Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
masih saling mencintai


__ADS_3

Setelah mengobrol lama ,tiba-tiba Helen si manusia paling dewasa dan mengerti segalanya meminta pada Icha untuk menemani mereka jiarah ke tempat pemakaman .


"Oo. .iya teman -teman karena kita sudah sampai di rumah Icha ,tapi tetap aja rasanya seperti masih ada yang kurang kalau kita tidak melihat pemakaman Tante dan juga om .


bagaimana kalau kita jiarah ke makam sebentar, boleh kan Cha ????" tanya Helen


"Tentu saja boleh.


kalau begitu aku siap-siap dulu ya , tunggu sebentar " kata Icha


ia pergi ke dapur untuk mengambil air dan juga bunga yang akan di tabur disana nanti .


tapi saat Icha pergi ke dapur tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras .


"Yah hujan, gimana nih Len???" tanya Karin


"Kita tunggu sampai reda aja Rin " jawab Helen


mereka pun menunggu hujan reda ,tapi sudah berjam-jam huja tak kunjung reda


dan hari pun sudah mulai sore.


Akhirnya mereka semua tidak jadi jiarah ke makam.


jam 5 sore sahabat - sahabat Icha yang sudah berusaha menghibur dirinya hari ini pun pamit pulang .


Setelah semua sahabatnya pulang, rumah kembali sepi .


Tapi untuk menghilangkan kesunyian di hatinya, Icha kembali melamar-lamar pekerjaan lewat ponselnya .


tapi tiba-tiba saja ponselnya berdering panggilan masuk dari Rangga mantan suaminya


"Mas Rangga ,untuk apa dia menelpon ku " batin nya


Dan dia pun mengangkat telpon dari Rangga


"Halo assalamualaikum Cha " sapa Rangga dari ujung sana


"Iya mas walaikumsalam" jawab Icha


"Kamu lagi apa ?????" tanya Rangga


"Lagi ngelamar - lamar pekerjaan lewat aplikasi mas "


"Kalau di lamar mau gak ???


Hehehe"


"Apaan sih mas, kok becanda nya begitu " Jawab Icha sedikit kesal


"Aku sedang tidak becanda Icha, aku serius !!


aku serius ingin melamar mu lagi, aku ingin kita rujuk dan hidup bersama seperti dulu lagi .


Aku duda dan kamu juga janda apa salahnya kita bersatu lagi dan jadi kekasih halal .


agar tidak ada fitnah dan menimbulkan dosa seperti yang kamu katakan kemaren .


Icha apa kamu mau menikah dengan ku ????" Ujar Rangga

__ADS_1


"Mas , aku sedang sibuk .


kalau memang niat mu serius datang dan bawa kedua orangtua mu kerumah ku , bukan begini caranya .


dari dulu kamu selalu menggampangkan sesuatu, dulu juga kamu mengusir ku dengan cara yang sangat gampang kan mas ????" cercah Icha


"Icha aku minta maaf tapi bukan begitu maksudku , aku tidak menggampangkan pernikahan .


aku tahu aku memang sudah salah, dan aku juga sudah berjanji untuk berubah .


maafkan aku Icha cantik " bujuk rangga


"Iya mas .


tapi udah dulu ya, soalnya aku lagi sibuk "


Marisa langsung memutus telpon nya


sebenernya Icha tidak membenci Rangga tapi yang ia inginkan adalah keseriusan .


"Mas aku tahu kalau kamu memang masih mencintaiku dan andai kau tahu bahwa aku juga masih mencintai mu .


tapi aku tidak mau kamu mengatakannya seperti tadi, tidak baik pernikahan di jadikan bahan candaan seperti tadi .


seandainya kau dan orangtuamu datang menemui ku aku pasti menerima mu kembali kok " batin wanita cantik itu


"Hah bodohnya aku, bisa - bisanya aku mengucapkan kata-kata itu lewat telpon .


Yang ada Marisa akan menjauh dan mengira kalau aku tidak pernah berubah .


Rangga . .Rangga kamu memang bodoh dan gegabah !!!" ungkap duda beranak dua itu sambil menggaruk-garuk kepalanya .


"Ooo. .iya tadi Icha bilang kalau aku serius au harus datang kerumahnya dan membawa ayah dan ibu .


itu artinya Icha mau rujuk dengan ku " batin nya


saat itu juga ia langsung menelpon ibunya ke kampung


Kringgg...Kringgg ...Kringgg


Bunyi hanphone ibunya dari ujung sana tiba-tiba berdering .


"Halo nak , bagaimana kabar mu disana ???" sapa ibu nya


"Alhamdulillah Rangga baik-baik aja Bu.


ibu dan yang lain juga baik-baik aja disana kan ????" tanya Rangga


"Iya nak semuanya baik - baik aja kak, cuma ibu yang sedang tidak baik .


kemaren setelah pulang belanja ibu kehujanan kebetulan ibu tidak bawa payung .


sekarang ibu lagi meriang ,panas dingin "


"Ya Allah Bu , terus ibu udah berobat belum ????" tanya Rangga lagi


"Udah nak . .ibu saja baru selesai minum obat .


ngomong-ngomong ada apa nak ???

__ADS_1


tumben kamu menelpon ibu, bukan nya sekarang kamu masih kerja ya ?????" tanya ibu nya


"iya Bu ,tapi tidak terlalu begitu sibuk kok .


Ada hal penting yang ingin Rangga sampaikan Bu " Ujar Rangga


kemudian Rangga pun mengatakan apa yang ingin ia katakan pada ibunya


yang pertama


pria duda beranak dua itu meminta pada ibu dan ayah nya membawa fajar dan akila liburan ke kota, karena kebetulan akila dan fajar memang sudah menerima raport dan sedang libur panjang .


yang kedua , dia menyampaikan kabar buruk bahwa kedua orang tua Icha sudah meninggal beberapa hari yang lalu .


Dan yang ketiga ,Rangga meminta pada ibunya untuk sholat istikharah apakah ia dan Icha sebenarnya masih berjodoh .


jika memang masih , dia meminta agar ayah dan ibunya datang ke kota melamar Icha untuknya .


Mendengar keinginan Rangga untuk rujuk dengan Icha ,ibunya disana benar-benar sangat bahagia sampai-sampai ia tidak tahu lagi bagaimana cara mengungkapkan kebahagiaan yang sedang ia rasakan saat itu .


sakit kepala, demam dan juga meriang yang ia rasakan sejak kamaren tiba-tiba sembuh .


Tapi di balik ke bahagiaan nya ,ia juga ikut bersedih mendengar berita duka cita yang datang dari Icha .


" Innalillahiwainnailaihirojiun. .


hidup mati nya seseorang memang tidak pernah ada yang tahu .


baru kamaren mereka membawa kabur uang Rangga hasil dari menjual rumah tapi sekarang mereka sudah di panggil sang maha pencipta .


semoga ketika ajalku nanti datang menjemputku saat itu aku sedang melakukan hal-hal kebaikan , jangan sampai seperti mereka berdua " Batin nya


"Astaghfirullahaladjim ,


harusnya aku kan mendoakan mereka bukan nya menyumpahi mereka seperti ini .


maafkan aku ya Allah " ungkap nenek tua itu


"Bu . .halo Bu , ibu masih mendengarkan Rangga bicara kan ???" tanya Rangga dari ujung sana dan membuat ibunya kaget


"i. .iya nak .


tentu saja ibu masih mendengar mu "


"Jadi gimana kepastian nya Bu,


apakah ibu dan ayah bisa datang kemari ???"


"Bisa , apapun yang membuat mu bahagia pasti ibu akan mendukungnya .


Tapi apakah tidak lebih baik kalau kamu datang menjemput kami, dari pada kami naik bis kan repot !!" kata ibunya


"Bukannya Rangga tidak mau Bu, tapi Rangga lagi banyak kerjaan .


ibu ,ayah dan juga cucu-cucu ibu naik bus aja, nanti setelah sampai disini Rangga jemput ke loket " timpal Rangga


"Baiklah nak. .


setelah kami tiba di kota kami akan mengabarimu " kata ibunya

__ADS_1


kemudian mereka pun menyudahi telon nya .


__ADS_2