
Meskipun Marisa sudah bersumpah dan berusaha membela diri bahwa dia memang tidak terlibat dengan masalah rumah yang sudah di jual orangtuanya tapi Rangga tetap tidak percaya pada Icha .
ia lebih percaya pada ibu nya yang sudah menghasutnya.
"Sudah lah Icha , tidak usah berusaha membela diri lagi .
lagi pula mana ada maling yang mau mengakui kesalahannya .
kalau sudah bersalah mengaku saja, tidak perlu bersumpah - sumpah seperti itu. apa kamu tidak takut kualat ???? " Kata Rangga
"Harus bagaimana lagi biar kamu percaya padaku mas ???
kalau aku memang tidak terlibat dengan apa yang di lakukan orangtuaku" ujar Icha
"Tidak aku tidak akan percaya padamu, aku masih marah padamu Icha ,aku membencimu
sebenarnya aku juga ingin melaporkanmu ke polisi , tapi karena aku tahu kalau anak-anak ku sangat menyayangimu makanya aku membiarkan mu bebas sampai detik ini .
tapi jangan harap aku akan memaafkan mu karena itu tidak akan pernah terjadi " Cercah Rangga
"Sudah Rangga sudah . semuanya sudah terjadi sekarang kamu hanya perlu fokus dengan pekerjaan mu dan membahagiakan anak-anak mu ini .
" sambung ibu nya Rangga
dia tidak ingin keributan terus terjadi di rumah nya , sebenarnya dia juga sudah merasa bersalah karena memang dia sendiri lah yang menghasut Rangga untuk menceraikan marisa , tapi sekarang tiba - tiba hatinya tersentuh dengan kebaikan dan kesabaran Icha .
"Icha maafkan saya, saya lah penyebab dari semua ini
seandainya saya tidak menghasut Rangga pasti kalian masih terus bersama sampai saat ini. fajar dan akila juga tidak akan terlantar tanpa ibu ." batin nenek tua itu
tapi ia tidak berani menjelaskan yang sebenarnya pada Rangga dan Icha ,dia takut kalau masalah yang mereka hadapi sekarang ini semakin tambah runyam dan akhirnya ibu nya Rangga itu pun berniat akan mengatakannya suatu saat nanti di waktu yang tepat.
Selesai berdebat , Marisa pun minta pulang saat itu juga .
kali ini akila dan fajar juga tidak menahan Icha untuk pergi , justru setelah perdebatan selesai mereka juga ikut benci pada marisa .
"kalau memang mama Icha mau pulang , yasudah pulang saja sana !
kami tidak butuh mama Icha, kami juga tidak menyangka kalau mama Icha jahat.
gara-gara mama akila dan kak fajar jadi tinggal di kampung dan pindah sekolah . semua ini gara-gara mama ,kila benci mama " kata akila
"Sayang jangan salah paham dulu, semuanya itu tidak benar .
mama Icha tidak seburuk itu nak" bujuk Icha
__ADS_1
tapi akila dan fajar sudah kehilangan rasa sayang mereka pada Icha saat itu juga .
Karena sudah tidak ada alasan lagi bagi Icha untuk tetap bertahan di rumah sederhana itu,dan saat itu juga ia langsung pulang .
Tapi Icha tidak pulang sendirian, meskipun dia sempat bertengkar dengan Rangga .
Rangga tetap bertanggung jawab mengantarnya sampai ke kota .
karena bagaimanapun icha datang untuk kesembuhan putri kesayangannya .
Di sepanjang perjalan saat hendak pulang ke kota , mereka berdua hanya diam saja .
tiba-tiba ponsel Marisa berdering .
Kringgg . .Kringgg. .Kringgg
"Halo Bu Jesika ,ada apa Bu????"tanya Icha
dan ternyata yang menelpon Marisa itu adalah managernya .
"Halo Icha, bagaimana dengan kabar anakmu ????" tanya jesika
"Alhamdulillah sudah membaik Bu, dan sekarang saya juga sedang di jalan mau balik ke kota Bu " jawab Icha
"Syukur lah !!!
Dalam waktu yang bersamaan ponsel Rangga juga berbunyi ada pesan masuk masuk dari ibunya .
"Rangga kalian sudah sampai dimana nak ????
Sebelum nya ibu mau mau minta maaf pada kamu dan juga Icha.
Jangan membenci icha lagi nak, karena dia tidak bersalah.
Dia tidak pernah terlibat tentang masalah yang sedang terjadi.
dan selama ini ibu sudah berbohong padamu dengan mengatakan kalau Icha lah yang membantu orangtuanya untuk membawa sertifikat rumah tapi kenyataannya tidak nak .
Dia memang tidak tahu apa-apa.
ibu sengaja berbohong padamu dan ibu juga sengaja ingin memisahkan kamu dari dia . ibu fikir selama ini dia tidak sayang pada mu dan hanya mengincar hartamu saja , tapi teryata ibu salah .
Sekarang ibu baru menyadari dan ibu juga bisa melihatnya dengan mata hati ibu kalau Marisa itu adalah wanita yang sangat baik dan juga tulus di saat kamu terpuruk dan jatuh miskin sekalipun pun dia ada untuk mu dan juga anak-anak mu , ibu juga tahu kalau kamu ,akila dan juga fajar tidak semangat menjalani hari-hari kalian tanpa dia .
tolong maafkan ibu nak, ibu yang salah !
__ADS_1
maafkan ibu !! " Pesan masuk dari ibu nya Rangga
ternyata wanita tua itu berubah Fikiran dan mengatakan semuanya lebih cepat dari yang sudah ia rencanakan sebelumnya
Tangan Rangga gemetaran saat membaca pesan masuk dari ibunya, tanpa ia sadari air matanya terus menetes.
"Ya Allah , apa yang sudah aku lakukan pada Marisa ???
ja. .jadi selama ini dia tidak pernah ikut terlibat dengan permasalahan ini .
aku memang bodoh, dengan mudah nya aku percaya pada ibuku tanpa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu " sesalnya
dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan ,dan langsung memeluk Marisa .
"Icha maafkan aku huhu . .huhu " Rangga menangis menyesali semuanya
tentu saja Marisa kaget , ia tahu kalau Rangga sangat membencinya bahkan ia juga tahu kalau Rangga hanya terpaksa mengantarnya pulang . bukan karena perduli.
awalnya ia tak berani bertanya ,ia terus membiarkan Rangga menangis di pelukannya.
"Marisa tolong maafkan aku, Ternyata selama ini kamu memang tulus mencintaiku dan juga anak-anak ku .
aku memang pria paling bodoh . .sangat bodoh karena sudah menyia-nyiakan wanita sebaik dirimu.
Icha tolong maafkan aku " Ucap nya lagi
"Tunggu dulu mas, sebenarnya ada apa ??
kenapa kamu menangis dan minta maaf padaku????"tanya Marisa
kemudian Rangga pun menjelaskan semuanya pada Icha .
bukannya marah, Icha malah tersenyum.
"Mas ...dari awal kan sudah ku katakan kalau aku tidak pernah bekerja sama dengan orangtuaku.
tapi mas tetap tidak percaya .
Tapi ya sudahlah semuanya juga sudah terjadi, yang penting sekarang mas sudah tahu cerita yang sebenarnya.
Aku juga tidak pernah menyesali semua dengan apa yang sudah terjadi .
mungkin ini adalah hukuman untukku karena aku bukan wanita yang baik"
"Tidak sayang ...tolong jangan bicara seperti itu lagi .
__ADS_1
kamu adalah wanita yang sangat baik yang pernah aku kenal ." jawab Rangga
dia mencium tangan Marisa dan memohon-mohon supaya Marisa kembali lagi padanya .