Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Karena ada maksud tertentu


__ADS_3

Setelah Marisa pulang .


Helen ,Shinta dan Karin pun keluar dari ruangan .


sebelum pulang ke rumah , mereka bertiga harus pergi ke pajak atau ke pasar terlebih dulu untuk membeli alat-alat perlengkapan praktikum besok.


Kebetulan lokasi pajak tidak begitu jauh dari kampus ,jadi mereka pun bisa menempuhnya dengan berjalan kaki.


Mereka terus berjalan ke pajak sambil bergandengan tangan di trotoar .


5 menit kemudian Karin, Helen dan Shinta pun sudah tiba di pajak.


Setibanya di pajak mereka langsung mencari peralatan yang akan digunakan besok hari , setelah lelah mencari dan akhirnya mereka pun menemukan sebuah toko yang menjual pernak -pernik terlengkap di pajak itu .


Shinta dan karyawan toko sedang sibuk memasukkan peralatan yang ingin mereka beli ke dalam kardus , lalu Shinta pun mulai melakukan tawar menawar dengan karyawan toko itu .


diwaktu yang bersamaan , ternyata Alex dan adik perempuannya sedang berbelanja di pajak itu juga .


"Eh ada Alex ,ketemu lagi .


apa kabar ???" Sapa Karin


Alex hanya tersenyum , meskipun dia tersenyum tapi wajahnya tidak bisa berbohong kalau dia menyimpan kesedihan .


"kamu kesini dengan siapa Lex , sendirian???" sambung Helen


baru saja Helen selesai bertanya ,


tiba-tiba seorang gadis cantik ,polos dan berpakaian sederhana datang menghampiri Alex.


"Kak aku udah siap berbelanja , ayo kita pulang " sambil menenteng kantongan belanjaan nya gadis cantik itu menarik tangan Alex


"Oo. .iya saya duluan ya "Ucap Alex kepada ketiga wanita yang kuliah di kampus Negeri itu


"Iya Lex ,hati-hati "jawab mereka dengan bersamaan


Alex dan adiknya berjalan meninggalkan ketiga wanita itu .


" mereka siapa kak, teman kakak yan ?"Tanya Adik nya Alex


"sebenarnya bukan teman Kakak.


tapi mereka bertiga adalah teman akrab nya Marisa di kampus " Jelas Alex


tiba-tiba saja gadis polos itu berhenti melangkah .


perlahan - lahan dia mundur dan membalikkan tubuhnya .


"Mau kemana lagi dek ??"Tanya Alex


tapi gadis itu terus berjalan mendekati Karin, Shinta dan Helen.


"Jadi kalian teman nya Icha ya " ucap nya

__ADS_1


"Iya benar, ada ya ???" tanya mereka dengan heran


"Kebetulan sekali kita bertemu disini !


tolong kalian sampaikan pada teman kalian itu terimakasih banyak karena sudah berhasil menghancurkan hidup kakak saya .


Dan sampaikan padanya supaya dia mengembalikan semua uang kakak saya , saya tidak rela jika wanita licik dan busuk seperti dia menikmati hasil keringat kakak saya . " Timpal nya


mereka bertiga terdiam, kalau bukan karena adiknya Alex pasti mereka tidak akan tau kalau Alex dan Marisa sudah putus .


"Dek ,kamu apa-apa an sih !!!.


udah ikhlasan aja uang itu sama Marisa , lagian teman-temannya kan tidak tau apa-apa dek . ayo pulang !!" Alex menarik tangan adiknya


"tolong maafkan adik ku ya teman-teman "


Setelah Alex dan adiknya pergi jauh.


Karin pun mengajak teman-temannya untuk makan siang karena ia merasa sangat lapar setelah berjam-jam berputar-putar di pajak itu .


setelah selesai makan mereka pun mulai menghitung dana pengeluaran belanja peralatan yang mereka belanjakan tadi


"Jadi Alex sudah tau kalau Marisa selingkuh ya ???" tanya Helen


"mungkin sudah kali,buktinya adiknya Alex aja sudah tau juga " jawab Shinta


"Kasihan bangat ya Alex ,padahal aku tau seperti apa perjuangannya untuk Icha selama ini , tapi Icha malah lebih memilih berselingkuh dengan suami orang ." Timpal Karina


5 menit kemudian setelah mereka selesai menghitung uang dan membahas Marisa , lalu mereka pun pulang .


cepat-cepat ia memarkirkan sepeda motor ny ke teras rumah .


"Rangga , ngapain dia kesini .


astaga !!


jangan . .jangan. ." dia langsung buru-buru masuk kedalam rumah


"Assalamualaikum" ucap nya


dia mendapati mama,papa nya dan Rangga sedang asik mengobrol di ruang tamu .


entah apa sebenarnya yang mereka bicarakan, tapi dari raut wajah mamanya terlihat kalau mamanya sedang ceria.


"tuh Marisa yang dari tadi kamu tunggu-tunggu sudah datang, kalau begitu Tante dan om ke belakang dulu ya .


kalau kalian mau mengobrol ,mengobrol aja disini ,dan santai aja anggap rumah ini rumah nak Rangga juga " Ucap mamanya


Padahal sebelum Marisa datang, Rangga sudah memberi tahu pada kedua orangtua Marisa kalau dirinya punya anak dan juga punya istri.


Tapi anehnya ,mereka tidak mempermasalahkan itu .


setelah kedua orangtuanya pergi ke belakang Marisa pun duduk di dekat Rangga

__ADS_1


"pak Rangga ,kenapa bapak kesini tidak bilang-bilang pada ku ??


terus apa yang kalian bicarakan dari tadi ????" tanya nya penasaran


"Karna tadi kamu tidak mau mengangkat telpon ku makanya aku kesini .


mama dan papamu juga baik .malah mereka menyuruh ku membawamu keluar sambil belajar ." jawab nya


Padahal tadi pagi saat berangkat kuliah mamanya memang masih marah pada Marisa , tapi setelah Rangga datang mamanya langsung berubah menjadi baik


"Tidak pak, belajar nya lain kali aja ya.


soalnya saya juga lagi tidak enak badan "Ucap nya


sebenarnya dia sedang tidak mood karena di kampus tadi dia bertengkar dengan sahabatnya itu juga gara-gara mamanya yang terlalu lebay menangis dirumah Helen


"tidak enak badan????


jangan-jangan kamu hamil Cha " Pria berwajah tua itu sengaja menakut-nakuti Icha


Akhirnya Icha pun mau di ajak keluar


"Yaudah kalau begitu tunggu sebentar ya pak, saya mandi dan ganti baju dulu " kata Icha


"Iya sayang, mandi yang bersih ya.


jangan lupa semuanya digosok bersih " bisik Rangga di dekat telinga Icha dengan genit


Icha pun masuk ke kamarnya untuk Mandi , setelah selesai mandi ,Icha pun siap-siap


saat ia sedang siap-siap di kamar ,tiba-tiba mamanya langsung masuk


"Dandan yang cantik Cha ,karena teman mu yang mengajak mu keluar ini adalah laki-laki kaya ,terkenal dan berpendidikan, siapa tau suatu saat nanti dia memperkenalkan mu dengan teman kerjanya yang masih single


pokoknya jangan membuat mama malu " tukas mama nya


Ternyata tujuan mamanya baik pada Rangga karena dia ingin memanfaatkan Rangga supaya suatu saat putri tercintanya itu berjodoh dengan salah satu teman Rangga yang masih single.


tidak sedikitpun dia curiga kalau Rangga dan putrinya itu sebenarnya sudah mempunyai hubungan spesial .


"iya ma "Jawab Marisa


setelah 2 menit kemudian Marisa dan mamanya sama-sama keluar dari kamar .


"Nak Rangga,Tante sangat senang kalau kamu ikhlas mengajari icha les bahasa Inggris , tapi tolong jaga icha baik-baik ya " pinta mamanya


"Iya Tante. Tante tidak usah khawatir .


saya akan menjaga putri Tante ini dengan baik .


lagi pula kami juga tidak berdua kok Tan, anak didik saya juga ada 5 orang yang akan hadir selain Icha " Kata Rangga dengan berbohong


Setelah mendapat ijin dari mamanya .

__ADS_1


Marisa dan Rangga pun langsung pergi .


__ADS_2