
Ketika menjauhimu,ku baru tahu
Cinta selalu ada
Ketika ku bertanya
Kenapa waktu selalu salah
Tapi cinta tak memakai logika
Visual "suaminyang terabaikan.Bisa bika di youyube yah guuysu
"Sann.....kita menikah sesuai yang kita rencanakan yah,ujar Marcho menatap Sanny."
"Sanny pun mengangguk".
"Sanny mandi dulubya mas,ujar Sanny".
"Mau di temani?tanya Marcho sambil memandang wajah Sanny."
"Maunya mas kan gitu....ujar Sanny".
Sanny buru-buru menutup pintu kamar mandi.
Setelah selesai ,Sanny memakai handuk kimono nya.
Ketika Sanny keluar kamar,Marcho susah memakai pakaian Tuxedonya.
Beberapa orang wanita memasuki kamar mereka.
"San...ini mereka akan meriasmu,ujar Marcho".
"Kan sudah di batalkan mbak Janet mas,ujar Sanny".
"Mas mengaturnya sayang.Bergegas yah.waktu terus berjalan.Mas akan menelepon beberapa orang,ujar Marcho".
"Sanny pun mengangguk".
Sanny pun di rias seorang MUA profesional.Dan rambut Sanny di tata sangat cantik.
Sanny menggunakan dres pengantinnya sangat elegan.
Sanny tisak menyangka ,setelah banyaknya cobaan yang mereka hadapi.
Bekas pukulan Sky,Bram ,Jimmy, Davin di area dagu Marcho sudah memudar.Dan bekas pukulan di area badan memar nya jg sudah hilang.
Sanny membuat video.Dan menjelaskan semua persoalan.
Sanny mengirim ke Nadya,Ana,Sky,Bram,Hans,Alice,Dani.
Sanny sangat bahagia,mengirim video dari hasil WO.
Sanny sangat gugup.
Tiba-tiba pintu kamar di buka,Sanny menoleh.Dan segera berdiri.
Ternyata papinya di hadapannya.
"Papi kenapa bisa datang?Sanny pun tak dapat menahan rasa harunya."
"Bi Tami memeluk Sanny dengan erat.Berurai air mata kebahagiaan dari wajah bi Tami.Bi Tami sudah seperti mama Sanny sendiri."
__ADS_1
"Tante Mawar juga memeluk Sanny dengan erat.Tante Mawar sudah menganggap Sanny seperti anak sendiri.Tante Mawar mengusap,rambut Sanny dengan penuh kasih sayang".
Mas David juga datang,memeluk sanny.Dia sangat menyayangi Sanny dan mencintai Sanny dalam diam.
Semua tamu,Marcho urus.Terutama keluarga inti.
"Jangan sedih San....jangan menangis.Anak papi sangat cantik,ujar papinya."
"Papi mendoakanmu,semoga kamu bahagia bersama Marcho,panjang umur sampai kakek nenek dan aampai maut memisahkan.Kesalahan papi,pada mami menjadi penyesalan papi nak,sampai papi menghembuskan nafas terakhir."
"Maafkan papi,sudah mengecewakan mu nak,membuatmu tertekan dan trauma."
"Yah pi....Sanny sudah megiklaskan semua".
"Nona...tata riasnya kita baguskan kembali yah.....maskaranya waterpfoor,jadi hanya riasan bedak saja yang kita rapiin.Ujar Sang MUA."
"Sudah banyak wanita yang saya rias.Tapi anda sungguh berbeda.Sangat...sangat...cantik,anggun,
Sang MUA pun berfoto dengan Sanny.Mereka mengambil foto Sanny.
Mereka terkagum akan wajah Sanny.Semua asli tanpa operasi.Sanny hanya melakukan perawatan berkala pada wajahnya.
"Seorang anggota WO memanggil Sanny dan mengajak papi Sanny ,papi dan Sanny pun di arahkan di sebelah mana ."Sang MUA pun turut di belakang,Merapikan gaun Sanny yang terjuntai di lantai. Beberapa Kata sambutan,Sanny dengarkan.Sanny Sangat gugup.Papi menggengham tangan Sanny.
Sanny sangat terkejut,ketika melangkah,Sanny melihat semua teman-temannya datang.Nadya,Ana,Ratna,Tari,Santi,Sky,Bram,Leo,Louise,Thom,Jimmy,Davin,Kate,Dani,tante mawar dan om Herman.
Mereka semua disana.Sanny sangat terharu.
Papi Sanny menyerahkan Sanny ke tangan Marcho.
"Jaga dan bahagiakan selalu Sanny yah Mar......"
"Pasti pa....,ujar Marcho".
Andre,Anto dan Steve Lons,juga datang bersama anak dan pasangan mereka.
Mereka Sangat bahagia,akhirnya teman mereka Marcho menikah juga,dengan wanita yang sangat dia cintai.Dengan wanita yang sejak dari masa kecilnya.Semua teman Marcho tau,dalamnya perasaan Marcho pada Sanny.
Mereka sangat tau,saingan Marcho ,sangat banyak,karena kecantikan Sanny di atas rata-rata.Dan Sanny sosok wanita yang polos,baik dan menyenangkan.
Marcho saja yang gak peka.Sering memendam masalah,sering mengakibatkan persoalan yang tak seharusnya mereka alami.Tapi mereka lega,saat ini,disini,mereka hadir semua.Karena mereka percaya,kebenaran akan selalu memihak Marcho.
Acara pemberkatan sangat Hikmat,Marcho sangat bahagia,Dia sempat terharu,ketika Sanny mengucapkan janji suci pernikahan mereka.Mereka saling mengenakan cincin.Mereka telah Resmi di hadapan Tuhan dan pencatatan sipil pun sudah dilakukan.
Ketika mereka dipersilahkan saling menunjukkan Kasih sayang,Marcho melakukan wedding kiss dengan segenap jiwanya.Para hadirin bertepuk tangan.Disana banyak family Marcho hadir,Mbak Janet dan mbak Jane sampai menangis,menangis karena bahagia melihat pernikahan Marcho dan Sanny akhirnya terwujud.Setelah badai besar mereka lalui berkali-kali.
Mereka pun foto bersama.
Janet membisikkan sesuatu di telinga Sanny.Sanny dengan mimiknya terkejud.Marcho memperhatikan Janet.Menatap Janet dengan dahi berkerut.Janetpun tertawa.Sanny jadi keliatan gugup.
Suasana cair ketika Sanny menyalam teman-temannya,ketika Bram akan memeluk Sanny,Marcho langsung menarik Sanny dalam pelukannya.
Semua pada tertawa,ciyee.....sampai segitunya,ujar Nadya dan Ana.Kate dan Alice juga ikut -ikutan meledek.
Bram memekuk Marcho.Meminta maaf karena sudah salah paham.
"Mar....jika lu kecewain Sanny,gue gak akan biarkan.Lu bakal nyesal saat Sanny jd milik gue,ujar Bram."
"Gak akan.Dari kecil gue udah menyayangi dan mencintai Sanny.Gue janji akan menyayangi Sanny dan setia sama Sanny".
Jimmy menyalami Sanny,dan langsung memeluk Sanny dengan erat.Jimmy gak peduli dengan Marcho.Bahkan Saat pemberkatan,Jimmy menahan tangisannya.
"Kamu harus bahagia San...ujar Jimmy."
__ADS_1
"Jangan sedih mas.....Sanny mendoakan,mas akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari Sanny,mas gak boleh putus asa,mungkin kita belum berjodoh mas.Jangan mabuk-mabukan,mas akan jadi mas yang Sanny sayangi.Mas sudah Sanny anggap sebagai saudara Sanny".
"Jimmy hanya menahan tangisnya.Kedua orgtua Jimmy menyalami Sanny.
Ternyata kalian tidak berjodoh nak,ujar papi Jimmy.Sama dengan masa lalu terulang kembali.Mami sangat menginginkan Sanny pi.....ujar mami Jimmy.Kenapa harus begini.Mami Jimmy pun memeluk suaminya ,menangis".
"Maaf tan...om....ujar Sanny".
Mata Sanny berkaca-kaca.Teringat kisah maminya.papi Jimmy sangat baik,mami Jimmy juga luar biasa berhati luas.
Marcho sengaja memberi ruang gerak bagi Sanny dan para teman-temannya.
Suasana menjadi kikuk.
kedua orangtua Marcho mengetahui,banyak pria yang patah hati karena pernikahan ini.
Mama Marcho dan keluarganya memaklumi keadaan ini.Mereka juga terkejut,rata-rata yang mencintai Sanny putra tunggal dan memiliki perusahaan yang bukan perusahaan biasa.
Pantasan beberapa jet pribadi tersusun di bandara tadi sewaktu mereka tiba.Mereka sangat heran,ternyata itu milik teman-teman Sanny.
Sanny tidak pernah berteman dengan mereka karena mereka orang berada.Tetapi memang sekolah tempat dia sekolah, bisa dibilang semua memang anak para petinggi dan pengusaha.
Hans hanya diam.Sanny mendekati Hans.Sanny mengulurkan tangannya,Hans hanya diam.
Hans hanya menunduk.
Hans mengajak Sanny agak menjauh dari teman-teman yang lain.
"San......bisa gak kamu gak seperti ini.Kumohon.....ujar Hans.
San........aku gak bisa hidup tanpa kamu,kumohon San.Liat aku San.......ujar Hans."
"Sanny hanya diam.Hans.......maaf...ujar Sanny.Aku berharap kamu akan mendapatkan seorang wanita yang baik,aku tulus mendoakanmu Hans,ujar Sanny."
"Tidak San.....aku gak pernah mencintai siapapun.Hanya kamu yang bisa membuat jantungku berdebar.Hanya kamu yang bisa membuat aku S
senang,hanya kamu yang menajadi penyemangatku.Apa karena aku lulus di Jerman San.....?????kiliah di Jerman?????Harusnya aku bersamamu di satu kota kan San....????
Aku telah selesai koas San.......Aku menyelesaikan dengan cepat,karena kamu San...aku ingin ,kamu hidup bersamaku.Aku akan bertugas di rumah sakitmu bertugas,ujar Hans.Aku sudah banyak mengikuti ujian mendapatkan posisi di rumah sakit kamu bertugas.Kamu tau sendiri prosedurnya kan San????
Sanny sangat terkejut.Hans susah selesai koas.
"Maaf Hans....dari dulu ,aku selalu bilang,kamu teman terbaikku,Alice,Kate,Thom.Maaf aku menyakiti hatimu.Sanny pun menunduk menangis."
Marcho mendengar semua kata-kata Hans.
Marcho mendekati Sanny.
"San...sudah saatnya kita menuju hotel,ujar Marcho.
"Marcho memeluk Hans,dan permisi.Marcho dan Sanny berjalan,Marcho menggenggam tangan Sanny."
Sesampai di hotel,
Sanny dan Marcho sudah bertukar pakaian lebih simpel.
Mereka sedang di tunggu di ruang resepsi.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Jangan lupa like,vote dan koment
happy reading fuysss
__ADS_1