
Berhubung para rekan bisnis yang akan meeting hari ini sudah hadir semua di aula , dan jam di dinding juga sudah menunjukkan pukul 8 pagi .
Meeting pun dimulai .
semua rekan bisnis yang akan meeting hari ini sudah duduk di kursinya masing-masing.
termasuk Rangga dan juga suami Jesika sendiri yang ikut meeting sebagi perwakilan dari kantor cabang.
setelah beberapa detik kemudian, Marisa pun datang dan memasuki ruangan meeting itu .
dia datang dengan membawa tas hitam dan beberapa berkas dokumen penting yang di minta oleh menegernya .
tentu saja Rangga sangat kaget melihat kehadiran Icha di sana.
rasanya ia masih tidak percaya kalau Marisa bisa berada di tengah-tengah orang-orang hebat seperti mereka semua .
"Icha . . ngapain wanita licik itu berada disini disini ??
ini kan meeting penting ,dan ada hubungan apa dia dengan meneger perusahaan ini " Dalam hatinya .
ia penasaran dan terus saja bertanya-tanya
"Ini dokumen nya Bu" ucap Icha pada Jesika
setelah memberikan dokumen itu pada Jesika ,Marisa pun duduk di kursi yang masih kosong .
dan kebetulan dia duduk persis di samping suaminya Jesika .
Melihat wajah marisa yang cantik jelita, suami Jesika yang Hobby selingkuh itu pun langsung terpana.
"Ohh. .jadi ini assisten baru yang di bilang Jesika kemaren .
Hmmmm . . ternyata cantik juga .
aku yakin dia sama dengan wanita-wanita yang lain . "batin nya .
dia senyum pada Icha, tapi sayang Icha tidak membalas senyuman nya
bukan karena tidak sopan, tapi marisa sedang berusaha menjaga perasaan seseorang yang berada di ruangan meeting itu juga .
siapa lagi kalau bukan Rangga .
"cuihhh . .sombong sekali wanita ini .
apa dia tidak tahu siapa aku .
awas kamu ya !!! " batin pria itu lagi
dia kesal karena Icha tidak membalas senyuman nya .
meeting pun terus berlanjut sampai jam 12 siang .
dan tidak terasa meeting penting itu pun akhirnya selesai juga .
sebagai manager perusahaan yang di hormati semua rekan bisnis yang hadir ,Jesika pun menutup meeting hari ini
"untuk rekan - rekan sekalian , saya ucapkan terimakasih atas kehadiran nya pada hari ini .
dan terimakasih juga berkat kerja sama yang baik meeting hari ini berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun .
semoga kerja sama di antara kita terus berlanjut " ucap nya
Setelah selesai meeting dan bersalaman antara rekan yang satu dengan rekan yang lainnya.
semua peserta anggota yang ikut meeting tadi pun makan siang di tempat yang sudah di sediakan .
__ADS_1
selesai makan, Icha langsung pamit ke toilet .
"Bu ,saya ke toilet sebentar ya " bisik nya
"Oh. .iya silahkan !" bisik Jesika kembali
ketika Icha pergi ke toilet,tidak lama kemudian suami Jesika pun pura-pura ingin pergi ke toilet .
pria itu sengaja menunggu Icha keluar dari toilet wanita .
tidak berapa lama akhirnya Icha pun keluar juga .
"kamu Marisa ya ???" tanya pria yang berstatus suami Jesika itu
"Iya pak " jawab Icha
melihat situasi di sekeliling mereka begitu tampak sepi ,Marisa terlihat seperti orang ketakutan, dia langsung menundukkan kepalanya dan berjalan berusaha meninggalkan pria itu .
"Hei wanita sombong tunggu sebentar ,kamu ini benar-benar tidak menghargai saya ya !
apa kamu tidak tahu , kalau saya ini adalah suami Jesika .
jangan karena gara-gara keangkuhan mu sendiri kamu di tendang keluar dari perusahaan ini .
saya bisa saja meminta pada Jesika untuk memecat mu" ancam pria itu
"maaf pak ,bukannya saya sombong atau angkuh .
tapi waktu saya hanya 5 menit , karena saya juga harus menemani Bu Jesika dia pasti sangat membutuhkan saya.
kalau memang bapak mau bicara , kita bicara di depan saja pak , lagi pula tidak enak mengobrol ditempat seperti ini " jawab Icha
"Halah.
tidak usah sok seperti wanita terhormat ,saya sangat hapal sifat-sifat wanita sepertimu
dia terus saja merendahkan Icha
dia berusaha menarik tangan Marisa dan memeluknya .
"Aku bisa memberikan apapun yang kamu mau" ucap nya
"Jangan pak ,tolong lepaskan saya .
saya tidak mau.
lepaskan saya " teriak Icha
"Ayolah cantik tidak akan ada yang melihat kita , semua orang sedang sibuk makan . hanya kita berdua yang ada disini .
ingat ya cantik jangan coba-coba untuk menolak , kalau kamu berani menolak maka ku pastikan kalau kamu akan menyesal se umur hidupmu " suami Jesika itu terus berusaha memegang Icha
pria itu memang selalu haus belaian , karena sudah lama ia tidak mendapat belaian dari istrinya .
"Tidak pak saya tidak mau.
tolong lepaskan saya pak " kata Icha kembali
dia berusaha berontak dan dia menendang bagian sensitif pria yang berusaha ingin menodainya itu .
setelah berhasil menyelamatkan diri , Marisa pun langsung berlari
di waktu yang tepat, Rangga pun tiba-tiba datang
dia bertemu dengan Icha di lorong sepi itu
__ADS_1
ketika Icha melihat Rangga datang, Icha pun langsung memeluk nya dan menangis tersedu-sedu .
"Mas tolong aku mas .
pria itu mau memperkosa ku huhu . .huhu
" Icha terus saja menangis di pelukan mantan suaminya
Suami Jesika yang berusaha mengejar Icha pun langsung berhenti .
dia mundur secara teratur .
"Sial !!!
siapa pria itu, kenapa dia datang di waktu yang tepat" kesal nya
suami jesika memang baru pertama kali melihat Rangga .
wajar saja kalau dia tidak mengenal nya .
Rangga sangat marah, dia tidak terima Marisa di perlakukan seperti itu .
"kurang ajar , beraninya kau ingin memperkosa Icha " satu pukulan hampir melayang ke wajah pria itu
tapi pria itu langsung menangkisnya .
"sabar bos !!
sabar !
tolong tahan emosimu, jangan percaya begitu saja pada wanita itu tanpa bukti yang jelas .
dia itu sengaja memitnah ku, padahal dia sendiri yang berusaha menggodaku " kata
suami Jesika dia berusaha membela dirinya
Rangga sadar lalu dia pun berusaha mengontrol emosinya .
sebenarnya dia sendiri tidak percaya pada pria itu .
karena dia sendiri sudah melihat dengan mata kepalanya kalau tadi Icha berlari ketakutan dan di belakang Icha ada pria itu yang berusaha mengejarnya .
Tapi karena Rangga kenal siapa pria yang ia hadapi, ia pun mengurungkan niatnya untuk menghabisi pria hidung belang itu .
"dasar pria bajingan ,kalau buka karena memikirkan karir ku aku pasti sudah menghabisi mu " batin nya
Setelah Rangga melepaskan nya, pria sangar itu pun langsung pergi .
"Kamu tidak apa-apa kan ???"tanya Rangga lagi pada Marisa
"Iya aku tidak apa-apa .
kalau tidak ada kamu ,aku tidak tau seperti apa nasib ku .
aku benar - benar sangat takut Huhu " Marisa masih menangis di pelukan Rangga
"Sudah . .hapus air matamu .
dia kan sudah pergi, apa lagi yang kamu takutkan ?" Rangga melepaskan pelukan Icha
dia menyuruh Icha kembali bergabung dengan rekan kerja yang lainnya .
setelah tiba di aula ,Jesika langsung menyapa Icha
"Kenapa kamu lama sekali ????" tanya jesika
__ADS_1
"maaf Bu, saya sakit perut makanya saya lama di toilet " jawab Icha dengan suara terbata-bata
dia takut karena suami Jesika menatapnya dari kejauhan dengan tatapan yang sangat tajam .