Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Tugas akhir


__ADS_3

Jam 9 malam


setelah anak-anak sudah selesai belajar dan sudah tidur di kamar mereka masing-masing , Rangga dan Marisa pun masuk ke dalam kamar mereka .


sebelum tidur ,Marisa pun meminta pendapat pada suaminya soal tugas akhir dan skripsi nya di kampus yang di bahas teman - temannya tadi siang .


"Pa, mama mau ngomong " Ucap wanita itu


"Ngomong apaan ma ??? ngomong aja" jawab Rangga


"mama kan udah semester 8 pa, dan sebentar lagi wisuda .


tapi mama bingung mau buat judul proposal nya apa ???


papa bisa kan bantuin mama " tanya nya


"sebenarnya bisa aja ma , sampe skripsi mama selesai pun papa bisa kerjakan.


tapi masalah nya kerjaan papa juga lagi banyak ma .


kalau papa mengerjakan tugas mama ,terus siapa yang akan mengerjakan tugas papa ??


jadi tugas skripsinya mama kerjakan sendiri aja gak apa-apa ya ! " ucap Rangga


Rangga masih saja terus sibuk bergelut dengan laptop nya .


Marisa pun berdecak, karena ia tahu kemampuan otaknya tidak akan bisa menyelesaikan skripsi nya dengan baik tanpa bantuan dari suaminya , selain ia bukan mahasiswa yang pintar dia juga memang malas belajar ,karena dia ingin tidak pusing dan ketinggalan dengan teman - teman akhirnya dia pun membujuk Rangga


"pa, gimana kalau skripsinya di susun kan sama orang lain atau pembimbing saja .


soalnya kalau mama menyusun skripsi sendiri pasti anak-anak tidak akan terkontrol dan semua pekerjaan rumah juga pasti akan terkendala .


lagian pa, teman-teman mama juga semua juga gitu kok ,gak ada yang nyusun sendiri dan dengar-dengar kalau nyusun sendiri bakalan di persulit loh pa , dan lama wisudanya "Ucap nya


"Hmmmm . . kalau papa sih ,terserah mama aja gimana baik nya .


yang penting anak-anak jangan di abaikan . kalau mau nyusun sendiri boleh ,nyusunkan ke pembimbing juga boleh " Jawab Rangga


"Makasih papa sayang, papa memang suami yang sangat pengertian " Icha pun mencium suaminya itu berulang kali .


dia sangat senang karena suaminya menuruti keinginannya .


Setelah selesai mengobrol,suami istri itupun langsung tidur .


Keesokan harinya


jam 7 pagi seperti biasa , Fajar dan shakila sudah siap mau berangkat ke sekolah.

__ADS_1


Mereka di antar oleh Rangga .


"papa berangkat dulu ya sayang . i love you "Rangga mencium kening istrinya.


setelah Rangga ,fajar dan Shakila berangkat ,20menit kemudian barulah Icha berangkat ke kampus . kali ini dia berangkat naik motor .


Tidak berapa lama Icha pun tiba di kampus .


Helen sedang pergi menemui pembimbing nya untuk meminta tanda tangan .


sedangkan Karin, dan shinta masih asik mengobrol di taman sambil menunggu pembimbing mereka datang .


tiba-tiba Icha pun datang menghampiri mereka .


"Helen dimana ????" tanya Icha


"dia lagi di ruangan pembimbing nya. hari ini kan dia pengajuan judul .


gimana Cha ,judul mu udah siap ???" tanya Shinta


Marisa pun menggelengkan kepalanya


"belum .


kayanya aku juga gak bisa nyusun sendiri deh , kalian ngertilah keadaan ku. aku kan punya banyak kesibukan." ucap Icha


bukannya kemaren kamu sendiri yang bilang kalau suami mu yang akan menyusun skripsi mu ,apa jangan-jangan suami mu ga bisa juga ya karena sibuk .


makanya Cha yang nyata-nyata aja deh . jangan terlalu banyak mikir lagi dan perhitungan soal uang apalagi soal skripsi ,kamu itu terlalu takut dan nurut sama suamimu itu . untung kemaren kami gak langsung bicara sama dosen pembimbing kalau enggak kamu pasti udah ketinggalan kan . " kata Shinta


" apaan sih Shin!! kenapa kamu jadi ikut heboh mengurusi dan ikut campur soal rumah tanggaku . mau aku nurut atau enggak sama suamiku ,itu terserah aku dong . skripsi ya skripsi tidak usah bawa-bawa suami ku . " kesal Icha .


ia sangat kesal pada Shinta Karena Shinta sudah keterlaluan memojokkan suaminya yang tidak bersalah itu .


"Sudah . .sudah . .tidak usah bertengkar lagi . lebih baik kita langsung menemui dosen pembimbing kita saja " Sambung Karin


tidak lama kemudian dosen pembimbing mereka pun datang , dan ketiga wanita itu pun langsung bergegas dan cepat-cepat menemui dosen mereka.


setelah 2 jam berada di ruangan dosen, ketiga mahasiswa itu pun keluar dari ruangan .


"guys aku duluan pulang ya,soalnya aku masih banyak urusan " Icha langsung pergi duluan pulang meninggalkan kedua sahabatnya .


"Iya Cha hati-hati" jawab Karin


Setelah Icha pulang ,lalu Shinta dan Karin pun juga ikut pulang .


sedangkan Helen masih sibuk dengan tugas-tugas kuliahnya ,karena dia harus banyak belajar dan mencari referensi kesana kemari untuk menyusun proposal dan skripsinya nanti .

__ADS_1


jadi untuk sekarang ini dia tidak bisa bersantai ria bersama dengan teman-teman nya dan tidak ada lagi waktunya untuk bermain-main atau berkumpul dengan teman se geng nya itu .


jam 4 sore Helen masih berada di perpustakaan kampus ,tiba-tiba ponsel nya berdering panggilan masuk dari suaminya


"halo sayang, kamu dimana ???


aku udah sampai di depan kampus mu ni " ucap suaminya


"Iya sayang tunggu sebentar ya " Helen pun langsung memasukkan laptop dan buku-buku ke dalam tas nya .


"Aku lanjutkan dirumah saja " batin nya


dia langsung bergegas keluar dari perpustakaan itu dan keluar dari kampus ,di gerbang kampus dia sudah melihat suaminya duduk di atas motor sembari menunggu dirinya .


Setelah naik ke atas motor ,lalu suaminya pun melajukan sepeda motor


"Oo. .iya yank , sebelum pulang kita ke toko buku dulu ya .


ada beberapa buku yah harus aku beli "


"Siap nyonya " jawab suaminya


dia selalu mendukung dan mensupport istrinya itu ,dan dia tau sekarang istrinya itu berjuang sendirian dan dia juga tau kalau ketiga sahabat istrinya itu mencari jalan pintas dengan cara menyusunkan skripsi mereka masing-masing.


setelah 15 menit kemudian,lalu mereka pun berhenti di depan salah satu toko buku .


Saat hendak masuk ke dalam toko buku itu ,tiba-tiba saja Helen melihat Karin masuk ke dalam sebuah diskotik


dan kebetulan di samping toko buku ada sebuah gedung yang sudah di kenal dengan diskotik atau bar.


"Karina " teriak Helen


Karin yang sempat melihat Helen pun langsung buru-buru masuk kedalam , dia sengaja masuk lebih cepat untuk menghindari sahabatnya itu .


"Sudah lah sayang, ngapain sih kamu manggil Karin ,dia pasti mau senang-senang tidak usah di ganggu .


lagian pasti dia akan cerita padamu tanpa kamu tanyakan" Ujar suaminya


"Iya yank benar juga sih "Jawab Helen


dia dan suaminya pun masuk ke toko


"Sebenarnya siapa pria tua yang bersama Karin tadi ??


apa iya Karina main dengan om-om juga ???


tapi dia kan punya pacar yang tajir. .???? .

__ADS_1


ah sudahlah lebih baik aku urus saja diriku " batin nya


__ADS_2