Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Terharu


__ADS_3

Setelah keesokan harinya


Rangga dan Marisa pun langsung pergi ke kantor marketing bagian pamasaran , mereka pergi ke sana untuk melunasi semua tunggakan dan bahkan mereka langsung melunasi sisa hutang yang nilainya hampir mencapai 800 ratus jutaan .


Setelah selesai urusan dari kantor itu, mereka kembali ke dalam mobil


wajah rangga terlihat lebih sumringah dari hari-hari biasanya . bagaimana dia tidak sumringah ??? sebab sekarang semua hutang-hutang nya sudah lunas dan dia tidak punya beban cicilan lagi .


tapi sangat jauh berbeda dengan Icha


Icha Malah marah , kecewa,.banyak penyesalan didalam hatinya karena sudah menikah dengan orang yang salah .


dia fikir setelah menikah dengan Rangga hidupnya akan bahagia dan berubah 100 derajat .


Dan itu semua karena ia terlena dengan kata-kata Rangga yang manis yang selalu menceritakan kekayaan dan harta tapi ternyata tidak semuanya yang dikatakan Rangga waktu dulu adalah benar .


"mama sayang masih marah ???


atau jangan-jangan mama tidak ikhlas ya memberikan uang itu ???


itukan bukan uang mama ,tapi itu yang Rika !!" ujar Rangga


"Iya aku tau kalau itu adalah uang mantan istrimu .


tapi kamu sendiri yang sudah mengatakan kalau uang itu semua untuk ku . tepi tenyata apa ????" kesal Icha


" Tenang ma, untuk kedepan nya semua gaji papa akan mengalir ke ATM mama ,kan sudah tidak punya cicilan lagi ".Kata Rangga


Marisa hanya diam tapi hatinya berbicara " bagaimana bisa semua uang Rangga mengalir ke ATM nya, sedangkan suaminya itu masih punya banyak tanggungan.


Belum dengan uang sekolah fajar ,uang sekolah kila, biaya kuliah Marisa dan gaji pembantu."


Sebelum mereka pulang ke rumah.


Rangga mengajak Marisa untuk makan makan siang ,karena memang setelah menikah jarang sekali mereka makan berdua an selain itu Rangga juga sangat sibuk dengan pekerjaannya jadi tidak banyak waktu untuk melakukan hal-hal romantis seperti dulu .


Setelah turun dari mobil mereka pun berjalan ,Rangga sengaja mencoba untuk menggandeng tangan Marisa masuk ke dalam mall untuk makan siang .


tapi lagi-lagi Marisa melepaskan nya .


jadi mereka berjalan seperti orang yang tidak saling mengenal satu sama lain, Marisa berjalan di depan dengan langkah kaki yang lumayan cepat sedangkan Rangga berjalan di belakang Icha ,dia terlihat seperti sedang mengejar langkah kaki istrinya itu .


Setelah menemukan salah satu restoran yang paling enak ,akhirnya mereka pun berhenti dan memesan makanan .


"mama sayang plis jangan marah lagi ya !!


papa mohon . . .jangan cuekin papa seperti ini .


papa gak sanggup " kata Rangga dia meraih tangan istrinya dan berkali kali ia mencium punggung tangan istrinya itu

__ADS_1


Karena banyak orang yang memperhatikan mereka berdua dari tadi akhirnya mau tidak mau Icha pun memaafkan Rangga .


"Iya ,mama udah maafin papa kok" jawab Icha


tapi ia menarik kembali tangan nya


"mama sayang kenapa sih ??


apa memang papa tidak boleh lagi memegang tangan mama ??


apa mama malu pada orang-orang karena papa ini sudah tua dan jelek iya ??" Setelah selesai minta maaf pada Marisa , Rangga malah marah-marah balik pada istrinya .


dia hanya ingin menunjukan pada semua orang kalau dia sangat beruntung memiliki cantik seperti Icha, tapi Icha malah terus berusaha menghindar sehingga membuat Rangga marah d sakit hati .


Setelah selesai makan


mereka berdua pun siap-siap bergegas untuk pergi meninggalkan restoran itu .


saat sedang berjalan ke arah pintu keluar ,tiba-tiba ada seorang pria yang datang menghampiri mereka dan teenyata pria itu sudah memperhatikan mereka sejak tadi .


"bos ,kalau bicara pada wanita yang sopan ,jangan di bentak - bentak .


jangan mentang-mentang bos kaya dan tajir lalu seenaknya pada wanita .


kalau bos tidak suka padanya jujur dan terus terang saja, saya siap kok untuk membuatnya tersenyum bahagia " Kata pria itu


"Iya ,saya tahu kalau bos sudah bosan dengan nya kan ????


makanya saya bilang dari pada anda marah-marah dan menyakiti nya lebih baik berikan saja dia pada saya " timpal pria itu lagi


ternyata pria itu kasihan melihat Icha saat di marahi Rangga tadi,dan dia juga mengira kalau Rangga adalah sugar Daddy yang sering bermain dengan wanita muda


Rangga pun marah, dia memukul pria itu dengan satu pukulan tepat di bagian wajah nya


Boommmm!!!!


"dasar pria kurang ajar, wanita ini adalah istri saya .


bisa-bisanya kamu mengatakan istri saya ini barang "


Brukkkkk!!!!


lagi-lagi Rangga memukul pria itu dengan satu pukulan lagi hingga pria itu jatuh dan tersungkur ke lantai


"Udah pa. .udah tidak usah di ladeni pria gila seperti dia " Ucap Marisa dia mencoba menghentikan suaminya


bukan hanya Marisa saja yang melerai mereka tapi orang-orang dan pelayan restoran juga datang untuk menghentikan Rangga


Marisa menarik suaminya keluar dari mall itu

__ADS_1


"ayo pa kita pergi dari sini " ucap Marisa lagi


"Hari ini kamu masih berhasil selamat dari ku . tapi lihat saja,


sekali lagi aku melihat wajah mu dimana pun itu maka kamu tidak akan selamat. "Ujar Ragga


pria mana yang tidak marah jika istrinya di jelek-jelek kan dan dituduh seperti itu .


Setelah keluar dari mall


wajah Rangga masih terlihat sangat marah .


tapi Marisa terus mendesak dan memaksa suaminya itu supaya segera pulang dan meninggalkan mall itu .


karena dia tidak ingin terjadi pertengkaran lagi .


Mengetahui suaminya se cinta itu pada dirinya tentu saja Marisa sangat terharu dan tersanjung.


bahkan ia sudah melupakan yang ratusan juta itu .


"Pa , kenapa papa melakukan ini ??


kalau pria gila tadi nekat membalas dan memukul papa balik gimana ???" tanya Marisa


"sudah papa katakan ,papa rela melakukan apapun demi membela mama " Jawab Rangga


"Makasih ya suami ku sayang .aku sangat mencintaimu " Ucap Marisa


Tidak lama kemudian mereka pun tiba dirumah .


Rumah mewah dan megah itu terlihat sangat berantakan tidak seperti hari -hari biasanya .


akila juga sedang tidur di sofa depan tv dengan memakai baju seragam sekolah nya .


"Ada apa dengan rumah ini ,kenapa berantakan sekali .


Mpok . .mpom . .pok nur " Marisa berteriak memenggil pembantu yang bekerja di rumah mereka


tapi sayang berkali-kali Marisa memanggil tapi tidak ada jawaban dari Mpok nur .


"mama Sayang lebih baik mama istrihat di kamar saja dulu, mungkin Mpok nur sedang tidur .


nanti juga pasti di beresin sama dia " Ucap Rangga


"Tapi pa. .


gimana mama bisa istirihat dengan tenang sedangkan kondisi rumah berantakan seperti ini " jawab Marisa


Marisa adalah wanita yang sangat senang dengan kebersihan . dia tidak bisa melihat rumah yang berantakan dan kotor .

__ADS_1


__ADS_2