
Sanny menuju sebuah hotel yang sederhana.Sanny pura-pura memasuki toilet sewaktu di bandara dan mengganti pakaiannya,lalu pergi begitu ada beberapa orang ,yang keluar dari toilet bandara.Sanny bergegas menaiki sebuah taxi dan menyebut sebuah nama hotel.Sanny masih melihat Roy disana,Bram dan Selly sudah duluan memisahkan diri.Sebelumnya Sanny sudah mengatakan pada Bram,bahwa dia akan memisahkan diri dari mereka.
Sanny pun sampai ke hotel yang dia pesan,Sanny mendorong koper nya,memasuki kamar tersebut.Menukar bajunya,dan berbaring.Sanny sangat merindukan kedua twins nya.Sanny pun melakukan video call,terlihat kedua Twins sangat bahagia ,melihat wajah Sanny di handphone.
Sesudah menelepon kedua anak nya,Sanny pun me Wa Ana,menginfo bahwa dia sudah di Jepang.
Sanny akan menghadiri pemberkatan pernikahan di pukul 10 pagi.Sanny pun berbaring.Sanny kembali teringat dengan pernikahan nya dengan Marcho.Pernikahan yang penuh dengan banyak kejadian.
Sanny pun terpejam,meninggalkan segala kegalauannya.
Pagi pun menampakkan sinar terangnya.Sanny berjalan menyusuri sebuah taman yang di penuhi pohon sakura.Sanny sengaja memilih hotel sederhana,karena sangat dekat dengan taman ini,dan kalau hotel besar,maka Roy ataupun Marcho pasti tau dia dimana.
Sanny mengunyah sebuah roti,dan beberapa kue dari bahan beras,Sanny duduk dengan tenang,sambil ber selfie sendiri.Sanny menatap langit,sambil tertidur di bangku taman.Sanny mengingat Sky.Sanny memfoto dirinya dengan berlatar belakang sakura dan langit.
Udara lumayan hangat,Sanny melihat jam tangannya menunjukkan pukul 8 pagi.Sanny pun perlahan menyusuri jalan dan kembali ke kamar hotelnya.
Sanny mandi,berendam dan setelahnya memakai baju simpel.
Sanny merias wajahnya,agar tidak terlalu repot.
Sanny sangat cantik,walaupun berdandan sendiri.
Sanny memakai dres creamnya,semua mata memandang padanya ketika turun dari sebuah taxi.
Sanny duduk dekat Selly sepupunya dan Bram.Beberapa saat kemudian Roy pun datang dan duduk sederet dekat Sanny.Sanny terlihat sangat bahagia,menatap Ana.Ana tidak peduli dengan sekelilingnya,Ana memeluk Sanny dengan erat.
"Kamu tidak menginap denganku San....kamu seperti tamu,ujar Ana cemberut".
"Maaf An.....aku menghindari laki-laki ini dan Marcho,bisik Sanny".
"Aku sampai cek ke beberapa hotel,kamu gak ada San.....kamu nginap dimana?tanya Ana."
"Nginap di pinggiran,ujar Sanny sambil tertawa".
"Sudah waktunya....kamu siap2 An.....selamat yah An....semoga kamu bahagia.Langgeng ,jangan tiru aku,ujar Sanny sambil tertawa"
"Kamu apaan si San...twins mana?kamu umpetin deh....ujar Ana."
"Iyah....biar gak ter ekspose An...ujar Sanny".
Ana pun melangkah dari samping,di gandeng papa nya.Terlihat Ana sangag bahagia.
Tatapan Sanny gak lepas dari Bram dan Selly.
__ADS_1
Sanny tertawq melihat ke agresifan Selly.
"Yang lain pada numpang dech,sindir Sanny pada Selly".
Baram hanya diam,memandangi Sanny.
Sanny beberapa kali membalas Wa dari Nadya.Nadya terlambat datang,karena kerepotan mengurus anaknya.Anak Nadya laki-laki,berusia 1tahun.
Sanny menatao dekorasi tempat pemberkatan,sangat mewah.
"San....minum dulu,ujar Roy".
Sanny menerima air mineral dari Roy.
"Ilmu menghilangkan diri mu sangat bagus San.....aku sampai kehilangan jejakmu,ujar Roy tertawa".
"Maklum....aku lagi ngikuti kelas meringankan tubuh,jadi dengan sekejap menghilang,ujar Sanny".
"San....kamu nginap di mana sih?kok aku cek dimana -mana gak ada?tanya Roy".
"Tidur di emperan kaki lima Roy,maklum minim money.....ujar Sanny asal".
"Selesai pemberkatan,kamu kemana San?kan resepsinya nanti malam,ujar Roy."
"Dan aku jadi bayangan mu San....ujar Roy sambil tertawa".
"Jangan sia-siakan waktu mu buat ku Roy.Kamu bisa mendapatkan apapun yang melebihi aku."
"Kamu beda San.....ujar Roy."
"San....kita selfie yukkkk...ujar Roy,Sanny yang kebetulan melihat sosok Marcho mengangguk saja begitu Roy ajak Selfie."
Marcho dengan sengaja ,duduk di barisan tempat duduk Sanny.Marcho menggeser Sanny.Sehingga urutan nya menjadi Marcho di sebelah ujung,Sanny,Roy,Bram dan Selly.
Selly tadi ke toilet,makanya Sanny menggeser posisi nya di ujung.Sanny hanya diam.
Marcho menggenggam tangan Sanny.Sanny menepis tangan Marcho.Marcho tidak peduli
dengan sekitar nya.
Sanny gak mau merusak acara Ana.
Sanny mencoba diam.
__ADS_1
Ketika acara dimulai,Sanny sangat bahagia.Melihat sahabatnya Ana bisa menemukan tambatan hatinya.
Sanny merekam sewaktu Ana di gandeng papa nya menuju ke depan.
Marcho tak lepas memandang Sanny.Sanny menahan dirinya.Tatapan Roy dan Marcho beradu.Sanny menghembuskan nafasnya dengan kuat.Kalau tidak karena pemberkatan Ana,Sanny tidak akan menunjukkan diri.
3minggu lagi pemberkatan Kate.Pestanya di Inggris.
Di pertengahan pesta,Sanny keluar menuju toilet.Sanny merasa ada seseorang mengikuti Sanny.Sanny pun melihat dengan ujung sudut matanya.
Marcho megikutinya.
Sanny pun masuk ke toilet,dengan frustasi tidak bisa menghindari Marcho.Marcho berdiri mengawasi Sanny tepat di depan toilet wanita.
Sanny pun mencoba cara lain,untuk pergi dari tempat pemberkatan ini.
"San.....jangan menghindariku,ujar Marcho.Sudah saatnya kita menyelesaikan masalah kita.Apa mengabaikanku saja yang kamu bisa San?memisahkanku dengan Twins?".
"Aku tau aku salah San...tapi kamu gak memberi aku kesempatan ,buat menjelaskan semua.Kamu bahkan tidak mau melihat video dan percakapan yang ada".
"Kamu lihat Mar....kamu membicarakan ini di mana ?kamu lihat tempatnya,ujar Sanny menahan amarahnya".
"Baik,selesai acara ini,aku gak akan melepaskan mu dengan pria bersamamu itu,aku juga gak akan membiarkanmu menghilang lagi.Aku merindukanmu San,merindukan Twins.Kamu gak tau,papa masuk rumah sakit karena merindukan twins."
"Aku memang bodoh,berada di tempat dan waktu yang salah,tapi kamu kapan dewasa nya San....jika ada masalah selalu kamu pergi,menghindar".
"Kalau aku gak pergi,kamu pikir aku mengemis terhadapmu Mar?gak Mar...
aku gak akan melakukan hal itu."
"Karena ke egoisan kita,kita mengabaikan perasaan twins dan keluarga kita."
"Aku akan menjemput twins.Papa gak bisa tanpa mereka,ujar Marcho".
Sanny hanya diam.Terbayang sosok papa Lucas yang sangat menyayanginya,juga menyayangi kedua anaknya.
Sanny hanya diam.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
happy reading guyssss
jangan lupa like vote dan comment.
__ADS_1