
Sanny bergegas memasuki mobil grandpa.Papa Lucas dan mama Rita pun berlari mengejar Sanny.
Papa Lucas memandang wajah kecewa Sanny.Papa ikut antar kalian,ujar papi Lucas.Mama Rita mengusap rambut Sanny.
Sanny hanya diam,mengusap wajah Sun dan Cloudy.
Pandangan mata Sanny kosong.Terulang kembali kilasan rekaman mami nya,seputar perselingkuhan yang di lakukan papinya.Sanny memejamkan matanya,terasa seperti mimpi dia mengalami ini semua.
Terlihat di belakang,mobil Marcho membuntuti mobil mereka.Sanny berpindah duduk ke tempat duduk belakang,membuka kaca jendela mobil.
Sanny mengeluarkan pistol redam nya,membidik ban mobil Marcho.Sanny melakukannya di daerah yang sepi danntidak membahayakan Marcho ataupun pengendara lainnya.
Dua kali tembakan Sanny lakukan di ban yang sama,Lalu terlihat mobil Marcho meminggir.
Papa Lucas dan mama Rita baru melihat kemarahan Sanny.Mereka sangat terkejut.Demikian juga bi Tami ,grandma dan grandpa.
"Pa....jangan pernah beritau Marcho keberadaan kami,ujar Sanny".
"San.....harusnya kita mendengarkan penjelasan Marcho.Jangan terbawa emosi,ujar papa Lucas".
"Papa gak bela Marcho,kita harus pelajari rekaman CCTV,memperjelas suara di video tersebut,itu masih samar San....ujar papa Lucas".
"Papa menampar Marcho,karena dia tidak pantas,memasukkan seorang wanita di ruang istirahat pribadinya.Dia melanggar batasan itu,ujar papa Marcho".
"San....mama gak bisa pisah dengan twins.Sun dan Cloudy sangat mama sayangi.Mereka sangat pintar,lucu.Jangan pergi Sannnn...ujar mama Rita".
"Harusnya di hari sabtu,Marcho gak kerja kan ma????anaknya akan merayaka ulang tahun,kenapa semua orang ada buat twins???karena mereka menyayanginya.Sanny mencoba memahami Marcho ma,karena kesibukan kerjanya,tidak bisa di hindari.Tapi kenapa harus berduaan dengan wanita itu di ruang pribadinya.Ketiga asistennya di bagian bawah kantor.Anto di samping ruangan kerjannya.Coba pa.....skenario apa lagi yang mereka lakukan?mereka susun begitu rapi?agar kalau dari pintu depan,kalau Sanny datang,ketiga asisten bisa menghubungo Marcho?jika Anto tidak ke toilet,pasti Anto sudah menghubungi Marcho".
"Mama tau kekecewaanmu Sannn....tenangkanlah dirimu sayang.Tapi jangan lakukan perceraian.Kalian tidak kaaihan dengan twins?pikirkanlah."
Mereka sampai ke bandara.Sanny hanya diam,dan memeluk mama Rita,dan kemudian memeluk papa Lucas.
"Sanny permisi ma...pa....ujar Sanny".
Sanny memeluk Claudy,dan berjalan memasuki jet.Sanny memberi Claudy pada bi Tami.
__ADS_1
Sanny kemudian mengganti rute mereka,dari rute sebelumnya.
Grandma dan grandpa menginfo mereka akan pulang ke Turki.
Tapi dengan jalur yang Sanny berikan,pilot pun mengkonfirmasi ijin terbang.Setelah selesai,mereka pun sudah mengudara.
Sanny menyuapi Sun makanannya,sedangkan Claudy disuapi bi Tami.
"Sanny memandang kelucuan kedua anaknya.Kedua anaknya sudah lumayan lancar berbicara.Mereka berjalan,dan berbicara sebelum genap usia 1 tahun.Walaupun masih terkadang ada nada cadel dari beberapa kata yang sulit mereka ucapkan".
Sunny tidak memberikan mereka sendirian makan,karena kalau berpergian akan menyulitkan membersihkan sisa makanan mereka,makanya kalau sedang bepergian,Sanny selalu menyuapi mereka.
"Mammy.....dady kenapa gak itut?tanya Cloudy".
"Iya mam......kalau dady itut....lebih lamai mam....ucap Sun".
"Daddy kerja nak,ujar Sanny."
"Perasaan Sanny sangat sedih,kecewa dengan Marcho".
Setelah berjam -jam mereka menempuh perjalanan,mereka pun tiba di Swiss.Sebuah kota dengan pemandangan asri.
Sanny mempunyai sepupu yang tinggal di Swiss.
Bram sibuk menelepon Sanny,Nadya ,Ana juga.Wa Sanny ketika di aktifkan penuh dengan chattingan mereka.Sanny membiarkan handphonenya begitu saja,membuat nada getar pada handphonenya.
Kedua twins pun Sanny bawa ke rumah sepupunya.
"Sanny teringat dengan Bram,Bram sering ke Swiss karena perusahaan papa nya ada di negara ini".
Sanny pun menghubungi Bram.
📞Hallo Bram.....
📞Kamu kenapa San?????kamu baik-baik saja kan San?
__ADS_1
📞Keadaanku tidak begitu baik Bram,ujar Sanny.Kamu bisa tolong ?
📞Bisa.Kamu buyuh bantuan apa San?
📞Tolong beri info beberapa agent property di negara Swiss Bram,aku butuh.
📞Kamu di Swiss San?????aku punya beberapa mansion disana.Kamu pakailah.Kalau kamu betah disana,nanti kamu bisa beli.Janganntinggal di apartemen,kedua twins sangat aktif.Bahaya,ujar Bram.Mereka butuh lapangan luas dan rumah yang kuas,buat mereka bermain.Aku akan menyuruh orang kerjaku mengantar kalian disana.Jangan pikurkan yang lainnya.
📞Makasih Bram,ujar Sanny.
Udara sangat dingin,kedua twins di pakaikan baju hangat.Mereka seperti beruang kecil bermain ,menghibur hati Sanny yang sedang down.
Anak-anak,tidak pernah tau apa masalah orang tua mereka,tetapi mereka bisa merasakannya.
Sanny sangat bersyukur,kedua twins tidak demam seperti orang-orang bilang,jika terpisah dan merindukan daddy nya.Mereka cukup cepat beradaptasi,bermain dengan grandpa dan grandma,dengan pengawasan bi Tami.
Sanny melarang grandma dan grandpa berkomunikasi dengan keluarga Marcho.
Bi Tami juga sedih melihat Sanny.Sanny kembali menata hidupnya.Melamar ke beberapa rumah sakit.
Bi Tami mendukung keputusan Sanny untuk kembali bekerja,agar bisa kembali ke hidup normalnya.
Sanny sudah mendaoat dua pengasuh buat anaknya.Mereka Sanny dapatkan dengan bantuan sepupu Sanny bernama Selly.
Sanny menempati rumah Bram begitu bagus,halamannya luas,anak anak sangat senang.Udara juga sangat bagus.
Sepipu Sanny bernama Selly,ada beberapa kemiripan dengan wajah Sanny.Selly lebih pendek daru Sanny.Sally lumayan cantik dan baik hatinya,walau kecantikan Sanny melebihi sepupunya,sifat mereka sangat berbeda.Sanny tergolong tomboy,sedangkan Sally sangat feminim dan lumayan agresif jika naksir seseorang.
Selly berprofesi sebagai seorang dokter anak.Tapi Selly gak sepopuler Sanny.Selly hanya dokter yang biasa-biasa saja.
Sanny sedikit tenang,karena Selly seorang dokter anak,masalah twins bisa dia tangani.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
jangan lupa like ,komen dan vote
__ADS_1
happy reading guyssss