Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Ketahuan Selingkuh


__ADS_3

karena Rangga tidak ingin kedua orangtua Icha curiga padanya ,akhirnya sebelum membawa Icha kerumah nya, Rangga pun memberhentikan mobilnya di sebuah taman yang lokasinya tidak begitu jauh dari rumah mereka


"loh katanya kita mau kerumah bapak, kok malah berhenti disini sih ???" tanya Marisa


Rangga pun tersenyum, dia mengeluarkan laptop nya yang memang selalu di bawa nya kemana pun ia pergi .


"Katanya mau belajar ,ayo kita belajar dulu .


supaya pintar dan jadi orang sukses "


Rangga dan Marisa pun keluar dari mobil.


ia mulai mengajari Icha bagaimana cara menjawab soal bahasa Inggris dengan cepat dan tepat , sebenarnya soal yang di berikan Rangga itu tidak begitu sulit . tapi hanya untuk formalitas saja sebagai bukti jika misalnya sewaktu-waktu mama nya Marisa menanyakannya .


saat Marisa sedang sibuk mengerjakan tugas di laptop ,Rangga pun mulai merekam nya .


beberapa menit kemudian sepertinya Marisa sudah mulai bosan dengan tugas-tugas yang ada di depannya kerena tidak ingin membuang-buang waktu Marisa pun menjawab soal dengan asal .


"Pak , tugas nya udah selesai . tapi aku tidak tau apakah jawaban ku benar atau tidak yang penting aku sudah mengerjakan" Tukas wanita cantik itu dengan suara manjanya


"Iya Icha ,lagian saya juga tidak perduli jawaban mu benar atau salah yang penting aku selalu mencintaimu " Pria yang sudah beristri itu malah mengajak Marisa bercanda ,dia memeluk dan mencium tangan Icha


tanpa dia sadari di taman itu ada tetangga nya yang melihat mereka


setelah selesai belajar di taman , Rangga dan Icha pun masuk ke dalam mobil .


hanya butuh waktu 3 menit saja sekarang mereka sudah tiba dirumah Rangga


Tinnnnn!!!!


bunyi klakson mobil Rangga .


Rangga dan Icha pun turun dari mobil .


"Assalamualaikum, sayang ada Icha ni " Ucap Rangga sambil memanggil istrinya yang tidak tampak sejak tadi


Shakila keluar dari kamarnya dan berkata


"Mama sedang tidak ada dirumah pa, tadi mama pamit katanya mau pergi belanja ke toko Mak Eka sebentar " jawab gadis mungil itu


Sambil menunggu Rika pulang dari Toko Mak Eka .


Rangga dan Marisa pun bermesraan di ruang tamu .


lagi-lagi mereka tidak malu berpelukan di depan Sakilah .

__ADS_1


entah Sakilah mengerti atau tidak ,tiba-tiba saja dia merasa cemburu melihat papanya memeluk Marisa .


"Kenapa Tante itu terus saja memeluk papaku .


papaku kan hanya milik ku milik mama dan milik kak fajar " kesalnya


karena kesal melihat papanya dan Marisa ,diapun masuk kedalam kamar nya .


saat Rangga sedang mencium dan memeluk maira tiba-tiba saja Rika datang .


perlahan -lahan dia membuka pintu dan alangkah kagetnya Rika , saat hendak berjalan ke dapur dan melewati ruang tamu tiba-tiba dia melihat suaminya dan Icha melakukan hal yang memalukan itu dirumah nya sendiri .


Tubuhnya gemetaran rasanya seperti di sambar petir , Saking lemasnya , Rika tidak kuat lagi memegang keranjang belanjaan yang ada di tanggannya .


semua belanjaan jatuh sendiri dari tangannya .


Brukkkkk !!


Rangga dan icha kaget


"Astaga ya ampun sayang ,kamu sejak kapan berdiri disitu ???" tanya Rangga


refleks dia langsung mendorong Icha ke belakang.


dimana otak mu pa ??


berani-berani nya papa melakukan hal sehina ini dirumah kita sendiri.


ternyata apa yang dikatakan Tetangga dan kila itu benar kalau papa sudah bermain gila di belakang ku dengan wanita ini " Teriak nya


dia menangis histeris


sempat ia menjambak rambut wanita selingkuhan suaminya itu, tapi Rangga menahan nya .


"Sayang, pliss tolong tenangkan dirimu dan jangan salah sangka dulu .


apa yang kamu lihat tadi tidak sama seperti dengan apa yang kamu bayangkan "Kata Rangga dia terus membela diri


"cukup pa !!! kamu memang keterlaluan , sudah jelas aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri tapi kamu masih berani menyangkal .


Aku sudah tidak sanggup hidup dengan mu lagi ,sekarang aku juga sedang sakit parah tapi kamu malah asik selingkuh dengan wanita lain .


apa memang kamu sengaja melakukan ini di depan ku supaya aku cepat mati


" Rika menangis sejadi-jadinya

__ADS_1


Rika meluapkan kesedihannya yang selama ini dia simpan di dalam hatinya .


Sebenernya dari dulu memang suaminya itu sering dekat dengan wanita lain dan sudah banyak yang melapor padanya tapi demi kebahagiaan putra dan putrinya dia menutup telinga nya dari gosip gosip yang beredar diluaran sana tentang suaminya itu .


tapi kali ini dia benar-benar tidak bisa memaafkan suaminya lagi karena ia sudah melihat nya di depan matanya sendiri .


Melihat rika dan Rangga sedang bertengkar hebat dan bahkan mengucapkan kata - kata cerai , Marisa pun diam-diam pulang menyelamatkan dirinya


setelah tiba di pinggir jalan raya depan komplek ,Marisa langsung menaiki ojek yang setiap hari mangkal di depan komplek itu .


"Bang , jalan sekarang buruan !!!!" perintah Marisa


"Baik neng!!!" jawab pengemudi motor itu .


Rika dan Rangga tidak menyadari kalau Marisa sudah pergi jauh .


Shakila yang dari tadi belajar di kamar pun langsung keluar dari kamarnya .


"papa . .mama ada apa kenapa kalian bertengkar lagi ???" tanya kila


"sayang, sekarang kamu masuk ke kamar dan susun semua bajumu , karena kita akan pergi dari rumah ini " Ucap Rika pada putrinya


"tidak ada satu orang pun yang boleh pergi dari rumah ini " cercah Rangga


dia langsung mengunci pintu gerbang dan pintu rumah .


"Aku sudah meminta maaf ,kalau kamu tidak mau memaafkan ku itu urusan mu sendiri " Rangga masuk kedalam kamarnya


Sedangkan Rika masih saja terus menangis , dia memeluk putrinya .


Akilah adalah kekuatan baginya , dia bertahan dengan pria seperti Rangga semua demi anak-anaknya .


'' mama , jangan menangis lagi ya . kalau mama menangis nanti akilah sedih " gadis kecil itu mengusap air mata mamanya


setelah Rika berhenti menangis ,dia pun mengajak Akila tidur .


Setelah Akilah tidur ,Rika pun masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu ,selesai berwudhu lalu Rika pun sholat ,di penghujung sholatnya dia berdoa


" Ya Allah beri aku kekuatan untuk menghadapi cobaan ini .


aku tahu ya Allah , engkau memberiku cobaan karena engkau sangat menyayangiku .


Dan jika memang suamiku sudah tidak mencintaiku lagi aku ikhlas dan pasrah , tapi satu yang aku minta ya Allah pertemukan lah dia dengan wanita baik-baik . karena aku tau usiaku tidak akan panjang lagi dan aku berharap setelah aku tiada nanti aku ingin kedua anak-anak ku mendapat ibu pengganti yang bisa mendidik dan membimbing mereka di jalan yang benar " air matanya terus mengalir membasahi kain sajadahnya


Setelah sholat ia merasa lebih tenang, dia membuka mukena nya dan dia pun tidur disamping putri tercinta nya.

__ADS_1


__ADS_2