Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Tegar yang gagal


__ADS_3

Marcho mengusap wajah Sanny.Segala kesalah pahaman sudah Marcho jelaskan pada grandpa dan grandma.Memang Macho sangat sopan dan baik.Dia juga memperlakukan orang lain selalu dengan penuh perhatian,grandpa sangat kelihatan selalu menyukai sosok Marcho.


Marcho menjelaskan semuanya ketika Sanny tertidur.


Grandpa bilang,Sanny masih rapuh,terkadang trauma yang di alaminya, dengan pernikahan orang tuanya,itu bukan hal mudah baginya menerkma,apalagi kehilangan maminya di usianya yang sangat membutuhkan kasih sayang orang tuanya.Selepas kematian maminya,papinya juga membenamkan diri dengan dunia kerjanya,sebagai pelarian dan penyesalan hidupnya.Hanya bi Tami dan Tante Mawar yang selalu ada buat hari-hari Sanny,juga tetangganya mamanya David.Ada orang melalui rasa itu sangat cepat,tetapi ada bagi sebagian orang terjebak dalam masa trauma dan berkepanjangan.Setiap reaksi tiap orang berbeda-beda.


"Mar......takdir kita gak pernah tau,harusnya beberapa peristiwa tidak harus kalian alami.


Dan kita masih bersyukur,dengan berbagai peristiwa,pelarian Sanny hanya pergi dan berpindah.Sanny juga lebih tenang.Pelariannya hanya pelampiasan kekesalan dan kecewanya,ujar Granpa".


"Tapi Marcho sangat menderita grandpa,hanya bisa menahan perasaan.Marcho tidak sanggup lagi membiarkan Sanny dalam pelariannya."


"Jangan bilang kamu gak membuntuti Sanny.Grandpa sering melihat mu selama hampir 2bulan melihat Sanny dan menjaga jarak.Setiap weekend mobil mu parkir di depan rumah tetangga.


"Kesabaranmu grandma acungin jempol,ujar grandma".


Mereka pun tertawa.


"Kamu akan menjadi papa,dan kejutannya kamu tanyakan saja begitu cek ke dokter kandungan.Sepertinya besok jadwal pemeriksaan kandungan Sanny.Apa kamu gak mau menemani Sanny?tanya grandma"


"Mau banget grandma,ujar Marcho dengan tatapan antusiasnya."


Grandma menepuk pundak Marcho.


"Jadilah papa yang baik,jadi suami yang penyayang keluarga,ujar grandma".


Marcho masih tersenyum ,dengan pembicaraan grandpa dan grandma beberapa waktu yang lalu.


Marcho mencium kening Sanny.Sanny terlihat sangat kelelahan,Marcho mendekap Sanny dalam pelukannya,Sanny masih tetap nyenyak tidur.


"Matahari sudah terik,Marcho pun mandi ,dan masih melihat Sanny tidur"


Marcho sudah membuat susu hamil buat Sanny.Ketika membereskan barang Sanny di koper,Marcho menemukan susu Sanny disana.


Perlahan Sanny bangun.Sanny pun duduk.Dan tiba-tiba Sanny sangat mual,buru-buru menuju kamar mandi.


Keringat membasahi dahi Sanny.Sanny pun mandi dan memakai pakaiannya.Sanny memakai celana dan bajunya.Sepertinya harus beli beda ukuran,pakaian dalam gak ada masalah,daerah perut Sanny aja yang terasa membesar.


Sanny keluar dari kamar ruang ganti,Sanny sangat terkejut,di depan pintu ruang ganti , Marcho sudah menunggu Sanny.


"Apa masih mual San?ujar Marcho".


"Gak tau mas,terkadang aja gini,tidak terlalu sering,ujar Sanny".


Sanny mengambil handphone nya.Menelepon mama Mawar.

__ADS_1


Marcho memberi Sanny susu hamilnya.Sanny meminumnya perlahan.


๐Ÿ“ž Hallo Sannn..........


๐Ÿ“ž Hallo ma......gimana kabar mama?


๐Ÿ“žBaik nak.San.....kenapa gak singgah dulu sewaktu seminar lalu?San.....bulan depan ,Nadya tunangan dengan Gilberth.Mama sangat menantikanmu datang sayang.Seminggu kemudian mereka melangsungkan pernikahan,ujar mama Mawar.Nadya dan suaminya menetap di Inggris San.


๐Ÿ“žSanny usahain ya ma.Ma.....Sanny ada mau nanya.


๐Ÿ“žMau nanya apa nak?


๐Ÿ“žMa....celana Sanny sudah banyak sempit.Apa waktu mama mengandung beli celana ukuran lebih besar?


๐Ÿ“žBeli celana khusus hamil nak.Kamu cari di toko pakaian hamil.Dia ada seperti kancing di dalam gitu.Seperti celana Bella,mirip celana karet anak-anak.Kamu juga beli pakaian dalam juga nak.


๐Ÿ“žMa....pakaian dalam masih bisa Sanny pakai,gak ada sempit.Ma....kenapa kehamilan perawat Sanny yang sama hamilnya 3 bulan,perut Sanny lebih besar ya ma?


๐Ÿ“žKamu ini ......dokter bukan sih San????


๐Ÿ“žSanny gak gitu ahli ma,soal kandungan.


๐Ÿ“žItu karena baby mu twins nak.Karena double.Jadwal periksa kan?bulan depan datangla yah San....mama akan ngajarin kamu tentang banyak hal.


๐Ÿ“žBye sayang.......


Sanny pun menutup telepon nya.


"San........kenapa pada panggil twins gitu?apa bayi kita twins?tanya Sanny."


"Iya mas......twins,ujar Sanny".


Marcho memeluk Sanny.Pasti mereka sangat lucu,ujar Marcho.


"Mas temani nanti kita belanja ke mall yah.Kamu gak nanya sama Mas sih......"


"Emang mas tau?tanya Sanny cemberut".


"Kamu tau San...mbak Janet,mbak Jane,mereka punya anak kan 5 totalannya.Semua banyakan mas yang bawa belanja keperluan mereka,keperluan bayi mereka.Lain lagi kalau ngidamnya kumat.Suami mereka sibuk kerja.Terkadang bisa nemani,terkadang gak bisa.Mas pas lagi kuliah,ataupun kerja,yah temani mereka lah,kamu nanya aja pada mereka.Baiknya mas jadi adik, ujar Marcho".


"Siap sarapan,mas temani yah ,kita ke mall,ujar Marcho."


"Nanti sore kita juga ceknkandungan kamu,ujar Marcho".


Sanny memakan pizza sapi nya,satu potong,dan memakan buah sunkies.

__ADS_1


Marcho memakan pizza sapi kesukaannya.Granma dan granpa lagi pergi ke pertemuan relasi bisnis.


Marcho mengambil kunci mobil,menggandeng Sanny.Perlahan berjalan,dengan memakai flat shoesnya.


Mereka memasuki toko pakaian hamil.Marcho menjelaskan pada Sanny,beberapa celana hamil,dan juga bajunya.Sanny pun memilih beberapa.Marcho juga ikut andil memilih sendiri,pakaian Sanny kerja dan pakaian di rumah.


Marcho sangat memahami seluk beluk keperluan hamil.Sanny sangat terbantu.


"San......apa gak kerja?"


Tanya Marcho ketika mereka istirahat di sebuah restoran.


"Gak mas,Sanny sudah mengundurkan diri.Kalau ada panggilan,Sanny akan pindah ke Swiss ujar Sanny".


"San...kenapa harus ke Swiss.Granma dan grandpa bukan muda lagi.Mas juga gak ijinkan ,rumah sakitmu ada San....tapi kamu melalang buana kemana-mana".


"Mas ngaco deh,rumah sakit apaan.Yang ada rumah kontrakan,bukan rumah sakit mas,ujar Sanny sambil tertawa".


"San.....rumah sakit di Inggris itu,kepunyaan kamu.Nama pemiliknya kamu.Kamu aja yang jadi istri aneh.Kartu belanja bulanan,utuh di laci kamar,bulanan dari mas juga utuh.Mas kadang merasa kamu aneh,apa pindah2 kayak kangguru kamu gak capek?tanya Marcho sambil menahan senyumnya."


"Mas apaan sih...ngejek aja,ujar Sanny.Sanny juga migrasi gara-gara mas aja yang gak peka."Gra-gara wanita aja semua kasus mas,ujar Sanny".


"Gak peka apaan San.Belum apa- apa,sudah kamu tinggalkan mas,Mas ini banyakan sendiri,dari pada di temani istri,kalau mas datangin kamu tetap menghindar.Energi perpindahan kamu super banget San...... mirip kancil,Marcho tertawa terbahak-bahak menahan rasa gelinya."


"Tadi mirip kangguru,sekarang mirip kancil.Mas aja mirip jerapah,ujar Sanny kesal.Meminum jus jeruknya."


"San......kita besarkan twins di Inggris aja ya,ujar Marcho".


"Mas...Turki itu indah,Swiss juga".


"Di Inggris sudah terbangun rumah kita ,rumah sakit dan perusahaan mas."


"Apa mas gak takut,dengan kejadian penyerangan senjata api malam itu?"


"Mau dimana pun ,sama aja San.Mas sudah memakai tenaga bodyguard selama ini mengawasi dimanapun kamu berada San.Itu papa yang urus semua.Dia mau kita semua di Inggris."


Sanny hanya diam,memakan es creamnya.


Sambil membuka isi beberapa Wa nya.


โš˜โš˜โš˜โš˜โš˜โš˜โš˜โš˜โš˜


Jangan lupa,like,vote dan koment


happy reading guyssss.

__ADS_1


__ADS_2