
Sanny pun mengelilingi toko pakaian bayi.Tiba-tiba Sanny dipeluk seseorang.
"Diamlah San.....apa kamu gak merasa ,kamu di buntutin selama ini?ujar Marcho."
Sanny melihat ke arah Marcho,jantung Sanny bunyinya tidak karuan.
"Aku tidak pubya musuh,ujar Sanny".
"Mereka tau,kamu istriku,ujar Marcho".
Marcho pun menelepon Nadya.
"Nad.....aku membawa Sanny.Kalian coba kecoh dua laki-laki di samping kalian ,aku akan bawa Sanny.Jangan sampai kalian terluka,ujar Marcho".
"San.....bodyguard akan datang 10 menitan sampai disini,kamu harus selalu dekat mas,ujar Marcho".
Sanny sangat takut.
Marcho perlahan keluar dari toko,berjalan sedikit tergesa.
"Mas.....jangan terlalu cepat,ujar Sanny,kita tidak tau jumlah mereka San,ujar Marcho".
Sanny memaksakan diri mengikuti langkah Marcho.
Marcho menelepon supir nya pak Iwan,dan asistennya Jhon ,Marcho pun menyuruh Sanny masuk,Sanny pun memasuki mobil,dan Marcho bergegas memasuki mobil.
Pak Iwan pun melaju kan kendaraannya sangat kencang.Sanny menggenggam pakaiannnya.Terasa perutnya sangat tidak nyaman.Sanny berusaha menahannya.
Mas....tolong berhenti.Ujar Sanny.Batuan datang,beberapa tim bodyguard membentengi mobil Marcho.Marcho pun menuju kediaman orangtuanya.
Sanny sangat pucat.Sanny pun perlahan keluar dari mobil,memasuki rumah mertuanya.
Mama Rita dan papa Lucas sangat cemas.Mereka mendapat kabar dari bodyguard bahwa seseorang sedang mengincar nona muda mereka,yaitu Sanny.
di sekitar rumah,susah banyak bodyguard berjaga.
Mama Rita memberi Sanny minum.Sanny memegang perutnya, terasa sangat melekahkan.
__ADS_1
Nadya me Wa Sanny.
"San....apartemen berantakan sewaktu kami masuk.Kamu baiknya bersama Marcho."
Nadya mengirim kerusakan semua barang-barang di dalam kamar.
Sanny meminum airnya,tangan Sanny bergetar.Cangkir itupun terlepas dari tangan Sanny dan pecah di lantai.
Marcho pada saat itu lagi sibuk menelepon para pejabat dan polisi ,juga menelepon detektif dan menambah bodyguard melindungi keluarganya.Janet belum tiba di rumah,Marcho sangat cemas.Jane yang memegang rencananya berlibur ke Inggris,sudah sampai di bandara,dan di kawal ketat menuju kediaman orangtua Marcho.
"Maaf...ujar Sanny.Sanny memungut pecahan kaca."
Jangan sentuh San....ujar Marcho.Seorang pelayan pun dengan sigap membersihkan pecahan cangkir.
Sanny menelepon dokter Bernard.
"Dok...aku gak tau.....beberapa hari di Inggris,aku merasa di buntutin.Dan tadi sangat banyak menyerang.Aku harus bagaimana?ujar Sanny.Tangisnya pun pecah ".
"Panggil Hans San....cek twins.Kamu snagat syok.berpengaruh pada Twins mu.Apa tadi ada sakit,ujar Bernard."
"Ada sakit dok.....baiklah.Sanny akan panggil Hans,ujar Sanny".
πhallo Hans
Sanny pun memasuki toilet.Agar pembicaraannya aman.
πHans.......tolong datang ke kediaman Marcho.Aku ada yang ingai.Dan terjadi tembak menembak di sepanjang perjalanan.Aku tidak tau apa ini semua Hans....perutku sakit sewaktu mobil Marcho melaju sangat kencang.Tolong periksa twins Hans.
πAku akan menuju sana San.......
πHati-Hati Hans.....ujar Sanny.
Sanny pun kembali ke ruang tamu.
Mama Rita mengusap rambut Sanny.
"Ma.....bisa Sanny minta pakai satu kamar tidur?tanya Sanny".
__ADS_1
"Mari mama bawa ke atas.Ujar mama Rita".
"Ma....Sanny mau ambil baju ganti dulu,Sanny permisi ya ma,ujar Sanny.Sanny pun mengambil pakaiannya yang agak besar dan pakaian dalamnya masih ada di kamar Marcho".
"San....kamu dikamar ini saja,ujar mama Rita".
"Sanny di kamar tamu aja ma,Hans akan datang,tolong mama antar Hans ke kamar ini nanti ya ma,Sanny istirahat dulu,ujar Sanny".
Mama Rita pun meninggalkan Sanny.Sanny mengunci pintu dan mandi.
Sanny berbaring di ranjang,Sanny sangat lelah.
Dokter Bernard bolak balik menelepon Sanny.
Dokter bernard sedang dalam perjalanan ke Inggris.
Seseorang mengetuk pintu kamar Sanny,Sanny pun membukanya.
Di depan pintu terlihat Hans dan Marcho.Kedua pandangan mereka sangat sengit.
"Hans masuklah,ujar Sanny".
Hans membawa ransel Sanny.
"Maaf,saya akan meninggalkan rumah ini,dalam waktu 1jam lagi,ujar Sanny."
Sanny pun menutup pintu dan menguncinya.
"Hans....tolong periksa twins,ujar Sanny".
Sanny sudah mematikan CCTV kamar tersebut.
"Hans mencek tekanan darah Sanny,sedikit rendah.Hans memeriksa perut Sanny.Perut Sanny keram.Hans pun memberikan suntikan penguat kandungan,juga memberikan beberapa suntikan untuk janin Sanny".
"Minum ini San....kamu mengalami anemia.Masalah ini wajar,karena kamu sedang mengandung,minum juga vitamin dha buat perkembangan otak anak,ini vitamin untuk tulang dan gigi."
βββββββββ
__ADS_1
jangan lupa like,vote dan koment
happy reading guysss.