
Setelah menunggu hari dan bulan yang tepat kini saat nya Rangga datang kerumah Marisa untuk membicarakan pernikahan mereka .
Tok . .Tok . .Tok . .
"Assalamualaikum" Ucap nya
"Walaikumsalam" jawab Marisa dari dalam
dia tahu kalau tamu yang datang itu adalah Rangga calon suaminya.
"Eh papa sayang, ayo masuk !!"pintanya
Setelah Rangga masuk dan duduk di ruang tamu .
Marisa pun memanggil mama dan papa nya .
"ma ,pa ada Rangga di depan " ucapnya
"Yaudah kalau begitu ajak saja dia mengobrol ,kalau ada mama disana yang ada pasti dia akan malu "
"Tapi ma . .Rangga datang karena ingin membicarakan sesuatu hal yang sangat penting " lanjut Icha
"mau bicara apa ???" tanya mamanya
"makanya ayo kedepan "
Mama dan papanya pun berjalan mengikuti Icha ke ruang tamu lalu mereka pun duduk berhadap-hadapan dengan Rangga .
"Tante ,Om sebenarnya maksud kedatangan saya kemari adalah untuk meminta restu dari om dan juga Tante
kalau om mengijinkan dan merestui saya ingin menikahi putri kalian Marisa .
saya berjanji akan membahagiakan dia dan tidak akan pernah menyakitinya " Ucap Rangga
"Tapi nak Rangga ,Marisa kan masih kuliah .
lebih baik nak Rangga Kembali setelah dia selesai kuliah " Kata mamanya Marisa
Dia sengaja membuat alasan supaya Rangga membatalkan niatnya untuk melamar putrinya itu .
karena jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam memang bukan ini yang dia harapkan .
selama ini dia mengijinkan Marisa dekat dengan Rangga supaya Marisa bisa bertemu orang-orang berpendidikan seperti Rangga . tapi yang pasti itu bukan lah Rangga .
"Tante dan om tidak usah khawatir ,meskipun kami sudah menikah nanti . Marisa akan tetap kuliah seperti biasa sampai dia tammat saya akan tanggung semuanya" Jawab Rangga
"Maaf nak Rangga bukannya menolak niat baik nak Rangga untuk menikahi putri kami tapi untuk saat ini kami belum bersedia menikah kan Marisa dengan pria manpapun." sambung papa nya Marisa
__ADS_1
Mendengar jawaban dari orangtua Marisa yang menolaknya secara halus Rangga sakit hati, kecewa dan bahkan rasanya ia ingin marah meluapkan kekecewaan.
Setelah menerima penolakan dari orangtua Marisa , lalu ia pun pamit pulang .
Baru saja ia merebahkan tubuhnya di kasur tiba-tiba telpon dari Marisa datang .
Kringg . .Kringg . .Kringg
"Halo . . ada apa lagi Cha ???" tanya nya
"Papa sayang masih marah ya ??" kata Marisa
"iya Marisa jelas saja aku marah dan kecewa .
aku tidak mengerti kenapa orangtuamu menolak ku . apakah karena status ku duda beranak dua makanya mereka tidak mau menikah kan mu dengan ku .
lantas kalau itu adalah alasannya, lalu kenapa selama ini mama mu selalu menyuruh ku datang menjemputmu dan mengajak mu keluar
apa artinya semua ini ,aku benar - benar bingung dengan sikap orangtuamu " Ungkap Pria duda beranak dua itu
"Sabar ,pa !
nanti aku coba bujuk kedua orangtua ku , supaya mereka berubah fikiran dan mau menikah kan kita " Kata Marisa
"Oke . .baiklah , semoga setelah kamu bujuk mereka mau . tetapi kalau mereka tetap tidak mau maka jangan salah kan aku jika aku menikahi wanita lain . karena aku tidak ingin menduda lebih lama lagi" Ancam nya
Alex yang sangat mencintainya juga sekarang sudah menikah dengan wanita lain .
setelah selesai telponan dengan Rangga
Icha pun langsung keluar dari kamarnya dan menemui mamanya .
"ma, kenapa sih mama menolak Rangga .
niatnya kan baik ingin menikahi Marisa ,dulu saat Marisa pacaran dengan Alex mama larang .
sekarang saat datang pria baik ,kaya dan berpendidikan tinggi mama larang juga maksud mama apa ?" bentak nya
"Marisa makin lama sepertinya kamu tidak bisa menghargai mama . bisa-bisanya kamu membentak mama.
orangtua mana yang rela melihat putri nya menikah dengan duda beranak dua dan sudah tua seperti rangga . mama mengijinkan kalian berteman bukan berarti mama ingin melihat kalian menikah " bentak mama nya kembali
Marisa terdiam sejenak.
sepertinya mamanya memang tidak akan mau menikah kan dia dengan Rangga, tapi kalau Rangga jadi menikahi wanita lain bagaimana nasibnya .
akhirnya Marisa pun mengatakan hal yang sejujurnya pada mamanya,kalau dia dan Rangga sudah melakukan hubungan terlarang itu .
__ADS_1
"ma ,apapun yang terjadi pokoknya Marisa Akan tetap menikah dengan Rangga. sekalipun mama dan papa tidak merestuinya Marisa akan tetap menikah dengannya
karena Marisa sudah tidak perawan lagi ma, Marisa juga sudah sering melakukan nya dengan Rangga " Ungkapnya
Orangtua mana yang tidak sakit hati mendengar berita buruk seperti itu .
Putri yang mereka bangga-banggakan dan mereka jaga selama ini ternyata sudah kehilangan kesucian nya .
harapan mereka yang ingin melihat Marisa suatu saat menikah dengan pria yang tepat , kaya , tampan dan berpendidikan tinggi tentunya , ternyata hanya tinggal harapan .
semuanya pupus sudah.
mamanya Marisa menangis dia kecewa pada Icha ,dengan terpaksa mama Marisa akhirnya merestui hubungan putrinya itu dengan duda beranak dua itu .
"Baiklah Icha, kalau kamu memang ingin menikah dengan nya mama akan merestui kalian " ucap mamanya dengan terpaksa
Marisa pun langsung memeluk mamanya
"makasih ya ma, mama sudah mengerti dengan keadaan Marisa yang sekarang .Marisa janji untuk kedepannya Marisa tidak akan pernah mengecewakan mama dan papa lagi " ia memeluk mamanya
Setelah berhasil membujuk mamanya , Marisa kembali masuk ke kamar dan menelpon Rangga .
Kringgg . .Kringgg . .Kringg
"Halo Cha ada apa ,apa kamu sudah berhasil membujuk orangtuamu untuk menikahkan kita belum ??" tanya Rangga
Saat mereka sedang berbicara lewat telpon ,tiba-tiba Fahira mengetuk pintu kamar Dia memanggil nama Rangga dan menyuruh Rangga makan .
"papa sayang kenapa ada suara wanita , siapa wanita itu .ayo katakan !!" kata Marisa dia meninggikan suaranya
"Kan aku sudah bilang, kalau kamu tidak berhasil membujuk mereka maka aku akan menikahi wanita lain "Ujar Rangga dia menakut-nakuti Marisa
padahal di belakang layar ponsel dia tertawa terbahak-bahak
"papa sayang papa harus dengar kalau aku sudah berhasil membujuk orangtua ku . dan mereka sudah setuju .
dan kita akan menikah pa , sebentar lagi kita akan jadi suami istri .
tolong usir wanita murahan itu dari rumah"
"Cintaku Marisa wanita yang paling cantik terimakasih ya . aku fikir kamu tidak akan memperjuangkan cinta kita .
Dan perlu kamu tahu juga , sebenarnya wanita yang memanggil ku tadi bukan wanita murahan ,tapi dia adalah adik ku . adik kandung ku "
Saat Marisa sedang ketakutan Rangga malah tertawa bahagia
"Ihhh. .papa sayang ngeselin deh !!!
__ADS_1
bisa-bisanya papa sayang bercanda dalam keadaan seperti ini " Kesal Marisa