Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Cemburu


__ADS_3

Sanny ketemu dengan Sky di bandara.Terlihat sorot mata Sky masih mengharapkan Sanny.Temannya traveling dan haiking kemana-mana.Sky merindukan masa -masa kebersamaan mereka.


Marcho kelihatan cemburu,ketika melihat Sky.Marcho tadi ke toilet.


Sky mengambil handphonenya dan mereka berfoto ber dua.Grandpa dan grandma lagi menikmati coffe dan teh di sebuah cafe di bandara.


"Mas terbang dulu ya San.....jaga kesehatan,ujar Sky".


"Kapan libur,kita jalan yah,ujar Sanny".


"Sky pun mengangguk".


Marcho hanya memandang dari jauh.


Marcho pun menghampiri Sanny.


"Mas....tadi mas Sky ketemuan disini,sama Sanny."


"Kebetulan yang menyenangkan kan mas!!!!!ujar Sanny"


"Sky apa masih belum ada ceweknya?tanya Marcho".


"Gak tau mas,ujar Sanny menatap heran melihat Marcho ".


Sanny memasuki rumah mertua nya.Terlihat Mama Ratna dan papa Lucas menghampiri mereka.Memeluk mereka.


Mama Ratna sangat bahagia,mengelus perut Sanny.


Jane dan Janet juga sangat bahagia.


Mereka makan bersama.


Marcho membawa Sanny pulang ke rumah yang Marcho bangun buat mereka.


Sanny kembali bertugas di rumah sakit Marcho.


Sanny gak pernah mau,mengatakan itu rumah sakitnya.Walaupun atas namanya,Sanny tidak terpengaruh dengan materi yang Marcho atau keluarganya miliki.


Rumah yang Marcho bangun,sangat indah.Ada kolam dengan canopy,ada taman bunga lavender,Marcho detail membuat rumah ini seperti kesukaan Sanny.Ada beberapa Gajebo di halaman belakang.


Bram sudah bertugas di rumah yang tidak begitu jauh dari rumah sakit Marcho.


Bram me awa Sanny.


"San...reunian yukkk.Jhon ,Thom,Ratna ,Santi lagi liburan ke Inggris,ujar Bram.Aku juga udah bilang sama Nadya dan Ana."


"Baiklah,kita rayain di apertemen mu aja Bram,ujar Sanny".


Thom ada usul,kita jalan kemluar kota aja,hanya 1 jam perjalanan ke volla orangtuanya.


Sanny bisa lumayan bebas pergi karena Marcho lagi keluar kota beberapa hati.Sanny sudah meminta ijin pada Papa Lucas dan mama Ratna.


Mereka mengijinkan Sanny,mereka menasehati Sanny agar selalu hati-hati karena lagi mengandung.

__ADS_1


Dua hari kemudian,mereka pun reunian.Awalnya mereka ke pantai,mereka nginap di villa milik keluarga Thom.


Mereka mengenang masa -masa sekolah.Bram belum bisa menghapus perasaannya pada Sanny.Walaupun Sanny bolak balik jodohin Bram dengan Ratna.Sanny tau Ratna sudah lama sangat mencintai Bram.


Malam itu mereka menuju sebuah restoran mewah di kota tersebut.Restoran ini mempunyai fasilitas lengkap,restoran dan karoke juga.


Sanny ,Nadya ,Ana,Bram,Thom dan Jhon mereka dalam satu Van milik Bram.Sebuah Van mewah berwarna hitam.


Mereka sangat menjaga Sanny.Kadang tingkah mereka berlebihan,dan Sanny tetawa melihat kekonyolan teman-temannya.


Mereka memesan beberapa makanan,dengan lahap mereka menghabiskan itu semua.Mereka menggunakan ruang privasi yang lumayan besar.Thom mentraktir mereka.


Sesudah mereka makan,mereka pun menyuruh pelayan membersihkan ruangan itu,karena mereka akan karoke.


Sanny permisi karena mau ke toilet,Nadya menemai Sanny.


Sewaktu melintasi sebuah ruangan,sayup -sayup Sanny mendengar suara yang tak asing.


Sanny memerintahkan Nadya diam,sambil telunjuknya di mulutnya.


Sanny dan Nadya perlahan melihat pintu ruangan itu tidak begitu rapat.Sanny melihat di sana ada Marcho,dan beberapa relasinya.Mereka ditemani gadis-gadis cantik dengan pakaian kurang bahan.


Sanny dan Nadya terkejut melihat itu semua.Relasi Marcho dengan sangat liar,menjamah tubuh gadis-gadis yang menemani di ruangan itu.


Sanny menatap Marcho dengan tatapan tajam.Sanny mencari cela di ruangan itu.dan Sanny bisa dapat memfoto dan merekam ruangan itu.di sana Sanny menyuruh Nadya memanjat dan merekam semua yang ada di sana.


Marcho tidak minum.Hanya menemani reaksinya bersenang-senang.Minuman jus Marcho di dekati smbeberapa wanita disana.


"Mas...dimana?"


"Sedang bersama relasi mas,jawab Marcho".


"Sepertinya berbau wanita dech,ujar Sanny".


"Percaya sama mas.Sepulang mas akan cerita".


Sanny sangat kesal dan marah,melihat beberapa wanita bergelayut manja mendekati Marcho.Marcho menatap tajam dan berujar,jangan mendekati saya.


Relasi Marcho pun tertawa.


"Kamu setia banget sama istrimu.Paling seperti saya juga,satu atau dua tahun aja itu March.......selebihnya kamu juga seperti saya,ujar nya".


"Setiap orang berbeda-beda pak.Sepertinya saya berada di tempat yang salah.


Dan anda hanya membuang waktu saya yang berharga.Saya juga tidak tertarik dengan kerja sama ini.Permisi pak,ujar Marcho".


Marcho pun keluar dari restoran itu.


Sanny mengajak teman-temannya keluar dan mereka mengelilingi kota.Sanny kepingin makan sate padang,Thom pun mengendarai mobil menuju pusat makanan.


Sanny hanya memakan 2tusuk sate,selebihnya Bram yang memakan.Sanny tertawa melihat Bram ,sangat lucu saat makan.


Bram mengacak rambut Sanny.

__ADS_1


Bram selalu yang terbaik.Teman yang bisa dj andalkan,Bram dan Sky sangat istimewa dalam diri Sanny.


Ketika Bram berjalan beriringan dengan Sanny,di depan mereka teman-teman yang lain.


Bram menunggu Sanny berjalan perlahan.Bram tulus mencintai Sanny.


Dan orangtua Bram juga mengetahui perasaan anaknya.Bersama Sanny,Bram sangat bahagia.Terkadang mereka berharap Sanny bisa menjadi menantu mereka.


Mereka pun menuju mobil,dan kembali ke Villa.Sanny kelelahan dan tertidur,Bram menggendong Sanny.


Semua tau,bagaimana seorang Bram mencintai Sanny tanpa syarat.


Ketika pagi datang,mereka menyusuri pantai sebelum menuju pulang.


Sanny sangat menikmati masa-masa pertemanan mereka.


Mereka pun mengantarkan Sanny duluan ke rumahnya.Terlihat Bram terus menatap Sanny.


Terkadang Sanny sering memarahi Bram,jangan terlarut dengan perasaannya,move on dan bisa mencintai orang lain.


Beberapa menit kemudian,Marcho juga sampai di rumah.Marcho hanya diam dan menuju kenlantai atas.Tidak memandang Sanny sama sekali.


Sanny pun masuk dan perlahan menuju kamar.Kamar mandi di pakai,Sanny menunggu di teras sambil memandang ke arah kebun lavender.Sanny sangat merindukan lavender nya.


Marcho masih diam.


Ketika Sanny sudah selesai mandi.


"Mas.....Sanny reunian sama teman-teman ke luar kota.Papa dan mama mengijinkan,Sanny gak permisi sama mas,mas pasti gak nginjinin.Teman-teman dstang sangat jarang bisa berkumpul,ujar Sanny.


Marcho hanya diam.


Melihat itu semua Sanny pun meninggalkan kamar.Dan memasuki kamar tamu.Disana Sanny berbaring.Sanny sangat kelelahan,awalnya hatinya senang bisa berbarengan dengan teman-temannya.Mengulang kisah mereka SMA.


Tapi melihat Marcho sepeeri jeruk purut,mood Sanny pun berubah.Sanny tertidur dengan pulas.


Ketika terbangun,sudah sangat siang.Sanny pun mengambil kunci mobilnya,perlahan menuruni tangga dan membawa dompetnya.


Sanny perlahan melajukan mobilnya ,dengan sangat kencang.


Mendengar suara mobil berdecik,Marcho pun keluar dari ruang kerjanya.


"Bi Tami.....siapa yang membawa mobil?"


"Non Sanny tuan.Sayapun gak tau,Sanny sudah lama gak mengendarai mobilnya ,sejak ketahuan hamil."


"Tuan....mood wanita hamil sangat sensitif.Bibi kawatir non Sanny lagi kesal,pasti ada aja buat kawatir,seru bi Tami."


"Marcho menelepon pejabat polisi,san menginfo jika ada kendaraaan benplat xxxx,tolong tilang,ujar Marcho."


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


jangan lupa like,vote dan koment,happy reading guysss

__ADS_1


__ADS_2