Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Berdamai


__ADS_3

"Coba ibu jelaskan awal mula kejadian pelecehan yang terjadi pada ibu .


dan sudah berapa kali terjadi pelecahan yang ibu alami ????" Tanya irfan


Marisa yang tidak tahu apa-apa itu pun langsung kaget.


pertanyaan yang di tujukan padanya saat itu benar-benar di luar dugaan nya .


Dia tidak menyangka kalau ternyata Rangga nekat melaporkan kasus antara dirinya dan juga suami managernya itu ke kantor polisi.


"Sudah 2 kali pak .


pertama di kantor persis di depan pintu toilet,saksi nya juga ada .


dan yang kedua hari ini pak.


tapi tidak hanya pelecehan seksual saja yang saya terima dari pelaku pak . malah pria jahat itu juga sudah tega melakukan kekerasan saat saya berusaha menyelamatkan diri dari dia .


dia menampar wajah saya dengan sekuat tenaganya . rasanya waktu itu semua terlihat gelap tapi saya mencoba untuk bertahan dan berlari menyelamatkan diri " Jelas Marisa sambil menangis


dia juga memperlihatkan wajahnya yang lebam merah kebiru-biruan sebagi bukti kalau apa yang di katakan nya memang benar tanpa rekayasa


"2 kali ???


dan pria tersebut sudah melakukan kekerasan juga .


kenapa ibu malah diam dan tidak langsung datang melapor " timpal Irfan


"Bukan saya tidak berani melapor pak, tapi saya takut .


saya takut ,karena pria itu bukan pria biasa, dia adalah suami manager saya sendiri .


dia juga mengancam saya, kalau sampai orang lain tahu tentang hal ini maka dia akan meminta pada istrinya untuk segera memecat saya, sedangkan saya masih butuh pekerjaan ini pak " Ujar Marisa


"Aduh . .ibu . ibu!!!


ibu ini terlalu jauh berfikirnya sampai ibu sendiri tidak memikirkan tentang keselamatan ibu .


baiklah kau begitu saya akan melakukan panggilan pada pihak terkait, dan wajah ibu ini juga perlu di periksa dokter yang bertugas sebagai tim kami juga . untuk tahu kebenarannya apakah wajah ibu memang asli di tampar "Kata Irfan


Sudah jam 1 malam tim kepolisian dan dokter masih melakukan pemeriksaan pada Marisa .


ditempat yang berbeda, suami Jesika terlihat tidak bisa tenang .


ia terus mondar-mondar di rumah mewah itu .


"Aku tidak akan bisa tenang sebelum wanita sialan itu pulang ,katanya hanya 15 menit .


tapi sekarang sudah berjam-jam Rangga tidak juga mengantar nya .


apa jangan- jangan mereka sedang merencanakan sesuatu " ia terus berbicara sendirian di ruang tamu


"Papa udah jam 1 malam kok belum tidur ????" tanya jesika


Jesika benar-benar membuat suaminya itu kaget dan gelapan.

__ADS_1


"be. .belum ngantuk ma."


"Di paksain dong pa, besok pagi -pagi sekali kita harus sudah berangkat loh .


kalau papa tidak tidur yang ada besok papa gak akan bisa melakukan aktifitas dengan fokus di sana"


"Gimana mau tidur ma , pegawai mama saja belum pulang sampai sekarang "


"Jadi dari tadi papa tidak bisa tidur hanya karena Marisa belum pulang ?????


Pa, dia itu sudah tua dia pergi juga atas kemauan nya .


kalau memang dia tidak mau menginap di rumah kita ya gak masalah, mama sekarang sudah paham sama sifat aslinya .


dia itu bukan pegawai yang baik,setelah acara getring selesai mama akan memecat nya .


karena dia sudah berkali - kali mengecewakan mama " kata jesika


Jesika menyuruh suaminya masuk kedalam kamar dan mereka pun tidur .


Jam 6 pagi


Jesika dan suaminya sudah siap-siap untuk berangkat ke acara getring family .


tapi saat hendak berangkat tiba - tiba tim kepolisian datang menjemput suami Jesika .


"Permisi Bu , benar disini rumah pak Anton ????" tanya pak polisi


"Iya benar pak , Anton adalah suami saya sendiri.


sedangkan suaminya sedang berada di garasi mengeluarkan mobil


" apa kami bisa bicara dengan ibu dan juga pak Anton sekarang" tanya polisi itu lagi


"Maaf pak tapi kami sedang buru-buru .


perjalanan kami masih panjang dan kami juga harus mengejar waktu


memang nya ada apa pak ????" Tanya jesika lagi


Tim kepolisian tersebut pun menyerahkan surat penangkapan kepada Jesika.


sambil menunggu suaminya datang membawa mobil jesika membaca surat itu .


dia benar-benar sangat kaget membaca surat penangkapan .


"apa ini pak ???


apa maksud nya ?


saya benar - benar tidak mengerti .


tidak mungkin suami saya melakukan hal gila seperti ini " cercah Icha


"kalau ibu ingin tahu silahkan datang ke kantor kami, kami akan menjelaskan nya disana

__ADS_1


"


saat polisi dan Jesika sedang mengobrol .


Anton pun keluar dari mobil , belum sempat ia menyuruh istrinya masuk kedalam mobil


tapi polisi sudah langsung memborgol tangan nya dan memaksa nya masuk ke dalam mobil tahanan .


"Pak tolong jangan bawa suami saya .


Saya mau menyelesaikan masalah ini dengan cara baik-baik, saya akan kasih berapapun yang bapak minta ,tapi tolong jangan bawa suami saya " kata jesika


Dia tidak mau semua orang tahu kalau suami nya masuk penjara.


dia takut nama baik keluarga nya di cap buruk oleh semua orang karena kelakuan suaminya .


Apapun yang Jesika katakan untuk menghentikan dan membujuk polisi dengan cara menyogoknya , tapi polisi tetap memboyong Anton dengan cara paksa .


sedangkan Anton hanya bisa pasrah tanpa berkutik .


Jesika langsung meminta supirnya untuk mengikuti mobil tahanan itu sampai akhirnya mereka tiba di kantor polisi .


Setibanya di kantor polisi , Jesika bertemu dengan Rangga dan Marisa .


"Marisa ,pak Rangga apa yang sudah kalian lakukan ini benar-benar sudah keterlaluan .


kenapa kalian melaporkan suami saya , apa salah dia ????" tanya jesika


"Maafkan saya Bu.


sebenarnya saya juga tidak menginginkan hal ini tejadi , tapi saya tidak mau melihat wanita yang saya sayangi di lecehkan dan di pukul oleh pria laknat seperti suami ibu .


suami ibu bukan lah pria yang baik ,ibu harus tahu yang sebenarnya kalau dia sudah melakukan hal yang sangat memalukan pada karyawan ibu sendiri berulang kali " jelas Rangga


"Pak Rangga, Marisa . .


saya tahu kalau suami saya memang bukan lah pria baik,saya juga tidak membela dia .


tapi tolong cabut laporan kalian , saya akan bayar berapapun uang yang kalian minta .


jujur saja , saya tidak ingin nama baik keluarga saya tercoreng hanya karena masalah ini, dan anak saya juga masih butuh sosok ayah ." Bujuk Jesika


Entah kenapa hati Icha luluh .


dia merasa iba pada Jesika.


Marisa pun akhirnya meminta tolong pada Rangga agar Rangga mencabut laporan saat itu juga .


Setelah berjam-jam berunding menyelesaikan masalah .


akhirnya mereka pun menemukan titik damai.


Setelah suami Jesika berhasil di lepaskan, Jesika pun memberikan yang sebesar 1 Miliyar pada Marisa sebagai tanda permintaan maafnya .


Dan Marisa juga tidak menolak, justru ia merasa sangat senang dapat uang sebanyak itu .

__ADS_1


Detik itu juga Marisa langsung mengundurkan diri dari perusahaan karena dia tidak ingin bertemu dengan Anton ataupun Jesika lagi .


__ADS_2