Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Pernikahan Anto 3


__ADS_3

Marcho baru pulang dari kantor,segera bersiap siap ke pesta Anto, temannya dari sejak sekolah,Theo suaminya Jane juga datang karena membawa liburan keluarganya.


Damian suaminya Janet ,berprofesi seorang dokter dan pengusaha di bidang kuliner,mempunyai beberapa resto terkenal di Italy, lagi mengembangkan menu kulinernya,mau membuat menu masakan Indonesia juga di Italy sambil membawa anaknya juga berlibur di Indonesia.Janet sudah menunggu di ruang keluarga.


Kini Marcho bergabung dengan mereka,mereka sangat gagah dengan jas hitam dan paduan kemeja putih dalaman mereka.


Hanya bentuk jas mereka sedikit berbeda antar ketiga pria tersebut. Jane pun turun ke lantai bawah,Jane meninggalkan anaknya bersama para pengasuh mereka,dan janet juga meninggalkan kedua anaknya dengan pengasuhnya.Mereka diawasi oleh saudara mami mereka yang baru datang dari Paris.Sedangkan Bella mereka bawa ke pesta.


Anak- anak mereka setiap hari sibuk dengan kegiatan liburan mereka,ke aneka tempat wisata,paling suka memancing dengan opa mereka.


Sanny mengenakan heels nya,Sanny sudah biasa menggunakan heels,karena dari SMP, Sanny sudah terbiasa mengikuti berbagai pertemuan di kantor papinya.Dan menuntut kedewasaan penampilan nya.


Sanny menuruni tangga,dengan memakai dompet pesta yang dia apit di sebelah genggaman tangannya.


Semua mata tertuju pada kecantikan Sanny.


"Gimana?cantik gak?tanya Jane memandang wajah Marcho".


"Dresnya terlalu terbuka,ujar Marcho.Yang milih siapa sih?tanya Marcho".


"Jangan terlalu kuno,ujar Janet dengan ketus.Dasar posesifmu kumat dech,ujar Janet.Sesekali cewek itu perlu sexy,ujar Janet".


"Apa takut makan hati,ketika calon mu di pandangi sejuta umat?tanya Jane."


Marcho hanya diam saja.


"San...jangan lupa bawa lipstik,sebelum sampai tuh dah habis,di buat Marcho,ujar Jane sambil tertawa ngakak".


"Sanny hanya melongo aja.Nih kan lipstiknya yang tahan mbak,ujar Sanny dengan polosnya".


"Bagusla San,hati -hati,ada darkula di jalan,ntar ngisap leher dan darahmu,ujar Janet dengan tertawa terbahak bahak,di sertai tawa Bella yang lucu.Seakan ngerti dengan kata kata maminya".Semua pun tertawa.


"Kami naik mobil ber dua aja ,ujar Marcho".


"Siapa juga mau bareng?kami sadar Cho,gak akan ganggu moment kamu ,ujar Theo mengganggu adik iparnya" .


"Gitu dong,saling mendukung,ujar Marcho".


Mereka ber tiga pun tertawa bareng.


Marcho menggenggam tangan Sanny,menuju mobil sport koenigsegg CCXR tervitanya,berwarna hitam dengan keluaran terbaru.

__ADS_1


Marcho membuka pintu dan menaruh tangannya di atas kepala Sanny,ketika memasuki mobil.Kemudian Marcho pun memasuki mobil dan melaju membela jalanan.


Marcho memandang Sanny terus -menerus.


"Kamu sangat cantik San,ujar Marcho".


Sanny lagi sibuk membaca ocehan teman di groupnya Alice dan Hans yang lagi chat di group.Hanya memandang sekilas ke arah Marcho.


Marcho meminggirkan mobilnya.


Sanny pun terkejut,karena tiba tiba mereka berhenti.


"Kenapa mas?tanya Sanny bengong".


Marcho memegang dagu Sanny,dan tangannya berada di tengkuk leher Sanny,Marcho ******* Sanny,semakin dalam.Sanny memukul dada Marcho kehabisan pasokan udara.Dengan terengah engah


.Marcho pun melepaskan ciumannya.


Memang benar dech,mas seperti drakula,ujar Sanny.Sanny pun merapikan rambutnya,untung saja tatanan rambutnya masih rapi,kalau gak,pasti akan sangat merepotkan memperbaikinya.


Marcho tersenyum puas.


"Sanny hanya diam."Sebenarnya Sanny belum siap menikah dengan Marcho.Tetapi papanya sangat membutuhkan bantuan suntikan dana dari Marcho.Sanny paling gak suka di paksa,tetapi dengan keadaan paksaan Marcho,Sanny gak berdaya,karena tidak ada pilihan lain.


Mereka pun sampai di pesta pernikahan Anto.Istri Anto sangat imut,berbading terbalik dengan postur Sanny yang tinggi dan sedikit kurus.Dengan balutan kebaya modern,sungguh sang pengantin sangat anggun ketika memasuki ruangan dan disaksikan banyaknya para tamu undangan.


Marcho memperkenalkan Sanny pada Steve dan Andre.Mereka sangat takjub melihat kecantikan Sanny.Walaupun Sanny masih sangat belia,mereka tidak menduga Sanny masih kelas 3 SmA.


Banyak mata memandang Sanny disana,Sanny sangat special malam itu.


Marcho terlibat percakapan dengan kedua temannya,sehingga Sanny seperti terabaikan.


Sanny pun menuju meja dan mengambil jus jeruk kesukaannya.Dani dan Davin tiba tiba berbarengan menemui Sanny.


Sanny sangat senang,sudah lama tidak bertemu kedua kakak Nadya.


"Mas Davin,ujar Sanny.Apa masih gabung dengan penerbangan asing?tanya Sanny sangat antusias".


"Masih,ujar Davin sambil tersenyum,sangat memikat.Terakhir mas beri tiket gratis kita pergi jalan bareng ke Dubai kan?sudah 3 tahun nan juga,ujar Davin:".


"Iya mas......mas gak ajak Sanny lagi?tanya Sanny sambil tersenyum manis".

__ADS_1


"Kita jalan kemana lagi?mau ke Belanda?tanya Davin".


"Yah mau dong,bareng Nadya lagi yah mas,seperti dulu Jalan di Dubai ,ujar Sanny".


"Kita berdua aja dech,ujar Davin menggoda Sanny."


"Baiklah,ujar Sanny sambil tertawa girang".


Davin dan Dani sejak kecil sangat menyayangi Sanny.Selalu melindungi Sanny.Keluarga Nadya, sangat sopan dan punya tata krama yang sangat kental.Tante Mawar juga mendidik Sanny seperti anaknya sendiri.


"Mas Dani kok tambah tua aja?ujar Sanny mengganggu mas Dani nya yang usil."


"Maklum San....kebanyakan bedah,ujar Dani tertawa."


"Kamu sangat cantik malam ini San,ujar Dani.Tapi bajumu kurang bahan,ujar Dani tertawa,anak di bawah umur,hati- hati ketangkap satpol PP,ujar Dani".


"Mulai dech usilnya,ujar Sanny."


Sudah mau tamatan nich kak,ujar Sanny".


"Nadya mana kak?tanya Sanny".


"Tuh lagi sama temannya.Gimana kalau kita fotoan bareng,pamer di IG nya mas,ujar Davin".Mereka pun foto bersama.


Dani pun gak mau kalah ,memeluk mesra Sanny.Sanny memukul dada Dani ,Dasar kesempatan dech,ujar Sanny.


Setiap adegan di foto Davin,sambil tertawa.Diapun mengirimkan kepada Sanny dan Dani.


Marcho pun mendekati kedua sepupunya.


"Baru bentar aja Mas tinggalin ,sudah kalian kerumuni yah,pasangan mas,ujar Marcho."


"Mas aja yang super sibuk,dah dulu yah,Davin lagi ada perlu sama Sanny,Davin pun menggandeng Sanny menuju ke kedua orang tuanya."


"Marcho dan Dani pun ngobrol,sudah lama gak bertemu".


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


jangan lupa like,koment dan vote


hapoy reading guysss.

__ADS_1


__ADS_2