
"San........Jonathan apa pernah menghubungi mu lagi?tanya Marcho dengan nada cemburu yang tertahan."
"Sampai sekarang masih sering Wa Sanny mas,kenapa mas?tanya Sanny".
Marcho mengambil handphone Sanny.Menanyakan nama Jonathan di handphone nya apa ketika di save Sanny.
"Namanya Jonathan mas,ujar Sanny,sesuai dengan nama dan di save di Hp".
Marcho membuka isi Wa dari Jonathan.Beberapa isi Wa Jonathan sangat terlihat menyukai Sanny.
"Mas cemburu?tanya Sanny".
"Ya...iyalah San.....Masa mas gak cemburu."
"Kamu istri mas.Kamu sangat mas sayangi".
"Keliatan dia ada perasaan sama mu San...ujar Marcho".
"Dia hanya kenalan di pesawat mas.Coba aja mas cek Wa jawaban Sanny."
"Yannggggg......pesta nya Nadya besok,ujar Sanny".
"Mas besok ada meeting.Kita jumpa di sana aja ya San.....ujar Marcho.Kamu bareng mama aja ya,ujar Marcho".
"Mas.....Sanny nginap di rumah Nadya.Tadi mama Mawar nelepon.Ana juga nginap disana mas,antarinnya mas,nanti agak siangan aja mas."
"Kamu ninggalin mas lagi San????ujar Marcho".
"Ahhh....mas.....kan hanya satu hari aja mas.Jangan gitu mas.Nadya kan teman baikku.Mama Mawar juga mamaku mas......Ku sayang sama mereka.Dari kecil selalu ada buatku."
"Kamu jumpa sama Davin dech disana."
"Mas.....mas Davin sudah menikah,istrinya juga udah mau melahirkan.Mas cemburuan banget sihhh.....istri hamil gini kok di cemburuin".
Sanny mencubit hidung Marcho.
"Mas.....nakal...nakal gini,Sanny hanya mau sama mas.Mas percaya apa gak?tanya Sanny".
"Mas percaya.Tapi mas juga sangat takut kehilanganmu San....Bagi mas,kamu nafas mas."
"Boleh kan mas.....1hari ini aja,ujar Sanny".
"Baiklah.....mas ijinkan".
"Trus ...kalau Sanny ke tempat Nadya.Mas dimana?"
"Mas kerja di rumah.Menyibukkan diri sendiri.Bair gak kepikiran sama kamu."
"Tega banget.Walau kerja pikirin aku dong mas,ujar Sanny."
"Iya....baiklah.....beb.....".
"Mas....ku gak suka di panggil Bab....."
"Jadi mau dipanggil apa?"
"Panggil Sayang aja mas.Sah biasa".
__ADS_1
"Baiklah sayangg........ujar Marcho"
Wajah Sanny pun memerah.
"Marcho pun memeluk Sanny.
Jangan capek dan hati-hati.Jalan jangan buru-buru.Ingat twins ada di sini,ujar Marcho mengelus perut Sanny" .
Mereka sudah pergi ke praktek Steve teman Marcho.Twins mereka sehat.
Kandungan Sanny tergolong lemah.Sanny harus selaku rutin jangan terlalu lelah,dan per dua mingguan harus di suntik penguat,Steve bilang sama Sanny dan Marcho agar mengurangi jadwal enak enak.Karena resiko memikili baby twins,terkadang mengalami pendarahan,kelahiran prematur.
Dari hasil USG baby mereka berkelamin laki-laki dan perempuan, sepasang.
Sanny sangat bahagia,apalagi Marcho kelihatan sangat bahagia.
"Sanny dan Marcho sudah kembali ke rumah mereka Royal moon."
Sanny tidur-tiduran di teras,tepatnya di atas paha Marcho.
Marcho duduk dan Sanny pun bermanja pada Marcho.
Ketika Sanny mengambil piyamanya,baju dres nya,Marcho membantu mengepak dalam sebuah tas tangan.Marcho juga mengambil beberapa syal,dan jaket.
Semua sudah masuk ke dalam tas.
Marcho memeluk Sanny.
Perlahan Marcho membalikkan tubuh Sanny sehingga menghadapnya.
Marcho menatap Sanny.Kemudian Marcho berbisik ke telinga Sanny.
"Hmmm......Sanny mengangguk".
Marchonkembali berbisik di telinga Sanny.
""Dijawab dong sayang,ujar Marcho".
Sanny kemudian membisikkan juga pada Marcho.
"Iya mas......hanya mas dalam hati Sanny.Mas juga....jaga hati buat Sanny"
"Makasih yangggg....ujar Marcho".
Marcho mengusap-usap pipi Sanny.Sangat terlihat rasa sayang Marcho pada Sanny.
Marcho dengan berat hati,mengantar Sanny ke rumah Nadya.
Disana Marcho melihat Davin dengan istrinya.Davin masih terlihat sangat menyayangi Sanny,dari cara Davin memandang Sanny.
Marcho bisa merasa kan itu semua.Karena Marcho juga laki-laki.Dan selalu mempunyai sinyal, jika ada yang mendekati Sanny,Marcho selalu tau,karena dari anak-anak Marcho sudah bisa membaca siapa aja dan gelagat seperti apa jika menyukai Sanny.Walaupun Marcho tau,Sanny sangat polos.Selalu supel dan baik pada siapapun.
Bukan hanya karena kecemburuan saja,tapi Sanny memang spesial.
Sanny kelihatan bahagia,mengusap rambut Nadya.
"Rasanya....ku kayak gak percaya deh,rasanya seperti baru aja Gileberth tunangan dengan Nadya.Padahal mereka dah lama juga tunangannya,ujar Sanny".
__ADS_1
"Kamu aja yang kawin muda,ujar Nadya".
"Nikah buk,buka kawin.Macam mopi aja pakai kawin-kawin segala".(mopi jenis anjing tetangga Nadya.Anjing yang paling Sanny benci,karena Sanny takut sm Anjing".
"San.....si mopi dah mati.Kamu gak usah lari-lari lagi.Dia gak akan lepas ke mari lagi,ujar mama Mawar".
"Bagus ma......Sanny pun takut sama mopi".
"Mama takut juga,kamu lagi hamil gini, kalau mopi nya lepas kan bahaya.Tuh mopi mati beberapa hari yang lalu,mama sempat suruh juga tetangga bagus-bagus jaga anjingnya.Mama bilang,anak mama lagi hamil,takut anjing.Kalau sampai kenapa-kenapa mama gak tinggal diam".
"Mama bisa galak juga yah mas....ujar Sanny menatap Marcho".
Marcho hanya senyum.Keluarga mama Mawar memang sangat menyayangi Sanny,ketimbang Marcho familynya sendiri.
"Mar.....nginap disini aja yah,ujar Mawar".
"Gak usah ma....biar Sanny aja,agar Sanny,Nadya dan Ana lebih leluasa.Jarang-jarang mereka kumpul.Marcho juga besok ada meeting ma."
"Baiklah....besok jangan sampai gak datang ya Mar,di pemberkatan usahakan hadir.Kalau gak bisa di resepsi ya,ujar mama Mawar".
"Iya ma.Pagi Marcho ketemu klien baru ke gereja.selesai pemberkatan langsung meeting."
Terlihat Sky baru datang menjinjing tas nya dengan pakaian pilotnya.Sky menyalam tante Mawar,kemudian Sky pun menyalam dan memeluk Marcho.Davin pun langsung datang memeluk Sky.
"Baru sampai Sky?tanya Davin".
"Iya...ujar Sky".
Sky menatap Sanny.
"San.....gak rindu nih sama Sky mu????tanya Sky menggoda,sambil memakaikan topi pilotnya di kepala Sanny".
"Pede banget sih mas Sky.... Sanny tuh di sana,ujar Sanny menunjuk langit2 rumah."
"Itu si gypsum San....ujar Sky".
"Apa perlu Sanny tunjukin ke luar?ujar Sanny sambil tertawa".
"Iya deh...rindu.Tapi jangan gedek rasa mas.Perasaan Sanny,dan rindu Sanny hanya pada mas Marcho ,ujar Sanny".
"Selalu patah hati kan,ujar Ana tertawa ngakak".
"Sanny tu hanya bisa nangis karena Marcho.Hanya bisa cemburuan karena Marcho.Hanya bisa jatuh cinta sama Marcho,kalian tau gak kenapa bisa gitu?tanya Nadya".
"Siapa Tau,ku hadiahin Hp baru,keluaran Iphone terbaru,ujar Nadya".
"Mama tau,ujar mama Mawar".
"Marcho itu penyabar,dewasa,menerima Sanny apa adanya,Sanny buat gimanapun,Marcho mencoba mengerti dan memahami Sanny ,tanpa menyudutkan Sanny.Sanny nyaman sama Marcho.Mereka bertengkar karena kesalahpahaman.Marcho tipe memuja pasangan.Hanya diam memandang istrinya disukai orang lain,tetapi juga siaga mempertahankan,benar kan San??tanya mama Mawar"
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Visual sanny dan Marcho
(irene li)
jangan luoa like,vote dan koment
__ADS_1
happy reading guysssss.