
Sanny POV
Sudah Seminggu, aku di negara ini.Menyepi sendiri.Sudah menemukan apartemen yang cocok buatku dan sangat nyaman.
Aku mengisi waktu,sebagai wakil CEO di perusahaan Grandpa.Aku memulai hari-hari baru.Bertemu dengan orang-orang baru.
Penyelidikan tentang Mitha dan Marcho belum membuahkan hasil apa-apa.
Aku belum terbiasa dengan suasana kehidupan di kota Inggris.Aku sudah pindah beberapa hari yang lalu ke Apartemen baru.Nadya dan Ana nantinya akan menjadi teman satu apartemenku.Apartemen ini recomend dari Bram.Karena orangtua Bram memiliki beberapa apartemen dibangunan ini.Granpa juga memilih apartemen ini,karena aman,dan dekat dengan Kampus.
Nadya,Ana belum pernah me Wa sama sekali.Apakah keadaan belum aman?menurut orang suruhan Grandpa,semua teman-teman Sanny,handphone nya di hacker IT.Memang sedikit aneh,Bram memakai handphone papinya jika menelepon Sanny.Bram juga membantu papa nya dalam mengelola hotelnya sebelum perkuliahan di Inggris dimulai.
Belum ada berita apa -apa tentang hotel papi Sanny.Sanny belum terbiasa dengan makanan di negara ini.Bi Tami selalu memasak aneka menu Indonesia.
Marcho POV
Tak pernah terbayangkan,dia meninggalkanku ,di hari perkawinan sipil dan hanya tinggal menghitung harj resepsi pernikahan kami.Aku menunggunya,dan sangat gelisah.Menghubungi handphonenya ,tidak aktif dan menemukan handphone nya di kamarku,juga menemui sebuah surat setelah beberapa hari kepergiannya,dia tidak menjelaskan alasannya meninggalkanku.Mama menghubungiku setelah beberapa saat dia ku buntutin ke tempat testingnya dan mengirimkan foto surat permintaan maaf Sanny.Mama memarahiku,karena Jane memperlihatkan pada mama ,beberapa video.Jier sangat membantu.Segala koneksi,IT,belum ada titik terang tapi Jier sangat banyak membantu.
Aku pulang,menjelaskan kepada semua keluarga.Mama sampai masuk rumah sakit.Aku salah,aku merasa hancur dan menjadi pendiam.
Semua terjadi karena kesalapahaman.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Dua bulan kemudian
Pagi ini,Sanny kembali beraktifitas seperti biasa.Sanny mengendarai mobil hadiah dari Bram.Bram singgah ketika bertugas bersama kedua orangtuanya.
Baram mengatakan,pembangunan hotel papi berjalan dengan baik.Marcho beberapa minggu lalu masuk rumah sakit.Keadaan Marcho tidak begitu baik,ujar Bram.Bram tidak tau,Marcho menderita sakit apa.
Orang tua Mitha ,ternyata pesaing bisnis,perusahaan dan perhotelan papi Sanny.papi Mitha sangat licik,selama ini,merekalah yang mau menghancurkan perusahaan dan perhotelan papi Sanny.
Marcho mencari titik lemah perusahaan mereka,dengan mendekati anaknya dan beberapa anak relasi perusahaan keluarga Mitha.
Semua itu membuat Sanny terkejut.Anak buah granfa juga memberi kabar , yang membuat Sanny merasa tidak nyaman.
Setelah kepergian Sanny,Marcho menghancurkan bisnis keluarga Mitha dan relasi nya.Perhotelan papi Sanny akan selesai dalam satu bulan ke depan.Marcho banyak membantu papi Sanny.
Sanny sudah tidak memikirkan apa-apa lagi soal perusahaan papinya,baginya cukup mendapatkan Mansion peninggalan maminya,itu sangat berarti,kalau tidak di beri juga dia sudah merelakannya.
Sanny dan sepupu dari maminya,mengembangkan perusahaan otomotif,perhotelan,dan perusahaan kontraktor.
Sanny memegang perusahaan perhotelan dan otomotif.Saat ini,Sanny sudah di percaya menjadi wakil CEO.Kemampuan Sanny semakin bertambah,berkat ilmu dan bimbingan sepupu Sanny yang bernama Steve.
Sanny ,satu-satunya cucu perempuan dari keluarga grandfa dan grandma.Sepupu Sanny semua laki-laki.Sanny sangat dimanja oleh mereka.Apalagi hanya Sanny yang kehilangan mami nya, sejak dari kecil.
__ADS_1
Begitu Sanny di Inggris,grandfa dan grandma melakukan pertemuan keluarga.Perusahaan granfa yang selama ini grandfa kelola,juga join dengan perusahaan Steve.
Sanny buru-buru meminum susunya ketika berhenti di lampu merah.Hari ini ada pertemuan penting dengan relasi bisnis.Sanny menjinjing tas laptopnya,merapikan bajunya dan menjilat sisa susu di sekitar bibirnya.
Setelah Sanny siap memarkir mobilnya di tempat biasa.Mepet banget waktunya hari ini,Sanny buru-buru memasuki gedung kantor,dan memasuki lift karyawan.Sanny tidak pernah mau memasuki lift khusus buat CEO dan wakil CEO.
Sanny sangat disukai di kantor ini.Identitasnya di tutupi,bahwa dia pemilik sah perusahaan granfa nya.
Sanny hanya seperti karyawan biasa,makan di kantin,bekerja keras untuk posisinya.
"Baru sampai San?tanya Jenny teman yang lumayan akrab dengannya."
"Iya,buru-buru juga Jen,ujar Sanny.James ,Louise,Ferdinan juga menyapan Sanny".
Sanny memakai rok kuncup selututnya,juga mengenakan blazer berwarna hitam,dengan dalaman berwarna kuning muda.
"San.....nanti kita makan bareng diluar yok....ujar James,kita makan rame-rame ".
"Boleh......,atur aja.Aku buru-buru yah,doain cepat selesai.Biar ikutan bareng kalian,ujar Sanny".
Sanny pun keluar dari lift.
Sanny memasuki ruangan meeting.
Semua sudah hadir.Dan Sanny memasuki ruangan tersebut.
Sanny sebelumnya mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Masuk San,ujar Steve sambil tersenyum".
Sanny menundukkan kepalanya,memberi hormat pada tamu .Sanny lumayan bingung,melihat relasi mereka ,bengong sambil menatap Sanny.
Sanny melap seputaran mulutnya,takut apa ada ,sisa susu yang diminumnya di mobil.
Sanny pun duduk,membisikkan sesuatu pada Steve.
"Nih cowok **** apa autis sih Mas,kok bengong gitu,ujar Sanny".
Steve tersenyum.
"Lagi amnesia kali San...ujar Steve berbisik".
Sanny menahan tawanya.
"Bisa kita mulai,ujar Sanny."
__ADS_1
Sang relasi pun mengangguk.
Kenalkan San,Ini Jimmy,relasi kita dalam kerjasama dalam bidang otomotif.
Sanny pun menyalam Jimmy.
"Jim....kaku banget lu kenapa?dari tadi seperti orang Amnesia,ujar Steve".
"Kamu jangan ngejek aku dech Steve,rasanya bukan aku aja... .....kan yang bengong saat liat Sanny,ujar Jimmy".
"Kamu benar.......,rata-rata pada bengong melihat kecantikan dan kepintaran karyawanku ini,ujar Steve."
Sanny mengerutkan kedua alisnya.
"Mulai kumat yah mas?perlu obat penenang,ujar Sanny."
"Kita mulai saja yah,ujar Sanny".
Sanny mempersentasikan keunggulan produk otomotif yang akan launching ,keunggulannya,dan kelemahannya.Sanny dengan cekatan menunjukkan detail tentang setiap seri terbaru mobil yang perusahaan mereka produksi.
Jimmy menanyakan beberapa pertanyaan kritis pada Sanny,dan Sanny menjelaskan setiap detailnya.
Jimmy terlihat puas dengan persentase dari Sanny.
"Kalau melihat produk secara fisiknya,kapan bisa kita lakukan?tanya Jimmy".
"Jam makan siang dari jam 12 sampai jam 1.30.Saya bisa membawa anda mengunjungi gudang test drive ,jika anda berminat tuan,ujar Sanny.Tetapi selepas waktu makan siang,baru bisa ada waktu saya,ujar Sanny".
"Bagaimana kalau kita makan siang dulu,dan kemudian sama-sama menuju gudang test drive ,ujar Jimmy".
"Maaf,saat ini masih jam 11.Saya masih ada berapa pekerjaan.Dan saya juga sudah janji makan siang dengan teman kantor saya,maaf .....saya gak bisa.Kabari saya, kesiapan anda ,kapanpun tuan,ujar Sanny."
"Waktu saya, ada selesai makan siang,ujar Sanny"
Steve menahan tawanya.
Sanny memelototkan matanya.
Jimmy tersenyum melihat ekspresi Sanny.
Sanny sangat menggemaskan ,Jimmy sangat tertarik pada sosok Sanny.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like,vote dan koment
__ADS_1
happy reading guyss.......