Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Butuh waktu


__ADS_3

"Marisa . .aku tahu pasti kamu masih sakit hati padaku, tapi kali ini aku berjanji , kalau aku tidak akan pernah menyia-nyiakan mu lagi.


aku ingin kita hidup bersama seperti dulu lagi.


Marisa. .apakah kau mau rujuk dan kembali padaku lagi ?????"Tanya Rangga tanpa rasa bersalah


"Maaf mas, tapi untuk sekarang ini aku belum kefikiran untuk menikah lagi " jawab Marisa


dia melepaskan genggaman Rangga


"Ohhhh. .jadi kau sudah tidak mencintaiku lagi ya ,secapat itukah kau melupakanku ???


atau jangan-jangan kau sudah punya pria idaman lain ya ????" Timpal pria beranak dua itu


"Bukan mas , bukan itu !!!! " tegas Marisa


"kalau bukan karena pria idaman lain, lantas kenapa kamu tidak mau rujuk dengan ku ???


bukan kah kamu sendiri yang mengatakan kalau kamu masih sayang padaku dan juga anak-anak ku .


tapi kenapa malah menolak ku ?????" tanya Rangga kembali


"mas Rangga tolong jangan memaksa ku seperti ini .


benar kalau aku memang masih sayang padamu dan juga pada anak-anakmu.


tapi untuk sekarang ini, bagiku rujuk tidak semudah itu mas , lagi pula aku juga butuh waktu


dan untuk saat ini aku ingin sendiri dulu karena aku ingin mengejar mimpi-mimpiku .


aku juga harus bekerja keras untuk membayar hutang-hutang orangtua ku padamu " kata Marisa


"Oke baiklah kalau memang itu mau mu , aku terima .


tapi satu hal yang harus kau tahu kalau aku akan selalu mencintaimu,


dan aku akan memberikan kamu waktu dan aku akan selalu menunggu jawaban dari mu . " kata Rangga


Setelah 4 jam kurang lebih melewati perjalanan akhirnya Rangga dan marisa pun tiba di kota .


Karena Rangga sudah tahu kalau mantan istrinya itu sekarang tinggal dirumah Karina , jadi dia pun mengantarkan Marisa langsung kerumah Karin .


Setelah tiba di depan rumah Karin, merisa pun langsung turun dari mobil dan berpamitan.


"Mas terimakasih sudah mengantarku ya ,kalau begitu aku mau masuk dulu.


mas hati-hati di jalan " ucap Icha


"Iya mama sayang .


eh maaf . . maksudku iya Marisa sama-sama .

__ADS_1


harusnya bukan kamu yang berterimakasih tapi aku .


" jawab Rangga


Rangga terus saja menatap Icha sampai benar-benar hilang dari pandangannya .


setelah Icha masuk kedalam rumah sahabat terbaiknya itu , kemudian Rangga pun melanjutkan perjalanan nya .


karena Rangga sudah terlanjur tiba di kota,ia pun langsung menuju mess nya dan tidak pulang ke kampung ibu nya .


Sedangkan di belakang layar hordeng ,ada karina yang sejak tadi memperhatikan Rangga dan juga Marisa .


ia merasa kalau tingkah kedua orang itu terlihat sedikit berbeda , terlihat bukan seperti orang yang saling membenci tapi justru malah sebaliknya . dia juga sudah tidak sabar ingin bicara dengan sahabatnya itu .


beberapa manit kemudian , Icha pun masuk kedalam kamar,saat Icha membuka pintu kamar , tiba-tiba sudah ada Karina yang berdiri persis di depan pintu dan membuat Icha merasa kaget .


"Astagfirullahaladjim Karina !!!


kamu membuat ku kaget aja , untung saja aku tidak punya riwayat penyakit jantung ,kalau tidak pasti aku sudah mati berdiri melihat kamu berdiri disini .


sejak kapan kamu berdiri disini??


" tanya nya , ia benar-benar sangat kaget


"Sejak kapan ..sejak kapan ..


sejak kamaren!


tadi itu aku tidak sengaja melihat mu turun dari mobil Rangga , dan aku baru saja mau keluar mau nyamperin kamu ehh ...kamunya udah keburu masuk duluan .".jawab Karin


"Hehehehe . . Iya Rin .


sebenernya tadi , aku minta di antar sampai terminal aja, tapi Rangga nya maksa mau ngantar sampai ke sini .


yaudah aku turutin aja maunya dia , dari pada dia ngambek , tau sendirikan Rangga gimana orangnya " kata Icha


"Cie . .Cieee . .Jadi gitu ceritanya !!!


tapi kenapa aku merasa ada yang berbeda di antara kalian ya ???


tadi juga aku melihat Rangga menatap mu dengan tatapan yang berbeda saat turun dari mobilnya sih !!


bukannya dia masih marah padamu ya ??? kenapa harus ada acara ngambek-ngambek segala , aneh !!!


apa jangan . .jangan setelah melakukan perjalanan jauh kalian kembali saling jatuh cinta ????" tanya Karina penasaran


"Tatapan yang berbeda gimana sih Rin??? mungkin itu hanya perasaanmu saja kali .


Udah ah kita sambung ngobrol nya nanti saja soalnya aku mau mandi dulu nih, soalnya udah lengket banget dari kamaren gak mandi-mandi " kata Icha


dia langsung meletakkan barang-barangnya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya .

__ADS_1


Tidak lama setelah Icha keluar dari kamar mandi, Karina pun mengatakan apa yang ingin ia katakan sejak kemaren .


"Cha, sebenarnya aku ingin bicara " ucap nya


"memangnya apa yang mau di bicarakan Rin ???


bicara saja , kenapa wajahmu terlihat kaku jangan serius-serius amat Rin " ledek Icha


kemudian Karin pun menceritakan pada sahabatnya itu kalau kemaren dia pergi kerumah orangtua Icha .


" ihhh Icha aku serius .


Ooo. .ya Cha sebelumnya aku mau minta maaf, karena tanpa sepengetahuan mu ,kemaren aku pergi diam-diam kerumah orangtuamu .


sebenarnya aku juga sudah berjanji pada mereka kalau aku tidak akan mengatakan ini pada orang lain termasuk padamu juga, tapi aku tidak bisa menahan nya .


bagaimana aku bisa tidak menceritakan ini padamu, karena hanya kamu satu-satunya Keluarga yang mereka miliki saat ini" kata Karin


"Aku saja tidak ingin pergi kesana, tapi kenapa kamu malah pergi kesana Rin ???


kamu tahu kan orangtuaku sudah menipu Rangga, Karena ulah mereka sekarang Rangga dan anak-anaknya harus menderita.


aku belum bisa memaafkan mereka, tolong jangan ceritakan tentang mereka lagi Rin karena aku tidak ingin mendengar tentang mereka " Jawab Icha


"Icha tolong berhentilah membenci mereka .


aku tahu mereka memang sudah melakukan kesalahan yang sangat besar dan membuat banyak orang di sekitar mereka hancur dan juga menderita .


tapi sekarang mereka sudah menerima balasan atas apa yang sudah mereka perbuat " ujar Karin


"Balasan ???


balasan apa yang kamu maksud Rin, aku tidak mengerti !


sudahlah Rin, lagi pula aku masih capek mau istirahat dulu .kalau kamu masih menganggap ku sahabat tolong jangan bahas tentang mereka lagi Rin plissss ." ucapnya


"baiklah Cha, maafkan aku !!


aku tidak akan membahasa mereka lagi, sekarang istrihat lah .


dan semua yang ku katakan padamu barusan anggap saja angin lalu" cercah Karin


dia pergi keluar dan meninggalkan Icha sendirian di kamarnya itu .


Karina duduk di teras rumah ,dia menyesal sudah mengatakan semua nya pada Icha, padahal sudah jelas Icha tidak mau tahu dan tidak perduli pada orangtuanya.


"Semoga saja pintu hati marisa terbuka untuk menjenguk orangtuanya, kasihan mereka !! " batin nya


ia benar-benar tidak tega melihat kondisi orangtua icha sekarang ini .


Sedangkan di dalam kamar Icha sudah tidur pules .

__ADS_1


__ADS_2