Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Kamu


__ADS_3

Pertumbuhan Sun dan Cloudy tidak terasa sudah hampir satu tahun.1 mingguan lagi mereka akan berulang tahun.Sekolah memasuki masa liburannya.Sun selalu di boyong pasukan boy,ke rumah grandpa.Demian,Deren dan Daniel sangat menyayangi Sun.Sun sudah lancar berjalan kemanapun yang dia mau.Ke 3 boy sibuk mengasuhnya,di tambah pengasuh baby yaitu grandpa nya sendiri,grandpa Lucas.


Pasukan girl ada Lisa dan Bella.Mereka seperti pengasuh Cloudy.Tentu saja,Janet,Jane dan grandma super sibuk menyayanginya.


Grandpa dan lainnya punya misi buat perayaan ulang tahun twins.


Daniel,Damian,Daren,Lisa dan Bella ,juga sudah sibuk memaksa papa dan mamanya membeli hadiah.Mereka sampai di bawa ke toko mainan dan perlengkapan anak.


Sanny hanya tersenyum melihat cinta yang mereka berikan pada kedua twins.


Marcho selalu lebih dahulu sampai ke rumah,bermain dengan kedua twins.Dan Sanny juga terkadang jika kondisi Urgent bisa kapan saja ke rumah sakit,terkadang sebagai seorang dokter dengan sumpah jabatannya,agak mengganggu waktunya dengan keluarganya.Tapi Sanny selalu menyeimbangkan itu semua.


Selama ini,Marcho maupun Sanny ,selalu menomor satukan twins.Grandma dan grandpa juga sudah tinggal di Indonesia.Mereka menempati salah satu apartemen milik Sanny.


Mama Rita dan papa Lucas menyiapkan pesta ulangtahun buat kedua twins.Sanny hanya membantu mereka sebagian kecil.Memilih tema buat party twins.


Akhir-akhir ini,Sanny memperhatikan Marcho sangat larut pulang kantor.Juga semakin jarang menelepon,me Wa ataupun menyamperin Sanny ke rumah sakit.


Sanny bukanlah wanita yang cemburuan berlebih,dia mempercayai suaminya.Selama ini Marcho sangat mencintai dan memperhatikan Sanny dan anak-anaknya.


Pesta ulang tahun kedua twins sangat meriah.Walau awalnya Sanny protes,tapi akhirnya luruh karena permintaan mertuanya.Marcho sudah berjanji akan pulang rumah sekitar jam makan siang,sudah lewat jam makan siang,Marcho belum kembali juga.padahal hari sabtu,biasanya Marcho tidak bekerja.Apalagi moment ulangtahun anaknya,harusnya dia yang paling antusias.


Sanny sudah beberpaa waktu melihat perubahan Marcho.Menanyakan pada asistennya,dan jawaban asistennya selalu baik.


Sannypun pamit,ada keperluan,dengan alasan mengambil kue ulang tahun si kembar.


Sanny melaju menuju kantor Marcho.Sanny langsung memasuki lift buat CEO.


Karena suasana kantor sepi,Sanny tidak bertemu dengan siapapun.Mungkin masih jam makan siang.


Perlahan,Sanny pun keluar dari lift.


Membuka pintu ruangan Marcho.Terdengar canda tawa di ruangan istirahat Marcho.


Sanny pun tidak mau ceroboh dan mendengarkan pembicaraan mereka.Sanny menuju bagian CCTV kantor,Sanny mengcopy data file selama 2 tahunan dengan USB nya.


Sanny oun kembali menuju ruangan pribadi Marcho.Sanny membuka ruangan itu,Marcho sangat terkejut,Marcho di dalam ruangan bersama seorang wanita.


Marcho diam,tau Sanny meredam amarahnya.


"Bagus yah mas....ternyata ini hadiahmu buat kedua anakku,ujar Sanny."


Sanny pun dengan langkah cepat menutup ruangan itu dan pergi dari kantor itu.


Di tengah jalan,Sanny bertemu dengan 3 asisten Marcho.

__ADS_1


"Bagus.....kalian sama saja dengannya.Kalian menutupi perselingkuhannya dengan wanita itu bukaannnn...ujar Sanny".


"Bu....bukan....bu.....ibu jangan salah paham,ujar mereka".


Sanny juga melihat Anto di salah satu ruangan.Sanny menatap tajam Anto.


"Tega kamu mas...ujar Sanny".


"Sanny tidak menangis sedikitpun.Sanny singgah ke toko kue,masih ada waktu 2 jam lagi dimana acara anaknya di selenggarakan".


Sanny memarkir mobil,menghapus air matanya.Dan meletakkan cake di meja yang sudah di rias sedemikian rupa.


Sanny mengambil 3 koper ,Sanny menyusun baju kedua twins,juga perlengkapan yang biaanya twins gunakan.Sanny memanggil grandma ,grandpa dan bi Tami.


Sanny menangis di hadapan mereka.Menceritakan apa yang Marcho lakukan.


"San....dengarkan dulu penjelasan Marcho,ujar grandpa."


Sanny dengan cepat ,mengcopy file CCTV kantor,Sanny memutar adegan kejadian sebelum dia datang.Grandpa dan granma sangat marah.Bi Tami juga.


Bi ...kemaslah barang-barang bibi.Kita akan pergi dari sini,ujar Sanny.


Grandma dan grandpa juga menyuruh ajudannya menyiapkan barang-barang mereka.


"Bagaimana punn...pesta ini akan berlangsung.Biarkan anak-anak bahagia,ujar Sanny".


Sanny pun berias di bantu seorang MUA.


Sanny pun memerintahkan kedua pengasuhnya mengganti kedua pakaian Sun dan Cloudy.Mereka baru terbangun setelah bermain beberapa jam yang lalu.


Grandpa sudah mengatur koper Sanny,koper twins dan bi Tami di mobil alphard milik Grandpa.Karena sangat sibuk,tidak ada uang memperhatikan detail aktifitas itu.


Marcho pun memasuki rumah,menuju kamar dan mandi dan berganti pakaian.


Marcho sedikit lega ,melihat Sanny masih tertawa dengan kedua twins nya.


Sanny sudah menghubungi pengacaranya,dan berkonsultasi dengan kemungkinan terburuk,Sanny tidak akan melepas kedua twins nya.


Perayaan itu Sangat meriah.Sanny menutupi hatinya yang kecewa dan terluka.Ketika tamu sudah pulang,Sanny memerintahkan kedua pengasuh anaknya mengganti pakaian anaknya dengan pakaian yang dia sediakan.


Sanny pun naik ke dalam kamar,menukar bajunya.Marcho pun membuka kamar tersebut.


"San.....ujar Marcho.Berusaha memeluk Sanny."


Sanny menepis tangan Marcho.

__ADS_1


"Jangan menyentuh ku dengan tangan kotor mu,ujar Sanny".


Sanny mengirim 3 file beberapa jam yang lalu,apa saja yang terjadi di kantor Marcho.Isinya CCTV kantor ruangan Marcho.


Sanny pun turun ke bawah,setelah memakai jaketnya.


"Kamu mau kemana San......ujar Marcho panik".


Sanny tidak mengacuhkannya.


Sanny memberi bi Tami ....Cloudy,dan Sanny menggendong Sun.


Janet,Jane,papa Lucas dan mama Rita sudah menonton file CCTV.Mereka menyuruh seluruh pelayan pergi ke rumah besar,ke rumah orangtua Marcho.Juga menyuruh anak Janet dan Jane kesana.


"Apa semua ini Mar????tanya papa Lucas.Papa Lucas menampar pipi Marcho".


"Di hari baik anakmu,kamu sanggup berbuat hal keji buat anak dan istrimu...,ujar papa Marcho menampar keras pipi Marcho".


"Kamu akan menyesalinya,ujar Mama Rita".


"Kau kenapa dek????tanya Janet".


"Kau menyakiti Sanny.Kamu sanggup.....ujar Jane:".


"Aku tidak melakukan apapun kak,pa.......ma.....ujar Marcho".


"Kalian tidak mau mendengar penjelasanku,ujar Marcho".


"Penjelasan apa lagi?ujar Sanny dengan teriakan yang sangat kuat.Hilang sudah pengendalian dirinya selama ini".


"Baik.....kamu menginginkan ini semua.Aku kabulkan.Kedua twins akan bersamaku.Dan sampai aku mati,kamu jangan pernah menemui kami lagi.Aku akan mempertaruhkan semua hidupku untuk meyakinkan hal ini,ujar Sanny."


"Semua aset atas namaku,yang kamu beri,lebih banyak jumlahnya dari aset yang kau miliki saat ini bukan???Di satukan dengan aset grandpa,aset papaku dan asetku sendiri,kamu bisa melawan aku di pengadilan,ujar Sanny".


"Jangan coba-coba membodohiku lagi,kamu memang Breng**k.Sejak Smp kamu sudah sanggup dengan wanita lain,apalagi saat kamu dewasa,ujar Sanny.Kamu.....gak layak buat ku dan kedua anakku,ujar Sanny."


"Kamu bisa lakukan,aku akan lebih bisa dari apa yang kamu lakukan,ujar Sanny".


"Maaf.....Sanny akan pergi.Siapa yang coba mengambil kedua twins ,akan berhadapan denganku,ujar Sanny."


Marcho melihat ada 2 pistol dalam celana Sanny.


Marcho terduduk mengusap wajah dan rambutnya.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


jangan lupa like ,vote dan koment


happy reading guyssss


__ADS_2