
Setelah cukup waktu beristirahat,sesudah selesai makan siang,Marcho mengajak pasukan ke kebun.Marcho membawa mobil Van khusus buat membawa tamu teman orangtuanya,untuk menyusuri area perkebunan.Jalan di kebun sangat milus,karena Marcho dan papanya selalu memperhatikan ranch ini.Dari ranch yang ada,ranch ini yang terbaik, serta satu ranch lagi di Australia.
Dengan iklim di indonesia,papa Lucas dan Marcho mengupayakan hasil yang terbaik buat perkebunan,bagian pertanian di kelola oleh yang benar-benar ahli.Marcho memberi gaji lumayan bagi penanggung jawab perkebunan.Ada yang berasal dari luar negeri,dan juga ada sarjana tamatan pertanian,semua di seleksi.
Hasil dari perkebunan,selalu di konsumsi keluarga mereka.Jika panen tiba,selalu hasilnya di antar ke rumah papa Lucas.Nanti mama Rita yang akan bagikan pada anak-anaknya.
Sanny yang sangat suka memakan strawberry,pisang,jambu air,selalu di kirimi berlebih dan selalu di prioritaskan.
Papa Lucas dan mama Rita sangat menyayangi Sanny.Sanny sangat ceria,membuat suasana rumah selalu ramai,dengan kemanjaan dan kemandiriannya,selalu dikagumi yang lainnya.
Manjanya pada Marcho membuat yang lainnya sering meledekin.
Wajah Sanny,sangat cantik.Kepintarannya selalu jadi pembicaraan teman-teman papa Lucas dan mama Rita,teman-teman Marcho juga mengagumi sosok Sanny.Sanny bisa beladiri,memanah,menembak,memasak dan membuat cake.Tapi Sanny selalu menutupi semua itu,sebisa mungkin.
Sanny berada di samping Marcho,karena perut Sannybyang besar,sudah beberapa bulan ini Sanny memakai dres,Sanny memakai topi hitam kesukaannya,membuat wajah putihnya bersinar.
Mereka pun sampai ke kebun strawberry.
Jane,Janet ,mama Rita,Bella turun.Deren,Demian anak janet pun turun bersama anaka Jane bernama Daniel.
Sedangkan Lisa anak Jane nomor 2, sangat dekat dengan papa Lucas.Dia sudah lebih duluan sampai di perkebunan.
Sanny perlahan turun ,dibantu Marcho.
Bella memeluk Sanny.
Sanny perlahan berjalan bersama Bella ,Marcho membawa keranjang buat tempat Strawberry hasil petikan mereka.
Sanny mengalami kesulitan ketika berjongkok ,karena di ganjal perutnya yang besar.Sanny dan Bella tertawa.Marcho dan lainnya juga.
"Aunty......ujar Bella."
"Biasanya Bella selalu bilang untie......dari kecil ngomongnya gitu,ujar Bella."
"Kan ......Bella udah gedek Aunty.Makanya udah benar kan ngomongnya?jawab Bella".
"Iya sayang,dah besar.Nanti temanin twins Aunty yah...ujar Sanny".
"Beres Aunty....".
"Sayangggg......petiknya yang di atas aja.Jangan jongkok,kepayahan karena twins,ujar Marcho.".
"Bagian yang bawah,Bella yah....ujar Sanny".
"Okey Aunty.......beres."
Bella mencium pipi Sanny ketika akan berdiri.Marcho memegang Sanny ketika berdiri.Marcho memeluk Sanny dan tertawa terganjal dengan twins.
Mama Rita,Jane dan Janet tersenyum melihat kemesraan Marcho dan Sanny.
Demian dan Juan bermain catur dengan papa Lucas.Derren,Damian,Daniel sibuk menjngganginkuda.Mereka di jaga para pekerja ranch.
Mereka tertawa dan mengitari tempat pacuan kuda.Mereka sejak kecil sudah terbiasa di latih di Inggris.
Ponakan Marcho sangat tampan.
"Ma......Nanti kalau twins sudah lahir,dia pasti satu bergabung ke kelompok pria dan satunya lagi ke kelompok wanita,ujar Sanny".
"Jadi imbang San....ujar Janet".
"Tapi kamu liat tuh Lisa,mana mau gabung sama kita.Dia sibuk di samping grandpa nya".
"Nanti bareng Bella aja yah Aunty,ujar Bella."
__ADS_1
Semua tertawa.
Sanny mudah lelah,ketika memetik beberapa anggur,Sanny memutuskan beristirahat ke dalam villa.Sanny perlahan minum air hangat.
"Mas.....gerah...ujar Sanny.Bantu Sanny bersih -bersih ya.Sanny lelah mas,ujar Sanny".
Marcho dengan sabar,membantu Sanny bersih -bersih.Sanny mandi dibantu Marcho.Marcho pun turut mandi.Mereka tertawa berdua bermain air.
Marcho melap badan Sanny,dan kemudian melap badannya juga.Marcho membantu Sanny memakai pakaiannya.
"Mas.....kenapa kalau jongkok,rasanya perihbyah?tanya Sanny".
"Nanti kan Steve datang yaaang.Kita tanya Anto ya yangggg".
"Mama atau mbak juga pasti tau yaaang.Mereka udah berpengalaman."
Sanny ngantuk mas,ujar Sanny.
Marcho mencium dahi Sanny.******* bibir Sanny dengan sangat lembut.
"Tidurla sayang....waktu tidur mu sangat sedikut."
Perlahan terdengar deru nafas Sanny,sayup -sayup.Sanny tertidur lelap.
Sekitar setengah jam Sanny telah tertidur,Marcho turun ke bawah,mengambil ai minum.
"Sanny mana nak?tanya mama Rita".
"Sanny baru tidur ma.Kalau malam sangat kesulitan tidur.Dan semakin mudah lelah.Marcho temani Sanny ya ma....ujar Marcho".
"Nanti di kamar bawah aja tidur nak.....ujar mama Rita".
"Sanny suka balkon ma,sudah lama Sanny gak ke balkon.Marcho gendong kok ma,kalau Sanny naik atau turun tangga,ujar Marcho".
"Sanny bilang,suka Marcho gendong,Marcho oun tersenyum".
Semua tertawa mendengar perkataan Marcho.
Rumah ini memang sangat luas,berlantai 3.
Memang di buat fasilitas lift,karena papa Lucas pernah mengalami kecelakaan hebat,mama Rita dan papa Lucas lama. berada di runch.Untuk memudahkan,makanya di buat lift.Lagian mama dan papa Rita mau,masa tua mereka menikmati alam.Mereka sering ke runch ini.
Anto,Steve,dan Andre bersama keluarganya sudah datang.
Taman sudah di sulap dan di dekor para pelayan dengan begitu indahnya.
Perlatan BBQ disusun.
Aneka buah,olahan makanan sedang di kerjakan para chef andal.
Hari sudah sore.Sanny masih nyaman tertidur
Marcho sudah kembali ke kamar 1 jam yang lalu.Menemani Sanny berbaring.
Marcho mengusap perut Sanny,kedua baby twins dari tadi sangat aktif menendang perut Sanny.
Sanny merasa terganggu dan selalu berganti posisi.
Marcho mengusap usap punggung Sanny.
Sanny bangun,Marcho sedang duduk di teras.Sanny perlahan membersihakan.wajahnya,mengosok gigi dan mandi.Sanny memakai baju.katunnya.Sanny merasakan perutnya sakit dan nyeri.Nyeri itu kemudian menghilang.Sanny duduk di aampaing Marcho.Mereka memandang pemandangan pergunungan,memandang hutan cemara,memandang perkebunan.
Sudah jam 7 ,Marcho dan Sanny pun perlahan turun.Marcho menggendong Sanny.
__ADS_1
Mereka pun menuju halaman belakang rumah.Disana ada 8 gajebo.Para pelayan sudah menyiiapkan gajebo buat Sanny.Agar nyaman duduk.
Sanny menyalami istri teman-teman Marcho.Disana juga datang mama Mawar dan papa Herman.Nadya dan suaminya lagi di Paris,menemani suaminya dalam perjalanan bisnis.
Acara pun di mulai,pemotongan kue,dan terlihat mama Rita bernyanyi khusus buat papa Lucas.Mereka sangat mesra.
"Kita menua seperti merkea yah San....ujar Marcho".
"Masih muda kok di bilang menua sih...ujar Sanny meledekin Marcho".
"Maksud mas,kita sama -sama menua,selalu saling mencintai dan menyayangi seperti mama Rita dan papa Lucas".
"Hmmm.....ujar Sanny".
"Papa Mark kenapa gak datang San?tanya Marcho".
"Papa lagi di Belanda mas,bersama grandma dan grandpa.Sepupu papa lagi sakit keras,dia tidak menikah,jadi papa menemani nya.Grandpa dan grandma sudah berbaikan dengan papa.Mereka ikut papa,sekalian liburan."
"Sepertinya akan hujan yah Mar...ujar Steve."
"Iya Stev.Coba periksa twins Steve,kalau berjongkok Sanny merasa sakit."
"Itu normal Mar,kan HPL tinggal 2minggu.Baby akan mencari jalan.Lebih sering minum air kelapa ,ujar Steve".
"Sudah mas...ujar Sanny."
"Apa bisa melahirkan normal mas?tanya Sanny".
"Kita usahakan normal,tapi biasa twins jarang melahirkan normal San....karena mengeluarkan 2 baby,juga tergantung fisik dan kekuatan sang ibu."
"Sanny takut mas ,operasi...ujar Sanny".
"Kamu ngoperasi orang aja ,1 hari bisa 6 pasien.Tapi giliran mau dioperasi takut,ujar Steve".
"Sanny pernah liat pasien melahirkan operasi,tapi meninggal mas.Tetangga Sanny .Itu terjadi sewaktu Sanny SMA,dari situ Sanny takut,ujar Sanny."
"Jangan pikir yang gak-gak San....nasib orang beda-beda."
Sanny mengambil sepiring kecil strawberry dan apel.Sanny mengunyahnya.Marcho bercanda dengan Steve,Anto dan Andre.
Mereka yertawa dan sangat menikmati reuni kecil mereka.
Marcho mendekati Sanny,membawa Sanny ke gajebo teman -temannya.Sanny menghapus noda saus di dagu Marcho.
Anak Anto ,Andre dan Steve sudah lumayan besar.Ada yang kelas 6 Sd,kelas 5,ada yang kelas 4 dan kelas 3 sd.
"Anak mereka sudah besar-besar yah mas...ujar Sanny".
"Kamu kebanyakan lari dari kenyataan sayang,ujar Marcho sambil senyum."
"Tapi kalian dapat double,pasti mereka cantik dan ganteng ,juga pintar,jar Andre".
"Steve janji jaga keselamatan twins dan maminya yah....ujar Anto".
"Dengan sepenuh hati sobat.Aku bahkan menolak seminar 1bulan ini.Aku udah janji pada Sanny dan Marcho.Marcho teman terbaik kita.Ponakan kita twins lagi.Ponakan yang sangat kita nantikan.Juniornya Marcho..
..gitu lohhhh ujar Steve dengan nada kocak".
"Makasih supportnya,ujar Marcho.Kalian bukan sahabat hanya ada dikala senang.Kalian selalu ada disaat apapun.Makasih...ujar Marcho".
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like,vote dan koment
__ADS_1
happy reading guyssss.