Suami Yang Terabaikan

Suami Yang Terabaikan
Spanyol


__ADS_3

Sanny,di antar Marcho ke bandara.Marcho keliatan banget, gak bisa lepas dari Sanny.Apalagi hubungan mereka lagi hangat-hangat nya.


"Udah mas,ujar Sanny.Malu sama pak Iwan ,bisik Sanny".


Pak Iwan adalah salah satu supir di kediaman mertuanya.


Pak Iwan hanya diam melihat tingkah Marcho.Marcho sudah pak Iwan anggap sebagai anak sendiri.Karena Pak Iwan dari masa mudanya telah mengabdikan diri di keluarga Varos.


Mas.....Sanny hanya 1 mingguan kok.Baik-baik jaga diri yah,jangan macam-macam,ujar Sanny.


Marcho pun mengangguk.


"Pak Iwan......Sanny titip Marcho ya pak,kalau ketemuan sama wanita lain ,atau bareng wanita di mobil ini,pak Iwan kasitau Sanny,ujar Sanny."


"Baik non...ujar pak Iwan sambil tersenyum".


"Cemburunya hanya segitu aja yaaaang????ujar Marcho".


"Maunya mas sampai semana?tanya Sanny".


"Maunya Mas sampai di borgol di tanganmu San....ujar Marcho".


"Extrim banget dech mas....Sanny kan bukan polisi,Sanny pun tertawa melihat kemanjaan suaminya".


"Di Spanyol lagi musim dingin,jangan gak pakai baju hangat.Kemana-mana pakai yah,ujar Marcho".


"Marcho menecup bibir Sanny,mencium ujung kepala Sanny".


Sebenarnya ,berat bagi Sanny meninggalkan suaminya.Tapi namanya tugas,mau bagaimana lagi.😔😔😔😔😔😔


Dokter Bernard sudah menunggu Sanny di dekat pemeriksaan tiket.Sanny pun memeluk Marcho.


"Sanny jalan dulu ya mas,setiba disana ,Sanny akan telepon mas,rinduuuuuu....ujar Sanny".


"Hmmmmmm......mas juga,ujar Marcho".


Mereka berpelukan kembali.


"Mas puasa dong dek....ujar Marcho".


Pipi Sanny pun memerah.


"Nanti di double yah mas,setelah kembali,Sanny pun tertawa melihat Marcho".


Mereka saling melambaikan tangan.Marcho melihat Dokter Bernard begitu menahan rasa cemburunya.


Dokter Bernard telah mengetahui Sanny adalah istri Marcho.


Tapi namanya perasaan,dokter Bernard sangat susah mencintai seseorang,dokter Bernard masih berharap,Sanny menjadi miliknya suatu saat nanti.

__ADS_1


Sanny mendorong kopernya,memasuki pesawat.


Me Wa Marcho,memberi info Sanny akan pesawatnya akan berangkat.


Selama di perjalanan,Sanny banyakan dengarkan lagu dan membaca buku.


Dokter Bernard banyakan fokus memperhatikan wajah Sanny terus menerus.


Sanny gak berani menanyakan kenapa dokter Bernard seperti itu,karena dokter Bernard dosen pembimbing Sanny.


Jasa dokter Bernard sangat banyak,dokter Bernard benar-benar mengajarin Sanny.


Sanny sadar,perasaan cinta seseorang adalah hak pribadinya,selama tidak mengusik dan mengganggu hidup orang lain.Sanny juga membatasi diri,dan memposisikan dirinya dan sadar susah memiliki suami.


San.....kita pesan makanan yah,ujar dokter Bernard.Sanny pun mengangguk.


Perbedaan usia Sanny dan dokter Bernard sepuluh tahunan.Dokter Bernard tidak pernah dekat dengan wanita manapun,apa dokter Bernard pernah patah hati?selalu Sanny bertanya dalam hatinya.Tapi menurut para perawat,dan para dokter senior ,dokter Bernard gak pernah dekat sama yang namanya Wanita.Dengan wanita dia sangat dingin.Hanya Sanny lah yang bisa membuat nya tertawa atau tersenyum,dan lumayan banyak bicara.


Sambil makan,dokter Bernard banyak becerita tentang masa perkuliahannya,masa-masa seperti Sanny.


"Semasa kuliah,apa kamu pernah pacaran San?atau pada saat sekolah?tanya dokter Bernard".


"Pacaran gak pernah dok,ujar Sanny."


"Jatuh cinta pun hanya sekali,ujar Sanny".


"Ketika menikah pun dibohongi.Di pikir menikah usia 18tahun,ternyata sudah selesai perkuliahan baru tau,perjanjian nikah hanya akal-akalan suami,ujar Sanny tertawa."


"Apa kamu bahagia menikah bersamanya?tanya dokter Bernard".


"Bahagia dok.Dia sangat menyayangi saya,mertua saya juga ,sangat baik,ipar juga.Keluarganya sangat baik,saling dalam segala hal".


"Saya senang...kamu bahagia San....ujar Dokter Bernard".


Dokter Bernard selalu menahan perasaannya pada Sanny.Hanya menyimpan rasa cintanya dalam diam.


Dokter Bernard dalam diamnya tetap memperhatikan Sanny makan.Dokter Bernard memberi Sanny tisu ,sambil menunjukkan makanan Sanny yang berlepotan di sekitar mulut Sanny.


Dokter Bernard tetawa.


Sanny hanya menahan senyumnya.


Setelah makan,Sanny dan dokter Bernard main game bersama ,Ketika Sanny sangat mengantuk,mereka pun menghentikan permainan gamenya.


Sanny tertidur,kepalanya menghadap ke depan.


Dokter Bernard memposisikan kepala Sanny di bahunya,agar Sanny lebih nyaman ketika tertidur.


Dokter Bernard sangat bahagia dengan moment ini.

__ADS_1


Dokter Bernard mencintai Sanny sejak hari pertama Sanny koas di rumah sakit.Bukan karena kecantikannya,tapi semua hal.


Pagi itu,mereka pun telah tiba di Spanyol,hotel itu begitu megah,ada balkon dan tempat nyantai di bagian balkon atas.


Pelayanan nya sangat bagus.Sanny sekamar dengan seorang dokter dari Prancis.


Dokter ini lumayan cantik,dan juga baik.Sanny pun cepat akrab dengannya.


Hari pertama mereka disibukkan dengan berbagai pembicara dan nara sumber dalam dunia medis.


Para peserta sekitar 30an dari berbagai negara.Bram juga mengikuti seminar ini,Sanny sangat terkejut ketika Sanny duduk dan di sebuah ujung ruangan,Bram duduk disana.Mereka saling bertatapan dan tersenyum.


Di pertengahan acara seminar,mereka dijamu makan di restoran.Sanny satu meja dengan Bram dan dokter Bernard.


Teman Sanny yang dari perancis pun di kenalkan Sanny pada Bram dan dojter Bernard.


Sosok Sanny sangat menawan,membuat banyak dokter dengan berani mendekati nya.Meminta nya berkenalan.


Dokter Bernard hanya bisa menggeleng kepala.Derita orang cantik,baik,komplit yah seperti itu.


Bram dan Dokter Bernard membantu Sanny mengatasi semua para pengagum Sanny.


Dokter Sonia padahal lumayan cantik,tapi Sanny yang menjadi primadona di acara ini,dan sering di berbagai seminar ,banyak yang mengejar-ngejar Sanny walau mereka tau Sanny sudah berkeluarga.Sanny selaku Jadi incaran berbagai dokter senior maupun dokter muda.


Mereka kembali mengikuti seminar,menonton dan membahas beberapa operasi yang sulit dalam segi medis.Beberpa pertanyaan melibatkan para dokter.Ketika semua peserta mentok dalam satu hal,Sanny memberanikan diri ,memecahkan kasus.Semua yang memberi pendapat,wajib ke depan menjelaskan dan mengemukakan pendapatnya.Dokter Sonia juga terlibat.Jawaban dan solusi dari beberpa dokter masih kurang tepat.


Para dokter senior pun menanyakan,solusi untuk jalan keluar pengoperasian dalam kasus video tersebut.


Sanny pun mengangkat tangannya,maju ke depan menjelaskan beberapa opini dan solusi yang akan di tempuh.Sanny menjelaskan detail,Sanny sangat fokus dalam melihat kasus pasien tersebut.Sanny pun mengakhiri penjelasannya.Dan terlihat banyak para dokter senior berdiri dan berteouk tangan,atas jawaban dan ulasan Sanny yang sangat tepat.


Dokter Bernard pun bangga sebagai dokter pembimbing Sanny.


Selepas pertemuan,mereka di jamu makan malam.


Mereka di wajibkan memakai pakaian formal buat acara itu.


Sanny pun berias soft.


Sanny mengenakan gaun hitamnya,Sanny sangat cantik malam itu.Semua mata memandangnya.Penuh dengan kekaguman.


Kepribadian Sanny sangat low profile.Dia tidak pernah meninggikan diri ,dari yang lainnya.Walaupun Sanny tergolong jenius ,tapi Sanny biasa saja,gak merasa gimana -gimana.


Dokter Bernard memperkenalkan Sanny kepada beberapa dokter handal.Sanny mendapat undangan mereka ,sebagai asisten dalam operasi yang mereka lakukan, di salah satu rumah sakit di Spanyol besok.Referensi kemampuan Sanny,menjadi nilai plus karena Sanny juga sering dokter Bernard ajak, dalam megoperasi beberapa pasien,dalam tim gabungan di beberapa negara yang banyak melibatkan dokter-dokter handal.


Dokter Bernard banyak membuka peluang bagi Sanny.Dokter Bernard tau kemampuan Sanny,mencintai dalam diam,hanya itu yang bisa dokter Bernard lakukan.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


jangan lupa like,koment dan vote

__ADS_1


happy readjng guys.


__ADS_2