Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Sanny 3


__ADS_3

Hans.....tolong bawa aku ke apartemen mu.Ujar Sanny.Sanny sangat lelah dan sangat mengantuk.Sanny teetidur.


Marcho berdebat dengan Hans di ruang kerja Marcho.


"Sanny istriku,kamu tak boleh membawanya.Walau selangkahpun dari rumah ini,ujar Marcho".


"Kamu mengecewakan Sanny.Sanny menyuruhku membawanya ke apartemenku.Kamu terlalu egois Mar.....kamu semakin melukai Sanny.Jangan-jangan ini akal-akalan mu saja,ujar Hans".


"Terserah,Sanny dalam bahaya.Silakan pulang,Sanny tetap di rumah ini,ujar Marcho tegas"


"Hanya Sanny dalam pengaruh obat,kamu menahannya Mar.Ingat besok masih ada seminar yang harus wajib Sanny ikuti."


"Baiklah.....aku mengalah bukan tunduk padamu,ingat....kepentingan Sanny yang terutama bagiku".


Hans pun meninggalkan rumah Marcho.


Marcho memindahkan Sanny ke kamarnya.


Sanny tertidur sangat lelap.Marcho pun mandi dan berbaring di samping Sanny.


Marcho membaca Wa ,Marcho juga menerima laporan dari para detektif nya.


Orang yang membuntuti Sanny suruhan dari Sonia.


Suzy dan Sonia bekerjasama untuk menghabisi Sanny.


Suzy sekarang sudah menjadi janda,setelah suaminya yang lumayan berumur meninggal dunia.Semua kekayaan suaminya,dilimpahkan pada Suzy.


Menurut detektif,Suzy masih mengincar Marcho.Sonia juga.


Marcho mencium bibir Sanny yang ranum dengan lembut,ciuman Marcho semakin mendalam.Sanny perlahan membuka matanya,dan terngah engah dengan ciuman mendadak dari Marcho.


Marcho kembali menyusuri leher Sanny,walaupun Sanny mendorong Marcho,Marcho sangat kuat dan tetap melakukan aksinya.


"San.....mas.....menginginkanmu sayang.Hanya dirimu menyatu dalam hidup mas,mas gak bisa tanpa mu San....ujar Marcho.Marcho kembali menyusuri leher Sanny yang jenjang,Sanny terlalu munafik mengatakan tidak membutuhkan Marcho.Sanny pun terbuai dengan semua itu,selama ini dia menahan keeinduan akan sentuhan dari Marcho.Marcho membuka pakaian Sanny,Marcho pun memasuki diri Sanny.


Mas...jangan kuat,ujar Sanny.Berjanjilah jangan kuat ,lakukan lah dengan lembut,ujar Sanny.Marcho pun memasuki Sanny dengan lembut dan tidak sekasar tadi.

__ADS_1


mereka sama -sama terkulai.Sanny terlihat sangat kecapekan.Marcho sudah mandi,menuju kamar mandi dan membersihkan diri.


Marcho mengambil air hangat dan membersihkan tubuh Sanny.Marcho sedikut heran melihat area perut Sanny agak membuncit.Marcho menyentuhnya.


Marcho sangat heran.


Marcho memakaikan Sanny baju tidur dan pakaian dalam Sanny.


Marcho pun tertidur.Ketika pukul 2 pagi,terdengar suara tembakan,saling menembak.Marcho bergegas mengambil pistolnya di lemari pakaiannya,ada laci khusus.


Jane,Damian dan anaknya sudah masuk ke ruangan rahasia keluarga ini.


Janet ,Juan dan anaknya juga menyusul.Suara tembakan semakinmembabi buta.


Mama Rita mencari Marcho.Mar......Sanny mana ,ujar mama Rita.


Marcho pun tersadar,Sanny tadi sudah dia bangunkan,Marcho pikir ,Sanny sudah turun bersamanya ke lantai bawah.


Mama pergi dulu,Sanny akan Marcho bawa ma,ujar Marcho.


Marcho pun berlari,memasuki kamar.Terlihat Sanny tertidur di kursi di dalam kamar.


Sanny hanya diam,terlelap.Marchonpun menggendong Sanny,membawa Sanny ke ruangan rahasia.Papa Lucas sudah menggantikan Marcho menyusun strategi menumpas serangan.


Polisi pun datang memberikan bala bantuan.


Marcho menidurkan Sanny di tempat tidur di ruangan itu.Sanny kelihatan sangat pulas dalam tidurnya.


Marcho pun kembali bertarung menembak musuh.


Marcho tidak hati-hati,lengannya tergores kayu jendela yang pecah.


Sanny terbangun.Sanny sangat heran melihat keluarga Marcho, dalam keadaan syok.Sanny pun kemudian duduk.Mama Rita mengusap wajah Sanny yang dalam kebingungan.


Tidurmu sangat nyenyak nak,ujar mama Rita.Mama Rita melihat kiss mark di sekitar leher Sanny sangat banyak.Mama Rita pun tersenyum sangat bahagia.


Ma....kenapa kita di ruangan ini,ini di mana ma?tanya Sanny.

__ADS_1


Janet memberi Sanny air mineral,Sanny pun meminumnya.


"Rumah ini diserang San....papa dan Marcho memang mengumpulkan kita disini,agar papa dan Marcho tidak mengalami kesulitan melindungi kita semua."


"Dulu ....sewaktu Marcho kecil,pernah di sandera San....ujar mama."


"Papa Lucas menyelamatkan Marcho.Persaingan bisnis membuat orang kehilangan akal".


"Pernah juga rumah di philipina seperti saat ini,hancur lebur akibat serangan ,mama sangat bersyukur,semua sehat dam dalam perlindungan Tuhan."


Sanny memegang perutnya,tidak terasa perih lagi.


Sanny mendengar bunyi suara handphonenya.


Sanny pun meraba bajunya,handphonenya dalam kantong nya.


Dokter Bernard:"San.....kamu di mana?"


Sanny:"Dok....Sanny lagi di rumah Marcho.Rumah ini diserang.Nanti ketemuan di seminar aja dok,ujar Sanny".


Dokter Bernard:"Kamu baik saja kan San?ujar Dokter Bernard".


Sanny:"Baik dok,apa dokter sudah sampai?tanya Sanny".


Dokter Bernard:"Belum San.Perkiraan sampai pukul 5 pagi.Info alamat Marcho".


Sanny:"Baiklah dok."


Dokter Bernard:"Bagaimana kabar twins?"


Sanny:"Kabar twins baik dok.Hans tadi susah datang,ujar Sanny."


Dokter Bernard:"Kamu tunggu saja,saya akan menjemput,ujar dokter Bernard".


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


happy reading guyssss....

__ADS_1


jangan lupa like,vote dan koment


__ADS_2