Suamiku Duda Beranak 2

Suamiku Duda Beranak 2
kembali karena sakit dan di tipu


__ADS_3

"Oo. .iya mer, tadi saat kamu di toilet saya dan rekan yang lain sepakat ingin mengadakan family gethring Minggu depan .


kamu harus ikut ya !! " ucap Jesika


"Iya baik Bu ,saya pasti ikut " jawab Marisa dengan nada terpaksa


perasaan nya tidak karuan, karena ia tahu suami Jesika juga pasti ikut .


tapi ia juga tak kuasa untuk menolak .


karena ini adalah perintah atasannya apalagi acara yang akan di adakan Minggu depan juga bukan hanya sekedar jalan-jalan keluarga tapi untuk menjalin silaturahmi dengan rekan bisnis yang lainnya .


selesai mengobrol dengan Icha , Jesika pun beranjak dari tempat duduknya.


dia berjalan ke depan menemui klien nya .


baru beberapa menit Jesika beranjak dari tempat duduknya yang tadi ,kemudian suaminya Jesika pun datang .


dia mendekati Icha yang sedang sendirian dan sambil berkata


"jangan coba - coba untuk mengadu pada istriku atas apa yang sudah terjadi tadi paham !!!" ancam nya


"Iya pak .


saya tidak akan berani menceritakan apapun yang terjadi pada ibu Jesika ".jawab Icha


dia ketakutan .


"Bagus !!!!!


memang sudah seharusnya kamu menjawab seperti itu ." pria bringas itu tersenyum dia merasa puas dengan jawaban Icha


dia juga merasa kalau posisinya aman karena ia tahu kalau Icha takut dengan ancaman nya.


tidak terasa waktu pun terus berjalan dan malam hari pun tiba .


Icha sedang sibuk bergelut dengan laptop yang ada di depan nya sambil mengerjakan tugas-tugas kantor yang ia bawa kerumah .


tapi ia masih saja dilema . akhirnya dia pun curhat pada Karina


teman nya yang selalu bersedia mendengarkan keluh kesahnya setiap waktu .


"Rin aku mau cerita deh !! " ucap Icha


"hmmm. .mau cerita apa Cha ??


cerita aja " jawab Karina sambil terus memainkan ponselnya


Karina berbeda dengan Icha .


kalau Icha sibuk dengan tugasnya ,Karina malah sedang asik chatingan dengan calon suaminya yang sebentar lagi akan datang melamarnya .


"Aku bingung Rin .


apakah aku harus bertahan dan berjuang bekerja di perusahaan tempat ku kerja sekarang . atau aku harus mencari pekerjaan yang lain yang lebih aman dan membuat ku nyaman " kata Icha


"Nyari kerja di jaman sekarang ini sangat susah loh Cha kan kamu udah rasain sendiri . lagian kamu itu salah satu wanita yang sangat beruntung bisa diterima bekerja di perusahaan ternama itu .

__ADS_1


setelah mendapat pekerjaan yang sangat bagus kenapa malah sekarang tiba-tiba kamu ingin berhenti ada apa ,apa yang terjadi ?????" Tanya Karina


"Iya Rin aku tahu .


tapi jujur aja sebenernya aku gak nyaman rin" jawab Icha kembali


dia pun menceritakan kejadian yang sudah terjadi hari ini .


mendengar cerita Icha, tentu saja Karina geram.


dia tidak terima sahabatnya itu di lecehkan bahkan di ancam juga .


dia pun berusaha menenangkan Icha .


"Ya ampun kamu ini memang wanita yang sabar Cha . kalau aku jadi kamu pasti sudah langsung ku adukan pada istrinya. pria seperti itu tidak bisa di biarkan bebas begitu saja !


kalau tidak , takutnya dia akan mengulangi hal yang sama Cha . apa kamu mau ???? " kata Karin


"Sebenernya aku juga ingin melakukan hal yang sama Rin, tapi kan semuanya tidak segampang itu


untuk mengatakan pada Bu Jesika aku juga harus punya bukti yang kuat.


lagi pula aku takut Bu Jes tidak percaya dengan ceritaku . nanti dia fikir kalau aku ini hanya menga-ada dan malah aku yang di pecat .


sedangkan aku masih butuh pekerjaan untuk menyambung hidupku dan membayar hutang orangtuaku pada Rangga " jelas nya


"Terserah kamu lah Cha .


kalau memang kamu masih ingin bertahan di perusahaan itu sih gak apa-apa . yang penting kamu bisa jaga diri dan harus lebih berhati-hati lagi .


tapi kalau memang kamu udah merasa gak nyaman lagi keluar aja " kata Karina


Kringgg . .Kringg . .Kringg . .


panggilan masuk dari tetangga mamanya Marisa yang bernama Fauziah yang sempat mengobrol dengan Rangga waktu itu .


"Tumben faujiah nelpon ada apa ya ???" batin Marisa


dia pun langsung mengangkat panggilan masuk itu .


"Halo jiah " ucap Marisa


"Halo Icha , apa kabar ?


sekarang kamu ada dimana , kenapa kamu dan suamimu tidak pernah datang lagi kerumah orangtua mu" kata jiah dari ujung sana


" Alhamdulillah kabar ku baik ji.


mama dan papa saja tidak ada dirumah ,mereka kan sedang pergi liburan untuk menghambur-hamburkan uang mereka, jadi untuk apa aku kesana " jawab Icha


"Jangan bicara begitu Cha .


kasihan orangtuamu, mereka sekarang sedang sakit - sakit an dan ditipu .


mereka juga sudah cerita padaku tentang apa yang terjadi selama ini .


dan mereka mengakui bahwa mereka sangat menyesal .

__ADS_1


aku tahu pasti kamu dan suamimu marah dan benci pada mereka ,tapi tolong datang lah kemari Cha .


lihat mereka dan jenguk mereka " Ujar jiah


"Maaf ji, tapi aku tidak akan pernah datang kesana .


aku tidak mau menginjakkan kaki di rumah itu lagi , mereka berdua sudah menghancurkan hidupku .


mereka bukan orangtuaku aku sudah menganggap mereka mati "


Tutttttt !!!!


Marisa langsung memutus telpon nya .


"jadi mama dan papa mu udah kembali ke rumah itu lagi Cha ????" tanya Karin penasaran


karena dia memang mendengar semua percakapan Marisa dan faujiah .


"Iya Rin, kata tetanggaku sih gitu , papa dan mama sudah kembali .


mungkin uang hasil menipu itu sudah habis makanya mereka kembali lagi.


sebentar lagi juga mereka akan masuk penjara " kesal nya


"Yaudah kalau begitu ayo kita kesana .


kita lihat mereka walau hanya sebentar , memang nya kamu tidak kangen pada papa dan mama mu" kata Karin


"Tidak Rin ,aku tidak mau kesana .


aku belum bisa memaafkan kedua orang tua ku ." jawab Icha kembali


sepertinya sangat susah untuk meluluhkan hati Marisa yang sudah terlanjur kecewa


tapi Karina tetap saja berusaha membujuk sahabatnya


"Tapi kan kata tetangga mu tadi orangtua mu sedang sakit-sakit an sekarang .


mereka juga baru habis ditipu .


memang nya kamu tidak kasihan ,aku aja kasihan loh Cha ." bujuk Karin


"Halah . .itu hanya akal-akalan mereka aja Rin supaya aku datang kesana .


tapi mereka tidak punya nyali untuk menelponku secara langsung makanya mereka minta tolong pada jia "


meskipun Karina sudah mencoba membujuk Icha untuk pergi melihat orang tuanya , tapi Icha tetap tidak mau pergi .


dia malah menarik selimutnya dan pura-pura tidur .


dia mengabaikan Karina .


"Aku yakin ,kalau yang dikatakan wanita tadi benar .


pasti benar kalau orang tua Icha sekarang sedang sakit dan ditipu .


kalau mereka masih punya uang, pasti mereka tidak akan berani Kembali ke kota ini .

__ADS_1


sebenarnya malam itu juga Karina ingin pergi kerumah orang tua Icha,tapi karena tidak ingin membuat Icha kecewa dan marah padanya akhirnya ia pun memutuskan untuk melihat keadaan orang tua Icha besok pagi setelah Icha berangkat ke tempat kerjanya.


__ADS_2