
Sanny kembali ke dalam ruangan.
Setelah pemberkatan,Sanny,dan Nadya berfoto bersama.Nadya dan Sanny memakai baju warna yang sama.
Ana sudah menyiapkan dres buat acara resepsi,dan sepupu Ana memberikannya pada Sanny dan Nadya.
"Nanti malam wajib datang yah,ujar Ana."
"Siap boss ujar Sanny dan Nadya serentak".
mereka pun kompak tertawa.
Marcho dan Bram juga bergabung mengabadikan moment pernikahan Ana.
Marcho masih melihat,tatapan Bram ,Davin dan Hans,masih mencuri-curi menatap Sanny.Apalagi Roy,pengusaha tajir asal Dubai,wartawan menjadi sangat ramai meliput pesta Ana karena kehadiran Roy,wartawan juga menyorot sosok Marcho yang tidak kalah jauh dari Roy.
Selesai foto,Sanny berusaha menghindar dan pelan-pelan berjalan meninggalkan gedung.Marcho tiba-tiba menggenggam tangan Sanny.
"Jangan menghindar dari mas San.....sudah saatnya kita selesaikan,ujar Marcho."
Sanny pun masuk ke mobil Marcho.
"Tunjukkan pada mas....kamu nginap di mana San....ujar Marcho".
Sanny pun menyebut nama hotelnya.
Sebelumnya Sanny sudah terlepas dari sosok Roy?karena Roy ke toilet.
Marcho menyuruh Sanny mengambil barangnya dalam kamar hotel,dan Marcho mengurus cek out.
Sanny pun di bawa Marcho ke sebuah hotel mewah dekat dengan temapat resepsi Ana nanti malam.
Marcho menggandeng Sanny.Mereka menaiki lift hotel.Dan Mereka memasuki kamar president suit milik Marcho.
Marcho membuka jas nya, menggulung kemeja putihnya.
Sanny mengikuti Marcho,agar masalah mereka selesai.
"Mas.....jangan gantung status kita,ujar Sanny".
Marcho mengambil laptop nya.Memutar rekaman CCTV,yang terjadi di kantor."
"Sanny hanya diam,menyimak layar laptop tersebut.".
"Jangan pikir ini rekayasa.Ini sudah di uji di pengadilan,ini rekaman yang asli,ujar Marcho".
__ADS_1
"Kamu mau menceraikan mas San????tanya Marcho memandang Sanny dengan tajam".
"Sanny hanya diam.Sanny merasa bersalah setelah mengetahui semua kejadian itu.Tapi masih ada rasa dongkol dalam hati Sanny,yang selama ini Sanny tahan".
Kamu lihat video ini,Sanny memutar nya di depan Marcho.Terlihat Marcho di sebuah pesta,ditemani dengan wanita itu.Wanita itu dengan manajnya menyandar di bahu Marcho.Juga terlihat,mereka berbicara sangat bahagia.Juga Marcho terlihat meneois apa yang dilakukan wanita itu.
"Lepaskan aku mas,ujar Sanny.Mungkin dia lebih yang kamu inginkan.Anak-anak ikut denganku,ujar Sanny".
"Aku akan membesarkan anakku sendiri.Dan tenang saja,ini Mas...semua aset yang kamu pernah berikan padaku,sudah aku ganti semua menjadi namamu.Aku gak butuh apa-apa darimu.Sanny meletakkan Sebuah amplop coklat di hadapan Marcho."
Sanny mengambil kopernya.
"Buka pintunya mas....ujar Sanny."
"Tidak San.....sampai kapanpun mas gak akan melepaskanmu."
"Jadi kamu anggap aku apa?tanya Sanny".
Marcho menunjukkan beberapa foto Sanny dengan Roy.
"Bagaimana dengan foto ini San???itu hanya balasan dengan foto mu,ujar Marcho".
Bukan hanya 1 foto San...ada beberapa.
"Dia bukan siapa-siapa,ujar Sanny."
Marcho menarik Sanny dalam pelukannya.Marcho ******* bibir Sanny,Mencium leher jenjang Sanny.
"Mas.....jangan,ujar Sanny".
"Aku gak akan meninggalkan bekas karena dresmu di resepsi nanti,bisik Marcho di telinga Sanny."
Walaupun Sanny menolak,tapi dengan tenaga Marcho,Sanny gak bisa berbuat apa-apa.
Marcho melampiaskan kerinduannya pada Sanny.Setelah beberapa kali melakukannya,Marcho dan Sanny pun terbaring.
"Mas....aku belum makan pil Kb,ujar Sanny".
"Bagusla sayang.Biar kita punya baby lagi,ujar Marcho tertawa."
"Mas.....jangan.....twins baru 1tahun lebih,ujar Sanny".
"Mas....Aku cemburu dengan wanita itu,ujar Sanny".
"Kita sangat bodoh,ujar Marhco.Saling membuat cemburu satu sama lain.Kita seperti anak kecil".
__ADS_1
"Siapa yang buat cemburu?mas aja yang memang dekat dengan wanita itu,ujar Sanny".
Marcho menatap biji mata Sanny.
"San.....mas merindukanamu.Kenapa kamu gak mempercayai mas?Bagi mas....kamu dan twins segalanya."
"San.....kenapa kepercayaan mu pada mas sangat sedikit?".
"Mas juga,di luaran jaga sikap dan kesetiaan.Trauma itu masih ada,Sanny masih gamang mas menjalani kehidupan berkeluarga.Mas tau.....banyak curhatan teman-teman Sanny ,suami mereka selingkuh dengan orang lain,anak mereka kasihan."
"Kamu jangan dengar curhatan teman-teman mu lagi.Kamu seakan-akan kuat.Padahal kamu jadi terpengaruh ,mikir mas yang enggak-enggak,diluar.
"Mas juga.....ngapain dekat -dekat dengan wanita lain.Gak bisa jaga sikap,udah punya anak ...tapi masih tebar pesona".
"Baiklah......mas memang salah.Tapi murni mas gak pernah selingkuh,gak pernah tidur dengan wanita manapun, selain dengan istri mas sendiri."
"San.....berapa bulan kamu pergi,mas kehilangan jatah,ujar Marcho sambil tersenyum".
Marcho pun memulai aksinya,mereka saling melepas kerinduan,bergumul ,Marcho sangat agresif.Sebagai laki-laki normal,Marcho mengalami pelepasan beberapa kali.Sanny sampai kewalahan.
"Mas....jangan beri kiss mark,baju Sanny dres ,kita akan ke resepsi Ana kan mas,ujar Sanny sebelum memulai kembali".
"hmm...baiklah sayanggggg......Marcho masih terlihat
memeluk Sanny,dan membenamkan dirinya di seputar leher Sanny".
Setelah pertempuran mereka pun tertidur.
Sanny terbangun,melihat jam sudah pukul 6 sore.Sanny pun merasa pegal-pegal seluruh tubuhnya.Sanny mandi dan membuka kotak tempat dress pemberian dari Ana,Sanny pun memakai dres dan mulai berhias".
"Mas.....bangun,ujar Sanny mengusap wajah Marcho".
Sanny memeluk Marcho,Sambil menggelitiki perut Marcho,Marcho pun bangun dan bergegas mandi,memakai taxedo nya".
Marcho sangat tampan.Pesona nya memang memikat banyak wanita.
"Kamu sangat cantik San......mas menyayangimu sayang,mas gak bisa hidup tanpamu,ujar Marcho".
"Mas juga....mas ganteng banget.Apa gak wanita-wanita genit mendekati mas."
"Kita harus selalu setia yah San......"
"Mas sangat merindukan twins.Besok pagi kita akan ke Swiss.Kamu pulangkan San......papa sering sakit merindukan twins......Mas juga merindukan mu dan twins".
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
Jangan lupa like ,vote dan koment
happy reading guyssss