
Kemudian Alex pun membawa Fahira ke sebuah tempat penginapan yang lokasi nya hanya berjarak 2 km dari perkampungan tempat tinggalnya Fahira .
Penginapan itu adalah penginapan termahal di tempat itu, tempat nya yang sejuk dan Interior kamarnya yang sangat estetik membuat Fahira merasa betah menginap disana .
" Beb ini adalah kamar mu, kamu bisa tinggal disini selama yang kamu mau " kata Alex
" Makasih ya beb .
tidak salah aku memilih calon suami yang sangat baik dan perhatian seperti dirimu , aku benar- benar merasa paling beruntung karena memiliki kekasih yang sangat sempurna seperti mu " puji wanita itu
" iya Beb sama-sama ,aku juga beruntung memiliki mu .
Ooo. .iya beb dari tadi aku kebelet kencing , aku numpang toilet sebentar boleh kan ??? " tanya Alex
karena sudah tidak bisa menahan yang ingin ia keluarkan sejak tadi , Alex pun langsung meletakkan kedua ponsel ,dompet dan juga kunci mobilnya di depan meja rias .
kemudian ia pun langsung masuk ke toilet .
"Hmmm . .
Alex , Alex padahal kan kamar penginapan ini yang bayar kamu sendiri dan pakai uang mu sendiri .
tapi ke toilet aja kamu harus permisi padaku .
hal-hal kecil seperti ini yang membuat cintaku semakin hari semakin bertambah padamu " bathin nya
tapi ketika Alex berada di dalam toilet, dan saat ponselnya ia letakkan di atas meja di saat itu pula tiba - tiba ponselnya berdering .
panggilan masuk dari " my lovely "
" Siapa ini ?? " batin Fahira
tanpa berfikir panjang ,ia langsung mengangkat telpon masuk dari seseorang yang Alex sebut my lovely itu .
" Halo . .ini siapa ????" tanya Ira
" ini Reina istri pemilik handphone yang sedang kamu pegang saat ini .
lalu kamu siapa ?
kenapa hanphone suamiku ada padamu ??
dimana suamiku ?????" tanya istrinya alex dari ujung sana
dia marah-marah dan membentak wanita yang sudah lancang memegang handphone suaminya .
"Suami katamu ??
mbak kamu tidak sedang bermimpi kan??
sepertinya mbak nya sudah salah menelpon orang "
Tuttttt !!
Fahira langsung mematikan telpon dari istrinya Alex .
bukan pengakuan wanita itu yang membuat Fahira kesal, tapi yang membuat ia kesal pada kekasihnya itu karena kekasihnya itu menyimpan nomor kontak dengan nama yang sangat romantis .
sedangkan nomor nya saja di kontak Alex hanya sebatas nama Fahira New saja .
setelah beberapa menit kemudian Alex pun keluar dari toilet .
__ADS_1
dia heran melihat wajah kecut Fahira saat memandangnya .
" Ada apa beb , kamu kenapa lagi , apa ada masalah yang serius ????" tanya Alex
" Ya , tentu saja !
Lex sekarang kamu jujur padaku, siapa kontak yang kamu simpan my lovely di handphone mu ???? " tanya Ira
" Ohhh. .astaga !
jadi kamu kecut pada ku gara-gara nama kontak my lovely itu ya ?
astaga beb, kamu tahu kan wanita yang ada di hidupku hanya ada kamu seorang .
Dan harus kamu tahu sebenernya ini bukan hanphone ku.
tapi handphone ini adalah handphone karyawan ku yang ketinggalan di mobil .
kan kamu tahu sendiri , hanphone ku cuma ada satu " kata Alex berbohong
Selama ini ia memang tidak memperlihatkan pada Ira ponselnya yang satu lagi, dan Fahira pun percaya .
dia tidak curiga sama sekali meskipun wanita tadi sudah sempat mengatakan kalau pemilik handphone itu adalah suaminya .
fahira benar-benar sudah di butakan oleh cinta , ia terlalu takut kehilangan Alex makanya apapun yang di katakan Alex ia langsung mempercayainya.
" Ohhh. .jadi ini hanphone karyawan mu ya beb ???
astaga !!
berarti aku sudah lancang dong mengangkat telpon dari istri karyawan mu itu .
" Iya Beb gak apa-apa kok ,nanti aku bisa jelasin pada karyawan ku .
Ooo. .iya beb kalau begitu aku pulang dulu ya, kamu berani tidur sendirian kan ????" tanya Alex
Setelah Alex keluar dari kamarnya Fahira, kemudian dia pun langsung menemui salah satu cleaning service yang bekerja di penginapan itu .
kebetulan cleaning service yang bekerja shift malam itu sedang asik menyapu lantai bawah tangga .
tanpa ragu-ragu, Alex pun langsung minta bantuan pada cleaning service itu untuk mengatakan pada istrinya bahwa ponselnya tadi ketinggalan di toilet .
karena Alex membayar wanita itu dengan bayaran yang tinggi, wanita yang bekerja sebagai cleaning service itupun langsung menerima tawaran dari Alex .
lewat telpon cleaning service itupun menjelaskan pada Reina seperti yang diperintahkan Alex padanya .
Dan bodohnya lagi , Reina juga percaya .
Dan akhirnya Alex pun merasa lega setelah masalah nya selesai.
"Akhirnya aku bisa pulang kerumah dengan tenang " batin nya
Keesokan Harinya
Di tempat yang berbeda
Marisa dan yang lain sedang makan bersama-sama .
" Fahira dimana Bu ??
kenapa dia tidak ikut makan dengan kita " tanya ayahnya Rangga
__ADS_1
" Mungkin dia masih marah sama ibu .
biarin aja yah, ntar juga dia pasti keluar kalau dia merasa lapar" Jawab ibu mertuanya Icha
Mereka terus melanjutkan makan pagi tanpa Fahira .
Hari sudah siang
jam di dinding juga sudah menunjukkan pukul 2
tapi Ira tetap tidak jua keluar dari kamarnya .
akhirnya ibu tua paruh baya itu pun memanggil putrinya ke dalam kamar .
Tok . .Tok . .Tok . .
" Fahira . .udah siang !!
ayo makan dulu nak, ibu tahu kamu pasti masih marah pada ibu kan ??
maafin ibu ya Ra" Ujar ibunya
tapi tidak ada suara jawaban dari dalam kamar itu .
"Fahira " panggil ibunya lagi
saat ibunya memegang gagang pintu kamar , ternyata kamar nya langsung terbuka .
" berarti dari tadi Ira memang tidak mengunci pintunya , andai aku tahu pintunya tidak dikunci
pasti aku tidak berteriak-teriak seperti ini " batinnya
setelah membuka pintu, ibu tua itu langsung shock karena melihat kamar Ira berantakan
semua baju-baju keluar dari dalam lemari , dan pintu jendela juga terbuka lebar .
Dan putri yang ia panggil - panggil dari tadi juga tidak ada di kamar itu .
"ayah. .ayah .." Dia berteriak memanggil suaminya
suaminya pun berlari kedalam kamar
" iya Bu ada apa ???"
" Ayah Fahira tidak ada, kamar dan lemarinya juga semuanya berantakan .
jangan - jangan Fahira sudah kabur dari rumah ini yah " Ibunya Fahira menangis sejadi-jadinya
Marisa yang mendengar ibu mertuanya menangis hanya diam di kamarnya , ia tidak berani keluar sebelum ibu mertuanya memanggilnya.
" jangan - jangan Fahira kabur dengan alex lagi " batin nya
Tapi dia tidak bisa berbuat banyak hal , dia hanya pasrah dan tidak mau ikut campur lagi .
" lebih baik aku menunggu suamiku pulang dari luar pulau saja .
hanya dia yang bisa menyelesaikan masalah ini " batin nya lagi
Fahira memang tidak takut pada ayah dan ibunya, dia hanya takut pada Rangga .
.
__ADS_1