
Sanny terbaring setelah melakukan pertempurannya dengan Macho.Sanny terlihat sangat lelah.Setelah sarapan,Sanny kembali pulas tertidur.Marcho pun mengeporeasikan laptopnya.
Marcho menyelesaikan beberapa pekerjaannya.
Setelah selesai bekerja,Marcho membaringkan badannya di samping Sanny.Marcho mengusap wajah Sanny,mengecup bibir Sanny yang menjadi candunya.
Marcho menatap wajah Sanny, dia begitu sangat mencintai istri uniknya ini.
Sanny pun menggeliat,terbangun sambil mengucak matanya.Marcho tersenyum memandangnya.
Sejak hamil,Sanny tampak lebih mudah lelah.Tetapi Sanny memulai pekerjaannya di rumah sakit di hari senin.Sanny sangat bosan bila tidak ada kegiatan.
"Mas.....lapar,ujar Sanny".
"Turun yukkk.....ujar Marcho.Hari sudah siang.
Sanny dan Marcho turun ke bawah.Disana sudah berkumpul Janet dan keluarganya.Juga ada Jane dan keluarganya.
Marcho terlihat berseri-seri.Marcho tidak lepas memandang Sanny.
Sanny sangat sedikit makan.
"Kenapa sedikit makannya San?tanya mama Rita."
"Sanny terkadang mual ma ,ujar Sanny".
"Mar....kamu bawa Sanny cek ke tempat temanmu Steve Lons.Dia kan dokter kandungan,pasien nya lumayan banyak."
"Papa juga pernah baca,dia dokter kandungan ,paling di cari.Kalau kehamilan mengalami masalah."
"Badan Sanny sudah kurus,semakin mengandung bertambah kurus.Mama kawatir,ujar mama Rita."
"Baiklah ma,Marcho akan telepon Steve dulu."
"Sebenarnya Marcho juga sangat kawatir,Sanny sangat sedikit makan.Kenapa sewaktu kehamilan mbak Janet dan mbak Jane,mereka mengalami kenaikan berat badan yang drastis ya ma,ujar Marcho".
"Bawaan hamil beda-beda Mar.....ujar mbak Janet".
"Kamu pernah pengen makan sesuatu gak San?tanya Jane".
"Gak mbak.....Apa aja bi Tami masak,Sanny makan.Walau sedikit."
"Mbak hamil 3 anak,semua beda-beda.Hamil Bella paling banyak naik berat badan,mbak sampai kesusahan menurunkan berat badan."
"Ma.....pa......Marcho belum cerita.Sanny hamil baby twins loh...."
"Apa??????semua serentak melihat ke arah Sanny"
"Apa benar San?tanya mama Rita."
"Padahal keluarga Sanny dan keluarga kita gak ada keturunan kembar kan ma.....,ujar Marcho.Marcho hebat kan ma,ujar Marcho tertawa".
"Iya....Tokcer juga kamu Mar,ujar Janet.Mbak yang pengen baby twins,kok kamu yang dapat yah????ujar Janet sambil tertawa".
"Dah tau jenis kelamin nya gak San?tanya Jane".
__ADS_1
"Belum mbak.Kehamilan usia 16 minggu ,baru bisa di liat mbak.Itu juga liat posisi anak,ujar Sanny."
"Sanny pengen sepasang ,ujar Sanny mengusap perutnya".
"Pantasan perut Sanny lumayan besar,di kehamilan 4bulan,ujar Janet".
"Sanny seperti busung lapar mbak.Perut aja menonjol,badan kurus,ujar Marcho sambil tertawa."
"Kamu betul -betul perhatikan istrimu ya nak,ujar papa Lucas.Biasanya kehamilan twins sering lahir prematur.Terkadang juga mau kontraksi."
"Iya pa,dokter di Turki juga bilang,ujar Marcho."
"Papa akan membantumu Mar,mengelola perusahaan.Tugas kuar kota,baiknya serahkan pada papa,mbak Janet juga bisa."
"Iya dek.Kalau terpaksa baru kamu yang tangani,ujar Janet".
Tiba-tiba telepn Sanny pun berbunyi.
📞 Hallo.........
📞San.......aku singgah yah ke rumahmu.Kamu adakan di rumah?
📞Ada Nad.Gimana persiapan pernikahan mu?
📞Semua di permudah EO San......Kamu siap-siap ya San....,kita akan ke butik,baju mu aja belum di jait San...ujar Nadya,baju Ana sudah selesai.
📞Nad....info aja alamat butiknya.Nanti mas Marcho antarin aku kesana.Kamu gak usah ke rumah,kita ketemu disana aja.Kamu pasti lelah,ujar Sanny.
📞Ternyata menikah sangat banyak yang di urus ya San.....
📞Dasar.....udah emak -emak......makin mesum,ujar Nadya.
📞Hmmmmm.......dah ya.Ku siap-siap dulu ya Nad.Bye.....
📞Bye San....
"Mas.......temani Sanny ke butik yah.Nadya sudah menunggu disana."
"Nadya sudah memberi mama undangan,buat Jane dan Janet juga".
"Kita bareng pergi yah ma,ujar Sanny".
"Iya nak.Mama sangat bahagia melihat keluarga kita utuh.Ujar Mama Rita".
"Kehadiran Twins akan membuat semuanya extra,ujar Sanny."
"Tenang aja ,mbak Jane dan Janet akan bantu jaga Twins.Bi Tami juga bakalan repot,ujar mama Rita".
Semua pun.tertawa.
"Sanny pun segera mengganti bajunya menjadi baju dres.
Kecantikan Sanny membuat Marcho dan lainnya terpukau.Memang Sanny sangat cantik,baik hati,manja?penyayang, tetapi terkadang Marcho harus butuh extra tenaga memahami Sanny.Dua orang menjadi satu,pasti ada banyak perbedaan.
Marcho termasuk pria penyabar,penyayang,dan perhatian.Marcho juga selalu lebih mengerti sifat Sanny,karena dia mengenal Sanny dari kecil.
__ADS_1
Sanny memasuki butik,dan sang desainer mencatat dan mendesain dres buat Sanny.
Mama Mawar terlihat sangat menyayangi Sanny.Sanny dan Nadya terlihat sangat gembira.Ana lagi sibuk membantu Nadya mengurus Catering dengan pihak hotel.Nadya akan menikah di salah satu gereja,dan resepsi nya di hotel Marcho.
Marcho memberi tempat resepsi buat Nadya tanpa mengenakan biaya.Nadya hanya membayar catering nya saja.Resepsi diHotel milik Marcho ,bukanlah murah,karena memang tempatnya berkelas.Biaya sewa gedung mencapai ratusan juta.
Marcho sangat berterima kasih pada keluarga mama Mawar,karena sangat menyayangi Sanny dan Marcho.
"Mas.....Sanny lapar,ujar Sanny".
"Mau makan apa San?tanya Marcho membelai rambut Sanny".
"Pengen makan bakso mas,ujar Sanny".
"Ma.....apa maunikutan makan bakso?tanya Sanny".
Boleh San....lagian sudah welesai juga urusan Nadya di sini.
Apa lagi ngidam San?tanya mama Mawar.
"Gak tau ma.Hanya rasanya pengen banget ma.Kuta ke tempat bakso langganan kami aja ya ma,ujar Sanny."
"Ku juga udah lapar San.....ujar Nadya."
Sanny menatap Marcho.
"San.....lebih banyakin makan,kamu kurus banget.Apalagi hamil twin,terkadang mau prematur."
"Iya ma.Sanny sudah mulai selera makan,ujar Sanny".
"Apa yang pengen makan,bilang sama Marcho,Sama mama Mawar atau sama Nadya."
"Iya ma......ujar Sanny".
"Kamu di Inggris saja.Jangan Migrasi kemana -mana lagi.Apa gak capek gitu.Mana menelantarkan suami lagi,gak dewasa banget,ujar mama Mawar".
"Sanny gak kasihan liat Marcho kan ma.....ujar Marcho".
"Kamu penyebab utamanya juga.Ujar mama Mawar".
"Kamu buat cemburuan,macem-macem dech.Kamu Nad.....jangan niru pasangan gini.Bisa pingsan mama ,kalau ada masalah di selesaikan,jangan lari dari masalah".
"Nih Sanny ......ma......ujar Nadya.Marcho aja yang betah sama dia.Sky,Bram,jimmy,lain lagi Jonathan ma.Sampai kasi lowongan kerja buat Sanny ".
"Jonathan siapa San?tanya Marcho menatap Sanny".
"Ketemuan di pesawat mas,waktu balik ke Turki,ujar Sanny".
"Nih Sanny aja ,hamil gini banyak yang ngejar,heran ma.Apa cowok-cowok itu dah juling ya ma,ujar Nadya nahan tawanya".
"Udahan ahhhhh......kamu bawa mobil Nad?tanya Sanny".
"Gak San.Tadi papa yang antarin kami,ujar Nadya".
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
jangan lupa like,vote dan koment,happy reading guyssss