikirannya.
Sanny pun mulai membahas kerjasama mereka.Setiap poin Sanny jelaskan pada Jimmy.
Jimmy menatap Sanny seperti biasa.Tidak begitu perduli dengan isi kerjasama mereka,tapi sudah menjadi kewajiban,Sanny menjelaskan detail pada klien mereka.
Jimmy memanggil pelayan,memesan minuman dan beberapa makanan.
"Kamu mau pesan apa San....ujar Jimmy".
"Saya pesan 1cup di kemas aja , coffee Americano nya ujar Sanny".
"Menurut pak Jimmy ,apa sudah setuju dengan setiap detail kerjasama perusahaan saya dan perusahaan pak Jimmy?tanya Sanny menatap ke arah Jimmy. "
"Apapun yang kamu paparkan pada saya,saya setujui,ujar Jimmy."
"Dengan satu syarat,nanti malam,kamu juga menemani saya ,menemui beberapa relasi bisnis.Kamu harus menjadi perwakilan Steve,ujar Jimmy".
"Pertemuan ini banyak menguntungkan perusahaan yang kamu miliki,ujar Jimmy.Tidak bisa selamanya kamu jadi dokter San.Kamu sangat kelelahan,ujar Jimmy."
"Itu pilihan saya.Kapanpun saya mau atau memilih yang mana pun,Pak Jimmy gak usah repot memikirkan saya,ujar Sanny,dengan tatapan jutek nya".
"Kamu cukup handal menggantikan Granpamu San.....pikirkanlah baik-baik,ujar Jimmy".
"Sanny menarik nafasnya.Yah...hanya dia cucu dan pewaris tunggal kerajaan bisnis kakeknya.Sanny juga kasihan melihat kerja keras grandpa selama ini,buat dirinya."
__ADS_1
"Jimmy sudah sering mengungkapkan perasaannya pada Sanny. Beberapa kali Sanny tolak, Jimmy sangat mencintai Sanny ,Grandpa pun mengetahuinya".
"Jimmy sosok pria yang baik,selalu peduli pada Sanny.Grandpa juga menyukai sosok Jimmy."
Kedua orang tua Jimmy,teman baik mami Sanny.Papa Jimmy dari sejak kecil,mencintai Maminya.Mereka tidak berjodoh,ketika mami Sanny kuliah,mami Sanny lebih memilih papinya Sanny,karena tau sahabatnya juga mencintai William papanya Jimmy.Mami Sanny ,sosok yang sangat baik,lembut dan tidak bisa melihat kesedihan temannya.Ketika papi Sanny menduakannya,William mengetahuinya.Dan sebagai teman,Mami Sanny pada saat kiliah merelakan dirinya berkorban demi temannya.Sedangkan kebahagiaannya tercoreng karena kecerobohan suaminya sendiri,yaitu Mark."
"Sanny membaca semua buku harian yang mamanya tinggalkan di Mansion."
"Sanny tau,mama dan papa Jimmy ,sangat menyayangi Sanny,ketika Jimmy membawa Sanny ke rumah mereka,mereka memang sangat merindukan Sanny.
Dulu ketika Sanny kecil,setelah perselingkuhan papinya terbongkar,Sanny dan maminya pernah pulang ke Inggris beberapa bulan.Dari Tante Claudia,Sanny mengetahui,Sanny dan Jimmy pernah berteman,dan Jimmy 8tahun selisih umurnya dari Sanny,Jimmy begitu menjaga Sanny dan sangat posesif pada Sanny di kala itu,welalu berebutan dengan Steve.William ,papi Jimmy pun tau,kedekatan mereka dikala itu.
Sanny saat itu ada satu tahunan di Inggris,papi Sanny menelantarkan perusahaannya,perusahaan di ambang kebangkrutan,Mami Sanny memutuskan pulang,dan rujuk kembali.Papi Sanny di rawat di rumah sakit.
Kejadian demi kejadian pun menghiasi rumah tangga mami Sanny,kemudian di usia Sanny 3tahun,kembali wanita itu menghancurkan keluarga Sanny.Dan Mengakibatkan mami Sanny kecelakaan."
Sanny pun pindah beberapa kali,papinya takut Sanny akan di bawa grandpa dan grandma.
Wiliam dan Calaudia juga mencari keberadaan Sanny,karena Jimmy anaknya tetap hingga dewasa mencari keberadaan Sanny,tapi tidak membuahkan hasil.Jimmy beberapa kali ke Indonesia,tapi tidak pernah menemukan sosok wanita yang dia cintai.Hanya Sanny wanita yang mengisi hari-harinya.
Ketika Steve membawa Sanny ke hadapan Jimmy,Jimmy merasakan hatinya begitu bergetar.Dan Jimmy menyelidiki tentang profil Sanny.Sannylah cinta pertamanya.Jimmy sampai memeluk kedua orang tuanya,karena rasa bahagianya.Jimmy pun sering mengunjungi grandpa dan grandma.Sering juga mengajak Sanny weekend jika dia tidak begitu sibuk.
Jimmy sangat frustasi. dikala itu.Tetapi papinnya William.dan maminya Claudia menyemangatinya.Dan bilang,apapun keputusan Sanny,Wiliam harus menerimanya.Karena cinta tidak bisa di paksakan,Sanny juga di kelilingi banyak pria yang baik,Davin,Sky,Bram,Davin,mereka semua pilihan terbaik,selain sosok Marcho.
Sanny tersadar dari lamunannya.
"San.....ujar Jimmy".
"Maaf pak,jawab Sanny".
Sanny kebiasaan memanggil pak pada Jimmy.Jimmy tidak mempersoalkannya.
"Tidak ada penolakan San,ujar Jimmy".
pertemuan itu hanya dilakukan satu tahun sekali.Disana akan banyak kamu jumpai para pesaing dan relasi bisnis.Aku akan jemput kamu dan Grandpa,ujar Jimmy.Grandpa pasti mempersiapkan moment ini,untuk mengenalkanmu ke berbagai temannya."
"Dasar pemaksa,ujar Sanny."
"Baiklah Pak,jam berapa nanti kamu akan emnjemput saya?Tanya Sanny".
__ADS_1
"Aku balik dulu pak,ujar Sanny".
"Aku akan mengirim dres dan sepatu ke rumah sakit,ujar Jimmy".
"Komplit banget,ujar Sanny".
"Penata wajah MUA nanti datang sekitar jam 6.Ujar Jimmy".
"Sampai segitunya????Baiklah .......ujar Sanny pasrah".
"Harus balapan nihhhhh,nanti bisa hancur dunia persilatan,jika dokter Bernard melihat jam nya,ujar Sanny".
"Hati-Hati San,ujar Jimmy.Memberikan Satu plastik lumayan besar aneka Cake,roti dan cemilan kesukaan Sanny"
"Makasih sogokannya,ujar Sanny."
""Jimmy pun tertawa"
Sanny pun buru-buru keluar dari ruangan privat tersebut.
Sanny tanpa sengaja melihat sosok Marcho sedang berbicara ber dua dengan seorang wanita.Dari postur yang Sanny liat sekilas,Sanny jauh tinggi dari wanita tersebut.Dan sudah dipastikan wanita itu orang Asia,tidak seperti sosok Sanny yang berambut pirang,dan berwajah blasteran.
Sanny diam,dan mencari jalan lain untuk keluar dari restoran.Tidak ada waktunya membahas tentang siapa wanita itu,dan berlama -lama di restoran tersebut,waktu Sanny sangat mepet.
Sanny mendapat telepon dari Grandpa nya,ketika sedang mengendarai mobimnya menuju rumah sakit.Granma tidak begitu sehat,Sanny di suruh pulang ke kediaman granma.Ketika Sanny mengatakan barang-barangnya di rumah Marcho,grandpa mengatakan,akan mengutus supir dan bi Tami mengepak barang-barang Sanny.
Grandpa akan berbicara pada orangtua Marcho.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Jangan lupa like,vote dan koment
happy reading guysssss.🙏🙏🙏🙏🙏
Singgahbjuga di novel saya lainnya:
1.My bodyguard,My wifeend)
2.Ketika Hati Bertuan(end)
__ADS_1
3.Terbentuknya Satu Hati(end)