
Ditempat yang berbeda
Rangga juga gelisah, meskipun pertemuan nya dengan Marisa sudah berlalu beberapa jam yang lalu.
tapi pria duda beranak dua itu masih terus saja mengingat kejadian tadi siang dan membuat ia tidak bisa tenang .
"Kenapa aku jadi se tega ini pada marisa ???
selama ini kan dia sudah menjaga anak-anakku dengan baik . aku juga tahu kalau dia juga mencintaiku dengan sepenuh hati bahkan dia sangat berbakti padaku.
Ahhh...tidak - tidak . aku tidak akan luluh dengan wajah polosnya .
kata ibu ku dia itu bukan wanita baik-baik karena dia dan orangtuanya lah makanya sekarang aku kehilangan rumah mewah ku .
aku tidak akan tertipu lagi dengan wanita seperti dia, lihat saja aku akan memberikan pelajaran padanya dan juga orang tuanya , tapi ngomong-ngomong kemana sebenarnya kedua orang tuanya kabur ???
" ia terus berbicara sendirian di dalam kamar mess itu .
saat mengingat - ingat kesalahan Marisa tiba-tiba ponselnya yang sedang ia charger di atas meja berdering panggilan masuk dari ayah nya.
Kringgg . .Kringgg . .Kringgg . .
"Halo ayah , ada apa ?????" tanya nya
"Rangga anak ku , kamu sedang apa ???
apakah kamu sudah makan ?
Ooo..iya bagaimana pekerjaan mu hari ini semuanya berjalan dengan lancar kan nak ???"
tanya ayah nya
ayah nya sengaja menelpon untuk memastikan keadaan putranya yang sedang banyak menanggung beban dan derita itu . dia takut Rangga nekat melakukan hal-hal buruk apalagi Rangga hanya tinggal tinggal sendirian di kota .
tidak menutup kemungkinan kalau anak nya itu akan nekat berbuat hal-hal yang di luar dugaan .
"iya ayah, Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar kok .
dan aku juga sangat senang di tempat kerja yang baru .
Ayah dan ibu tidak usah khawatir ,nanti juga aku makan kok kalau sudah merasa lapar "
Saat Rangga dan ayah nya sedang berbicara lewat telpon, akila menarik ponsel kakeknya karena ia sudah tidak sabar ingin bicara dengan papanya
"Halo pa, papa kila kangen .
kapan papa pulang ???? "tanya gadis kecil dan mungil itu
"Papa juga kangen kila dan kak fajar sayang .
kila sabar ya, insya Allah papa akan pulang hari Sabtu .
Ooo...iya tadi papa ketemu dengan mama Icha " Tanpa Rangga sadari ia keceplosan mengatakan kalau tadi siang ia bertemu dengan Icha
__ADS_1
"Apa????
papa bertemu dengan mama Icha dimana ?
kila juga pengen ketemu mama Icha pa, kila kangen mama ." ujar akila
dia sangat senang papanya menyebut nama yang sangat ia rindukan itu .
"Astaga kenapa aku bisa menyebut nama Icha sih !!! Ohhh. .Tuhan ada apa dengan diriku ?" tanya nya dalam hati
belum sempat ia menjawab pertanyaan putrinya . tapi tiba-tiba telponnya mati dan langsung terputus.
"Halo . .kila . ." ucap Rangga
tapi sudah tidak ada jawaban dari ujung sana .
Rangga pun mencoba menelpon kembali tapi sayang dia tidak dapat menghubungi nomor ayahnya
"Hmmm. .mungkin handphone ayah sedang lobet ,makanya matinya tiba - tiba .
yaudah deh ,lebih baik aku cari makan dulu sekarang " batin nya
ia pun langsung bergegas keluar dari mess dan mencari makan yang akan di santap malam ini .
"Nenek kok telpon nya di matiin sih ????"Tanya akila kesal
"Sayang. .papa mu kan sedang istirahat . kalau kita terus menganggunya kapan dia istirahatnya???
kalau dia tidak banyak istrihat nanti dia sakit dan tidak bisa cari uang untuk kila dan kak fajar "
dia masih kesal pada nenek nya yang mematikan telpon secara tiba-tiba .
"Iya sayang nenek tahu .
besok kita telpon papa kila lagi ya, lebih baik sekarang kila masuk kamar dan belajar " ucap neneknya
"Nenek jahat " cercah kila
dia langsung masuk kamar dan marah papa nenek nya itu .
"Kila maafkan nenek, nenek tidak pernah bermaksud membuat mu sedih . tapi nenek juga tidak ingin kamu mengingat-ingat wanita itu " batin nenek nya kila
ternyata wanita tua itu tadi mendengar percakapan kila dengan Rangga, dia langsung marah karena mereka menyebut nama Marisa
"ini yang aku takutkan makanya aku bersikeras melarang Rangga kembali ke kota
karena aku tidak ingin dia bertemu dengan wanita itu lagi . wanita itu dan juga keluarganya hanya membawa malapetaka untuk nya ,dan ternyata yang ku takutkan itu sekarang benar-benar sudah terjadi ." Batin nya lagi
setelah kila masuk kedalam kamar, nenek tua itupun kembali mengaktifkan handphone nya dan langsung menelpon Rangga .
Tutttt...Tuttt...Tutttt
telpon nya tersambung dan Rangga langsung menyapa dari ujung sana .
__ADS_1
"Halo ayah ada apa???"
"ini bukan Ayah mu nak, tapi ibu .
ada yang ingin ibu bicarakan padamu " ucap ibunya
"Mau bicara apa sih Bu ?
sekarang Rangga lagi di jalan mau cari makan " jawab Rangga
"Nak , tadi ibu tidak sengaja mendengar percakapan mu dengan akila lewat telpon, apa benar apa yang kamu katakan tadi ,kalau hari ini kamu bertemu dengan wanita yang sudah menghancurkan hidup mu itu lagi ???"
"Aduh, Icha lagi . .Icha lagi .
padahalkan aku tidak sengaja bertemu dengan dia ,ibu pasti akan kefikiran " batin nya
"Ti...tidak Bu.
mungkin ibu hanya salah dengar saja , bagaimana bisa Rangga bertemu dengan dia .
lagian kan ibu tau kota ini sangat luas .
udah ya Bu kita sambung nanti saja , soalnya Rangga lagi di jalan dan lagi macet panjang juga " ucap Rangga
"Baiklah nak, pokoknya kamu jangan bikin ibu sedih lagi ya , ibu tidak pernah melarang mu dekat dengan wanita lain tapi tolong jangan dengan dia lagi .
kamu paham kan maksud ibu ?? " kata ibu nya
sebenarnya dia juga tidak ingin melihat putra nya itu hidup dalam kesendirian . tapi dia hanya ingin Rangga menemukan calon istri dan calon ibu untuk kedua cucunya seperti Rika dulu .
polos,sederhana ,keibuan dan keluarga nya juga tidak banyak menuntut seperti keluarga Marisa.
Setelah selesai menelpon dengan Rangga anaknya . kemudian nenek tua itu pun masuk ke kamar untuk menemui akila yang sedang marah padanya .
"nenek kira akila sudah tidur " ucap neneknya
tapi kila tidak menjawab ,dia masih cemberut.
"Jadi ceritanya akila masih marah sama nenek gara-gara tadi ????" tanya neneknya kembali
"Iya kila masih marah sama nenek .
tidak ada yang bisa mengerti perasaan akila , baik papa atau pun nenek.
kenapa sih kalian semua memisahkan kila sama mama Icha , padahal mama Icha kan sangat baik, kalau ada mama Icha dia juga selalu ngelonin kila sampai tertidur .
tapi sekarang ???? " keluhnya
dia menangis sambil memeluk bantal guling.
sebenarnya nenek nya tidak heran lagi kalau cucu kesayangannya itu bertingkah seperti orang dewasa.
"Akila harus tau , sebenernya mama Icha itu tidak baik ,dia itu sangat jahat .
__ADS_1
akila jangan nangis lagi ya, nenek benar-benar minta maaf .
sebagai ganti permainan maaf nenek sekarang nenek akan tidur di samping akila ".ucap nenek tua itu sambil memeluk cucunya dari belakang .