Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
Masalalu


__ADS_3

Setelah Keesokan harinya ,sebelum Helen memulai tugas skripsi nya ,dia langsung menemui ketiga sahabatnya di kantin kampus .


kebetulan saat itu Shinta dan Karin sedang duduk santai , dan mereka baru saja selesai sarapan bersama.


Helen duduk di samping kedua sahabatnya itu, sambil bertanya


"rin kemarin kamu dengan siapa ??


kayaknya aku baru pertamakali melihat pria itu deh , dan itu juga bukan Riko pacar mu kan , apa kamu pacar baru lagi ????" tanya Helen


"Hehe. .iya sih len . sebenarnya aku juga ngelihat kamu dan suamimu kok, makanya aku buru-buru masuk .


karena aku malu Len."


jawab Karin ,wajahnya terlihat lebih tegang dan saat menjawab pertanyaan sahabatnya itu dia juga langsung menundukkan kepalanya , sebenernya dia tidak ingin kalau masalah nya yang satu ini dan yang sudah sejak lama ia tutup-tutupi di ketahui oleh teman-teman nya .


tapi karena Helen memang sudah terlanjur melihat dia masuk ke dalam diskotik dengan pria tua itu . jadi Karin pun tidak bisa mengelak lagi.


"Memangnya kalian ketemu dimana sih ??


lalu kalau bukan dengan Riko terus Karin dengan siapa ???


apa jangan-jangan kamu selingkuh dari Riko Rin ?


kamu kok tega bangat sih, bukan nya selama ini Riko sudah baik padamu , semua kebutuhan mu juga di penuhi nya .


tapi kok kamu tega sih , aku kecewa sama kamu ! " Sambung Sinta kerena yang ia tahu selama ini Riko dan Karin saling mencintai dan dia benar-benar sangat kecewa jika Karin menghianati Riko, sama seperti yang dilakukan Icha pada Alex dulu .


akhirnya karena Karin tidak ingin kedua teman nya itu salah paham padanya jadi dia pun menceritakan pada kedua sahabat itu, kalau sebenarnya dia sering menjual dirinya demi gaya hidupnya ,dan kamaren sore saat dia dan Helen tidak sengaja bertemu di tempat itu , dia juga melakukan hal yang sama . dan itu dia lakukan untuk melunasi semua biaya-biaya kuliahnya yang masih tertinggal termasuk biaya skripsi nya juga .


tetapi selama ini untuk menutupi kecurigaan ketiga sahabat-sahabat nya itu , dia pun sengaja mengatakan kalau semua sumber uang nya dari Riko .


memang benar Riko juga sering memberikan dia uang , tapi uang yang di berikan Riko tidak sebanyak yang ia dapat dari hasil saat ia menjual dirinya kepada lelaki hidung belang atau om-om kesepian.

__ADS_1


"Astaga Rin, ja.. .jadi selama ini kamu . .???" Helen sangat shock , dia tidak percaya kalau Karin ternyata lebih buruk dari apa yang ia bayangkan .


"iya guys . .tapi semuanya hanya untuk bersenang-senang aja kok tidak lebih .


dan aku tidak pernah ada niat untuk merebut kebahagian orang lain ataupun merebut suami orang "


"Iya Rin ,tapi kamu tetap sedang berada di jalan yang salah .


lebih baik kamu hidup sederhana saja tanpa melakukan hal-hal gila di luar sana .


lagian apa kamu tidak takut penyakit ?????" ujar Helen


"Iya guys ,aku tahu aku memang sedang berada di jalan yang salah.


dan kalian tidak usah khawatir aku pasti akan berubah kok . tapi tunggu Setelah kita wisuda nanti .


aku akan berubah menjadi wanita baik dan meninggalkan semuanya. lagian semua ini juga sudah terlanjur terjadi, karena dulu sebelum aku melakukan hal segila ini ,aku pernah di perkosa oleh saudaraku sendiri "jawab Karin sedih


Waktu duduk di bangku SMP kelas 1 ,dia memang pernah menjadi korban kekerasan seksual oleh saudara nya anak Tante nya sendiri dan sekarang saudaranya itu sudah menikah dan punya anak .


Saat mereka sedang asik mengobrol ,tiba-tiba di belakang tembok ada Icha yang berdiri sejak tadi disana , dia mendengar semua percakapan ketiga teman-teman nya itu .


dia mendengar semuanya tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun.


"jadi selama ini bukan Riko yang memberikan Karina uang ????


tapi dia malah jual diri , Astaga . .aku benar-benar tidak pernah menyangka " batin nya


Icha yang dulu sempat cemburu pada sahabat dekatnya itu karena hidup mewah dengan barang-barang dan tas bermerk nya . ternyata semua itu tidak seindah yang Icha bayangkan .


"Pantas saja dia sering gonta-ganti pacar dan pacarnya juga tajir - tajir dan ganteng-ganteng . ternyata semua itu hanya terlihat indah di luar nya saja " batin nya kembali


dia benar-benar menyesal karena sempat cemburu pada karin, karena Karin juga lah dia menerima Rangga ,dia ingin seperti Karin yang terlihat sangat beruntung di keliling pria tajir tapi semuanya sekarang sudah terjawab , Icha tidak akan pernah cemburu pada siapa pun termasuk pada Karin .

__ADS_1


dan sekarang ia sangat bersyukur memiliki Suami seperti Rangga ,yang mencintainya sepenuh hati .


walaupun ia tahu kalau dia adalah wanita kedua yang di cintai oleh Rangga .


Beberapa menit ,setelah karin ,Shinta dan Helen sedang diam barulah Icha keluar dari bilik tembok itu .


"Loh , ternyata ada Icha juga disini ???


aku fikir kalian cuma berdua saja " ujar Helen


Dia tidak tau kalau ada Icha juga disana, karena sejak ia datang memang Icha sedang di kamar mandi .


"Iya Len, by the way kalian ngomongin apaan sih ???


kelihatan nya serius bangat !!


apa jangan-jangan kalian lagi ngomongin aku ?????" ucap Marisa


"Ya ampun Marisa kamu kok kepedean bangat sih, siapa juga yang mau ngomongin kamu . kita tuh bukan ngomongin kamu ,tapi kita ngomongin Karin .


soalnya Karin . ."


Belum selesai Shinta bicara ,Helen langsung membekap mulut Shinta dengan tangan nya , dan dia juga menginjak kaki Shinta supaya Shinta tidak melanjutkan omongan nya .


"ihhh. .apaan sih len, " celetuk Shinta


Untung nya dia langsung mengerti maksud Helen


"Oo. .iya guys udah jam 9 ni , aku mau ke perpustakaan dulu ya ! . soalnya mau nyari referensi lagi ,maklumlah mahasiswa pejuang skripsi .kalian sih enak tinggal duduk manis skripsi kalian udah selesai dan tinggal terima beres aja " Kata Helen sambil tersenyum


dia pun langsung beranjak dari kursinya dan dia langsung pergi meninggalkan ketiga sahabatnya itu .


tidak berapa lama saat Helen pergi ,Ketiga orang itupun naik ke gedung lantai 2 menemui dosen pembimbing mereka untuk membahas kelanjutan skripsi mereka itu .

__ADS_1


2 jam kemudian setelah urusan mereka selesai lalu mereka bertiga pun kembali keluar dari kantor dosen pembimbing dengan wajah yang berseri-seri mereka merasa sangat puas setelah mendapat kabar bahwa judul proposal mereka sudah langsung di ACC .


__ADS_2