
Setelah Nadya menikah,mereka berbulan madu ke Spanyol.
Sky .dan Davin kembali bertugas.Demikian juga Marcho,kembali bertugas,perusahaan yang marcho jalankan semakin maju.Marcho sangat pintar dalam berbisnis,dan tentu saja dengan cara yang jujur.Banyak pesaing yang semakin gerah karena keberhasilan Marcho.
Sebulan pun tlah berlalu,Nadya susah kembali dari bulan madunya.Nadya menetap di Indonesia.Nadya sangat bahagia.Walau kebahagiaannya tidak lengkap tanpa adanya Sanny dan Ana.
Nadya selalu menelepon Sanny,bercerita tentang kemajuan kota Jakarta.
Dan Sanny sangat merindukan Indonesia,kota kelahiran papinya,dan di sana papinya masih tinggal,walaupun kadang sangat sibuk dengan hotelnya di beberapa kota.
Malam itu,Sanny sangat susah tidur.Hatinya sangat gelisah,gak tau kenapa itu bisa dia rasakan.
Sanny aangat merindukan sosok Sky ,Sanny pun me Wa Sky.Sanny tau,Sky suka tidur larut malam.
"Mas Sky.....lagi di mana?tanya Sanny"
"Lagi di hatimu San....balas Wa Sky".
"Serius dech mas......"
"Beneran serius San......jawab Sky".
"Nas lagi ada di Inggris.Mas merindukanmu San.....Ketemuan besok yukkkk...mas hanya 3 hari disini,jawab Sky".
"Ayooookkkkkk......ujar Sanny semangat".
"Tidurlah San.....Mas akan jemput pagi-pagi.Dan kamu pamitan dulu dengab Marcho".
"Baikla mas.....good night....ujar Sanny."
"Hmmmmmm....ujar Sky".
Sanny pun tidur.Marcho terlihat sangat kelelahan,tidur sangat pulas.Tepatnya pukul 6 pagi,Sanny pun bangun,Sanny merasakan pelukan Marcho padanya.Sanny pelan-pelan menggeser tangan Marcho.Tetapi belum digeser,Marcho sudah memeluk Sanny dengan sangat erat.Mencium Sanny dengan mesra.
"Mas......masih pagi banget.Mulai dech genit nya,ujar Sanny".
"Genit sama istri sendiri sah aja sayang..
asal gak genist sama orang,ujar Marcho".
Sanny merasakan sejak 2mingguan,merasa gak begotu tenang.Selalu wajah Sky terbayang,bukan perasaan suka atau mencintai.Hanya Sanny merasa gak nyaman dan merasa akan ada sesuatu hal yang besar akan terjadi.Firasatnya sama dengan sewaktu beberapa kejadian yang di alaminya.
"Mas.....Sanny jalan yah sama Mas Sky.Entah mengapa Sanny memikirkannya 2 mingguan ini."
"Kok memikirkan nya sih San????Harusnya mas mu ini yang kamu pikirkan".
"Mas cemburuan nya akut dech.Mas tau sendiri,Sky itu teman Sanny yang the best.Sama dengan bram,ujar Sanny".
"Mas....boleh yah...waktu bebas 3 hari.Ujar Sanny".
Wajah Sanny sangat berharap.Sanny memang kesepian sejak Nadya balik ke Indonesia.Sedangkan Ana lagi bertugas menyelidiki kasus hukum di negeri Jepang.
__ADS_1
"Baiklah....kamu tetap di awasi dan di ikuti bodyguard ya San....ujar Marcho".
"Baiklah mas...makasih ya mas....ujar Sanny".
Sky sosok pria yang baik.Dia menghargai Marcho.Dan gak pernah macam-macam pada Sanny.Sky tulus menyayangi dan mencintai Sanny.Sky biaa berteman baik dengan Marcho,dan Sky paling sering gangguin Marcho.
Kalau Marcho tugas di mana,pas mereka satu kota,mereka sering makan bareng,dan Sky juga sering menginap di hotel milik Marcho.Marcho memberi Sky kartu untuk dipakai bebas di seputaran hotel milik Marcho.Marcho merasa Sky sangat simpel.Tidur gabunv bareng temannya pun bisa dia lakukan,bahkan tidur di sofa jika mess lagi dipenuhi para pilot.Sky sering mengalah,dan selalu Sanny dan Marcho bilang ,Sky bodoh.
Pagi itu Sky sudah datang ke rumah Sanny,dengan mobil online.
Sanny menawarkan Sky untuk sarapan bersama.
"Sky......seperti cerita ku,jagain Sanny baik-baik.Sangat banyak musuh yang gak menerima kesuksesan orang lain,ujar Marcho."
"Baiklab Mar...aku akan menjaga Sanny dengan nyawaku sendiri,ujar Sky".
"Stttt.....jangan ngomong gitu mas.Gak baik....ujar Sanny".
"Kalian akan di ikuti 2mobil bodyguard,ujar Marcho"
"Jangan terlalu capek yah...sayang.....ujar Marcho".
"Hmmm........jawab Sanny mengangguk".
"Kami.pakai mobil Sanny aja yah mas.Ujar Sanny".
Terlihat Sanny sangat manja.Marcho memeluk Sanny dan menciumnya".
Cinta itu sangat berharga dan mulia
Walau cinta tak harus memiliki......Tapi......
Melihat orang yang kita cintai bahagia,kita sudah sangat bahagia.....
Marcho menggugah satu foto dirinya dan Sanny semasa pertemuan pertama mereka.Foto itu selaku Marcho lihat.
Beberapa terakhir,Sky sering menggugah foto kebersamaan mereka sewaktu dulu,bareng Nadya ,Ana dan Davin.
Captionnya pun berbeda-beda.
Semua di komentarin Davin,Nadya,Ana,dan Sanny.
Beberapa bulan lagi,natal akan tiba.Mereka sudah memutuskan kumpul di Inggris semua,karena kehamilan Sanny sudah lumayan besar.Saat ini kehamilan Sanny 6 bulan.
Tapi perut Sannynlumayan besar,karena baby twin nya.
Sanny pun sudah berangkat bareng Sky.
Marcho pun menuju perusahaannya.Marcho memerintakan bodyguardnya selalu waspada.
Sanny dan Sky mengunjungi Stonehenge.Mereka banyak mengambil foto ber dua,ada juga sendiri-sendiri.Sky sangat jago dalm bidang fotografi.Foto mereka sangat keren.Mereka juga mengunjungi Hyde park,taman ini juga berbatas dengan Kesington Garden.Banyak terdapat aneka patung ,air mancur,dan babgjnan dekoratif lainnya.Disana juga terdapat sebuah kolam luas dengan banyak itik,angsa dan jenis unggas lainnya.
__ADS_1
"San.....kamu mirip itu deh...kalau kalan ujar Sky".
"Mas apaan sihhh......mentang-mentang cowok gak hamil.Kalau mas hamil,mirip kura-kura kalau jalan.Masih mending Sanny yang mas katain mirip bebek jalannya lambat."
"Jadi ngaku jihhhh.......mirip bebek kalaunjalan?tanya Sky".
"Terasa lumayan berat mas,berat di depan,ujar Sanny sambil tertawa".
"Andai kamu jadi istrinya mas ,pengen anak
kita mirip kamu atau mirip mas yah San?Tanya Sky".
"Mulai ngaco deh......ujar Sanny".
"Mas pengen mirip kamu San...ujar Sky".
"San....kalau anak kamu nanti perempuan namakan Cloudy,kan could artinya awan.Jadi kamu punya langit dan awan San,ujar Sky".
"Baiklah Mas......Sanny akan buat namanya Claudy.Anak Sanny sepasang mas,ujar Sanny bahagia".
Mereka duduk di taman itu.Memandang berbagai bunga yang indah,Mereka juga babyak mengambil foto disana .Sky mengirim kan foto mereka ke handphone Sanny.
Sudah pukul 6 sore,mereka pun menuju pulang.Mereka singgah makan ke salah satu resto milik Sky.Sky memasuki bagian kantor dari restoran itu.Sky membawa amplop coklat dan memberikannya pada Sanny.
"Sannn.......setelah mas terbang,amplop ini baru kamu buka yah,janji."
"Baiklah mas...ujar Sanny.Menyimpan amplop itu di mobilnya."
Sky tidak mempunyai orang tua lagi.Dan Sky juga putra tunggal.Hanya Davin,Nadya dan Ana lah sangat dekat dengannya".
Sky membawa Sanny pulang ke rumah,mobil mereka masih di awasi 2 mobil bodyguard.Tiba-tiba ketika di persimpangan Terdengar baku tembaknbodyguard dan beberapa mobil.Sky pun melajukan mobilnya.Sanny menerima telepon dari sang bodyguard,yanv menyatakan mereka di serang.Bodyguard juga mengabari pada Marcho dan meminta penambahan pasukan.
Marcho begegas menuju titik penyerangan.
Terlihat Sky melajukan mobil sangat kencang.Jalanan masih sunyi,karena sehabis hujan deras.Titik-titik gerimis masih ada.
Sky membawa Sanny ke kediaman Marcho.Disana Sky menyuruh Sanny bersembunyi.Sanny memberikan 2 buah pistolnya,dan Sanny juga memegang Piatol di tanganbya.Sanny sudah jisa menggunakan senjata.Marcho mengajarnya.
Terlihat papa Marcho segera datang ke kediaman Marcho.Ada 2 buah mobil musuh disana.Bantuan belum tiba dari pihak kepolisian.Marcho sudah sampai di rumah mereka.Marcho masuk dari bagian belakang rumah.Marcho dan Sky serta papa Marcho dan beberapa pegawai saling baku tembak.
Ketika Marcho di serang beberapa musuh,Marcho terlihat semakin tersudut.
Sanny tidak sabar melihat itu semua.Sanny pun mengambil pistolnya,menembak kaki musuh.Sanny pun berputar ke arah dapur,membidik musuh kembali,Sanny menembak tangan musuh.Bantuan pun datang,musuh semakin terdesak.Keadaan rumah sudah sangat kacau.Tiba-tiba musuh menyerang bagian dapur,dimana disitu ada Sanny.Sky dan Marcho pun berlari sambil menembaki musuh.
Tiba-tiba bidikan musuh mengarah pada Sanny.Dengan refleks Sky melompat dan memeluk Sanny.Terdengar dua tembakan.Marcho menjerit dan menembak musuh tersebut.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Jangan lupa like ,vote dan koment
happy reading guysssss
__ADS_1