
Sebelum ke pesta Ana,Sanny melakukan video call pada kedua twins nya.
"Hallo Sunnnn....
hallo Cloudy.....ujar Sanny".
"Mooommmyyyy...ujar kedua twins."
Marcho mengambil handphone Sanny.
"Masih ingat?ini siapa?tanya Marcho".
"My daddyyyyy....jawab mereka sambil tertawa dan menutup mulut mereka."
Sangat menggemaskan,ujar Marcho.
"Daddy....miss you.....ujar Cloudy"
"Miss you too cloudy...ujar Marcho".
"Dad....kapan daddy datang.Kenapa kerja aja dad?kami mau bermain belsama,ujar Sun"
"Dady sangat merindukan kalian.Marcho pun terharu,terlihat mata Marcho berkaca-kaca memandang kepintaran kedua twins nya".
"Besok daddy akan menemui kalian,ujar Marcho".
"Apa kelja daddy udah ciap?tanya Cloudy"
"Udah sayang.....ujar Marcho".
"Yeayyyyy.......I'm happy dad...ujar Sun".
"Same with me...ujar Cloudy".
Marcho sangat merindukan kedua twins.Apalagi papa dan mama nya.
"Udah mamam nak?tanya Sanny".
"Udah ma....pakai itan dan sup,ujar Cloudy".
"Mam nya habis gak???tanya Sanny".
"Habis mam.....ujar Sun".
"Mammy...daddy....cepat puang yah...ujar Cloudy".
"Iyah.....ujar Marcho dan Sanny serempak".
"Udah dulu yah sayang.Untie Ana lagi mau Party.Mammy sama daddy pergi dulu yahhh....ujar Sanny".
"Oteh bosss....ujar mereka".
Sanny kembali memakai bedak nya dan memakai sepatu heels nya.
Marcho memeluk pinggang Sanny.
"Kedua twins sangat lucu,pintar juga....ujar Marcho".
"Mas ....sebelum kejadian dengan wanita itu,mas berubah.Sanny melihat dan merasakan perubahan mas."
"Kamu tau San....bukan wanita itu aja yang mau menjebak mas.Tapi ada juga pegawai kantor.Mas menutupinya agar kamu gak banyak pikiran.Mas di bantu asisten mas dan Anto mengatasi semua itu.Dia jebak mas dengan berbagai cara.Makanya Anto ada disana pada saat mas menyuruh dia menandatangani berkas pemberhentiannya".
"Di CCTV gak ada mas,ujar Sanny"
__ADS_1
"Sudah di japys Rio asisten mas."
"Lain kali cerita mas,ujar Sanny".
"Lain kali kamu juga harus peka San...jangan salah dan cepat mengambil keputusan."
"Kita sama-sama belajar,ujar Marcho".
Sanny pun mengangguk.
Sanny dan Marcho pun sampai ke pesta Ana.Pesta begitu mewah.
Terlihat Nadya dan suaminya,Sanny dan Nadya memakai dress berwarna sama,dengan desain berbeda.Dres pemberian Ana.
Sanny,Nadya dan Ana pun mengabadikan moment mereka ber 3.
Kecantikan Sanny sangat banyak di kagumi orang,terutama kaum pria.
Sanny berkulit putih,berwajah bersinar dan mudah senyum,wajah Sanny yang nyaman saat di pandang,membuat banyak mata terpikat.
"San.....Marcho menawanmu bukan????ujar Nadya".
"Hmmmm....ujar Sanny".
"Kamu parah banget deh.Belum apa-apa udah langsung terbang.Kamu gak memberi kesempatan buat Marcho menjelaskan.Untung saja mertuamu menggunakan tenaga IT handal,membuka dan menjernihkan CCTV.Bebar-benar istri bar bar deh...ujar Nadya.Sedkkit-sedikit menelantarkan suami".
"Suamimu di buru orang,baru kamu nangis,ujar Nadya".
"San...berumah tangga itu...komitmen,prinsip dan kepercayaan.Kalau kamu gamnpercayanpada suamimu,kamu akan hancur selamanya karena masalah ini berulang -ulang akan terjadi".
"Kamu belajar dari pengalaman,ujar Nadya".
"Pacaran aja saling percaya,gitu menikah berapa kali kamu udah ninggalin Marcho?ujar Ana."
"Kamu percayala,Marcho sangat menyayangimu.liatlah sorot matanya tak pernah melirik orang lain.Kamu melahirkan aja,dia ketakutan,Kamu harus percaya padanya."
"Dia hot daddy,ujar Ana".
"Aku kekanakan yah????tanya Sanny".
"Sangaaaaaatttt....ujar Ana dan Nadya".
"Terlalu polos,terlalu mikir negatif,gak percaya pada siapapun.Kamu....harus nya tau,bagi Marcho kamu cinta pertamanya.Kamu sangat berarti baginya".
"Punya mertua baik,ipar baik.Hanya orang ke tiga yang selalu membuat kalian renggang."
"Kamu berjanji,berubah San....sudah punya dua buntut tetap gak dewasa-dewasa,ujar Ana."
"Baiklah...aku akan berubah".
"Kamu sudah luluh yah......????uda ena...ena....ya...tadi sama Marcho,ujar Nadya".
"Apaan sih....".
"Pura-:pura...ujar Ana".
"Pikirin aja nanti ena ena nya ntar malam kamu di habisi suami mu Takeda,ujar Sanny."
"Kamu harus bisa imbangi ,hehehhe....tawa Sanny pun membuat Nadya tertawa".
"Kamu bakalan ketagihan,ujar Sanny.Tapi awalnya sakit banget An......siap-siap aja,bisik Sanny".
"Dasar mama muda,mesum banget....ujar Ana".
__ADS_1
Marcho mendatangi Sanny,memeluk pinggang Sanny.
Mereka pun mengikuti setiap acara pesta tersebut.Bergabung dengan suami Nadya.Marcho menggenggam tangan Sanny.Marcho kelihatan sangat merindukan Sanny.
Nadya memandang mereka hanya bisa tersenyum-senyum.
Beda dengan Sanny.Sanny menahan tawanya,melihat Selly sangat agresif pada Bram.Sanny sampai menutup wajahnya karena menahan tawa.
"Lu kenapa sih San...?Senyum -senyum gitu?ujar Nadya".
"Tuh ...liat Bram...lucu banget.Sepupuku Selly pepet terus dan agresif banget.Lucu banget Bram nya."
"Yah ampunnn San.....sampai segitunya,ujar Nadya.Nadya pun tertawa".
"Marcho pun tersenyum.Sifatmu sangat beda dengan Selly.Selly obral banget San...gak malu juga,ujar Marcho.Mas gak suka dengan tipe wanita seperti itu".
"Sama ...ujar suami Nadya".
"Selly memang gitu mas.....tapi hatinya baik,hanya yah gitu.Sexy nya ampun,cuek juga,dan agresif.Laki-laki selalu dia jebak dengan banyak tingkahnya".
"Kamu jangan gitu,ujar Marcho.Jangan ketularan,biarla mas susah mengejarmu San....mas gak merasa lelah.Mas suka,kamu gak sembarang menyukai orang,malahan kamu yang selalu dalam incaran pria".
"Sanny tuh.....kurang dewasa,pikiran pendek,curigaan besar,gak percaya sama pasangan,lainnya perfect.Jadi mammy...okey....anaknya pintar-pintar jalan,ngomong,dia selalu sabar latih,dalam rumah tangga,dalam rumah sakit menjadi idola karena sangat pintar dan berbakti,ujar Nadya".
"Hanya mas Marcho yang mau ngertiin.kekurangan kamu,ujar Nadya".
"Mas juga...jaga jarak dong...agar Sanny gak salah paham,ujar Nadya".
"Dak ada kapok-kapoknya deh...ujar Nadya".
Beberapa saat kemudian,Sanny permisi menuju toilet.
Roy menghampiri Sanny ketika keluar dari toilet.
"San.....kamu sangat cantik malam ini,ujar nya".
"Makasih....ujar Sanny".
"San....apa kamu kembali pada Marcho lagi?San....liat aku,kamu maukan hidup denganku?ujar Roy".
"Mas...perasaan gak bisa dipaksa.Kamu tau sendiri,Marcho itu suamiku,Marcho itu papa anak-anakku.Aku mencintainya Roy,aku selalu mencintainya Roy.Roy....kamu berhak bahagia.Temukan lah orang yang layak buatmu,Roy....jangan menggangguku.lagi."
"San....aku gak bisa.Pertama melhatmu,aku sudah jatuh cinta.Kamu wanita pertama mengisi hatiku.Aku susah mencintai ujar Roy".
"Maaf Roy...ujar Sanny".
"San.....ujar Roy....please....San.....".
"Maaf Roy,sampai kapanpun....Marcho papa anak-anakku,dia juga sangat berarti buatku ,ujar Sanny".
"San....pikirkanlah....orangtuaku bisa menerima twins,Sann.....ujar Roy memelas".
"Roy.....maaf....ujar Sanny".
Sanny pun pergi.
Marcho mengetahui semua kejadian itu.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like,vote dan koment
happy reading guysss
__ADS_1
Visual author hapus.karena persyaratan karya mendapat kontrak,tidak di ijinkan memakai foto artis dll.Harap maklum yah guysss.Visual bayangkan sendiri2 aja yah.hehehehe