
Sanny join dengan Dj sebelumnya.Mereka terlihat sangat kompak.Sanny juga banyak mendapat ilmu dari pria itu.Dj ini sangat tampan dan berkelas.
"Kenalkan,nama saya Jonathan,panggil saja Jo,atau Nathan,ujarnya berbisik".
"Saya Sanny,Sanny pun tersenyum".
Minta nomor handphonemu,ujar Jo"
"Sanny pun memberikannya."
"Besok bisa ketemuan gak,ujar Jo".
"Maaf gak bisa.Kami besok nginap di resort teman,acara perpisahan sekolahan,ujar Sanny".
"Gimana kalau senin?tanya Jo".
"Boleh,kebetulan hanya masuk sebentar aja,menerima Rapot dan ijasah."
"Gitu sempat Wa aja,nanti saya info alamat sekolah,ujar Sanny.Gak memalukan kan? jalan bareng anak SMA?tanya Sanny sambil tersenyum".
"Bentar lagi ,juga sudah jadi mahasiswa,ujar Jo sambil tersenyum"
"Sudah mau tampil pertunjukan pria six pack,ujar Jo."
"Permisi dulu ya Jo,ujar Sanny".
"Sanny membisikkan sesuatu pada Bram,mereka pun menyusuri suatu jalan,disana Sanny terpaku melihat Marcho duduk bersama seorang wanita,wanita tersebut memeluk pinggang Marcho."
"Sanny memasuki toilet,Bram hanya menunggu Sanny di luar.Bram juga melihat Marcho disana."
"Waw.....sering kesini juga om Marcho?tanya Bram.Bram sengaja memanggilnya Om,karena kebiasaan meledeki Sanny".
"Pacarnya Om yah?wah....gawat nih....Sanny di duakan dong,ujar Bram sengaja menyentil Marcho".
"Marcho hanya diam."
"Tanpa Bram ketahui,Sanny sudah berada tidak jauh dari tempat duduk Marcho.Sanny mendengar semua ucapan Bram".
"Ayuk Bram,ujar Sanny".Sanny berusaha bersikap biasa saja.Dkqnteringatbpada perlakuan papinya pada maminya."
Bram pun menatap tajam Marcho.
"Lu akan menyesal.Gue gak akan lepasin Sanny,ujar Bram emosi".
Sanny menarik Bram.Mereka pun kembali ke tempat duduk mereka.Sanny hanya diam,memesan kembali jus jeruk kesukaannya.
Ana pun melihat Marcho digandeng seorang perempuan.Ana tau apa yang Sanny rasakan.Ana pun menelepon Sky dan Davin,menceritakan kejadian itu.
Menambah kemarahan mereka.
Pertunjukan pun semakin memanas.Tampil beberapa cowok Six pack menari dengan luwes.
"Gue adakan Game yah.Siapa yang berani tampil nari dengan ke 3 cowok di panggung,dan sang cowok juga tertarik dan menari bersaman,akan gue kasi nih kunci mobil sport Lamborghini veneno hitam gue,tapi ketiga cowok itu harus menyukai kalian,ujar Bram dan menari bareng kalian dipanggung."
"Serius nich?tanya Ratna".
"Serius dong,gih....coba aja.Ujar Bram."
Ratna pun menuju panggung,tapi ke tiga cowok gak terpikat."
Santipun menuju panggung,juga mereka tak menggubris.Tari juga mencoba peruntungannya,sayangnya hanya salah satu cowok yang minat pada Tari.Tari pun gagal.
Ana pun mencoba peruntungannya.Tapi Ana pun sama dengan Tari,hanya di sukai salah satu pria.
Sanny hanya tertawa,melihat kekocakan teman temannya.
Sanny sangat terhibur.Sanny ,tertawa sampai menahan perutnya .Perutnya sampai sakit menahan tawa.
"Demian pun melihat tingkah teman- teman Sanny.Demian menantikan penampilan Sanny.Tapi kenapa Sanny belum maju yach ,dalam hatinya."
__ADS_1
"Kok Sanny gak ikutan games mereka yah,ujar Damian secara spontan di depan Marcho dan teman -temannya"
"Lu kenal dengan Sanny?tanya Marcho menyelidiki Demian".
"Siapa yang gak kenal Mar,Sanny itu idola di club ini.Lu liat aja dia Dj gimana."
"Kecantikannya di atas rata- rata,body nya gak diragukan lagi.Gue aja beberapa kali nembak dia di club ini,selalu dia tolak,dengan halus.Dia cewek baik banget.Beruntung bisa menjadi pacarnya,ujar Demian".
Cowok yang tampil itu ,bukan lah cowok biasa.Mereka super model majalah internasional.Yang memang mempunyai tarif mahal.Dan memang sangat pemilih dalam soal perempuan.Ujar Demian.
"Lu gak nyoba San?tanya Baram".
"Bram sengaja memberi mereka games.Agar bisa menghibur Sanny.Bram memang sudah lama menyukai Sanny,dan tau kesedihan hati Sanny malam ini".
"Gak ah...ujar Sanny.Gak mau,ujar Sanny".
"Bram memberi kode pada Jhom dan Thom.Mereka pun mengangkat rame -rame Sanny."
Sanny sudah berada di panggung,Sanny mengusap wajahnya.Terlihat kesal dengan kejahilan Bram dan teman lainnya.
Sanny menatap tajam Bram.Bram membalas nya dengan senyuman.Dan kemudian mengejek Sanny agar dengan berdisko.
"Karena marah,dan terlanjur kepalang basah,yah sudah,Sanny pun melakukan Aksinya."
"Beberapa saat kemudian,terdengar suasana riuh,suitan dari bawah panggung,Bram,Thom dan Jack serta teman- teman yang lainnya,melihat Sanny sudah berkolaborasi dance dengan ketiga cowok tersebut.Mereka sangat lincah menarikan Tarian BTS."
"Suasana sangat heboh.Ana mengambil video,dan ke tiga cowok itu sangat tertarik pada Sanny".
"Bram pun tertawa.Bram tau,Sanny memang punya daya pikat yang mematikan kaum pria."Baram pun naik panggung,memberikan kunci Lamborghini veneno nya."
"Sanny dengan kocak memamerkan kunci tersebut pada teman -temannya.Sambil mengulurkan lidah mengejek Mereka."
"Salah satu cowok ,mengajak Sanny berfoto,kedua pria yang lainnya gak mau kalah ,mereka pun berfoto ber tiga.Bram mengambil setiap foto mereka.
Ketika beberapa cewek meminta mereka berpose, ketiga cowok,mereka menolaknya."
Pertunjukan selesai.Ketiganya meminta nomor handphone Sanny.Dan Sanny pun memberikan mereka.Jo memberikan selamat pada Sanny atas kemenangannya dalam game bersama teman -temannya.
"Sanny hanya sekedarnya menyalami mereka,dan pamit pada Demian."
"San.....gitu sempat,gue call lu yah.....ujar Damian."
"Sanny pun mengangguk,sambil melambaikan tangannya".
"Sanny pun menyerang Bram dengan beberapa jurus.Bram terlihat gesit dan mereka pun sama-sama terkunci".
"Kamu usil Bram.Ujar Sanny".
"Hmmmm....kamu gak akan pernah bisa melupakan aku San,ujar Bram:".
"Kamu sangat unik,ujar Sanny:".Teman terbaik,ujar Sanny."
"Jangan sekedar teman San,pacar sekalian aja San,ujar Bram".
"Jangan berharap Bram,aku tak sebaik yang kamu pikirkan,ujar Sanny"
"Pulang yuk...ujar Ratna".
"Jangan pulang dulu,kita lihat ketika penampilan gadis- gadis di depan.Ujar Bram."
"Sanny pun setuju.Masih jam 9 ,ujar Sanny".
Mereka pun kembali melihat tampilan di panggung.Beberapa menit kemudian,tampil lima gadis yang sangat sexy dan berpakaian minim.Menari dengan sangat enerjik.
Semua mata pria pun terhipnotis.
Sanny ingin melihat,reaksi Marcho seperti apa.Karena biasanya para Gadis berkeliling mencari pria yang menemaninya di panggung.
Sanny sibuk bermain Games,karena bosan,Sanny pun mulai melihat aksi kelima perempuan di panggung.Sungguh wanita murahan,dalam hati Sanny,terlihat mereka mengincar perhatian kaum pria dan keliatan cewek matre.Memuak kan dalam hati Sanny.
__ADS_1
"San....liat dech ,kelima wanita disana.Murahan banget,ujar Ratna."
"Kenapa gue yang mau muntah yach,ujar Santi,gak berkelas banget"ujarnya.
"Wajah mereka biasa biasa aja.Body mereka aja yang lumayan,ujar Ana dengan polosnya".
"Dadannya kita kalah dech.Dadanya montok montok mirip bakpau.Kalau kita terholong datar dech,ujar Sanny".
"Bram,Thom dan Jack pun tertawa sangat keras,mendengar ocehan Sanny".
Terlihat kelima wanita itu mengitari beberapa meja.Sanny menatap ke meja Marcho,dari posisi duduk Sanny,dia melihat ada tiga wanita yang memegangi tubuh Marcho.Kemudian bertengkar dengan perempuan di samping Marcho.Perempuan itu dengan emosi menampar salah satu gadis.Mereka saling menampar.Dan perempuan itu mengambil tas nya dan pergi keluar dari club.
"Pertunjukan menarik,ujar Sanny".
"Gue puas,ujar Ana"
"Gue kalah,tapi malam ini gue sangat senang,ujar Bram.Rasa kesal gue terjawab.Ternyata hanya sekelas ini wanita nya,ujar Bram".
Bram pun dengan tiba -tiba menuju meja Marcho.
"Rupanya hanya sekelas ini tipe wanita lu,ujar Bram.Slamat Bro.......,sesuai banget sama karakter lu,murahan,ujar Bram".
"Marcho menarik kemeja Bram".
"Bram menoleh.Sanny menarik tangan Bram."
"Bram.....kita balik yuk....ujar Sanny dengan sangat tenang".
"Marcho melepaskan cekalan tangannya."
Kelompok merekapun meninggalkan club.Demian mengejar Sanny,memberi honor penampilan Dj Sanny malam ini.Sanny pun berterima kasih pada Demian.
"Antarin yah San,ujar Bram.Sanny pun mengantar Bram."
"Serius nich mobil buat gue?tanya Sanny".
"Serius dong,ujar Bram".
"Bram,beli in aja yang baru yach,tapi lu beli di Inggris,ujar Sanny".
"Nich masih baru loh San".
"Gue butuhnya di Inggris,ujar Sanny"
"Gue mau warnanya seperti ini,dalamannya juga,ujar Sanny tersenyum jahil".
"Lu kuliah di mana San?tanya Bram."
"Gue lulus di universitas P, beasiawa,ujar Sanny.Sama dengan Denis.Hanya kami beda negara,ujar Sanny."
"Jangan bilang sama siapapun yah Bram,ujar Sanny".
"Baiklah.Kapan lu butuh nih mobil,gue akan beli,kita akan preteli di Inggris.Saudara papa ada disana,tenang aja.Ujar Bram."
"Kamu mau neruskan dimana Bram?tanya Sanny."
"Universitas yang lu pilih,salah satu bidikan gue.Ujar Bram.Gue ambil jurusan kedokteran,dan gue udah lulus dan diterima,ujar Bram."
"Nadya ,Ana kan diterima disana juga,ujar Bram."
"Kita ber empat satu kampus dech.Kita berdua bakalan sama,jurusan kedokteran,ujar Sanny".
"Jangan pernah bocor pada siapapun.Gue gaak mau Marcho tau,ujar Sanny".
"Tenang aja,ujar Bram".
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like,vote dan komen
__ADS_1
happy reading guysss..........