
jam 12 siang, Anak-anak sudah pulang sekolah . tapi Icha belum juga pulang kuliah .
lagi-lagi dia terpaksa harus minta tolong pada mamanya untuk menjemput Shakila .
Kringg. .Kringg . .Kringg . .
mamanya yang sedang sibuk langsung mengangkat telpon dari Icha
"Halo ada apa Cha ???" tanya mama Marisa dari ujung sana .
"Halo ma, marisa mau minta tolong. tolong jemput kila dong ma kesekolah nya
soalnya Icha belum bisa pulang ,karena hari ini ini Icha masih banyak tugas kampus "
"mama tidak bisa ,mama masih punya banyak pekerjaan "
"ma ,pliss tolong bantu Icha untuk yang terakhir kali ini aja"bujuk nya lagi
dengan rasa terpaksa mamanya langsung menjemput syakilah ke sekolah.
Setelah 3 jam kemudian barulah Icha menjemput kila kerumah mamanya.
"Fajar mana ma ???" tanya Icha
"tidak tau, tadi kan kamu hanya menyuruh mama untuk menjemput akila doang " ketus mamanya
dengan penuh rasa khawatir Icha dan kila pun langsung berangkat ke sekolahan fajar .
"Semoga tidak terjadi hal-hal buruk pada anak itu, kalau tidak pasti Rangga akan marah lagi dan bisa-bisa aku yang disalahkan dan dituduh menelantarkan anaknya ." Batin wanita cantik itu
tidak berapa lama mereka pun tiba di sekolahan fajar .
tapi saa mereka tiba di sana ,pintu gerbang sekolah sudah di tutup dan semua anak-anak ,guru-guru dan penjaga sekolah sekalipun sudah pulang juga .
Icha pun semakin khawatir dia bingung akan mencari fajar kemana .
akhirnya dengan penuh rasa takut dia tetap melajukan sepeda motor nya, dan mereka jalan menuju arah rumah .
setelah di pertengahan jalan barulah mereka menemukan fajar .
"Mama, itukan kak fajar " Ucap akila
Icha turun dari motor dan memeluk fajar yang sudah mandi keringat itu .semua bajunya sudah basah karena ia berjalan dari tadi di bawa teriknya matahari .
"Fajar sayang kenapa kamu jalan ?
fajar baik-baik saja kan ????" tanya nya
__ADS_1
dia sudah ketakutan kalau fajar akan mengadukan masalah ini pada Rangga
"Karena tidak ada yang menjemput fajar ma,makanya fajar jalan kaki, mau naik angkot tapi duit fajar sudah habis .
kan mama dan papa cuma ngasih yang jajan pas-pas an " jawab fajar sedih
"Maafkan mama ya nak, soalnya tadi mama banyak tugas di kampus. "
"iya ma, tidak apa-apa kok " jawab fajar
mereka bertiga pun langsung pulang, setelah tiba di rumah Icha langsung menyuruh fajar untuk istrihat .
karena dia tidak ingin fajar sakit .
Setelah malam tiba , Rangga dan keluarga kecilnya pun duduk di ruang makan .
"Apa hari-hari kalian baik-baik saja ???" tanya Rangga kepada Icha , fajar dan kila .
mendengar pertanyaan suaminya, jantung Marisa sudah deg-deg an, perasaan nya pun sudah tidak enak . dia takut Rangga marah kalau mengetahui putranya di biarkan jalan kaki sejauh 1 kilometer .
"Iya pa baik - baik saja . fajar malah dapat nilai 100 dari guru .
fajar hebat kan pa !".sahut anak itu , sebenarnya dia ingin mengatakan kalau hari ini dia kecapekan karena sudah berjalan dengan jarak yang lumayan jauh, tapi saat melihat wajah mama sambung nya itu dia pun mengurungkan niat nya .
"Wowww...anak papa memang hebat !!
kamu persis seperti papa ,dulu juga papa Paling pintar di kelas dan selalu dapat nilai 100" puji nya
"Makasih ya jar, mama bangga punya anak sambung sepertimu " batin Icha
...****************...
Hari demi hari ,bulan demi bulan sudah mereka lewati belajar dan menuntut ilmu di kampus negeri tercinta itu .
Ke empat wanita itu sedang sibuk membahas tugas skripsi yang sudah di depan mata .
"Len ,rasanya aku sudah tidak sabar pengen cepat-cepat wisuda setelah itu aku akan menikah dengan pria pilihan ku lalu hidup bahagia selama-lamanya " Kata Karin
"wisuda nya mah enak Rin, tapi yang bikin pusing itu saat pengajuan judul, dan skripsi nya nanti ,pokoknya benar-benar harus ekstra banyak belajar dan nyari-nyari buku referensi deh . lagian menikah itu tidak seenak yang kamu bayangkan loh " Sahut Helen
karena dia sudah merasakan jadi istri dan jadi seorang ibu, jadi menurutnya pernikahan itu tidak hanya senang-senangnya saja banyak cobaan dan rintangan yang harus di lewati . benar-benar sangat jauh berbeda dengan apa yang ada di fikiran Karin sahabatnya itu.
"kalau nikahnya dengan pria yang dicintai, kaya dan ganteng pula ,pasti enak lah .
Ooo. .iya tapi kamu kan pinter len ,apa yang harus di pusingin sih ,jalani aja .
tapi kalau kayak aku baru pusing , karena otak ku tidak akan sanggup untuk menghadapi skripsi " kata Karina
__ADS_1
"Untung nya aku punya suami yang siap siaga yang akan selalu membantuku dalam hal apapa pun, jadi aku tidak perlu se stress mereka. lagian suami ku pinter jadi tidak akan susah baginya kalau hanya mengerjakan skripsi doang " batin Icha
"Ooo. .iya guys dari pada repot-repot ngajuin judul dan membuat skripsi gimana kalau kita Bayar dosen saja untuk menyelesaikan skripsi kita nanti, cepat ,tepat dan yang pasti tidak buang-buang tenaga dan fikiran " sahut salah satu orang teman mereka yang yang bernama nena.
sebenarnya Nena juga punya geng ,tapi kebetulan geng nya Nena Hari ini tidak ada yang masuk jadi dia ikut bergabung di geng nya Marisa .
"Emang bisa nen ???" tanya Karin dengan semangat
"Bisa dong, apa sih yang gak bisa . yang penting siapkan aja duit mu banyak-banyak "
"Wah , boleh juga tuh nen .
gimana caranya ?????" tanya Shinta dan Karin
karena hanya mereka yang paling bersemangat.
sedangkan Helen sahabat mereka yang sangat rajin itu menolak keras .
dia tetap kekeh pada pendiriannya kalau dia akan mengerjakan tugas akhir kuliahnya sendiri walaupun itu sulit , selain karena keinginan nya ia juga tidak ingin menyusahkan suaminya dengan mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk skripsi , Karena sudah banyak ia menyusahkan suaminya .
Setelah Nena menjelaskannya , tidak berfikir panjang Karin dan Shinta pun langsung setuju dengan pendapat Nena itu .
karena mereka sudah tau siapa pembimbing mereka ,mereka pun berencana akan menemui dan membicarakan ini kepada pembimbing mereka secara langsung esok lusa .
Setelah selesai mengobrol, mereka semua pergi ke perpustakaan untuk mencari referensi .
Ke empat mahasiswa semester akhir itu sedang sibuk mengelilingi perpustakaan untuk mencari buku-buku , dan tiba-tiba Helen berhenti karena dia sudah menemukan buku referensi yang dari tadi dia cari-cari .
setelah menemukan buku tersebut , lalu Helen pun langsung duduk dan ia mulai membaca buku yang sudah ada di tangannya.
"Guys ,aku udah nemuin buku yang aku cari-cari sejak tadi ,aku mau baca dulu .
kalian mau ikut baca juga gak ??? siapa tau di dalam buku ini kite mendapat ide untuk judul proposal kita masing-masing." seru wanita anak satu itu
Shinta,Icha dan Karin pun mendekati Helen . tapi baru menatap buku saja Karin sudah langsung menyerah .
"Guys kayanya aku nyerah deh , soalnya susah bangat ,baru lihat bab pertama saja kepala ku rasanya sudah pusing .
keputusan ku sudah bulat ,kalau aku akan minta tolong pada pembimbing ku saja untuk membantu ku menyelesaikan skripsi ku nanti " Kata Karin
"Iya Rin sama , lagian kalau aku mengerjakan nya sendirian waktu ku untuk pacaran dengan si do'i gak ada lagi dong " sambung Shinta
" fikiran mu pacaran mulu sih shin, lama-lama aku lihat kamu mirip kaya Karin " Sindir Helen
"emang gitu Len , kalau kita berteman dengan orang yang gak beres ,kita juga ikut ga beres . buktinya dulu Shinta nempel nya sama kamu pinter .
tapi sekarang???
__ADS_1
kamu bisa lihat sendiri kan !!".cercah Icha
"Memang nya mau udah beres ??kayaknya kamu yang lebih parah deh ".Celetuk Karin pada Icha .