Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
pernikahan sipil 2


__ADS_3

Sanny pun tiba di rumah.Sanny mandi dan memakai baju dres nya selutut berwarna biru muda.


Sanny melihat Marcho sudah duduk di ruang keluarga.


David pun memasuki rumah Sanny.Membawa oleh-oleh buat Sanny.David adalah tetangga Sanny.


"San....nih buat kamu.Mas baru sampai kerja dari luar kota,ujar David."


"Mas barusan balik dari Jogja?tanya Sanny."


"Iya San,mas juga sempat mampir di semarang.Teman-temanmu kirim salam,ujar David."


"Mas ke Semarang dulu,baru ke Jogja.Ini oleh oleh dari Jogja San......Gudeg Yu Djum Wijilan.Masukin kulkas ,bisa di panasin buat makan besok San,Mas ada beli 4 kotak."ujar David.


"Makasih yah mas,ujar Sanny,Sanny sudah lama gak ke Jogja,apalagi ke Semarang".


"Mas permisi dulu yah San,....David menunduk kan kepalanya,permisi pada Marcho".


"Mas mau nyoba gudeg?tanya Sanny."


"Enggak San,makasih.Ujar Marcho,dengan wajah datarnya".


"Sanny pun menyimpan gudeg di dalam kulkas."


"Bi Tami......,kalau mau gudeg panasi aja yah.ujar Sanny.Bibi sudah berkemas kan?bisik Sanny pelan".


"Bi Tami mengacungkan jempol,Sanny pun tersenyum".


Bi Tami ,tempat Sanny curhat ,pengganti ibunya selama ini.Perempuan berumur 50an.Sangat menyayangi Sanny selama.Bi Tami kehilangan anak dan suaminya,karena banjir bandang.Anaknya seusia Sanny.Sannylah penghiburan bibi selama ini.


Tadi Sanny sempat singgah di rumah kos-kosannya.Kos-kosannya telah selesai di renovasi.


Sanny dan Marcho berjalan beriringan,mereka pun menuju tempat praktek dokter Sinta di sebuah rumah sakit.


Tak banyak Marcho berbicara,hanya seperlunya saja.Sanny juga menyibukkan diri dengan membalas chating ngan teman-temannya.Gak tau mau bicarakan apa juga.


Kurang lebih 2 jam, Sanny di cek dengan menggunakan berbagai alat.


Dokter Sinta memberi beberapa botol obat,hanya di minum jika perlu,ujar Dokter Sinta.Jika ada kejadian di tengah orang banyak bingung atau panik,boleh di gunakan beberapa hari.Tapi lebih bagus di hadapi,saran dari dokter Sinta.


Ketika Sanny keluar dari ruangan pemeriksaan,Marcho sudah menunggunya.


"Sin.......gimana hasilnya?tanya Marcho dengan wajah serius."


"Hasil pemeriksaan,lebih baik dari yang lampau Mar......Dan jangan terlalu kawatir,Sanny sudah kuat ,semakin bisa menerima trauma masa lalunya."


"Kalau sekedar sesekali susah tidur,atau perasaan gak enak,itu normal aja,kita juga mau seperti itu,ujar Dokter Sinta."


"Slamat ya San.....kamu peraih nilai tertinggi se Indonesia".Ujar dokter Sinta.


"Lanjut kemana nih .......ceritanya San?Tanya Sinta".


"Belum tau dok,ujar Sanny,sambil tersenyum".


"Udah minat kan,jadi dokter?kamu tau gak,salah satu alasan saya menyembuhkan kamu,agar bisa menjadi dokter kenamaan.Ujar Sinta,kamu sangat pintar San."


"Sanny hanya tersenyum".


"Mar....walau kamu mengikat Sanny 2hari lagi,kamu harus ijinkan dia kuliah.Dia sangat pintar loh,jangan di benamkan pencapaiannya selama ini.Juga jangan kamu hamili buru-buru.Dia juga masih 18 tahun."ujar Sinta.

__ADS_1


"Paling tidaknya begitu selesai kuliah,usiamu juga gak tua-tua amat dech untuk punya anak,ujar Sinta."


"Marcho hanya senyum,gak ngomong apa-apa".


Marcho sangat kelihatan senang,sesudah Sanny melakukan pemeriksaan berkalanya.


"San....kita makan yuk....ujar Marcho".


"Boleh...ujar Sanny".


"Marcho menggenggam erat jemari tangan Sanny,juga sesekali tersenyum memandang Sanny".


"Mereka memasuki sebuah mall besar,Marcho mengajak Sanny makan pizza dan steak."


"Sanny mengunyah steaknya dengan santai."


"Kamu mau coba kuliah di mana San?tanya Marcho".


"Belum mikir mas,ujar Sanny berbohong."


"Mau gimana lagi.......,dia sangat marah saat melihat hubungan Mitha dan Marcho,juga sangat Marah saat Dia dengar pembicaraan Mitha dengan seseorang,mengatakan bahwa tujuan Marcho menikahinya karena ingin menguasai harta papinya.


Juga hanya sebagai kedok,agar gak di omelin orang tuanya yang menyukai Sanny,istilahnya Marcho terpaksa menikahi Sanny.


"San.....sehabis makan,kita keliling bentar yah,ujar Marcho".


"Tumben mas?biasanya paling gak suka keliling mall?ujar Sanny".


"Kita cari sesuatu,ujar Marcho".


"Dah hapal betul mall ini yah mas?apa biasa bawa Mitha kesini?ucap Sanny keceplosan".


Marcho hanya terdiam.


"Besok siang,kita ke butik langganan mama yah San,ujar Sanny".


"Hanya nikah sipil mas,pakai baju biasa aja, gak apa-apa ujar Sanny".


"Mas sudah buat Janji.Juga mau fetting baju dan foto studio".


"Gak usah ribet mas,kapan-kapan aja yah mas,ujar Sanny".


Sanny memberanikan diri memandang Marcho.


"Apa Mitha tau mas?kita akan menikah sipil?tanya Sanny perlahan".


"Mas gak peduli ,mau dia tau atau gak"


Itu ...gak penting,San,ujar Marcho dengan wajah menahan marah".


"Maaf mas....karena Sanny,semua jadi begini.Mas gak usah kawatir,pernikahan kita hanya formalitas.Mas bisa menikahinya.Sanny akan urus perceraian kita,ujar Sanny menahan rasa perih di hatinya".


"Apa bagi kamu ,menikah itu sebuah permainan?tanya Marcho dengan wajah sangat marah".


"Maaf mas,jika memang berat melakukan pernikahan ini,baiknya mas ambil ahli saja perusahaan papi.Bicaralah baik-baik.Sanny sudah bilang sama papi,gak usah mikirkan apa-apa soal Sanny".


"Batalkan saja Mas,tapi satu yang Sanny minta,jalankan perusahaan dengan baik.Jangan sampai perusahaan gulung tikar,kasihan keluarga para pekerja ,mereka punya anak dan istri".


Tak terasa,Marcho sudah memarkirkan mobilnya di parkir VIP mall.

__ADS_1


Sanny membuka sendiri pintu mobilnya,padahal Marcho mau melakukannya.Sanny sudah dengan cepat keluar dari mobil.


Marcho menggandeng tangan Sanny.Marcho menekan tombol 3 di dalam lift,mereka pun keluar dari lift begitu monitor menunjukkan angka 3.


Marcho mengajak Sanny ,memasuki toko perhiasan.Marcho menanya Sanny,dia suka cin-cin yang mana,Sanny hanya menggeleng.


"Gak usah mas,nanti-nanti aja.Ujar Sanny".


"Tinggal minggu depan San....ujar Marcho".


"Sanny gak mau mas,ujar Sanny".


Tapi Marcho memilih sebuah cin-cin yang simpel ,tapi sangat elegan.


Sanny sangat terkejut,harga sepasang cin-cin itu 800juta rupiah.


"Mas.....jangan ambil gitu mahal.Ujar Sanny berbisik di telinga Marcho".


Marcho hanya diam.menyerahkan Kartu kreditnya.


Sesudah mereka keluar dari toko perhiasan.Mereka mengitari beberapa toko sepatu.Tanpa di duga,mereka bertemu dengan Mitha.Dengan manja Mitha bergelayut di lengan Marcho tanpa peduli kehadiran Sanny.


"Maaf mas....Sanny permisi ke toilet,ujar Sanny".


Sanny buru-buru pergi.


Sanny gak peduli lagi dengan sekitarnya,Sanny bergegas meninggalkan mall ,dengan menyetop Taxi di depan mall.


Sanny pulang,menuju rumahnya.Dan Sanny pun menuju rumah David.Membawa gudegnya 2kotak,setelah menyuruh bi Tami panaskan.


"Sanny menangis menceritakan semua yang dia alami pada David.Meminta David menjaga papinya,ketika dia akan pergi."


Sanny pjn mekakan gudeg kesukaannya.


"Mas....gudeg ini serasa angin surga di padang tandus,ujar Sanny".


David tertawa.


"David pun menyanggupi akan melihat papi Sanny".


"Bagus-bagus belajar yah San.....tunjukkan.kamu akan menjadi kebanggaan mas mu ini,ujar David".


"Kabari mas alamat kamu,dan info no yelepon kamu nanti.Jangan lupa yah,ujar Sanny".


Marcho sibuk menelepon handphone Sanny,tapi tidak diangkat.Marcho pun meninggalkan mall dengan tidak mengacuhkan kehadiran Mitha.Marcho sudah tidak peduli apapun.


Sky men catting Sanny.Kemudian,


Sky pun menjemput Sanny.Sky membelikan Sanny handphone keluaran terbaru,membelikan nomor terbaru juga.satu nomor indonesia,satu nomor kartu untuk digunakan di Inggris.Sky dan Davin sudah mensave beberapa nomor mereka.mensetting berbagai keperluan di handphone.memindahkan data dan foto dari Hp lama ke hp yang baru.menghapus semua data email,sosial media,data game dll.


Saat Sanny akan membayar uang handphone,Sky tidak mau.


Sanny tidur di rumah Nadya malam itu,setelah di antar mas Sky.


Sanny banyak cerita pada Nadya.Sanny tidak begitu menangis.hanya beberapa kali air matanya mengalir.Nadya memeluk Sanny,Nadya tau ,Sanny sangat terluka.Sanny menyukai Marcho,tapi dia harus sekecewa ini diperlakukan gak layak.


Sebagainteman dekat,Nadya turut merasakan kepaitan dan kesakitan Sanny.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘

__ADS_1


Jangan lupa like,vote dan komen


Happy reading guys.......


__ADS_2