
Sanny memulai harinya.Sanny tinggal di rumah keluarga Marcho.Di sebuah kamar yang berbeda dari kamar Marcho.
Sanny baru selesai mandi.Dan Marcho menghampiri Sanny,mereka sama-sama menuruni tangga menuju meja makan.
San.....kita akan mengunjungi rumah Grandma dan Grandpa mu,ujar mama Marcho.
Sanny pun mengangguk.
"Kamu terlalu lelah,untuk menggapai cita-citamu,ujar mama Marcho.Kamu sangat kurus San.....ujarnya."
"Masa koas,masa di gempleng ma....ujar Sanny.Selalu dokter koas seringan di tempatkan di IGD.Tapi Sanny suka ma,karena setiap menangani pasien,pasti dengan kasus yang berbeda,biar cepat pintar ma,menganalisis penyakit,ujar Sanny.Tapi luar biasa melelahkan jika bertugas malam hari.Mulai hari ini,Sanny menjadi asisten dokter bedah.
Operasi akan banyak memakan tenaga,konsentrasi ma,waktu operasi juga bervariasi."
Marcho tersenyum,Sanny sudah bisa kembali tidak gugup dan kikuk dengan keluarganya.
Janet baru turun bersama suaminya.Bella sudah lebih dahulu berjalan di depan mereka.Bella kembali mendekati Sanny.Mencium pipi Sanny.
Sanny mengajak semua anggota keluarga Marcho,menemui grandpa dan granma nya.
Mereka telah sampai di sebuah rumah besar dan sangat mewah.Disana ada kandang kuda.Granpa memelihara ras kuda poni.
Kedua anak Jane yang sudah remaja ,sangat senang.Mereka memang gemar berkuda.Dan para pekerja pun membawa mereka berkuda ,mengelilingi kebun anggur,kebun apel,kebun aneka sayur.Ada juga beberapa mobil untuk mempermudah mengelilingi area perkebunan.
Biasanya Grandpa dan grandma yang sudah berumur,menaiki sejenis mobil Golf Cart.
Grandpa mempunyai sekitar 5 mobil seperti itu.Di hari tua mereka,mereka sering sesama tetangga,relasi ,menyusuri kebun-kebun dan terkadang mereka juga piknic di alam dekat perkebunan mereka.Disana juga mereka memiliki beberapa villa.
Sanny menggendong Bella,mengajak Bella menaiki salah satu kuda poni,Bella sangat senang.Janet merekam moment itu.Sanny sangat menyayangi Bella,Bella sangat manja pada Sanny.Marcho Grandpa dan grand ma mengajak orang tua Marcho menaiki mobil golf cart ,mereka terlebih dahulu menuju beberapa villa di bagian dalam kebun.Sepanjang perjalanan,kebun -kebun sangat rapi tertata,sangat bersih.
Orang tua Marcho mengadakan pembicaraan serius disalah satu villa disana.Sanny dan Marcho juga sudah berada di antara para orang tua.
"Grandpa mendengarkan semua peristiwa kesalahpahaman Sanny dan Marcho.Juga mereka sendiri sudah tau,Sanny sudah menikah secara sipil.Dan kedua orangtua Marcho menyampaikan maksud hati anaknya Marcho.
Grandpa dan grandma sangat bahagia mendengarnya.
"Cepat-cepat beri granpa dan grandma cucu.Sudah terlalu lama grandpa menantikan kamu menikah San....Grandpa sampai memelihara beberapa kuda poni buat anak-anakmu kelak.Kamu satu-satunya susu grandma dan granpa.Ujar Granma sambil menhhapus air matanya".
__ADS_1
Marcho pun tersenyum.
"Pasti granpa,ujar Marcho."
"Sanny hanya tersipu malu.Wajahnya menjadi merah."
Jam menunjukkan pukul 11 siang,hari itu kebun grandpa lagi panen. anggur dan apel.
Ke dua anak Jane,ke tiga anak Janet sanggat happy,mereka di ajar para pekerja,dari memetik apel,memetik anggur,Bella juga ikut-ikutan.Semua tertawa melihat kelucuan Bella.
Semua pada senang.Mama Marcho sangat senang melihat rimah grandpa dan grandma yang aangat menakjubkan.
Grandpa dan granma menjamu keluarga Marcho dengan baik.
Baiknya pesta Natal dan pemberkatan di adakan disini aja,ujar Grand ma megajukan saran sambil menatap Sanny dan Marcho.Disini ada beberapa villa,buat nginap seusai pesta.
"Jangan Grandpa,grandma.Sanny gak mau.Tanaman,ataupun disini menjadi rusak karena banyak di datangi orang.Ujar Samny sedih."
"Di Hotel kita aja,ujar papa Marcho".
Semua pun sepakat.
Sanny masuk sesuai jadwal yang diberikan dokter Bernard,pukul 12.30 siang.
Sanny membawa semua keperluannya.Marcho mengantar Sanny.
"Jam berapa pulang nanti San?tanya Marcho."
Jam 7 mas,ujar Sanny.
"Kamu kelihatan sangat sibuk dan lelah,ujar Marcho".
Marcho mengendarai mobil nya,dan Sanny hanya senyum.
Ketika sudah sampai di rumah sakit,Marcho mengecup singkat bibir Sanny.Mengusa rambut Sanny,kemudian Marcho memeluk Sanny.
Sanny pun pamit dan bergegas memasuki rumah sakit.
__ADS_1
Sanny pun mempersiapkan diri buat operasi jam 1 siang.
Operasi pasien memakan waktu 3 jam ,Ketika keluar Sanny membersihkan diri,dan mandi di ruangannya.
Hasil kerjanya sangat memuaskan.
Dokter Bernard banyak mengajari Sanny berbagai hal.
Di jam 5 sore,Sanny akan menjadi asisten dokter Bernard lagi.
Sanny mencek beberapa pasien di ruangan,sesuai jadwal dari rumah sakit.Sewaktu agak senggang,Sanny membuka Wa dari Bram.Bram menanyakan jam berapa Sanny akan pulang,Sanny mengatakan jam 7.
Bram bilang,dia akan mengajak Sanny makan di luar,Sanny pun mengiyakan.
Sanny membaca Wa dari Marcho.
Sanny menjawab Wa Marcho.Dan memberi kabar pada Marcho,agar jangan menjemputnya,karena Sanny akan bertemu dengan Bram.
Marcho yang membaca Wa tersebut,menjadi cemburu.Marcho langsung menelepon Sanny.
π San......kenapa harus sama Bram sih pulangnya?
π Bram bilang penting mas,Bram banyak membantu Sanny selama ini.Manatau Bram laginada perlu ,ucap Sanny.
πBaiklah San.Bilang sama mas,mau di jemput dimana ,ujar Marcho.
π hmmmmm.....bye mas.Sanny mau siap-siap tugas dulu yah.Ujar Sanny.
πHmmm......Mas ada order coffe buat kamu.Jier ada di reception.Kamu kesana yah.
π Jangan repot -repot mas.Makasih.Sering -sering saja,teriak Sanny sambil tertawa dan mematikan gelepon dari Marcho
Marcho pun tertawa,mendengar gurauan Sanny.
ββββββββ
jangan lupa like,vote dan koment
__ADS_1
hapoy reading guyssss.